Tag: PON

FERRY WOWOR, Inovatif dan Visioner Kembangkan Olahraga Berkuda

Ferry Wowor (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Terpuruknya prestasi olahraga berkuda Sulawesi Utara di PON XIX Jabar 2016 dengan tidak mendapatkan medali emas, yang seharusnya sesuai target dari KONI dan Pemprov mendapatkan medali emas membuat Ferry Wowor terpanggil memajukan olahraga Bermuda pasca terpilih sebagai Ketua Umum Pordasi Sulut.

Ferry terpanggil memajukan olahraga berkuda melalui pembentukan Sulut Horse Racing Owners Club (SHROC), bahkan dengan kewibawaan dan inovatif beliau langsung membuat gebrakan-gebrakan menyelenggarakan kejuaraan berkuda perebutan Piala Gubernur November dan Desember 2016 melalui pembiayaan sponsorship.

Kini, dengan Motto berjuang untuk semua, tahun 2017 berikutnya Ferry M.K.A Wowor membuat program bulanan kejuaraan berkudau dengan melibatkan semua komponen masyarakat berkuda di Sulawesi Utara bahkan mendapat dukungan penggiat berkuda dari luar daerah serta jajaran pengprov pordasi.

Sukses penyelenggaraan, sukses pembinaan/prestasi dan sukses pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan selalu di pegang teguh dalam setiap melaksanakan kejuaraan berkuda selang November 2016 – Oktober 2017 sehingga jajaran dan anggota SHROC serta seluruh komponen masyarakat berkuda Nyiur Melambai termotivasi semangat dan berjuang bersama-sama untuk menyelenggarakan kejuaraan berkuda.

“Saya akan menjaga kepecayaan yang diberikan oleh masyarakat berkuda dan pemerintah daerah melalui kerja kerja kerja,” kata Wowor.

Ia siap mewujudkan ekspektasi KONI dan Pemerintah serta masyarkat terkait perolehan medali emas berkuda pads PON XX di Papua 2020.

“Terima kasih atas ekspektasi yang diberikan kepada saya, namun diharapkan adanya dukungan doa sehingga apa yang diharapkan bisa tercapai,” pungkasnya. (don)

Manado Sabet Juara Umum di PORPROV Sulut, GSVL dan OLLY Saling Senyum

Gubernur Olly penuh senyuman menyerahkan Piala dan diterima Wali Kota Manado GSVL sambil senyuman gembira pula (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Semangat bertanding yang tinggi dan menjunjung sportifitas, mengantar kontingen atlet Manado yang ikut berkompetisi di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Utara (Sulut) ke-9, tahun 2017 berhasil meraih Juara Umum. Wali Kota Manado, Senin (16/10/2017) DR GS Vicky Lumentut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih para atlit asal Kota Manado tersebut.

“Sebagai Wali Kota Manado, tentunya saya bangga dengan semangat juang atlet-atlet Kota Manado sehingga bisa meraih Juara Umum pertama dalam iven Pekan Olahraga Provinsi Sulut di Minahasa ini. Kegembiraan ini pun akan menjadi tantangan bagi para atlet untuk terus berlatih menghadapi iven PON di Papua,” kata Wali Kota Manado dua periode ini.

Wali Kota dan Ketua KONI Manado (Foto Ist)

PORPROV yang digelar di Kabupaten Minahasa menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Kota Manado karena berhasil menyabet 71 emas, 48 perak dan 37 perunggu. Kemudian, sebagai Juara Umum kedua adalah taun rumah yakni Kabupaten Minahasa dan Juara Umum ketiga Kota Bitung.

Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini menegaskan ada tantangan yang harus dihadapi untuk memasuki level selanjutnya yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) di Provinsi Papua. Tak lupa, GSVL menyampaikan terima kasih atas support yang tak henti dari pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Manado terutama Ketua Umum Hengky Kawalo dan Ketua Harian Benny Parasan.

“Prestasi yang diperoleh kontingen Manado ini, tidak lepas dari dukungan yang diberikan KONI Kota Manado bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado,” ujar Wali Kota GSVL yang turut didampingi Kabag Pemerintahan Humas Steven Runtuwene SSos kepada sejumlah wartawan.

Wali Kota Manado bersama para atlet (Foto Ist)

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE mengatakan prestasi olahraga di Sulut mulai menampakan kemajuan. Sehingga, ajang PORPROV Sulut digelar dua tahun sekali.

“Untuk Porprov dua tahun depan, akan dilaksanakan di Kota Bitung. Sengaja kita bikin setiap dua tahun, agar kita bisa tahu bagaimana kemajuan pembinaan olahraga lewat suatu kompetisi,” ujarnya.

Untuk diketahui, penyerahan piala Juara Umum dipimpin langsung Gubernur Olly yang disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut, penyerahan Piala pertama diberikan kepada Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut. Penyerahan Piala yang sekaligus dirangkaikan dengan penutupan PORPROV Sulut, bertempat di Wale Ne Tou, Sasaran Tondano, Minahasa, Senin (16/10/2017) tadi malam.

