Tag: rotinsulu

BLK Bitung Bakal Ketambahan Asrama

Rotinsulu saat mendampingi tim verifikasi (FOTO Ist)

BITUNG, Suluttoday.com – Guna mendukung program pelatihan kerja, BLK Bitung memerlukan tambahan penunjang seperti asrama. Terpantau media ini Jumat (26/07/2019), Tim Verifikasi dari Kementerian PUPR melakukan peninjauan lokasi pembangunan asrama dan didampingi oleh Kepala BLK Bitung, Rahel Ruth Rotinsulu SSTp MSi.

Rotinsulu saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya menawarkan 5 lokasi untuk pembangunan asrama setinggi 3 lantai dan keputusannya berada pada tim verifikasi berdasarkan luas lahan dan kontur tanah.

Rotinsulu mengharapkan proses  bisa berjalan lancar sehingga program-program pelatihan kerja mendukung ODSK akan semakin banyak digelar di BLK Bitung.(cat)

Bangun Manado, Lumentut Juga Terinspirasi dari Penderita Difabel

Wali Kota GSVL, Mor Bastiaan dan Denny (Foto Suluttoday.com)

Wali Kota GSVL, Mor Bastiaan dan Denny Rotinsulu (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Upaya pemerintah Kota Manado, seperti yang dilakukan DR GS Vicky Lumentut, selaku Wali Kota Manado untuk membantu dan mensejahterakan warga Kota Manado tentunya. Kali ini, Vicky Lumentut terinspirasi penderitaan penyandang Difference Ability (Difable) seorang yang memiliki kemampuan berbeda, Denny Rotinsulu warga Karombasan Selatan Manado, yang sejak berumur Dua tahun akibat Polio.

Menyebabkan hati nurani GSVL tersentuh untuk memprogramkan khusus fasilitas bantuan dan santunan sosial bagi penyandang Disability. Tentunya, ini kabar menggembirakan bagi para penyandang Difable yang ada di Kota Manado.

Gagasan brillian itu tercetus saat GSVL, Rabu (23/09/2015) kemarin, mendatangi dan melihat langsung bagaimana penderitaan Denny yang kesehariannya berprofesi sebagai penjual Koran keliling kota dengan hanya mengandalkan sepatu boots dan kursi roda terlihat bahagia menyambut kedatangan GSVL bersama Mor Bastiaan.

Ada hal luar biasa, Denny dengan keterbatasan fisiknya, mampu menjadi tulang punggung bagi keluarga mereka. Karenanya untuk memudahkan dirinya beraktivitas, Denny dalam kesempatan itu mengajukan permohonan bantuan ke Pemkot Manado.

Sayangnya, Pemkot Manado belum memprogramkan bantuan bagi penyandang Disability. Alhasil, GSVL secara pribadi berinisiatif untuk membantu Denny secara pribadi dengan mengadakan satu unit kursi roda.

Suasana haru bercampur gembira terpancar jelas diraut wajah Denny, yang meskipun agak kurang jelas berbicara. Bersama orang tua dan adik-adiknya, keluarga ini menyatakan sangat berterima kasih atas kepedulian dan perhatian Wali Kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut terhadap kaum penyandang Difable.

”Terlebih sudah berkunjung langsung ke rumah kami. Ini merupakan penghargaan yang tak ternilai dari Walikota kepada warganya,” ujar Hendrik Rotinsulu ayah Denny.

Kemudian, aksi simpati kemanusiaan inipun membuat warga sekitarnya terharu dan memberi apresiasi dengan appalus atas kepedulian GSVL yang datang bersama Mor Bastiaan ini ikut menguatkan Denny dan keluarga. (Tim Redaksi)

Dinas Kehutanan Sulut Kecam, Bakal Hentikan Aktivitas PT Sanmas

Kendaraan tambang PT Sanmas yang sedang beroperasi (Foto Ist)

Kendaraan tambang PT Sanmas yang sedang beroperasi (Foto Ist)

MANADO – Protes warga Lingkar Tambang PT Sanmas Mitra Abadi, Kabupaten Bolmong Timur (Boltim), khususnya masyarakat di Desa Buyat Bersatu yang bertekat menolak adanya perusahan pertambangan ‘illegal’ tersebut tidak hanya bergerak sebelah tangan. Masyarakat meminta pemerintah agar menghentikan aktivitas tambang illegal yang masuk kawasan hutan lindung.

Keluhan warga tidak hanya ditampung Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manado, tapi juga mendapat respon oleh Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Hal tersebut sperti yang disampaikan Herry Rotinsulu, Kepala Dinas Kehuatan Sulut, kepada wartawan menegaskan bahwa di hutan lindung Desa Bukaka diduga sedang terjadi aktivitas pertambangan.

“Saya sudah meminta Dinas terkait di Kabupaten Boltim agar turun melakukan penelitian,” tutur Rotinsulu.

Tambah Rotinsulu menjelaskan kalau saat ini ada aktivitas perusahan ambang tersebut yakni PT Sanmas Mitra Abadi (PT Kutai), sedang dihentikan sementara sambil menunggu laporan dari Dinas setempat.

“Jika memang terbukti benar bahwa aktivitas mereka masuk dalam kawasan hutan lindung, kami akan hentikan secara total,” ujar Rotinsulu, Sabtu (22/8/2015) siang tadi.

Selain itu Dishut Sulut juga sudah melakukan pencitraan lewat satelit untuk mengetahui soal keberadaan lokasi aktivitas tambang tersebut. “Pencitraan satelit tak pernah berbohong,” katanya.

Sekedar diketahui, keberatan warga tersebut terkuak setelah beberapa waktu lalu masyarakat Desa Buyat Bersatu mendatangi Kantor Lembaga Bantuan Hukum Kota Manado yang bermohon agar lembaga ini memediasi mereka terkait aktivitas penambanagan ilegal di desanya.

Akhirnya, perwakilan warga yang berjumlah puluhan ini dipimpin oleh Dedi Ani dan Urip Modeong mendatangi BLH dengan tujuan agar aktivitas tambang PT Sanmas Mitra Abadi dihentikan segera karena dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat Buyat, dan Boltim pada umumnya. (Amas Mahmud)

iklan1