Tag: prabowo

Dampingi Capres Prabowo, Amir Liputo Teriakkan Yel-Yel Kemenangan

Amir Liputo bersama Prabowo saat meneriakkan yel-yel kemenangan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ribuan massa terlihat begitu antusias dengan kehadiran Calon Presiden 02, Prabowo Subianto di Kota Manado, Minggu (24/3/2019). Saat berada di panggung utama, Prabowo didampingi Hi Amir Liputo politisi PKS dan sejumlah petinggi partai politik koalisi lainnya. Kampanye perdana di lapangan Ketang Ternate Baru, begitu ramai. Melalui orasi, Amir ikut membakar massa pendukung Prabowo-Sandi.

“Saatnya kita memenangkan calon presiden kita bapak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno. Insya Allah masalah keamanan kesehatan dan pendidikan serta kesejahteraan makin meningkat,” kata Liputo dengan nada keras dan penuh semangat diatas panggung bersama Capres Prabowo.

Selain itu, Amir yang juga Ketua PHBI Manado berhasil meyakinkan massa ketika menyentil janji Sandiaga Uno untuk menuntaskan masalah tunggakan dan pelayanan BPJS Kesehatan.

“Insya Allah kalau Pak Sandiaga jadi wapres maka dia janji dalam waktu 200 hari akan tuntaskan masalah BPJS Kesehatan,” ujar Liputo yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini.

Tak hanya itu, Liputo yang adalah politisi PKS itu membakar semangat ribuan massa yang juga tergolong sebagian besarnya merupakan warga Manado dan Sulawesi Utara berdarah Gorontalo dengan yel-yel, argumentasi ajakan, pemaparan visi pemenangan Prabowo-Sandi secara garis besarnya.

Massa pendukung yang memadati lapangan Ketang Baru (FOTO Ist)

“Saya mengajak warga Gorontalo di Manado mari kita satukan tekad mendukung Sandiaga Uno yang juga putra Gorontalo,”katanya. Orasi caleg DPRD Sulut dapil Manado dari PKS ini mencuri perhatian dari Capres Prabowo. Mereka seperti berbisik di atas panggung.

“Kami bangga pak ketua KKIG Manado diakui pak Prabowo,” ujar Jusni Husein, Humas KKIG Manado tegas.(*/Redaksi)

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Akhir Bulan Oktober

Cuaca akhir-akhir ini yang patut diwaspadai (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat meminta masyarakat untuk waspada terhadap adanya peningkatan hujan di sebagian wilayah Indonesia. Dalam keterangannya, Deputi Bidang Meteorologi, Drs. Mulyono R. Prabowo, M.Sc pada situs resmi BMKG menyampaikan bahwa Peningkatan curah hujan diprediksi akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia bagian Barat.

 Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain adanya sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Sumatera yang menyebabkan terjadinya konsentrasi massa udara di wilayah tersebut. Konsentrasi massa udara ini menyebabkan kondisi udara yang relatif lebih lembap yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan.

Diprakirakan keadaan ini akan berlangsung hingga 3 hari ke depan. Prabowo menjelaskan bahwa aktivitas sirkulasi ini akan menurun dan digantikan dengan konvergensi / area pertemuan angin yang memanjang dari wilayah Sumatera hingga Kalimantan bagian utara.

Area pertemuan angin ini juga akan mendukung pertumbuhan awan. Sebaliknya, wilayah pulau Jawa bagian Timur hingga NTT, Sulawesi, Maluku dan Papua potensi hujan diprakirakan masih cukup minim. Minimnya curah hujan disebabkan oleh dominasi massa udara kering yang terpantau masih terdapat di wilayah tersebut dan pola angin yang cenderung terberai sehingga menghambat pertumbuhan awan-awan hujan.

Untuk potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Perairan Barat Enggano, Perairan Selatan Banten, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Sumbawa, Samudera Hindia Barat Enggano – Banten, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB, Perairan utara Kep.Talaud, Perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua Barat.

Lebih lanjut, Prabowo mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.(*/Cat)

Kapolres WINARDI PRABOWO Beberkan Penanganan Kasus Togel di Minsel

Berlangsungnya konferensi pers (FOTO Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP F.X Winardi Prabowo SIK menggelar acara ‘Press Release’ tentang pengungkapan beberapa kasus diantara nya penggelapan uang dengan nilai ratusan juta rupiah dan kasus judi togel. Kegiatan ‘Press Release’ itu sendiri diselenggarakan di gedung aula Mapolres Minsel, pada Senin (2/4/2018).

Dalam pernyataan resminya, Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, menyampaikan sejumlah keberhasilan jajarannya dalam pengungkapan kasus yang menjadi perhatian publik seperti judi togel dan penggelapan uang perusahan PT. NSS Amurang.

