Tag: rogi

Menangkan Gugatan, Imba Panjatkan Syukur

Jimmy Rimba Rogi (Foto Suluttoday.com)

Jimmy Rimba Rogi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com-   Jimmy Rimba Rogi dan Bobby Daud akhirnya bernafas lega. Pertimbangan Majelis Hakim PTTUN Makassar menyebutkan KPU Manado telah melakukan perbuatan melawan hukum, dengan demikian pasangan calon atau penggugat yang telah ditetapkan berdasarkan PKPU No. 2/2015, dapat melakukan gugatan perdata maupun pidana karena telah dirugikan.

Mengetahui ini, Calon Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi usungan Partai Golkar, kalimat pertama yang dikeluarkan Imba adalah Puji Tuhan saya lolos.

“Puji Tuhan Saya Lolos, saya mendapat telepon dari pengacara saya, dan keputusan PTTUN saya lolos,” tutur Imba dihadapan para wartawan di kediamannya Kelurahan Teling Atas, Jumat (18/12/2015) sore tadi.

Lanjut Imba mengatakan, langkah berikut yang akan dilakukan adalah ketegasan KPU waktu pelaksanaan Pilwako Manado.

Sementara itu dengan diloloskannya Imba sebagai Calon Walikota Manado lewat sidang PTTUN Makassar, membuat peluang Imba kembali terbuka. Imba mengatakan akan meminta ijin kepada KPU agar dapat diberikan kesempatan melakukan Kampanye Umum terbuka.

“Akibat keputusan yang dibuat oleh penyelenggara pemilu terhadap saya beberapa waktu lalu membuat tahapan kampanye banyak yang tak dapat dilakukan, karena itu kami akan memberikan permohonan ijin untuk kampanye terbuka,” ucap Imba.

Tak sampai disitu, Imba juga meminta pertanggung jawaban KPU untuk menginformasikan kepada masyarakat Manado selama 7 hari perihal kelolosan dirinya.

“Sampai saat ini banyak warga Manado tidak mengetahui kelolosan saya dipilwako Manado, 7 hari waktu yang akan saya minta ke KPU,” tandas Panglima yang turut didampingi istri tercinta Irawati Rogi -Saleh.

Ditempat terpisah para pendukung Paslon nomor urut 2 ini merasa senang dengan informasi yang menyebutkan Imba -Bobi menang di sidang PTTUN Makassar. Seperti halnya Tuty Marcus warga Sario yang juga memanjatkan syukur kepada Tuhan karena calon walikota dan Wakil Walikota menang.

“Makaseh Tuhan torang pe panglima Imba menang,” tuturnya.(Jimmy Lumingkewas)

Panglima Jimbaro Kunjungi Korban Karaoke Inul Vizta

Jimmy Rimba Rogi (Foto Suluttoday.com)

Jimmy Rimba Rogi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.Com – Musibah kebakaran yang terjadi di Kota Manado atau lebih tepatnya disalah satu pusat hiburan karaoke keluarga, Inul Vista Minggu (25/10/2015) pukul 00.45 WITA, turut mendapat perhatian serius dari Calon Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi dan Boby Daud.

Ketika usai menggelar kampanye tatap muka bersama warga Kelurahan Paal, Jimmy Rimba Rogi yang didampingi Istri Tercinta Ny Irawati Rogi – Saleh, Ssos langsung berkunjung ke salah satu korban meninggal dunia yang tak jauh dari lokasi kampanye, Senin (26/10/2015). Imba sapaan akrabnya bertatap muka langsung dengan keluarga dan langsung menyerahkan bantuan dana duka untuk dapat meringankan beban keluarga yang berduka.

”Bantuan ini semata-mata kiranya dapat membantu kaum keluarga yang ditinggalkan, karena tidak ada seorangpun yang dapat memprediksi kapan akan dipanggil oleh sang Mahakuasa, akan tetapi kita kembali berpedoman kepada ayat Alkitab, bahwa hidup adalah Kristus dan Kematian adalah suatu keuntungan,” ucap Imba.(Jimmy Lumingkewas)

Dirindukan Warga Manado, Oma Rugaya Berani Hadang Imba

Om Rugaya dan Imba saat bertemu (Foto Ist)

Om Rugaya dan Imba saat bertemu (Foto Ist)

MANADO – Ternyata kerinduan warga Kota Manado pada sosok Jimmy Rimba Rogi, mantan Wali Kota Manado ini begitu terlihat. Oma Rugaya Jamalin, seakan tak percaya saat bertemu Imba, sapaan akrab Rogi saat bertemu Imba. Informasi itu membuat perempuan berusia 63 tahun tersebut merasa terharu.

Dia pun memburu kebenaran informasi kedatangan Imba, sapaan putra Wineru di kampungnya tersebut. Satu per satu warga yang ditemui di jalan tak luput ditanyai. “Betul pak Imba ada datang? Ada lewat sini, betul…???” tanya Oma Rugaiya.

Impian dan rasa penasaran ingin bertemu Imba akhirnya terwujud. Melihat dari jauh tiga mobil konvoi bersama beberapa sepeda motor, dugaan Oma Rugaiya pun muncul dalam hati kecilnya. “Ini stow. Di mobil ini…” cerita perempuan beruban yang rambutnya diikat kain putih mirip bandanan itu.

Tak pelak, di depan mobil pertama Oma ini langsung membentangkan tangannya seolah tidak memperbolehkan melanjutkan perjalanan. “Mana Pak Imba…mana Pak Imba??” tanya Oma Rugaiya. “Pak Imba di mobil satu, di mobil kedua sana,” jawab Denny Tamaka, anggota polisi yang selama ini setia menjadi ajudan Imba.

