Tag: RKPD

Bapelitbangda Gelar Rapat Perumusan Rancangan RKPD Kota Tomohon Tahun 2018

Ir Ervinz DH Liuw MSi (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) menggelar rapat perumusan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2018 dalam sistim aplikasi e-Planing, di Hotel Mercure Manado, (7-8/4).

Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon Ir Ervinz DH Liuw MSi mengatakan kegiatan ini merupakan tahapan pematangan rancangan RKPD Kota Tomohon Tahun 2018.

“Dalam perumusan ini tentunya ada hal-hal yang perlu diselaraskan bersama Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kota Tomohon. Secara spesifik rencana daerah termuat dalam RPJMD 2021, dan RKPD ini nantinya berproses dengan dibuat perwako selanjutnya di review oleh unsur inspektorat dan dimasukan di Bappeda Pemprov,” kata Liuw.

Lebih lanjut dijelaskannya RKPD menjadi dasar dalam setiap APBD, artinya RKPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang disusun untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. (Stevy)

JFE – SAS Hadiri Perumusan RKPD Kota Tomohon Tahun 2018

Jimmy Eman bersama jajaran Kepala SKPD Kota Tomohon ketika melakukan penyusunan rancangan RKPD 2018 (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON -Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE) bersama Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) menghadiri rapat perumusan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018 di Mercure Hotel Tateli. Pasa kesempatan itu, para kepala perangkat daerah melakukan presentasi segala program perumusan yang telah disusun secara teknis sesuai institusinya untuk program Tahun 2018.

Menanggapi presentasi tersebut, Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak mengharapkan dalam perumusan RKPD mengedepankan sinergitas antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi bersama pemerintah pusat. Diungkapkannya segala program perangkat daerah semuanya harus disampaikan, karena dengan dipresentasikannya program-program yang ada akan diketahui dan dalam perumusan nanti program yang penting akan dimasukan dalam perumusan rancangan RKPD.

“Pada intinya semua program unggulan dan inovasi dari perangkat daerah yang dirumuskan dalam RKPD pastinya akan berdampak pada kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon,” kata Eman.

Ditegaskannya, prioritas pembangunan daerah Kota Tomohon Tahun 2018 secara umum tidak berbeda dengan prioritas sebelumnya, karena Pemkot tetap fokus pada tujuh prioritas pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD Tahun 2016 – 2021 dan program EMAS.

“Tujuh prioritas pembangunan daerah Kota Tomohon yakni kemandirian ekonomi dan daya saing, penanggulangan kemiskinan, pengangguran, permasalahan sosial dan penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup, penanggulangan bencana dan penataan ruang, pariwisata dan budaya, pembangunan infrastruktur, kualitas birokrasi dan tata kelola kwalitas SDM,” jelas JFE.

Hadir dalam rapat para asisten, para perangkat daerah, kepala BUMD, serta perwakilan staf pelaksana di tiap perangkat daerah, Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan. (stevy)

Bapelitbangda Lakukan Konsultasi Pada Wali Kota JFE Terkait RKPD 2018

Bapelitbangda saat melakukan konsultasi dengan Wali Kota JFE (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Terkait penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2018, Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon bersama unsur terkait melakukan konsultasi dengan Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak (JFE) di ruang kerjanya, Selasa (14/3/2017).

Kepala Bapelitbangda Ir Ervinz DH Liuw MSi menjelaskan hal ini penting untuk dilaksanakan mengingat pada waktu lalu Pemerintah Kota Tomohon telah melaksanakan musrenbang kelurahan, musrenbang kecamatan serta konsultasi publik dan saat ini konsultasi dengan pimpinan daerah, sehingga kedepan akan masuk dalam tahap penyiapan RKPD yang rencananya dimasukan ke provinsi pada akhir mei 2017 nanti.

