Tag: pssi manado

Bersaing Ketat, Komite Pamilihan Askot PSSI Manado Sampaikan Sejumlah Nama Calon Ketua

Komite Pemilihan Askot PSSI Manado (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pelaksanaan Kongres Asosiasi Kota PSSI Manado berdasarkan jadwal yang ditetapkan akan dilaksanakan, Sabtu (28/4/2018). Pembukaannya menurut Plt Ketua PSSI Manado, Boby Daud bertempat di raung paripurna kantor DPRD Kota Manado.

Sementara itu, Ketua Komite Pemilihan Kongres PSSI Manado, Abdurahman Bachimd, Selasa (24/4/2018) ketika ditemui di Griya Sintesa menyampaikan persiapan pelaksanaan Kongres telah matang. Bachmid juga menyampaikan sejumlah nama calon Ketua PSSI Sulut dan calon Wakil Ketua  PSSI Manado periode 2018-2022.

”Pada prinsipinya Komite Pemilihan telah siap melaksanakan Kongres, sampai sejauh ini kami telah memutuskan nama-cama calon Ketua dan Wakil Ketua PSSI Manado. Untuk calon Ketua diantaranya; Jifri T Rumondor, Noortje H Van Bone, Irwan I Pakaya. Sementara itu, Wakil Ketua adalah Irwan I Pakaya, Otto Rondonuwu, Drs Jefri Talumepa, Anton Arsjad, dan Boby Daud. Mereka para calon Ketua dan calon Wakil Ketua diprediksikan akan bersaing ketat disaat Kongres,” ujar Bachmid ketika didampingi Boby Daud.

Komite Pemilihan yang bertandatangan (FOTO Suluttoday.com)

Disampiakannya pula terkait para voters yang memiliki hak suara untuk memilih pada Kongres Askot PSSI Maando kali ini. Selaku Ketua Komite Pemilihan Bachmid berharap Kongres dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan Ketua Askot PSSI Manado yang benar-benar berkomitmen memajukan sepak bola di Manado.

”Berjumlah 27 voters yang akan memilih nantinya, mereka adalah utusan atau pengurus club dan perkumpulan bola di Kota Manado yang diundang. Kiranya Kongres ini berlangsung tertib, sesuai rencana dan demokratis, sehingga menghasilkan Ketua Askot PSSI Manado yang amanah, dapat memajukan kejayaan sepak bola di Manado,” ucap Bachmid.(*/Redaksi)

BOBY DAUD: Askot PSSI Manado Siap Laksanakan Kongres

Boby Daud dan Abdulrahman Bachmid (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Prosesi pemilihan Ketua Assosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Manado merupakan suatu tuntutan dan amanah organisasi. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Boby Daud, Plt Ketua Askot PSSI Manado saat diwawancarai Suluttoday.com, Selasa (24/4/2018) di Griya Sintesa Kota Manado.

”Iya Kongres pemilihan Ketua PSSI dan pengurus merupakan kewajiban kita dalam berorganisasi di PSSI. Perintah Statuta sudah jelas mengatur tentang penggantian Ketua atau pengurus, oleh karenanya Askot PSSI Manado sudah siap melaksanakan Kongres,” ujar Boby saat ditemui.

Tidak hanya itu, Boby memberikan himbauan agar seluruh club dan perkumpulan menyukseskan bersama-sama kegiatan Kongres tersebut. Selain itu, keputusan untuk pelaksanaan jadwal dan tempat Kongres dikatakannya telah disepakati Exco dan Komite Pemilihan.

”Saya mengajak dan menghimbau para pimpinan club dan perkumpulan yang terundang untuk hadir menyukseskan Kongres ini. Kita juga sudah kita rapatkan, dan hasilnya kita sampaikan ke media massa seperti ini. Dimana soal tempat, hari pelaksanaan dan seluruh skedjul disepakati berdasarkan koordinasi dengan Komite Pemilihan,” tutur Boby saat didampingi Ketua Komite Pemilihan Abdulrahman Bachmid. (*/Redaksi)

Komite Pemilihan PSSI Manado Publikasikan Kriteria Calon Ketua, Kongres Siap Digelar

Kongres Tahunan yang dilaksanakan belum lama ini (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Menindaklanjuti keputusan Kongres Tahunan Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Manado yang telah dilaksanakan, Senin (2/4/2018), Komite Pemilihan langgsung menggelar konfrensi pers, Selasa (17/4/2018) bertempat di Griya Sintesa Manado, pukul 21.00 – selesai.

