Tag: program uc

Program Universal Coverage Tetap Dilanjutkan ROR

Program UC

Tak ayal, dalam rapat koordinasi awal tahun yang dipimpin langsung Penjabat Walikota Manado, Royke Roring, Senin (04/01/2016) di ruang Toar Lumimuut, menginstruksikan kepada Kapala Dinas Kesehatan dan Kabag Humas dan Protokol menjelaskan kepada masyarakat kaitan dengan program kesehatan gratis tersebut.

“Beliau (Penjabat Walikota,red) merasa terkejut dengan opini pemberitaan seolah-olah kehadiran beliau sebagai Penjabat Walikota menggantikan Dr. G.S. Vicky Lumentut, serta merta menggantikan program pemerintah Kota Manado, termasuk Universal Coverage. Padahal kita tahu bersama, program Pemerintah Kota Manado itu prosesnya diawali sejak Maret tahun sebelumnya hingga ditetapkan sebagai APBD. Jadi tidak benar jika kehadiran Penjabat Walikota Manado serta merta menggugurkan UC,” tegas Kabag Humas dan Protokol Mocodompis.

Program UC

Lanjut Mocodompis, tugas utama kehadiran Penjabat Walikota Manado adalah menjaga kesinambungan pemerintah, dan mengawal pemerintahan transisi hingga dilantiknya Walikota Manado periode 2016 – 2021, sehingga program-program yang menyentuh kepentingan masyarakat banyak wajib dilanjutkan.

Di pihak lain, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Robby Mottoh, menegaskan, telah menyerahkan ke Bagian Humas dan Protokol Laporan realisasi Dana Klaim UC Per Rumah Sakit di 7 (tujuh) RS tahun 2015, yaitu RS Islam Siti Maryam, RS Advent Manado, RS Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang, RSU Pancaran Kasih GMIM Manado, RS Bhayangkara Tingkat IV Manado, Balai Kesehatan Mata Masyarakat Manado (BKMM) , dan RSUP Prof Kandou.

“Dari ketujuh RS, Pemkot Manado memiliki tunggakan lebih dari 4.7 Milyar kepada RSUP Prof Kandou, atau total tunggakan mencapai Rp 6.052.648.000. Inilah yang menyebabkan pihak rumah sakit mengambil kebijakan untuk sementara waktu tidak menerima layanan UC,” ujar Mottoh.

program kesehatan gratis

Untuk diketahui penegasan program UC tetap dilanjutkan oleh Pemkot Manado, terkait pemberitaan dilatarbelakangi pengumuman di RSUP Prof Kandou, tertanggal 31 Desember 2015. Pada pengumuman yang ditandatangani langsung oleh Dirut RSUP Prof Kandou dr. Maxi Rondonuwu, DHSM MARS, disebutkan, ‘’Bersama ini disampaikan bahwa terhitung mulai tanggal 1 Januari 2016, kami belum menerima pelayanan kesehatan bagi peserta Universal Coverage (UC) Kota Manado. Demikian disampaikan atas perhatian diucapkan terima kasih.’’

Berikut data terkait pembayaran UC :

1. Realisasi dana klaim di 7 RS sejumlah Rp 26.459.359.748,-

2. Belum mengajukan klaim (Desember 7 RS, November 5 RS, Oktober 3 RS, September 1 RS, Agustus 1 RS)

3. Sudah mengajukan klaim tapi belum terbayar / tunggakan (November 2 RS, Oktober 2 RS, September 1 RS, Juli 1 RS, Juni 1 RS). (Lipsus)

Saat Sakit, Warga Rindu Program Vicky Lumentut

GSVL diakhir masa jabatan, menandatangani berkas sebagai wujud kerjanya pada masyarakat (Foto Ist)

GSVL diakhir masa jabatan, menandatangani berkas sebagai wujud kerjanya pada masyarakat (Foto Ist)

MANADO – Mulai terasa saat Roy Roring memimpin Kota Manado, dan GS Vicky Lumentut tak lagi menjadi Wali Kota Manado, dimana kesehatan begitu penting disadari masyarakat serta mahal harganya. Hal itu seperti disampaikann Tante Fony salah satu warga Kleak, mengaku betapa pentingnya program Universal Coverage (UC) atau program kesehatan gratis yang dicanangkan Wali Kota Vicky Lumentut, saat dirinya mengantarkan keluarganya di salah satu rumah sakit yang kini tidak lagi memberlakukan UC, Tante Fony mengaku sangat kesulitan.

