Tag: PSSI sulut

Hadapi Sulsel, Peserta Pra PON Remaja Sulut Dapat Perhatian Jacko

Tim Pra-PON Sulut saat turun berlaga

Tim Pra-PON Sulut saat turun berlaga

MANADO – Setelah menempuh perjalanan yang melelahkan selama 6 jam lebih dari Manado menuju Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tim Pra-PON Remaja Sulut langsung diperhadapkan dengan Screening Pemain menjelang pertandingan yang akan di tetapkan melalui Technical Meeting. Seusai meeting, diputuskan Sulut akan dijamu tuan rumah Sulsel di laga perdana, Jumat hari ini.

Sebanyak 25 pemain yang diboyong ke Bone diambil hasil seleksi yang memakan waktu sekitar tiga bulan lamanya di dua lapangangan berbeda, yakni lapangan Angkatan Udara Mapanget dan lapangan Parasamya, Walian, Tomohon.
Manajer Tim Pra-PON Remaja Sulut Jackson Kumaat melalui Asisten Manajer Jeffry Usoh menandaskan keikutsertaan tim Sulut patut diberikan apresiasi guna menunjukkan eksistensi bahwa sepakbola Sulut tak pernah absen mengikuti kompetisi secara berjenjng.

Jeffry mengaku salut bagi Asprov PSSI Sulut yang turut berperan membentuk tim guna membawa anak-anak remaja Sulut berkiprah di ajang sepak bola Pra-PON Remaja wilayah Sulawesi.

“Ini wujud kepedulian Asprov sebagai induk organisasi sepakbola Sulut dalam mengutus pemain-pemain remaja di ajang Pra-PON wilayah Sulawesi. Hal ini juga menjadi kebanggaan tersendiri buat pemain yang bisa merasakan persaingan di lebih atas, anak-anak dijadikan lebih giat dalam mengembangkan diri secara profesional,” ucap Jeffry Usoh.

Untuk diketahui semua terkait pembiayaan transportasi dan akomodasi tim Pra-PON menjadi tanggungan Ketua Asprov Sulawesi Utara, hal tersebut seperti dikonfirmasi Suluttoday.Com, Jumat (14/11/2014), Jacko sapaan akrab Kumaat ketika ditanya menyangkut pembiayaan ikut membenarkan.

”Selamat bertanding, memang saat ini semua pembiayaan tim Pra-PON dari Sulawesi Utara 100 persen dari Ketua Asprov PSSI Sulut. Kiranya para atlet dapat bermain dengan baik, dan dapat mengharumkan nama baik Sulut,” ujar Jacko singkat

Semntara itu, laga Pra-PON Remaja cabang olahraga (cabor) sepak bola Grup Sulawesi dihelat 14-19 November 2014 di Stadion La Patau Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Sulsel dipastikan sebagai tuan rumah penyelenggara yang diikuti tim dari Sulawesi Utara (Sulut), Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.

Sulut memboyong 25 pemain kelahiran 1 Januari 1998 untuk menjalani kompetisi yang pertama kalinya di selenggarakan di tanah air. Pelatih kepala Anton Arsjad menegaskan kesiapan tim telah rampung beberapa pekan sebelum mengikuti kompetisi di luar daerah.

“Secara tim kami sudah siap. Anak-anak sudah terjaring dengan baik berdasarkan pengamatan para pelatih,” jelas Arsjad.
Keikutsertaan Sulut di Pra-PON Remaja menjadi perhatian tersendiri. Selain Persma yang tengah berjuang di babak nasional kompetisi amatir Piala Nusantara, Tim Sulut menjadi harapan untuk meraih prestasi hingga lolos ke PON Remaja di Surabaya. (don/Amas)

Jackson Kumaat: Mari Kita Sudahi Friksi di PSSI Sulut

Jackson Kumaat, Ketua Asprov PSSI Sulut (Foto Ist)

Jackson Kumaat, Ketua Asprov PSSI Sulut (Foto Ist)

MANADO – Munculnya dinamika yang melibatkan Frits Katiandago, Wakil Ketua Pesatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulawesi Utara (Sulut) dan Jackson Kumaat sebagai Ketua Umum Asprov PSSI Sulut akhirnya mengalami titik temu. Jacko sapaan akrab Kumaat saat ditemui bersama Ferts menuturkan dirinya akan membalas surat dari PSSI Pusat terkait keberadaan PSSI Sulut.

