Tag: rio permana

Timsus Polresta Manado Ringkus Lelaki ‘Nakal’ di Tikala Kumaraka

Pelaku saat diamankan di Polresta Manado (Foto Ist)

Pelaku saat diamankan di Polresta Manado (Foto Ist)

MANADO – Usaha keras berantas premanisme yang di lakukan oleh pihak Kepolisian yang di betuk dalam tim kusus (Timsus) Polresta manado yakni Tim Paniki (Rimbas) Satu berhasil Meringkus lelaki yang membawa sanjata tajam jenis Pisau Besi Putih di kelurahan Tikala Kumaraka Kecamatan wenang, Minggu (34/04/2016). Tim Paniki yang di pimpin oleh Iptu Djody Kuyuko berhasil mengamankan seorang lelaki bernama Ap alis Agra (19) Warga Jalan Sea Lingkungan V.

Disaat melakukan oprasih di kelurahan Tikala Kumaraka dan pada saat itu sedang berlangsung Acara ulang tahun. Menurut keteranagan salah satu saksi yang berada di pesta tersebut melihat lelaki AP alis Ag baru saja sampai dan bergabung di pesta.

“Saat melihat patroli Tim Paniki Ap langsung Membuang Pisau yang diselipkan dipingga sebelah kiri.”ungkap saksi yang berada di pesta. Sementara itu Iptu Djody Kuyuko saat di konfirmasih membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku beserta barang bukti sajam jenis pisau besi putih sudah di amankan dan dibawa ke polresta manado untuk dimintai keterangan dan proses hukum yg berlaku,” ucap Kuyuko yang sering disapa dengan Katim itu. (Ghopal Umasangaji)

Terkait Insiden 5 Unit Aspol, Ini Harapan Kapolresta Manado

Kapolresta Manado saat memberi salaman (Foto Ist)

Kapolresta Manado saat memberi salaman (Foto Ist)

MANADO – Peristiwa Kebakaran Asrama Polisi (AsPol) di Dendengan dalam Kecamatan Tikala pada hari Rabu (20/04/2016) kemarin, menyisahkan duka bagi pemilik rumah, pasalnya asrama yang merupakan tempat tinggal serta harta benda yang ada didalamnya ikut hangus terbakar.

5 unit asrama yang terbakar masing-masing ditempati oleh Kel. Joko Susilo, Kel. Melky Gosal, Kel. M. Tampilang, Kel. Benny Titarsole dan Kel. Samsul Arifin, yang tiga diantaranya merupakan anggota Kepolisian yang bertugas di Polresta Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol Rio Permana dan Ketua Bhayangkari cabang Manado Ny. D. Latinawati Permana bersama Keluarga besar Polresta Manado serta Bhayangkari cabang Manado memberikan bantuan kepada korban kebakaran sebagai wujud Kepedulian terhadap sesama, bantuan tersebut diberikan kepada anggota yang mengalami musibah kebakaran usai apel pagi, Kamis (21/04-2016).

Bantuan berupa peralatan rumah tangga dan Uang yang diberikan langsung oleh Kapolresta Manado kepada para korban disaksikan seluruh anggota peserta apel dan Bhayangkari.

Kapolresta dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh anggota agar menjaga dengan baik tempat tinggal dan berharap kejadian seperti ini tidak lagi terulang kembali.

”Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali bagi seluruh anggota, dan jaga dengan sebaik-baiknya tempat tinggal masing-masing,” tegas Permana. (Ghopal Umasangaji)

Bawa Lari BB, Rifka di Tangkap Tim Resmob Polresta Manado

Kantor Polresta Manado (Foto Suluttoday.com)

Kantor Polresta Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Rifka (19) warga Kecamatan Likupang, Minahasa Utara, di tangkap oleh Tim Resmob Polresta di tempat pijat, pelaku yang diduga seorang lesbi itu telah membawa lari anak di bawah umur BB (16) warga Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa, yang masih berstatus pelajar, Kamis (21/04/2016).

Penangkapan tersebut berawal dengan adanya laporan ke Mapolresta Manado oleh Ibu Korban pada beberapa hari lalu, bahwa korban dibawah lari pelaku pada selasa 12 April 2016 saat korban seusai pulang dari kegiatan tamasyanya.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Resmob Polresta Manado langsung bergegas mencari korban dan pelaku, setelah mendapatkan informasi dari beberapa warga dan akhirnya Tim Resmob berhasil membekuk korban dan pelaku disalah satu tepat pijat yang ada di Kelurahan Tikala Ares Kota Manado, setelah itu pelaku dan Korban langsung diamankan ke Mapolresta Manado untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan pengakuan pelaku di hadapan petugas kepolisian bahwa mereka berdua hanya sebatas teman biasa dan tidak pernah melakukan hubungan yang terlarang (lesbian). “Belum sempat melakukan itu (seksual), hanya sebatas perhatian saja.” ujar pelaku.

