Tag: rpjm

Wujudkan Visi Manado Cerdas 2021, Ini Program 100 Hari GSVL-MOR

Wali Kota GSVL memaparkan visi misi dan program 100 hari (Foto Suluttoday.com)

Wali Kota GSVL memaparkan visi misi dan program 100 hari (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Pemerintah Kota Manado dibawah kepemimpinan Dr GS Vicky Lumentut dan Mor Dominus Bastiaan, SE, berencana memajukan Kota Manado dengan konsep CERDAS. Hal ini sebagaimana disampaikan GSVL sapaan akrab Lumentut, Rabu (25/5/2016) di ruang aula serbaguna kantor Wali Kota Manado.

Wali Kota bersama Wakil Wali Kota dalam sosialisasi Discussion Visi Misi Walikota dan Wakil Wali Kota Priode 2016-2021 yang dilaksanakan Rabu, 25 Mei 2016 Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.

Dengan Visi: Manado Cerdas 2021, dan Misi diambil dari CERDAS itu sendiri:
1. Cendikiya
2. Ekowisata
3. Religius
4. Daya saing
5. Aman nyaman
6. Sehat sejahtera

Wali Kota dan Wakil Wali Kota mempunyai 8 Program unggulan yaitu:
1. Dana sosial bagi lansia, difabel, dan santuna kematiyan
2. Program peningkatan kwalitas layanan pengobatan gratis Progran UC Cerdas (Universal Covarage)
3. Peningkatan kwalitas Program Pembangunan berbasis Wilayah, Lingkungan (PBL Mapalus) termasuk peningkatan PRO-Kamling dan Pembagunan ruang Publik (RTH dan RTNH).
4. Peningkatan kesehtraan PNS dan non PNS termasuk peningkatan Honor, Guru Bantu, kebersihan, dan Kepala Lingkungan
5. Meningkatkan Insentif bagi para Rohaniyawan.
6. Dana bantuan khusus Pendidikan yaitu Mitra bantuwan dana riset bagi Peniliti dan Dosen Perguruan Tinggi, Beasiswa Pendidikan bagi Siswa yang kurang mampu, SD SMP SMA dan Beasiswa S1 perlingkungan, S2 per Kelurahan, dan S3 per Kecamatan.
7. Pemperkuat program” Good Governance” dan “Clean Govertment” dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan kwalitas pelayanan Publik satu atab secara Online berbasis sitem dan informasi.
8. Pelatihan dan sertivikasi Tenaga Kerja serta Program pengembangan kreativitas Pemuda dibidang Seni, Olahraga, Budaya dan Teknologi.

  • Adapun Program Kerja 100 Hari Walikota dan Wakil Walikota, mulai tanggal 9 Mei sampai 100 Hari kedepan, adalah:
    – Sosialisasi Visi Misi Walikota-Wakil Walikota Manado 2016-2021
    – Pembentukan Panitia Seleksi Pejabat EselonII
    – Pembenahan Pelayanan Perizinan di BP2T
    – Disentralisasi beberapa tugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan ke Kecamatan
    – Pembenahan Pasar Bersahati, Pinasungkulan, Bahu, Tuminting dan Lililoyor
    – Pemantapan Program Universal Coverage (UC Cerdas) di beberapa Rumah Sakit
    – Evaluasi Kerja
    – LKPJ 2015
    – Penyusunan RPJMD 2016-2021
    – Konsultasi dengan DPRD tentang Program Legislasi Daerah
    – Melanjutkan pembebasan Pembangunan jalur hijau untuk pejalan kaki dan tepiyan jalan
    – Memantapkan Program PBL Mapalus
    – Menyelasaikan Pembangunan Taman Berkat (Godbless Park)
    – Merapikan Pepohonan dan menhijaukan tepi tepi jalan utama serta membuat penghijawan disetiyap lahan
    – Menertipkan lahan PKL
    – Menrtipkan Pengemis dan Gelandangan
    – Mengaktifkan dan menata kembali Program santunan Duka
    – Peningkatan kwalitas SDM, aparat Pol PP, Petugas LLAJ Dinas Perhubungan
    – Sosialisa dan pelaksanaan Program Bendi Wisata Manado dan Car Free Day akan dilaksanakan kembali setiap Hari Minggu Jam 6-9 pagi. (*/Amas)

Jane Mendur: Stok Beras di Sulut Masih Aman

Kantor-Gubernur1 Kantor pemerintah provinsi Sulawesi Utara

Kantor pemerintah provinsi Sulawesi Utara

MANADO – Kepala Biro Perekonomian Setda provinsi Sulut Jane Mendur SE menegaskan stok beras di provinsi Sulut cukup banyak tersedia di pasaran, walaupun secara nasional produksi beras sedikit mengalami penurunan akibat dipengaruhi cuaca.

Hal ini disampaikannya setelah mendapat laporan para Kepala bagian Ekonomi kabupaten/Kota se- Sulut pada Rakor dalam rangka kapasitas pertanian khususnya padi, jagung dan kedelai di ruang Ex WOC kantor Gubernur, Selasa (24/2/2015) siang tadi.

“Saya tegaskan bahwa stok beras di sulut masih aman karena banyak tersedia di pasaran,” ucap Mendur.

Ketika disinggung soal maraknya pemberitaan yang menyebutkan dibeberapa daerah harga beras mengalami peningkatan yang signifikantanpa ada informasi resmi dari pemerintah sebelumnya, Mendur menduga itu merupakan permainan dari pedagang.

“Saya memang  sudah mendengarkan adanya spekulan pedagang yang memainkan harga beras tersebut dengan menaikan secara sepihak. Dan saya sudah mengimbau kepada Kabag Ekonomi di kabupaten/Kota untuk menindaklanjuti hal ini dengan melakukan operasi pasar di titik-titik rawan. Tim pengendali invlasi akan melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota,” jelasnya.

Lebih jauh Mendur menjelaskan, sesuai dengan RPJM Nasional terkait dengan ketahanan Pangan, maka Presiden Jokowi telah mencanangkan dalam 3 tahun pertama Indonesia sudah harus swasembada beras, jagung dan kedelai.

“Mari kita sama-sama menyukseskan program Presiden ini,” ajaknya.

Sementara itu terkait dengan harga cengkih yang disebut-sebut mengalami penurunan saat datangnya panen dari harga Rp.130 ribu menjadi Rp.120 ribu per kilogram , Mendur tak menampik hal itu.

“Secara alamia apabila datangnya panen raya, maka dipastikan harga dipasaran akan mengalami penurunan. Ini sudah menjadi hukum ekonomi yang berlaku. Tapi itu tidak akan berlaku lama,” katanya.

Karena itu Mendur berharap para petani tidak terburu-buru menjual cengkihnya. “Panen rayakan akan berlangsung sekitar bulan Mei, Juni dan Juli. Jadi jual lah sesuai kebutuhan yang diperlukan sedangkan yang lainnya disimpan dulu,” tukasnya.

Sedangkan menyangkut Sosis busuk yang ditemukan salah satu konsumen di pasar swalayan Multi Mart samping Bank Sulut baru-baru ini, Mendur mengakui telah mendapat informasi tersebut dari masyarakat. “Pemprov akan mengadakan koordinasi terlebih dahulu dengan Balai Besar POM Manado. Dan kami akan memanggil distributor sosis tersebut, “ tegasnya.

Mendur pun mengimbau agar masyarakat agar berhati-hati saat membeli produk-produk manakan di pasaran. “Lihatlah masa kadaluarsa saat membeli produk-produktersebut. Ini demi kesehatan kita, “ tandasnya. (**/Amas Mahmud)

iklan1