”Padahal so pake BPJS, tapi sama saja bayar rumah sakit p mahal skali. Kasiang, ternyata penting sekali ini program dari Pak Vicky Lumentut tentang kesehatan gratis atau UC, setelah program ini sudah tidak diberlakukan ternyata sangat mahal ini kesehatan. Torang rinduk sosok Pak Vicky Lumentut dengan programnya,” ujar Tante Fony pada Suluttoday.com.

Dirinya juga mengaku kalau banyak rekan-rekannya yang ditemuinya di rumah sakit mengeluhkan hal ini. Mereka mengharapkan agar GSVL sapaan akrab Vicky Lumentut memimpin kembali Kota Manado pada periode keduanya. (Amas)

Kandidat Lain Masih Sebatas Rencana, GSVL Telah Jalankan Program Ibu Hamil

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (Foto Ist)

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (Foto Ist)

MANADO – Pemerintah Kota Manado dibawa kepemimpinan DR GS Vicky Lumentut memang telah melakukan banyak hal untuk warga Manado. Salah satunya adalah program Universal Coverage (UC), yakni program kesehatan gratis bagi seluruh warga Manado tanpa kecuali. Termasuk didalamnya program persalinan, atau program untuk ibu Hamli.

“Untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan secara cepat, saya telah mengaktifkan Call Center 118 bekerjasama dengan RS Prof Kandou Manado. Memang program kesehatan gratis (UC) itu untuk diperuntukkan bagi semua elemen masyarakat Manado, cukup dengan KTP saja,” ujar GSVL sapaan akrab Lumentut.

Ditambahkan Wali Kota Manado yang juga Ketua Umum APEKSI ini, untuk tahap awal pengoperasian Call Center 118, Pemkot didukung Palang Merah Indonesia (PMI) Manado dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Manado, melakukan layanan cepat khusus ibu hamil. Dimana, ibu hamil yang butuh pelayanan langsung tekan 118 dan akan dilayani baik informasi maupun tindakan medis dirumah.

“Call Center 118 ini dibuat, diperuntukan bagi masyarakat Manado yang butuh pertolongan medis agar cepat dilayani, selain untuk mempercepat pelayanan mencegah terjadinya kematian khusus ibu-ibu hamil terutama untuk persiapan melahirkan, yang dilakukan bersama PMI dan PKK Manado. Silahkan tekan saja 118 nanti petugas medis yang akan pandu,” tutur Wali Kota GSVL.

Menurutnya, sekarang ini data mengenai ibu hamil di seluruh wilayah Manado telah ada disetiap kepala lingkungan. Sehingga, ketika butuh pelayanan medis, langsung menghubungi Call Center 118. “Ini baru tahap awal sementara kita membenahi yang lain-lain, nantinya Call Center 118 ini akan dibuka untuk semua masyarakat yang butuh penanganan medis cepat. Untuk layanan bagi ibu hamil sekarang sudah dan sementara jalan, bukan baru rencana,” pungkas GSVL. (Amas)

Aktivis PKL: Kami Mendukung dan Do’akan GSVL-Mor Menang

Djibran Ali (Foto Suluttoday.com)

Djibran Ali (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Dukungan terhadap GS Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan, selaku calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Manado kian mengalir, Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 3 yang akrab disebut GSVL-Mor ini mendapat dukungan dari warga Winangun Satu Lingkungan Dua, Lorong Gorontalo, Djibran Ali yang juga dikenal sebagai aktivis Pedagang Kaki Lima (PKL) ini.

Djibran saat diwawancarai Suluttoday.com mengaku sangat terbantu dengan kebijakan GS Vicky Lumentut selama menjadi Wali Kota Manado, dirinya yang keseharian sebagai penjual bawang rica tomat (Barito) itu bahkan menyampaikan terima kasih kepada GSVL yang mencanangkan program kesehatan gratis (Universal Coverage).

”Beliau Pak Vicky Lumentut sudah terbukti mampu memberikan kemudahan bagi warga Manado, lihat saja itu program kesehatan gratis. Anak saya serta keluarga kami tidak pernah keluarkan uang saat ke rumah sakit, ini semua karena program dari Pak Vicky Lumentut, anak saya melahirkan dirumah sakit juga gratis. Sehingga wajib bagi kami memenangkan GS Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan,” ujar Djibran tegas.