”Untuk kasus togel semuanya telah kita naikkan ke tahap penyidikan bahkan sudah ada beberapa yang berkasnya dilimpahkan ke Pihak Kejaksaan,” ungkap Kapolres.

Terkait kasus penggelapan uang perusahan PT. NSS, Kapolres Minsel mengungkapkan bahwa pihaknya telah berhasil menangkap tersangka melalui proses pencarian dan pengejaran lintas Propinsi.

”Tersangka berinisial AU alias Uly, 23 tahun, kita tangkap di wilayah Propinsi Sulawesi Selatan. AU dipersangkakan dalam pasal penggelapan uang perusahaan PT NSS Amurang, yang dalam hasil auditnya dinyatakan senilai Rp. 118.318.510,” jelas Kapolres.

Untuk penanganan tindak pidana yang dilaporkan masyarakat, Kapolres Minsel berkomitmen akan bekerja keras menuntaskan proses penyidikan sebagaimana tugas pokok dan fungsi kepolisian yang diembankan undang-undang.

”Yakinlah bahwa kami terus bekerja keras, berupaya semaksimal mungkin menyelesaikan setiap kasus tindak pidana dalam proses penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum, perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kapolres.

Tampak hadir dalam kegiatan ini, Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Arie Prakoso SIK. Kapolsek Amurang, beberapa perwira lingkungan Polres Minsel serta Puluhan insan Pers yang meliput di biro Minsel dan Mitra. (Friska)

Soal Hak Angket, Ini Komentar Prabowo

Prabowo Subianto (Foto Ist)

JAKARTA – Minggu (30/4/2017), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto enggan berkomentar banyak soal hak angket yang ditujukan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Adapun usulan hak angket KPK telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPR, Jumat (28/4/2017) lalu.

“Sudah jelas kan (sikap Gerindra),” kata Prabowo seusai menghadiri Milad PKS di Hotel Grand Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta Pusat, seperti dilansir dari Kompas.com.

Sementara itu, saat ditanyakan mengenai salah satu kadernya yang menandatangani hak angket KPK, Prabowo juga tak memberi tanggapan banyak.

Kader Gerindra yang ikut menandatangani hak angket KPK adalah Desmond Junaidi Mahesa yang juga memiliki posisi sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR.

Seperti diketahui, hak angket tersebut diinisiasi oleh Komisi III.

“Tanya fraksi -fraksi ya,” ucap mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu.

Pada Rapat Paripurna Jumat lalu, tiga fraksi walk out dari ruang sidang, yakni Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Fraksi Partai Demokrat. Ketiganya menolak usulan hak angket tersebut.

Namun, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah selaku pimpinan rapat saat itu mengetuk palu sidang dan mengesahkan usulan tersebut sebelum semua fraksi menyatakan sikap. Beberapa fraksi menilai langkah Fahri tersebut sebagai pengambilan keputusan sepihak.

Adapun jumlah tanda tangan anggota yang mendukung usulan hak angket tersebut berjumlah 26 orang dari lintas fraksi.

Usulan hak angket dimulai dari protes yang dilayangkan sejumlah anggota Komisi III kepada KPK terkait persidangan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta. Alasannya, dalam persidangan disebutkan bahwa politisi Partai Hanura Miryam S Haryani mendapat tekanan dari sejumlah anggota Komisi III.

Membantah ada penekanan terhadap Miryam, Komisi III pun mendesak KPK membuka rekaman pemeriksaan terhadap Miryam untuk membuktikan pernyataan tersebut benar disampaikan oleh yang bersangkutan.

Adapun Miryam kini menjadi tersangka pemberian keterangan palsu dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP. (*/R1)

Soal Jaminan Prabowo Tentang Pilkada Jakarta

Denny JA (Foto Ist)

Oleh Denny JA 

Politik terlalu penting jika direduksi hanya soal pergantian kekuasaan. Yang paling tinggi dan paling mulia dari politik seharusnya perjuangan nasib orang banyak. Akan diarahkan kemana nasib warga Jakarta? Pertanyaan ini yang saya bawa menuju Hambalang. Di minggu kedua bulan April itu, tepat jam 6.00 pagi saya berangkat dari rumah di Jakarta Selatan. Mulyadi rekan dari Gerindra mengabarkan saya ditunggu Prabowo jam 8.00 pagi di Hambalang. Kompleks tempat tinggal Prabowo di Hambalang sangat luas dan asri. Sangat terasa aura keindonesiaannya.