Saat dikonfirmasi kepada Kapolresta Manado Kombes Pol Rio Permana melalui Kasubag Humas AKP Agus Marsidi membenarkan adanya penangkapan pelaku yang membawa lari anak gadis tersebut.

“Saat ini pelaku sudah kita tahan, dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. (Ghopal Umasangaji)

Gawat, Saat Mengontrol Jalannya Lalu Lintas Polresta Manado Temukan Sajam

Ilustrasi polisi saat mengamankan Sajam (Foto Ist)

Ilustrasi polisi saat mengamankan Sajam (Foto Ist)

MANADO – Sat Lantas Polresta Manado saat melakukan pemeriksaan motor yang dikendarai oleh RH alias Rinto (37) warga Kecamatan mapanget, di seputaran Zero Point akhirnya terdapat senjata tajam (Sajam) yang ada di dalam bagasi motornya, Jumat (8/4/2016). Setelah selesai pemeriksaan RH dan barang buktinya langsung digiringkan ke Mapolresta Manado untuk memintai keterangan.

Dihadapan petugas kepolisian RH menyampaikan bahwa sajam yang ia sering dipakai untuk memberikan gagang lansa dikebun kemmarin, dan lupa mengeluarkan dari bagasi motor tersebut, sehingga pada waktu mengantarkan istrinya ke tempat kerja, saat dalam perjalanan terdapat pemeriksaan di Zero Point. Saat dikonfirmasi kepada Kapolresta Manado Kombes Pol Rio Permana Mandagi melalui Kasubag Humas AKP Agus Marsidi membenarkan adanya kejadian tersebut.

”RH sementara masih dalam tahap pemeriksaan dan mengambil keterangan, walaupun RH tidak sengaja dan tidak mengetahui kalau sajam tersebut masih berada di dalam bagasi motor itu,” ungkap Marsidi. (Ghopal Umasangaji)

Kapolres Manado: Kalau Bertanggung Jawab, Mitha dan Focksy Kenapa Lari?

Rapat dengar pendapat komisi I dan II bersama Kapolres Manado dan OJK Sulut (Foto Suluttoday.com)

Rapat dengar pendapat komisi I dan II bersama Kapolres Manado dan OJK Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Untuk mencari solusi terbaik, kasus bisnis bodong Net Invest Manado yang memakan korban ribuan nasabah warga Sulawesi Utara (Sulut), DPRD Sulut Kamis (31/03/2016) menggelar hearing atau rapat dengar pendapat komisi gabungan komisi I dan II bersama jajaran Polres Manado serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Persoalan Net Invest yang telah memakan waktu 8 bulan hingga kini tak ada kejelasan.

Terlebih lagi dengan menghilangnya Syalomitha dan Focksy Rapar yang telah ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polres Manado. Kapolres Manado Kombespol Rio Permana Mandagi minta kerjasama dari ribuan nasabah Net Invest Manado untuk memberikan informasi keberadaan Rapar bersaudara.

“Kedua tersangka sengaja menipu warga manado, bahkan ada keluarga saya yang tertipu dengan jadi nasabah. Net Invest ilegal karena tidak punya landasan hukum,” ungkap Mandagi.

Mandagi menambahkan bawah tidak pernah melakukan pembiaran terhadap bisnis ilegal ini dan kini sedang mencari keberadaan Rapar bersaudara yang merupakan kunci kasus ini.

“Kalau Focksy dan Mitha itu memang bertanggung jawab harusnya muncul dan sampaikan disini bukan sembunyi. Kalian para korban mengaku ada ribuan, mari sama-sama bantu cari dua pelaku ini,” tegas Permana.

Penegasan juga disampaikan Kepala Satuan Reskrim polres Manado AKP Syaiful Wachid meskipun belum sebulan jabat posisi ini menjanjikan secepatnya menangkap Rapar bersaudara.

“Kami tidak tidur, sudah lakukan tindakan sesuai prosedur penanganan DPO. Sudah ada kerjasama dengan Polridan nasabah tak perlu khawatir karena barang bukti uang nasabah sebanyak Rp5,5 miliar disita direkening direktorat polda Sulut,” ucap Syaiful.

Lebih lanjut Syaiful melaporkan,DPO Rapar bersaudara pelaku tindak kejahatan perbankan pencucian uang yang miliki 10 rekening telah diblokir dan telah melakukan pencekalan keluar negeri bagi Rapar bersaudara.(Jimmy Lumingkewas)

iklan1