Tag: rolandy thalib

Terkait Penanganan Tarkam, Aktivis Pemuda Muslim Tantang Kapolda Sulut

Kapolda Sulut Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga (ist)

Kapolda Sulut Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga (ist)

MANADO – Gejolak konflik antar kampung atau yang sering kita kenal dengan Tarkam di Kota Manado akhir-akhir ini seolah menjadi hal biasa di Manado. Pasalnya, dari salah paham hingga berujung pada saling serang antar anak muda, berbagai pihak pun ikut memberikan sumbangsi pemikiran dan mengetahui akar persoalan pemicu konflik yang ada.

Menurut Rolandy Thalib SH, aktivis pemuda muslim Manado mengatakan bahwa konflik Panah Wayer di Manado disebabkan adanya konsumsi minuman keras yang berlebihan. ”Fenomena konflik Panah Wayer di Manado harus diselesaikan secara serius, bukan dengan Jargon Brenti Jo Bagate tapi tindakan penyelesaian konflik yang nyata dari pihak Kepolisian. Nah, penyebab utama konflik yang terjadi di Manado bukan karena sentimen semata, namun karena pengaruh konsumsi minuman keras dari para anak-anak muda ini,” ujar Olan sapaan akrab mantan Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado ini.

Lebih lanjut Olan menantang Kapolda Sulawesi Utara, Brigjen Pol. Jimmy Palmer Sinaga untuk dapat menyelesaikan Tarkam di Kota Manado. Bahkan menurut Olan sejauh ini Polda masih belum menseriusi kasus kasus Tarkam di Manado. Olan memberikan tawaran agar pihak Kepolisian dalam melakukan sweeping Sajam dilakukan secara maksimal.

”Kami segenap aktivis pemuda muslim Kota Manado menantang Kapolda Sulut untuk secepatnya menyelesaikan konflik Pahan Wayer di Manado. Harusnya sweeping Sajam dilakukan secara terus-menerus dibaik dirumah masyarakat, diangkutan umum, dan tempat-tempat tertentu yang rawan timbunya tawuran dan tindakan kriminal. Jika, Kapolda mampu menyelesaikan konflik Tarkam yang ada maka kami akan memberikan apresiasi,” tutur Olan yang juga alumnus Fakultas Hukum Unsrat Manado itu. (Amas Mahmud)

Dinilai Tak Berhasil, Affan Mokodongan Diminta Fokus Jadi DPRD

Affan Mokodongan (Foto Ist)

Affan Mokodongan (Foto Ist)

MANADO – Serangan terhadap Affan Mokodongan, Sekretaris Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Utara (Sulut) terus bergulir. Menurut Noho Poiyo, setelah sebelumnya beberapa aktivis OKPI melontarkan mengkritik, sebaiknya Affan fokus dalam menjalankan amanah dan memilih yang terbaik agar tidak terganggu konsentrasinya.

Affan Mokodongan yang saat ini menjabat Sekretaris Umum KNPI Sulut, tidak lain adalah representasi kaum muslim. Beliau juga merupakan anggota DPRD Provinsi Sulut, bila diamati memang tidak efektif kerjanya selama kurang lebih dua tahun ini di KNPI Sulut. Affan tidak pro-aktif, dia harusnya memilih, apakah sebagai anggota DPRD Provinsi atau Sekum KNPI Sulut. – Noho Poiyo, Wakil Ketua KNPI Sulut dan aktivis Organisasi Kepemudaan Islam Sulut.

Tambah Noho yang juga Ketua Lembaga Pemberdayaan Pedagang Mandiri (LP2M) Manado ini saat ditemui di Jarod, Sabtu (4/10/2014) bersama Rolandy Thalib dan beberapa aktivis OKPI lainnya menyebutkan sebaiknya Mokodongan yang juga anak dari Sekretaris Provinsi Sulut ini mengambil sikap tegas agar lebih maksimal menjalankan tugasnya.

”Jujur saja kalau seperti ini kinerjanya Affan, sebaiknya mundur saja dari Sekretaris KNPI. Masih banyak yang lebih berkompetensi dibanding dirinya, kelihatannya Affan gagal sebagai Sekum KNPI, baiknya dia mengabdi saja sebagai anggota DPRD Provinsi Sulut,” terang Noho pada Suluttoday.Com. (AmasMahmud)

iklan1