Melalui konfrensi persa tersebut, Abdulrahman Bachmid bersama 2 anggota Komite Pemiliahan lainnya menyampaikan sejumlah tahapan proses pemilihan Komite Eksekutif (Eksco) PSSI Kota Manado periode 2018 – 2022. Selain itu Komite Pemilihan juga menjelaskan sejumlah persyaratan menjadi Ketua dan Wakil Ketua Eksekutif Askot PSSI Manado.

‘’Nah, berdasarkan hasil Kongres tahunan Askot PSSI Manado, Senin 2 April 2018, diputuskan persyaratan bagi calon Ketua dan Wakil Ketua Eksco PSSI Manado periode 2018 -2022. Diantaranya; 1). pas foto berwarna dengan latar biru ukuran 4 X 6 (4 lembar), selanjutnya 2). Curiculum Vitae yang menyatakan 2 tahun aktif di sepakbola. 3). Surat Keterangan dari Anggota PSSI terkait untuk setiap pengalaman yang dicantumkan, 4. Foto copy E-KTP Manado, dan 5. Harus ada Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), serta 6. Surat Keterangan tidak pernah dipidana dari Pengadilan Negeri Manado,’’ ujar Rahman sapaan akrab Bachmid yang juga menambahkan Kongers PSSI Manado diupayakan terlaksana dalam waktu dekat.

Rencana pelaksanaan Kongres (FOTO Suluttoday.com)

Disampaikannya pula bahwa pengambilan formulir pendaftaran dibuka dari tanggal 18 – 20 April 2018 puku 10.00 sampai 18.00 Wita dan batas waktu Penyerahan fomulir tanggal 21 April 2018 jam 18.00 Wita diserahkan langsung oleh yang bersangkutan (Bakal calon) ke Sekretariat Komite Pemilihan Hotel Griya Sintesa Jl. Dr. Sutomo No.4, Caffe Sintesa Manado. 

Selain itu, Komite Pemilihan dengan komposisi Ketua Abdulrahman Bachmid, Wakil Ketua Lukman Albugis,anggota Lukman Idris, ikut hadir dalam konfrensi pers kali ini. Kemudian Sektetaris Komite Sahlan Podungge, dan secara keseluruhan Komite Pemilihan telah mematangkan pelaksanaan Kongres dalam waktu dekat. (*/Redaksi)

Pencinta Bola: JACKO Mempunyai Nilai Plus

Octav Lasut (Foto Suluttoday.com)

Penulis : Octav Lasut, Bola Mania Manado (Kordinator Sporter Sepak Bola Manado).

PEMILIHAN Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Utara (Sulut) kepemimpinan tahun 2017- 2021 segera dihelat pada 18 Desember 2017. Ketua Asprov PSSI Sulut saat ini, Jackson Kumaat kembali akan mengikuti proses pemilihan tersebut dan akan bersaing dengan Paul Nelwan. Hal ini dipastikan, sebab keduanya resmi mendaftar pada Komite Pemilihan Ketua Asprov PSSI Sulut di Skretariat PSSI Sulut bilangan Sario.

Sebagai pencinta bola dan penggiat sepak bola di Sulut, saya melihat bahwa Jackson Kumaat yang merupakan Ketua Asprov PSSI Sulut tahun 2013-2017, masih layak untuk memimpin Asprov PSSI Sulut, dimana kompetisi dibawah Asprov PSSI Sulut telah sukses dilaksanakan, seperti Piala Suratin pada setiap tahunnya, Liga 3 Zona Sulut serta kompetisi lainnya.

Puncak kepemimpinan Jacko mempunyai nilai plus bagi saya adalah pada bulan November 2017, saat puluhan perwakilan, baik dari klub, Asosiasi Kabupaten (Askab) dan Asosiasi Kota (Askot), termasuk peninjau lainnya dalam Kongres Tahunan Asprov PSSI Sulut menerima pertanggungjawaban program kerja dan juga laporan keuangan dari Ketua Asprov PSSI Sulut kepemimpinan 2013-2017 tersebut.

Jauh balik kebelakang sebelum Jacko memimpin Asprov PSSI Sulut, polemik ditubuh PSSI Sulut sudah bukan jadi rahasia umum bahkan agenda-agenda sepak bola kita seperti jalan di tempat bahkan mungkin jalan mundur kebelakang. PSSI Sulut sebagai organisasi induk sepakbola menjadi harapan bagi kita pencinta bola serta generasi penerus untuk kembali membawa kejayaan sepak bola di Nyiur Melambai (Baca: Sulut).