Terpantau yang ikut hadir juga mendampingi Wali Kota GSVL adalah Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan SE, dan turut memberikan dukungan bagi keberhasilan kontingen Kota Manado meraih Juara Umum pertama. Penutupan PORPROV Sulut ke-9 dilakukan Gubernur OD dengan memukul tetengkoren sekaligus menjanjikan Rp 10 Miliar bagi peraih Juara Umum Kota Manado, dan Rp 5 Miliar bagi Kabupaten Minahasa sebagai juara kedua serta Rp 2,5 M bagi Kota Bitung yang akan dianggarkan pada APBD Propinsi Sulut 2018 nanti.(*/Amas)

Jelang PON, Selam Sulut Try Out Jakarta

Tim Selam PON Sulut (Foto Ist)

Tim Selam PON Sulut (Foto Ist)

MANADO – Cabang olahraga selam yang tergabung dalam Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Sulawesi menyiapkan 5 atlet selam, untuk tampil pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX, September 2016 mendatang di Jawa Barat.

Namun, jelang ke multi event olahrga empat tahunan tersebut, kelima atlet terlebih dahulu mengikuti Try Out ke Jakarta dengan ditangani dua pelatih Jimmy Rorintulus dan Nelson Uada.

Menjalani try out sangat penting dalam mengasah kemampuan atlet, yang tengah dipersiapkan mengikuti PON. Kelima atlet selam Sulut dipersiapkan berlaga di Nomor Laut dan Kolam.

“Sangat penting bagi atlet untuk try out. Ini fungsinya untuk mengasah jam terbang atlet juga,” kata Neni Warbung, Koordinator Bagian Umum Tim PON Selam Sulut kepada Posko, Jumat (20/5/2016).

Ia menyakini, jika melaksanakan try out atlet tidak akan terbiasa bertarung. Karena, selama ini atlet cabor selam Sulut hanya melakukan latihan dengan sesama atlet.

Adapun keikutsertaan atlet selam Sulut ke PON nanti, mendapat suport dari Ketua POSSI Gregorius Tonny Rawung SE. (don)

Jelang PON XIX Jabar Petinju Sulut Terus Digodok

Logo Pra-PON (Foto Ist)

Logo Pra-PON (Foto Ist)

MANADO – Sebanyak 6 (enam) petinju Sulawesi Utara tengah dipersiapkan menuju pentas Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, pada September 2016 mendatang. Venue tinju PON Jabar nanti berada di Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Hasil Kualifikasi (Pra-PON) Ambon tahun lalu meloloskan 6 petinju dengan rincian 2 putri dan 4 putra.

Hasil ini selangkah lebih maju dari PON Riau tahun 2012 lalu. Jumlah atlet meningkat dari PON sebelumnya, dimana PON Riau 2012 lalu 5 petinju. “Tahun ini menjadi 6 atlet. Jadi ada ketambahan satu atlet untuk PON kali ini,” kata Sekum Pertina Sulut, Richard Kundiman ketika dihubungi, Kamis (19/5/2016) kemarin.

Jelang PON, salah satu petinju PON Sulut, Irfan Tentonda sempat meraih hasil positif ketika mengikuti Sarung Tinju Emas (STE) Cibinong, Bogor, Jabar 14-17 Desember lalu. Irfan meraih medali emas untuk Sulut kala itu.

“Kini para atlet terus digodok setiap hari pagi dan sore di KONI Sario, dibawah asuhan pelatih Ilham Lahia dan I Wayan Sudia,” terang Richard.

Richard juga mengharapkan adanya penambahan medali emas dari capaian 2 medali emas di PON lalu. “Kita harus optimis bisa menambah perolehan medali emas yang dicapai empat tahun lalu,” tandasnya. (don)

Petinju Putri: Kelas 52 kg, Claudia Kowaas Kelas 54 kg, Indri Sambaimana Petinju Putra: Kelas 49 kg, Irvan Tentonda Kelas 52 kg, Nouly Engkeng Kelas 56 kg, Welmar Sabu Kelas 64 kg, Orlando Limahelo Pelatih: Ilham Lahia I Wayan Sudia

Jelang PON, Petinju Sulut Semangat Berlatih

Logo Pra-PON (Foto Ist)

Logo Pra-PON (Foto Ist)

MANADO – Tiga petinju Sulut asal Sasana Richard Engkeng Boxing Camp (REBC) terus digodok jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat tahun 2016, pada bulan September mendatang. Ketiga petinju tersebut adalah Irfan Tentonda, Nolvy ‘Opit’ Engkeng dan Orlando Limahelu.

Mereka saat ini menjalani program latihan khusus bersama para petinju PON DKI Jakarta dibawah asuhan pelatih Donald Patras. Saat ini seluruh petinju yang masuk Tim PON, masuk dalam program latihan di markas Sasana RE, Watutumou, Maumbi, Minahasa Utara.

“Tidak hanya petinju DKI Jakarta, di sasana saya ikut melatih tiga petinju Sulut yang disiapkan ke PON. Hal ini dikarenakan para petinju Sulut belum masuk pelatda PON, sementara DKI Jakarta sudah menjalani program persiapan PON,” ujar Patras seraya mengakui petinju binaannya terus digembleng setiap hari.

Soal perkembangan tiga petinju Sulut, diakui Donald cukup bagus karena memiliki semangat berlatih, apalagi memiliki lawan latih tanding yang memadai. “Pengamatan saya, tiga petinju Sasana RE yang akan mewakili Sulut di PON sudah cukup mengalami peningkatan baik fisik maupun teknik,” tuturnya. (amas)

iklan1