Tag: Robby Sumual

Sukses Selamatkan 18 warga Siliaan yang disekap, Sumendap Semakin Dipuja Warganya

Bupati Mitra, James Sumendap (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Keberanian Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap dalam menyelamatkan 18 warga siliaan raya kecamatan siliaan kabupaten minahasa Tenggara yang disekap diperkebunan kelapa sawit kabupaten palang pisang provinsi Kalimantan Tengah, mebuahkan hasil yang luar biasa. Lihat saja Tim bentukan Bupati mitra james sumendap yang langsung menuju kabupaten palang pisang sejak pekan lalu berhasil dengan berbagai manuver dalam menyelamatkan warga mitra tersebut.

Tim yang beranggotakan asisten satu bidang pemerintahan Drs Godlif Mamahit, kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi Drs Robby Sumual serta Camat siliaan Berty Mokat dalam aksinya langsung menemui Gubernur Kalimantan Tengah serta bupati palang pisang untuk melaporkan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kunjungan tim ini.

“Setelah melakukan pertemuan dengan pimpinan daerah tim langsung bergerak menuju sasaran sesuai koordinasi instansi terkait provinsi kalteng dan kab palsang. Perkebunan kelapa sawit PT berkah alam fajar mas yang menjadi saran sesuai petunjuk langsung dilakukan negosiasi dan 18 warga mitra tersebut langsung kami evaluasi untuk dibawah pulang ke mitra ” ungkap Camat Mokat.

Diketahui bahwa dari pengaduan warga siliaan kecamatan siliaan raya kabupaten minahasa Tenggara (Mitra) kepada Bupati mitra James sumendap, bahwa keluarganya yang bekerja diperkebunan kelapa sawit kabupaten Talang pisang provinsi kalimantan tengah mengalami penyiksaan .

“Ada 18 tenaga kerja asal Silian Kecamatan Silian kabupaten Minahasa Tenggara selang 2 tahun terakhir ini.” Hal ini terungkap setelah bupati Mitra Jemes Sumendap kepada wartawan dalam rapat paripurma dewan Mitra, Rabu (8/3/2017).

Bupati sumendap menyatakan akan melakukan upaya hukum untuk membantu 18 warga Silian tersebut. “Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah Palang Pisang Kalimantan Tengah untuk menanyakan kondisi warga mitra yang diduga mengalami perlakuan yang tidak semestinya,”ujar Sumendap. Ditambahkannya juga bahwa upaya pemerintah Mitra dengan menghubungi wakil Bupati Talang Pisang Taty Narang untuk mengetahui kejelasan laporan warga ini.

“Sesuai laporan 18 warga tersebut hanya memakan bubur setiap hari dan tidak diperbolehkan pulang ke kampungnya,” ujarnya.

Sementara itu, sesuai dengan hasil penyelidikan pihak bupati bahwa ternyata PT Berkah Alam Fajar Mas yang bergerak dalam usaha perkebunan kelapa sawit sudah di tutup pengoperasionalnya sejak 2 tahun silam dan sejak itu statusnya adalah perusahan ilegal.

“Bukan hanya itu,ke 18 warga Silian diduga di siksa si lokasi perkebunan tersebut,” tambah Bupati.

Ditambahkannya juga kepergian 18 warga Silian ke lokasi tersebut setelah dijanjikan akan memperoleh upah sebesar 5 juta namun sesampainya dilokasi tersebut hanya dibayarkan 450 ribu saja. Saya akan membawa anggota dewan mitra untuk segera berangkat ke Kalteng menemui warga saya yang disekap.

Tegas Bupati yang sangat peduli dengan warganya ini. Keberhasilan Bupati mitra james sumendap dalam menyelamatkan warga mitra ini terus dipuja warganya, seperti ungkapan syuli batubuaya “luar biasa bupati sumendap, tak ada tandingan, kami berdoa agar bupati terus memimpin Mitra “. Hal yang hampir sama diutarakan Albert sangkaeng warga Touluaan “bangga dengan keberhasilan bupati sumendap yang sangat peduli dengan kejadian yang dialami warganya.

Kalau tak langasung diselamatkan pasti ada korban jiwa oleh karena itu kami bangsa dengan kepemimpinan bupati sumendap. Hal juga yang menjadi pembicaraan khusus dimedia sosial khusus nya digroup kekeluargaan warga siliaan dan Touluaan semuanya memuji keberhasilan Sumendap. (jemmy k)

Nakertrans Mitra Ultimatum Perusahan Tak Ikutkan Pekerja Peserta BPJS Akan Ditindak

Bupati Mitra, James Sumendap (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Sebagai upaya pemerintah kabupaten minahasa tenggara dalam mengawal perlindungan masyarakat dari praktik ketidak adilan dari perusahan yang berada di wilayah kabupaten minahasa Tenggara, kini Dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Nakertrans) mitra akan melakukan sidak bagi perusahan yang tak melakukan perlindungan bagi pekerja di perusahan masing -masing dalam mengikut serta kan pekerja sebagai peserta BPJS.

Perusahaan wajib mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk mengikuti program jaminan kecelakaan kerja, program jaminan hari tua, program jaminan pensiun, dan program jaminan kematian secara bertahap.

“Tidak terkecuali, semua karyawan wajib didaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Robby Sumual, kepada wartawan baru-baru ini. Dijelaskan Sumual, ketentuan kewajiban itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011.

Dimana tegas sebutkan setiap perusahaan (pemberi kerja) diwajibkan untuk mendaftarkan seluruh karyawannya menjadi peserta BPJS tanpa terkecuali.

”Perusahaan yang terbukti tidak mengikutkan pekerjanya sebagai peserta BPJS dikenakan sanksi mulai dari administrasi, rekomendasi pencabutan ijin usaha hingga sanksi pidana atau denda,” jelas Robby.

Karena itu pihaknya mengingatkan seluruh pelaku usaha di wilayah Minahasa Tenggara untuk mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS karena itu menjadi kewajiban perusahaan.

“Ada informasi yang kami terima karyawan tidak didaftarkan menjadi peserta BPJS. Bahkan saat mengalami kecelakaan kerja, perusahaan justru mengabaikan kewajibannya kepada karyawan itu. Informasi ini sementara kami dalami, jika benar kita layangkan teguran bahkan rekomendasi ke Disnaker Provinsi,” ujarnya.

”Dipastikan dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan sidak bagi perusahan yang ada diwilayah Mitra,” tegas Sumual.

Sementara itu berdasarkan data dari Disnaker, hingga tahun 2017 ini ada sebanyak 39 pelaku usaha yang mempekerjakan tenaga kerja, 17 diantaranya mempekerjakan lebih dari 10 orang karyawan, yang hampir semuanya adalah warga mitra sehingga perintah bupati mitra james sumendap harus melakukan kontrol terhadap kesejahtraan dan perlindungan bagi warganya. (Jemmy k)

iklan1