Oma tersebut langsug menuju mobil putih Toyota Alphard yang ditumpangi Imba bersama istri tercinta Irawati Rogi-Saleh dan dua buah hati, Shelda serta Musa Beringin Belantara Rogi. Ronald Mapaliey, kerabat dekat Imba yang mengemudikan mobil tersebut buru-buru menginjak pedal rem mobil.
Melihat Oma Rugaiya berlari mendekati mobil, Imba pun langsung membuka pintu mobil depan kiri. Dia keluar bersamaan tanpa rasa canggung, Oma Rugaiya hanya dengan setelan daster merah langsung memeluk tubuh tambun Imba.

“Ini Pak Imba….??? Betul Pak Imba ini….???” Tanya Oma Rugaiya seakan tak percaya. “Iyo Oma… kita Imba, Imba ini,” jawab Imba. “Ohhhh kasiang pak Imba,” timpal Oma Rugaiya kembali memeluk Imba sambil menetaskan air mata.

Imba pun tak bisa menahan sedikit air matanya. Suaranya menjawab beberapa pertanyaan Oma Rugaiya sedikit terbata-bata karena menahan tangis. “So lama nda lihat pak Imba. Ada sehat -sehat pak? Mo bacalon kata (calon Wali Kota Manado),” tanya Oma Rugaiya lagi. “Kalo Tuhan sayang Oma… nanti torang bikin bae-bae ulang ini Manado,” jawab Imba lagi. (**/Iky Tukuboya)

KONI Sulut Bakal Fasilitasi Dualisme Pengprop PTMSI

GOR KONI Sulut

GOR KONI Sulut

MANADO – Untuk menyelesaikan permasalahan dualisme Pengurus Propinsi (Pengprop) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sulawesi Utara (Sulut), KONI Sulut siap memediasi pertemuan dua kubu. Hal tersebut dikemukakan Sekum KONI Sulut, Prof DR Henky Rogi MPd ketika menerima sejumlah komunitas olahraga tenis meja Sulut di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurut Rogi, KONI Sulut tidak bisa untuk mengambil alih permasalahan yang terjadi di tubuh PTMSI Sulut karena bertentangan dengan aturan. Namun, agar permasalahan di cabor tenis meja bisa secepatnya berakhir, KONI Sulut siap melakukan mediasi. “Agar permasalahan dua kubu kepengurusan PTMSI Sulut, kami akan mengundang beberapa orang yang memang merupakan komunitas tenis meja Sulut agar bisa melaksanakan pembentukan kepengurusan lewat aturan yang berlaku,” sebut Rogi.

Sejauh ini, lanjut Rogi, belum ada kepengurusan PTMSI Sulut yang mendapatkan legitimasi KONI Sulut. Artinya, jika hal itu terus berlarut-larut yang dirugikan adalah atlet-atlet yang selama ini berlatih di klub-klub. “Upaya KONI Sulut untuk memfasilitasi dualisme kepengurusan menjadi satu karena memikirkan pembinaan atlet di masing-masing klub. Kasihan jika ada klub yang membina atlet tapi berada di satu kubu dan pada saat kubu lain membuat kegiatan tidak bisa karena berbeda kepengurusan,” tukasnya.

KONI Sulut tidak akan memandang dua kubu yang berada di pusat karena yang dipikirkan adalah PTMSI Sulut. “Kami tidak akan berpihak kepada satu kubu karena yang harus diutamakan adalah pembinaan atlet di Sulut. Karena itulah, yang menjadi fokus pada saat memfasilitasi perbedaan antara dua kubu di kepengurusan PTMSI Sulut adalah bagaimana organisasi tenis meja di Sulut itu satu,” katanya lagi.

Seperti diketahui saat ini untuk kepengurus an cabang olahraga tenis meja di Sulut ada dua kubu yang berbeda dimana yang berada di bawah payung PTMSI versi Marzuki Alie dipimpin oleh Robby ‘Chong’ Kandouw sementara di kubu PTMSI versi Agroseno dipimpin oleh Ronny Lineleyan. Menariknya, dua kubu ini tidak mendapatkan rekomendasi dari KONI Sulut.(Don/Amas)

PON Remaja I Surabaya, Seluruh Atlet Sulut Lolos Keabsahan

Prof DR Henky Rogi MPd (Foto Don)

Prof DR Henky Rogi MPd (Foto Don)

MANADO – Seluruh atlet yang didaftarkan KONI Sulut untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja berhasil lolos di Tim Keabasahan. Dengan demikian, tidak ada atlet yang didaftarkan KONI Sulut tidak bisa ikut bertanding di iven pertama, yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, 09-16 Desember 2014 mendatang.

Informasi dari Sekretaris Umum (Sekum) KONI Sulut, Prof DR Henky Rogi MPd, untuk cabor sepakbola, dari 18 pemain yang didaftarkan seluruhnya berhasil lolos keabsahan. Demikian juga untuk atlet atletik, tenis meja, tenis lapangan, bulutangkis dan menembak, masing-masing dua atlet. Untuk cabor renang, empat atlet yang didaftarkan juga lolos tim keabsahan sementara cabor pencak silat dengan lima atlet juga tidak ada masalah.

”Yang pasti seluruh atlet Sulut yang didaftarkan seluruhnya berhasil lolos keabsahan dan siap untuk bertanding di PON Remaja,” tukas Rogi.(don/Amas)

iklan1