Tanggal 22 Oktober 2014 hari ini saya akan membalas surat dari PSSI Pusat, baik yang dikirim tanggal 15 Oktober 2014, dan tanggal 20 Oktobert 2014. Saya meminta semua pengurus Asprof PSSI Sulut dan keluarga besar pecinta sepakbola di Sulut, kita bersatu, bersama-sama memajukan club Sepakbola didaerah ini. Mari kita sudahi perbedaan persepsi yang berakibat pada munculnya fraksi ditubuh PSSI Sulut. Pengurus Pusat secara tegas mengakui bahwa Ketua Asprov PSSI Sulut adalah saya, dan Pak Frets merupakan Wakil Ketuanya. – Jackson Kumaat, Ketua Asprov PSSI Sulut.

Sementara itu, untuk menguatkan apa yang disampaikan Jacko, Frits Katiandago memunta semua pihak agar sama-sama memajukan PSSI Sulut dengan semangat membangun dan merebut kejayaan Sepakbola yang pernah diraih sebelumnya. Lanjut dikatakanya, Persma 1960 diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mendukung Ketua Aprov PSSI Sulut.

”Dengan ditandatangani surat dari Ketua PSSI Sulut, ini merupakan langkah maju bagi Sepakbola Sulut. Mari kita sama-sama membicarakan Sepakbola, bagaimana kita memajukan Sepakbola di daerah Nyiur Melambai tercinta, mari kita sudahi berbagai persoalan dan perbedanaan persepsi yang pernah ada. Karena ini kepengurusan baru, jadi mungkin ada tahap penyesuaian, saya juga mengimbau Persma 1960 Manado supaya memanfaatkan kesempatan ini, mari kita dukung Jackson Kumaat sebagai Ketua Aprov PSSI Sulut dalam memajukan PSSI di Sulawesi Utara,” ujar Katiandago. (Amas Mahmud)

 

Persma dan Persmin Diadu Menuju Babak Regional

Jackson Kumaat bersama pengurus PSSI Pusat (Foto Ist)

Jackson Kumaat bersama pengurus PSSI Pusat (Foto Ist)

MANADO – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengambil jalan tengah terkait adanya hasil juara Kompetisi Piala Nusantara yang digelar dua versi Asosiasi PSSI Provinsi Sulawesi Utara. PSSI menilai kompetisi Piala Nusantara yang digelar Asprov PSSI Sulut versi Frits Katiandago dan versi Jackson Kumaat tidak sesuai dengan konsep pengembangan sepakbola yang tengah gencar di sosialisasikan PSSI.

”Bagi kami kedua gelaran kompetisi yang berbeda itu jauh dari harapan konsep pengembangan sepakbola. Dua-duanya jauh dari harapan,” kata Direktur Kompetisi PSSI Tommy Welly di Kantor PT Liga Jakarta, Sabtu (18/10/2014) malam.

Bagi PSSI, pemenang dari laga play off-lah yang wajib menuju ke babak Regional. Ketua Asprov PSSI Sulut Jackson Kumaat menyambut baik adanya putusan Play Off bagi Persma 1960 dan Persmin Minahasa untuk mencari pemenangan menuju babak regional.

Keputusan ini adalah langkah bijak dari PSSI. Ini bagian dari rekonsiliasi juga. Jadi, Asprov harus berbesar hati menerima putusan ini, karena menjadi putusan yang bijak PSSI dalam mencermati persoalan yang terjadi di tubuh Asprov. – Jackson Kumaat, Ketua Asprov PSSI Sulut.

Terkait putusan ini, PSSI segera membuat surat permintaan play off secepat mungkin untuk dikirim ke Asprov PSSI Sulut soal gelaran penentuan utusan tim Sulut ke babak regional. Kepada wartawan, Kumaat mengataan akan menjadwalkan gelaran play off pada hari Rabu 22 Oktober 2014 di Stadion Klabat setelah mengantongi surat dari PSSI.

