Tag: PT Angkasa Pura I

Manajemen Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Utamakan Pelayanan Pengguna Jasa

Pemberian suvenir kepada para pengguna jasa penerbangan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional, PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (4/9/2019) membagikan suvenir kepada penumpang serta bingkisan untuk para mitra usaha di Bandara Sam Ratulangi yang diserahkan langsung oleh Manajemen PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado.

Luar biasa kegiatan yang mendorong penguatan pelayanan tersebut. Para penumpang yang sedang menunggu jadwal penerbangannya di ruang tunggu keberangkatan dihibur oleh penampilan musik kulintang dan kabasaran dari siswa-siswi SD Katolik 10 Santa Theresia Manado; tarian lenso dari para customer services dan Duta Bandara Sam Ratulangi Manado, para penumpang juga dapat berfoto di photobooth yang disediakan bersama dengan duta bandara yang menggunakan kostum kabasaran.

”Tadi sempat berfoto dengan para duban ya terus banyak hiburannya juga, baru ingat kalau hari ini adalah Hari Pelanggan Nasional karena kegiatan di Bandara Sam Ratulangi Manado. Keren banget tadi juga ada penampilan anak-anak sekolah memainkan kulintang dan tari kabasaran, sukses terus Angkasa Pura I,” kata Gita salah satu penumpang Lion Air tujuan Makassar.

Pembagian suvenir bersama dengan jajaran manajemen, juga hadir Yusman selaku PTS General Manager Bandara Sam Ratulangi menyampaikan bahwa momen ini menjadi kesempatan bagi manajemen bandara untuk menjalin kedekatan dan berinteraksi langsung dengan para pengguna jasa, bukan hanya penumpang tapi juga para mitra usaha. Melalui kegiatan ini juga para pengguna jasa dapat langsung menyampaikan keluhan dan sarannya bagi perbaikan Bandara Sam Ratulangi Manado kedepannya.

”Pelayanan prima dan kepuasan pelanggan merupakan salah satu indikator keberhasilan sebuah perusahaan di bidang jasa seperti PT Angkasa Pura I (Persero) di bidang kebandarudaraan. Melalui Harpelnas ini, menjadi momen yang semakin memotivasi kami agar dapat meningkatkan kedekatan dan interaksi dengan pengguna jasa dengan terus menyajikan pelayanan yang terbaik,” ujar Yusman.

Sebagai informasi, kegiatan ini diramaikan manajemen AP I Bandara Sam Ratulangi Manado turun langsung melayani para pengguna jasa, diantaranya menjadi customer service, petugas tapping tiket, dan lain sebagainya. Manajemen juga memberikan tumpeng mini bagi seluruh mitra dan penghargaan bagi mitra terbaik.

Untuk diketahui, penghargaan ini dibagi kedalam 3 kategori mitra yakni retail, property dan food beverage, para penerima penghargaan yakni Indomaret, Starbucks, dan Blue Bird. Penilaian mitra terbaik berdasarkan omzet per bulan yang melebihi dari target dan tidak terdapat piutang. Sertifikat mitra terbaik diserahkan oleh PTS General Manager, Yusman; dan Sales Senior Manager, Ahmad Akhadi. (*/BungAmas)

PT Angkasa Pura I (Persero) Perketat Pengawasan Terhadap Laptop dan Barang Eletronik Penumpang

Barang elektronik juga diperiksa pihak bandara untuk keamanan dan kenyamanan penumpang (Foto Ist)

MANADO – PT Angkasa Pura I (Persero) akan memperketat prosedur pemeriksaan terhadap laptop dan barang elektronik penumpang pesawat di 13 bandara yang dikelola oleh perusahaan demi meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jasa penerbangan di Tanah Air. Prosedur pemeriksaan akan dilakukan sebelum calon penumpang menaiki pesawat udara.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/2765/XII/2010 tentang Tata Cara Pemeriksaan Keamanan Penumpang, Personel Pesawat Udara, dan Barang Bawaan Yang Diangkut Dengan Pesawat Udara dan Orang Perseorangan, serta Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara nomor SE 6 Tahun 2016 Tentang Prosedur Pemeriksaan Bagasi dan Barang Bawaan Yang Berupa Perangkat Elektronik Yang Diangkut Dengan Pesawat Udara.

Proses pemeriksaan saat masuk ke bandara (Foto Ist)

Calon penumpang pesawat udara saat ini diwajibkan untuk mengeluarkan laptop dan barang elektronik penumpang dari bagasi kabin/tas jinjing penumpang dan diperiksa melalui mesin X-Ray. Apabila laptop atau barang elektronik yang telah diperiksa melalui pemeriksaan X-Ray tetapi masih mencurigakan, petugas aviation security (avsec) akan melakukan pemeriksaan secara manual dengan meminta calon penumpang untuk menghidupkan dan mengoperasikan laptop dan perangkat elektronik. Petugas Avsec akan mengawasi dan melihat hasil pengoperasian laptop dan perangkat elektronik calon penumpang.

“Demi meningkatkan keamanan dan keselamatan penumpang selama penerbangan sekaligus mengantisipasi eskalasi ancaman keamanan penerbangan, kami mohon bantuan dan kerjasama calon penumpang untuk dapat mengikuti dan mematuhi prosedur pemeriksaan yang ditetapkan,” ujar Israwadi, Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero).