Lihat saja dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON), dimana terakhir sepakbola kita bisa meraih perunggu pada tahun 1996 PON XIV di Jakarta dengan pemain Stenly Mamuaja Cs yang sebagian besar pemain bisa mengharumkan nama Sulut.

Keberhasilan PON tersebut, setali tiga uang dengan keberhasilan club Persma pada waktu itu yang bisa naik ke kasta tertinggi divisi utama liga Indonesia, atau merupakann era keemasan sepak bola di Sulut.

Keberhasilan sepak bola di era itu apakah keberhasilan PSSI Sulut saja ? Tentu tidak demikian, sebab walau PSSI adalah induk dari organisasi sepak bola, namun tanpa sokongan atau bersama pemerintah untuk memajukan sepak bola di Sulut, hal itu merupakan kesia-siaan belaka.

Sehingga saya melihat, ketika disuatu masa kepemimpinan PSSI Sulut di era keemasan, sampai kepada kepemimpinan Ketua Asprov PSSI Sulut saat ini, Jackson Kumaat berhasil tidak saja untuk agenda-agenda yang menjadi program kerjanya.

Bagi saya yang minus disini adalah bagaimana Asprov PSSI Sulut bisa bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota bisa bergandeng tangan untuk kembali membawa kejayaan sepak bola di Sulut, sehingga Asprov PSSI Sulut tidak selalu di ‘kambing hitamkan’ terhadap redupnya prestasi sepak bola di Sulut. Sebab di era keemasan sepak bola Sulut, pemerintah ikut berperan aktif, walau kendalanya saat ini tidak bisa menggunakan dana APBD dalam club sepak bola yang ada.

Namun saya tidak membahas mengenai anggaran suatu club, disini saya ingin memberikan nilai plus bagi kepemimpinan Jacko yang seharusnya bisa dipercaya lagi untuk memimpin Asprov PSSI Sulut.

Bagaimana dengan Paul Nelwan ? Sebagai pendatang baru dalam kancah persepakbolaan di Sulut, walau katanya sudah terlibat dalam satu club di Kabupaten Minahasa Utara, Paul Nelwan harus bisa meyakinkan voters sepak bola Sulut bahwa dirinya benar-benar bisa meningkatkan prestasi sepak bola dan bukannya cuma lips service saja, jika nantinya bisa mengalahkan Jacko. [***]

Pelatih Sulut Ikut Coaching Ala Rudy Priyambada

Ketua Askot PSSI Ronny Rompas bersama Rudy Eka Priyambada (Foto Suluttoday.com)

Ketua Askot PSSI Ronny Rompas bersama Rudy Eka Priyambada (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Belasan pelatih sepak bola dari kabupaten kota di Sulawesi Utara mengikuti materi pelatih Celebes FC, Rudy Eka Priyambada. Rudy mengaku berkeliling tanah air untuk memberikan ilmu kepelatihan kepada pelatih-pelatih sepak bola yang ada, termasuk di Manado. Selain melakukan coaching football di Aula DPD-RI Tikala Rabu sore, Rudy melakukan seleksi pemain di Stadion Klabat, Kamis (28/04/2016) pagi. Dirinya mengatakan kisaran 3-4 pemain akan diambil untuk memperkuat Celebes FC Sulawesi Tengah di ajang Indonesian Soccer Championship B tahun ini.

”Di Sulut setahu saya banyak striker yang bagus-bagus. Ada juga kipper yang bagus bagus. Nama besar kipper Jois Sorongan asal Sulut yang membuat saya terdorong untuk memantau kipper di Manado. Saya ingin melihat lebih dekat,” ucap Rudy ketika didampingi Ketua Askot Manado Ronny Rompas.

Dalam seleksi terbuka, ia memberikan game-game 11-11 kepada peserta seleksi. Lamanya seleksi dari pagi hingga petang di Stadion Klabat.

”Begitu didapat, saya langsung proses bawa ke Palu,” terangnya. Kedatangan Rudy Eka Priyambada mendapat sambutan baik dari Ketua PSSI Manado Ronny Rompas. Menurut Rompas, melalui seleksi terbuka, pesepak bola Sulut akan lebih termotivasi untuk memberikan yang terbaik dalam seleksi. “Ini satu peluang besar untuk pemain yang ada di Sulut. Tunjukkan yang terbaik,” pungkas Rompas. (don)

iklan1