“Untuk itu, rencananya akan dilaksanakan Forum Perangkat Daerah. Forum ini berkaitan dengan sinkronisasi program Pemerintah Kota Tomohon melalui SKPD yang disesuaikan hasil musrenbang maupun konsultasi publik,” kata Liuw.

Diuraikannya rencana awal atau draf program prioritas daerah dan rencana aksi 2018 secara Nasional bertemakan memacu investasi dan infrastruktur pertumbuhan dan pemerataan, sedangkan untuk tema Pemerintah Kota Tomohon kaitannya dengan program ini adalah peningkatan infrastruktur, iklim investasi, sumber daya dan kualitas lingkungan hidup.

“Program prioritas daerah dan rencana aksi 2018 tentunya dikemas dalam program EMAS (E-Government, Merubah wajah kota, Akselerasi pembangunan, Smart city service), dan meliputi 7 prioritas yakni kemandirian ekonomi dan daya saing, penanggulangan kemiskinan, pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup penanggulangan bencana dan penataan ruang, pariwisata dan budaya, pengembangan infrastruktur, kualitas birokrat dan tata kerja, serta kualitas sumber daya manusia,” urai Liuw.

Menanggapi akan hal tersebut, Wali Kota Tomohon mengatakan pelaksanaan pembangunan di Kota Tomohon pada tahun 2018 tetap mengacu pada visi misi termasuk ketujuh program prioritas yang ada. Untuk prioritas pembangunan daerah tahun 2018 akan meyesuaikan dengan hasil e-musrenbang yang telah dilaksanakan.

“Kaitannya dengan infrastruktur jalan, secara keseluruhan kondisinya cukup baik tetapi kelanjutan pembangunannya tetap dilaksanakan dalam rangka peningkatan pembangunan dalam berbagai aspek seperti pertanian yang tentunya berdampak pada perkembangan perekonomian di Kota Tomohon. Program pembangunan yang sementara berjalan tahun ini tentunya akan menjadi prioritas kedepan sekaligus dilaksanakan dan dilanjutkan di tahun depan,” tegas JFE.

Disinggung pula dengan berbagai fasilitas olahraga dan pariwisata, kedepan akan ditingkatkan seperti contoh merehab fasilitas Stadion Parasamya serta sarana dan prasarana tempat wisata di Kota Tomohon, sehingga dapat mewujudkan Kota Tomohon sebagai kota destinasi wisata/kota pariwisata dunia.

“Kaitannya dengan pelaksanaan program prioritas daerah tahun 2018, saat ini pun Pemerintah Kota Tomohon telah mengajukan usulan program kegiatan ke beberapa kementerian yang telah diinput melalui e-musrenbang untuk memperoleh alokasi dana pusat melalui DAK,” jelas JFE.

Pertemuan diikuti Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc, Asisten Kesra Dra Truusje Kaunang, Asisten Perekonomian Ronni Lumowa SSos, Asisten Umum Novi Politon, serta para Staf Ahli Walikota. (Stevy)

RKPD Manado 2016, Wali Kota Berharap Semua Aspirasi Warga Terakomodir

DR Bartje Assa, Kaban Bappeda Manado

DR Peter KB Assa, Kaban Bappeda Manado

MANADO – Pemerintah Kota Manado, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pada Jumat (6/3/2015) kemarin menggelar Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Manado Tahun 2016, yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.

Kepala Bappeda Manado DR Peter KB Assa menjelaskan, forum ini dibuat untuk kita menghasilkan suatu perumusan untuk manjadi masukan atau bahan materi dalam melengkapi penyusunan rencana kerja pemerintah daerah, dimana RKPD tahun 2016 ini akan menjadi dasar pula penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) untuk selanjutnya ditindaklanjuti menjadi rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Maando Tahun 2016.

Namun disadari bahwa pada tahun 2015 ini merupakan tahun terakhir kepemimpinan GS Vicky Lumentut sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan untuk periode 2010-2015, sehingga yang menjadi dasar dari pelaksanaan rapat konsultasi publik ini bukan lagi RPJMD 2010-2015.