Sementara, hasil pertemuan terkait Piala Nusantara yang diikuti seluruh Asprov PSSI, Sabtu malam, di Hotel Aston Rasuna Kuningan, Jakarta memutuskan bahwa babak regional Piala Nusantara akan dimulai tanggal 27 Oktober 2014. Hasil drawing dalam pertemuan teknis tersebut, tim Sulut (Jika Persma 1960 atau Persmin yang menang dalam play off) akan berhadapan dengan Arau FC dari Maluku. (Amas Mahmud)

Ketua PSSI Sulut Tegaskan Liga Nusantara Hanya Satu

Jakson Kumaat (Foto Suluttoday.Com)

Jakson Kumaat (Foto Suluttoday.Com)

MANADO – Dalam rangka melakukan penguatan dan optimalisasi kerja Asosiasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulawesi Utara (Sulut) terus melakukan berbagai kegiatan. Hal tersebut disampaikan Jackson Kumaat, Ketua Asprov PSSI Sulut, Rabu (15/10/2014) Kumaat dalam Konfrensi Pers di kawasan Jalan Roda Manado mengatakan PSSI Sulut telah mulai menunjukkan eksistensinya.

Asprov PSSI Sulut telah melakukan berbagai kegiatan didunia Sepakbola Sulut, dengan mengirimkan peserta PON, dan atlit yang ikut Timnas. Tak hanya itu, Asprov PSSI Sulut juga terus melakukan pembenahan struktur untuk terberkoordinasi dalam menjalankan agenda-agenda PSSI secara Nasional yang dijalankan di daerah. – Jakson Kumaat, Ketua Asprov PSSI Sulut.

Ditambahkan Kumaat bahwa Liga Nusantara di Sulut hanya satu, dan itu adalah yang dilaksanakan PSSI Pusat. Jacko juga mengingatkan agar warga Sulawesi Utara memberikan dukungan penuh pada kegiatan-kegiatan yang digelar Asprov PSSI Sulut.

”Tidak ada Liga Nusantara yang lain yang disetujui PSSI Pusat, selain yang dilaksanakan Asprov PSSI Sulut. PSSI Pusat hanyalah tau Liga Nusantara yang digelar Asprov PSSI Sulut, mari kita sukseskan Liga Nusantara Sulut supaya klub sepakbola Sulut bisa berkilau ditingkat Nasional,” tutur Jacko sapaan akrab Kumaat pada wartawan. (Amas Mahmud)

PSSI Sulut Beraksi, Piala Nusantara Sulut Resmi Menghentak

Tim yang ikut berkompetisi (Foto Suluttoday.Com)

Tim yang ikut berkompetisi (Foto Suluttoday.Com)

MANADO – Kompetisi sepakbola lanjutan Liga Sulut yang dirubah menjadi Piala Nusantara Sulut delapan besar mulai menghentak di Stadion Klabat, Kamis (9/10/2014). Dari catatan panitia, delapan tim tercatat mengikuti kompetisi resmi hajatan Asprov PSSI Sulawesi Utara di tahun 2014 ini. Ketua Asprov PSSI Sulut Jackson Kumaat menyampaikan selamat berkompetisi kepada Klub-klub yang masuk dalam delapan besar Piala Nusantara wilayah Sulut untuk memperebutkan Piala Kapolda Sulut dan Piala Ketua Asprov.  Sebagai pertandingan awal adalah Persbit versus Persikokot.

Namun, Persbit Bitung akhirnya meraih kemenangan perdana mudah tanpa menjalani pertandingan. Tiga poin pertama diraih skuad Bitung setelah lawannya Persikokot Kotamobagu berhalangan hadir di lapangan pertandingan. Kemenangan perdana ini membuka peluang tim besutan pelatih Hengky Pondaag untuk meraih juara Grup A.

”Kami menang mudah di laga perdana kali ini. Ini peluang kami dalam meraih 3 poin sebagai modal menuju final,” kata Hengky Pondaag, pelatih yang menangani skuad Persbit di ajang ini.

Sementara di partai kedua tersaji antara duel Persmin Minahasa melawan Persis Sangihe. Duel di grup yang sama ini berakhir untuk kemenangan Persmin dengan skor 9-0. Persis yang menurunkan pemain pas-pasan ini kalah telak tanpa balas di laga kedua yang berlangsung di lapangan yang sama.
Seperti halnya Persbit, Persmin meraih tiga angka sebagai modal awal menuju puncak Piala Nusantara.

Ketua Panitia Pelaksana Feliks Lasut menyampaikan untuk lanjutan kompetisi besok (hari ini) akan berlangsung antara Persibom melawan PS Manado mulai pukul 15.30 sore. ”Untuk Persitaro belum siap, mereka tidak jadi berlaga. Nantinya pada pertandingan lanjutan Piala Nusantara adalah Persibom melawan PS Manado mulai pukul 15.30 sore di Stadion Klabat,” terang Lasut. (Amas Mahmud)

iklan1