Dari sisi nama setiap bangunan, dan bentuk arsitekturalnya, terasa ini dihuni individu yang bangga dengan warisan terbaik bangsanya. Kami duduk bertiga saja di ruangan itu: Prabowo, saya dan Mulyadi. Dua asisten pribadinya menemani hidangan pagi. Tak terasa dua jam lebih kami berdiskusi soal banyak hal. Prabowo sempat bercerita pengalamannya menyaksikan pemilihan kepala desa di Hambalang. Karena tak semua bisa membaca, dua calon kepala desa yang bersaing diwakili gambar saja.

Calon yang satu diwakili gambar buah kelapa. Calon yang lain diwakili buah rambutan. Cerita Prabowo soal hubungannya dengan penduduk di desa itu sama lancarnya dengan opininya soal perkembangan terbaru ekonomi dunia ataupun profesionalitas ketentaraan. Ketika topik beralih soal pilkada Jakarta, terasa passion Prabowo lebih memuncak. Terutama ketika membahas hari pencoblosan yang kurang dua minggu lagi. Apa yang bisa dilakukan secara signifikan? Dua hari setelah itu, lahirlah video pidato Prabowo yang powerful.

Setidaknya ada enam point penting bagi pemilih Jakarta dari video Prabowo itu.

1) Tak ada kompromi bagi tegaknya Pancasila, UUD 45, dan NKRI di Jakarta. Itu harga mati. Saya, ujar Prabowo, akan menjadi orang pertama yang menurunkan Anies-Sandi jika mereka tak setia pada konstitusi. Anies dan Sandi ujar Prabowo karena diusung juga oleh Gerindra pasti mendukung keberagaman, Bhineka Tunggal Ika.

2) Namun, lanjut Prabowo, kebhinekaan di bawah Anies-Sandi akan lebih stabil dan aman. Jakarta nyaris terbelah jika seorang gubernur tak bisa menjaga omongannya sendiri. Apalagi jika omongan itu tidak sensitif terhadap agama dan keyakinan orang banyak. Di bawah Anies-Sandi Jakarta akan lebih stabil. Dunia usaha memerlukan Jakarta yang stabil. Pemerintah nasional membutuhkan Jakarta yang stabil.

3) Di bawah Anies-Sandi, kebhinekaan juga akan lebih kental dengan keadilan sosial. Ketimpangan ekonomi di Jakarta memprihatikan. Ini bukan hanya tak adil bagi yang miskin. Tapi juga bahaya bagi yang kaya: Politik akan rawan. Jakarta harus untuk semua. Pemimpin perlu lebih berempati kepada rakyat kecil. Jangan ada bahasa dari seorang gubernur yang terkesan arogan melecehkan mereka.

4) Yang baik dari gubernur lama akan dilanjutkan, bahkan ditingkatkan. Perang terhadap korupsi akan semakin dikobarkan. Pemerintahan justru maju dengan meneruskan dan mengembangkan pencapaian baik pemimpin sebelumnya.

5) TPS perlu dikawal. Jangan sampai kecurangan mengubah pilihan rakyat. Kita tak akan bermain curang. Tapi kita juga tak rela jika dicurangi.

6) Agama menggoreskan batin sangat dalam bagi penduduk Indonesia, termasuk pemilih Jakarta. Seorang pemikir boleh saja berjumpalitan dengan gagasannya sendiri. Namun seorang gubernur harus peka, menghormati dan peduli dengan keyakinan masyarakat yang dipimpinnya.

Sejak pemilu langsung pertama 2004, dan pilkada 2005, saya sudah berjumpa dan bicara pribadi hampir dengan semua tokoh penting. Saya sudah menangkan tiga kali pilpres, 31 kali pemilihan gubernur, dan 87 kali pemilihan walikota/bupati. Prabowo tergolong yang istimewa. Cepat sekali ia mengambil keputusan. Dan keputusannya langsung operasional diikuti jajaran di bawah.

Saya menyediakan waktu cukup panjang menemani team video untuk pernyataan Prabowo soal pilkada Jakarta. Namun penanggung jawab video menyatakan sudah selesai. Pidato cukup diambil sekali dan tak perlu diulang. Hasilnya langsung jadi dan bagus. Perjumpaan saya dengan Prabowo saat itu semakin menguatkan kesan. Ia pemimpin yang kuat, cerdas, cepat bergerak, dan memiliki core philosophy yang sudah dihayati soal kemana bangsa ini harus dibawa.

Dan lebih dari itu terasa penghormatannya yang mendalam bagi keberagaman umat beragama. Sekaligus juga terasa janji setianya pada Pancasila. Dalam WA di japri, Anies Baswedan juga menyenangi video itu. Isinya senada dengan sikap politiknya. Jakarta seperti itu yang ia inginkan. Dan memang Jakarta seperti itu yang mayoritas publik dambakan.(***)

iklan1