”Oleh sebab itu yang akan dipergunakan sebagai dasar pelaksanaan rapat konsultasi publik pada saat ini adalah, RPJPD lima tahun ketiga 2010-2020, RPJMN 2014-2019. Kemudian kaitan dan dokumen lainnya yang harus dipertimbangkan adalah RPJPD pemerintah Provinsi Sulut tahun 2005-2025,” terang Assa.

Sementara itu Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Drs Rum Usulu berujar bahwa forum ini merupakan wahana bagi segenap stakeholder dalam rangka penyempurnaan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Manado tahun 2016. Penyelenggaraan forum konsultasi publik ini mengacu pada Permendagri No 54 tahun 2010, dimana pada Pasal 109.

”Hal ini dimaksudkan agar perencanaannya dibuat benar-benar dapat menjaring aspirasi seluruh pemangku kepentingan. Dalam forum ini sangat diharapkan Pemkot Manado mendapat masukan penting yang berguna bagi perbaikan pelaksanaan pembangunan Manado di tahun 2016 mendatang,” ujar GSVL sapaan akrab Wali Kota Manado.

Dikatakannya, meskipun saat ini draf rancangan awal RKPD 2016 telah disusun Bappeda, namun tidak tertutup kemungkinan adanya koreksi. ”Dengan begitu, peran seluruh stakeholder sangat diharapkan guna terwujudnya rencana program dan kegiatan yang tepat perencanaan, tepat pelaksanaan, tepat sasaran, supaya setiap program dan kegiatan nantinya akan benar-benar konpherensif dan menjadi milik seluruh masyarakat Manado,” terang Walikota. Adapun forum ini menghadirkan nara sumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing, seperti Prof Dr Ir Fabian Manoppo MAgr (teknik), Dr Alfa Tumbuan SE MSc (ekonomi), dr Joy AM Rattu MS PhD (kesehatan), Dr Max Ruindungan MPd (pendidikan), dan Dr Anita Pangkerego-Muaya (peran wanita).

Adapun peserta konsultasi public ini terdiri dari anggota Dekot Manado, TP PKK Manado, para Asisten di Setkot Manado, Kepala SKPD, para Staf Ahli, akademisi Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, FKUB Manado, BKSAUA Manado, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan pers. (**/Amas Mahmud)

Pemkab Boltim Gelar Musrenbang di 5 Kecamatan

Kotabunan

Suasana rapat Musrenbang Kecamatan Kotabunan (foto: Astried/suluttoday)

BOLTIM – Untuk mempersiapkan dan memantapkan penyusunan rencana pembangunan daerah, Pemkab Boltim berdasarkan agenda kerja penyusunan RKPD, Renja SKPD dan APBD Kabupaten Boltim 2016, mulai menggelar rapat musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) kecamatan.

Pelaksanaan rapat musrenbang kecamatan dimulai hari ini, Selasa (03/02/2015) bertempat di aula kantor camat Kotabunan, yang dibuka oleh Camat Kotabunan Lily Manoppo, SH. Pesertanya terdiri dari para staf SKPD-SKPD, Bappeda, anggota DPRD Kabupaten Boltim, dan Danramil, Kapolsek beserta para sangadi juga masyarakat.

Camat Kotabunan dalam sambutannya antara lain mengemukakan, “rapat musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) kecamatan bertujuan untuk mengintegrasikan usulan-usulan program dan kegiatan hasil musrenbang desa” ungkap Lily Manoppo, SH Camat Kotabunan.

Rapat musrenbang ini akan dilaksanakan di 5 Kecamatan. Setelah kecamatan Kotabunan, berikut di Kecamatan Tutuyan, Kecamatan Nuangan, kemudian Kecamatan Modayag Barat, dan Kecamatan Modayag. (Astried/Rn)

iklan1