Pria yang dikenal vokal dalam memberikan kritik kepada pemerintah ini dalam kesempatan kampanye GSVL-Mor, Sabtu (26/9/2015) kemarin menyampaikan dukungannya kepada pasangan GSVL-Mor. Djibran juga melanjutkan pernyataannya bahwa masyarakat akan memberikan dukungan dan mendo’akan GSVL-Mor agar menang dalam pertarungan Pilwako Manado.

”Saya pasti memilih Pak Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan, kami warga selain bertekad memenangkan pasangan Wali Kota Nomor Urut 3 ini, juga ikut mendo’akan agar GSVL-Mor menang. Kepemimpinan Pak Vicky Lumentut sekali lagi telah terbukti pro pada kepentingan masyarakat, apalagi sekarang GSVL-Mor memperjuangkan Beasiswa bagi masyarakat,” tutur Djibran yang dikenal sebagai aktivis PKL Manado ini menutup. (Amas Mahmud)

Perjuangkan Nasib Nelayan, Warga Sanger di Manado Dukung GSVL-Mor

Warga saatbersama GSVL-Mor Bastiaan (Foto Ist)

Warga saatbersama GSVL-Mor Bastiaan (Foto Ist)

MANADO – Tanggapan warga Manado kepada pasangan Wali Kota Nomor Urut 3 begitu meningkat tiap saat. Nelayan pesisir pantai Malalayang, Lukman Luntang, Joli Peluaseng warga Lorong Orang Sanger (LOS) Malalayang, mengaku sangat bangga dikunjungi dan berdialog dengan pasanga DR Ir GS Vicky Lumentut – Mor Bastiaan, calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Manado.

Kunjungan dalam rangka kampanye dialogis pada Jumat (25/09/2015) tersebut menurut keduanya, menandakan pasangan ini sangat peduli dengan keinginan warga pesisir pantai, khususnya warga Manado asal Nusa Utara di LOS Malalayang.

“Pokoknya torang khususnya warga LOS so nyanda mo ba laeng. Torang bangga memiliki pemimpin seperti GSVL,”ujar mereka seraya menyebutkan agar pasangan GSVL-Mor untuk tetap memperhatikan warga etnis Nusa Utara khususnya LOS Malalayang yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan, terutama permohonan perbaikan tambatan perahu berikut peralatan untuk melaut.

GSVL sendiri saat mendengar permintaan tersebut mengatakan, akan mengagendakan penambahan dan perbaikan tambatan perahu berikut lampu penerangan dipinggir pantai.

Sementara itu, Oma Aditje Barahamin Mantiaha, mengaku sangat bersyukur kepada GSVL, karena program-program yang digulirkan betul-betul dibutuhkan masyarakat. ”Saya sendiri sudah merasakan bantuan dana duka. Termasuk pengobtan gratis melalui program Universal Coverage (UC). Program seperti ini yang dibutuhkan rakyat. Makanya harus dilanjutkan,” katanya yang dibenarkan Oma Sartje Mangensihi, dan Opa Albert Makawei.

Sementara GSVL-Mor dalam kampanye dialogis tersebut terlihat lebih banyak mendengarkan permintaan dan keluhan warga setempat terkait peningkatan kesejahteraan hidup. Termasuk mendengarkan keluhan 15 warga LOS yang terkena PHK tanpa pesangon setelah 15 tahun bekerja di Coco Supermarket.

”Kedepan, bantuan dana duka akan dinaikan dari 2,5 juta menjadi 3 juta. Kenaikan ini sangat wajar dengan melihat kemampuan keuangan. Tentunya akan terus berkembang sesuai keadaan. Termasuk permohonan pengadaan tanah pekuburan warga LOS, namun juga lokasi pekuburan warga Kota Manado,” terangnya yang disambut applaus warga LOS.

Menariknya dalam kesempatan itu, GSVL-Mor sempat membagikan Handphone dan Jam Tangan gratis bagi yang berhari ulang tahun tepat hari itu. Pun membagikan tas sekolah bagi anak-anak sekolah minggu jemaat GMIM Lahai Roi. (Tim Redaksi)

iklan1