Pemeriksaan ketat terhadap laptop dan barang elektronik ditegaskan dalam Instruksi Dirjen Perhubungan Udara Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Upaya Peningkatan Penanganan Bom (Bomb Threat) pada Penerbangan Sipil yang ditetapkan pada 30 Maret 2017 karena maraknya Isu Ancaman Bom. PT Angkasa Pura I (Persero) selalu berkomitmen untuk mengutamakan keamanan dan keselamatan penumpang jasa udara sebagai aspek utama dalam menjalankan bisnis kebandarudaraan. (*/Amas)

Angkasa Pura Intens Sosialisasi Pelarangan Pengaktifan Perangkat Samsung Galaxy

Sosialisasi yang dilakukan PT Angkasa Pura I di bandara Sam Ratulangi Manado (Foto Ist)

Sosialisasi yang dilakukan PT Angkasa Pura I di bandara Sam Ratulangi Manado (Foto Ist)

MANADO – Menanggapi maraknya sejumlah laporan mengenai perangkat Samsung Galaxy Note 7 yang terbakar atau meledak, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor SE.18 Tahun 2016 tentang baterai lithium, power bank, dan smart phone Galaxy Note 7 tertanggal 13 September 2016.

Surat Edaran ini dikeluarkan setelah sebelumnya Federal Aviation Administration (FAA-USA) mengeluarkan Surat Edaran Keselamatan Penerbangan tanggal 8 September 2016 yang melarang para penumpang pesawat terbang untuk mengaktifkan maupun mengisi daya (baterai) pada perangkat Samsung Galaxy Note 7 selama penerbangan.

”Selain dua surat tersebut, dasar internasional lainnya adalah Safety Information Bulletin European Aviation Safety Agency (EASA) No. 2016-13 tanggal 9 September 2016 tentang Fire Hazards Associated with Samsung Galaxy Note 7 Devices,” kata Nugroho Jati General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Rabu (14/9/2016).

”Aspek keamanan dan keselamatan penerbangan wajib menjadi prioritas. Oleh karena itu, seluruh bandara di bawah kelolaan PT Angkasa Pura I (Persero), telah mendapat arahan agar mensosialisasikan himbauan ini kepada para pengguna jasa,” urai Jati.

Sesuai surat edaran tersebut, baik penumpang dan personel pesawat udara tidak diijinkan untuk mengaktifkan dan mengisi daya perangkat Samsung Galaxy Note 7 selama penerbangan dan dilarang menempatkannya dalam bagasi tercatat (checked baggage).

“Jika perangkat tersebut harus dibawa, agar dalam keadaan tidak aktif dan tidak diisi daya, baik dengan powerbank maupun sumber tenaga lain yang ada dalam pesawat (in flight entertainment device) selama dalam penerbangan,” tutur Jati.

Upaya lain sebagai bentuk sosialisasi adalah dengan memasang pengumuman dalam bentuk standing banner, terutama di terminal keberangkatan.

”Kami sebagai operator bandara juga diwajibkan untuk memastikan agar penumpang dan personil pesawat udara tidak menempatkan baterai lithium, power bank, dan perangkat Samsung Galaxy Note 7 dalam bagasi. Jika ditemukan hal demikian saat pemeriksaan, maka petugas Aviation Security (Avsec) akan berkoordinasi dengan pemilik barang dan maskapai untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya menutup.

Untuk itu Jati menambahkan, selain memperkuat pengawasan dari personil Avsec, pihaknya juga berharap agar para pengguna jasa bandara hendaknya lebih waspada dengan kejadian ini serta bersedia bekerjasama jika harus dilakukan pemeriksaaan. (*/Amas)

Toilet Terburuk di Dunia, Menpar Mengaku Malu

Arief Yahya (Foto Ist)

Arief Yahya (Foto Ist)

JAKARTA/MANADO -Menteri Pariwisata Arief Yahya berkomentar soal rendahnya kualitas toilet di Indonesia. Arief menegaskan kualitas toilet di Indonesia adalah salah satu yang terburuk di dunia.

Hal itu diungkapkan Arief saat membuka dan menghadiri Expo Clean & Laundry 2015 di Jakarta International Expo Kamayoran, Jakarta, Kamis (26/03/2015).

“Ini menyangkut tantangan dan peluang. Toilet kita salah satu yang terburuk dalam kebersihan di seluruh dunia,” kata Arief.

Menurut Arief, World Economic Forum (WEF) menempatkan kualitas toilet Indonesia di peringkat 40 dari 140 negara. Nilai kualitas toilet Indonesia hanya 40 dari skala 100. “Itu ibarat nilainya E,” ujarnya.

Tidak hanya di rumah-rumah masyarakat, kualitas toilet yang buruk juga ditemui di berbagai fasilitas umum. Tidak terkecuali bandara, yang menjadi wajah Indonesia di mata dunia.

“Kalau dilihat, toilet di bandara itu buruk. Saya sangat malu,” celoteh Arief.

Arief bahkan sempat menegur petinggi PT Angkasa Pura I dan II agar memperbaiki kualitas toilet di bandara. Ia juga tidak segan-segan memperingatkan para pelaku usaha seperti Ketua Asosiasi Profesi Laundry Indonesia (APLI) Wasono Raharjo dan Ketua Asosiasi Perusahaan Klining Service Indonesia (Apklindo) HM Shiddiq agar mau ikut bergerak memperbaiki kualitas toilet.

“Turis datang kita undang jauh-jauh, tetapi toilet jorok. Saya sudah tegur Dirut AP I dan AP II, tetap begitu. Orang datang, toiletnya kotor. Kebersihan bangsa itu bisa dilihat dari toiletnya,” sindir Arief. (Detik.com/Amas)

iklan1