Tag: RS Advent Teling

Wali Kota Manado Bertindak Cepat, Bantu Biaya Rumah Sakit Opa Nabu

Opa Dini Nabu saat berada di rumah sakit (Foto Ist)

Opa Dini Nabu saat berada di rumah sakit (Foto Ist)

MANADO – Setelah mendengarkan informasi terkait keberadaan Opa Dini Nabu warga Kecamatan Wanea, Wali Kota Manado, DR. GS Vicky Lumentut langsung bertindak cepat membantu Opa Nabu yang dalam keadaan sakit. GSVL sapaan akrab Lumentut yang sedang berada di Jakarta langsung memerintahkan instansi terkait bertindak membantu Opa Nabu.

Hal tersebut seperti disampaikan Kadis Kesehatan Kota Manado, dr Robby Mottoh bahwa Wali Kota GSVL sapaan akrab Lumentut memerintahkan agar dirinya mengawal langsung dan membawa Opa Nabu ke Rumah Sakit (RS) serta dibiayai seluruh kebutuhan di Rumah Sakit.

“Saat Pak Wali Kota Vicky Lumentut menghubungi dan memberikan petunjuk, kami langsung mendatangi Opa Nabu di kos-kosan dan segera membawa beliau ke RS Advent Teling. Dan saat ini Puji Tuhan, lewat pemasangan alat Infus dan pengobatan lainnya kondisi Opa Nabu mulai stabil dan tampak ceria lagi,” kata dr Mottoh.

Pemkot Manado melalui program Universal Coverage (UC/kesehatan gratis), lanjut Mottoh yang selama ini dirasakan sangat membantu warga kurang mampu di Ibukota Propinsi Sulawesi Utara Kota Manado tersebut.

Sementara itu, Kadis Sosial Kota Manado Drs Frans Mawitjere, Opa Nabu tidak perlu khawatir lagi saat akan keluar rumah sakit ketika akan menjalani hidupnya. Dimana, lewat arahan langsung Pak Walikota Lumentut. Pihaknya sudah mempersiapkan lokasi guna menampung Opa Nabu, yakni ke tempat Panti yang merupakan binaan Dinas Sosial Kota Manado selama ini.

“Pokoknya tak ada masalah nantinya, jika Opa Nabu keluar rumah sakit. Baik tempat tinggal, makanan, hingga pakaian, semuanya akan terlayani dengan baik oleh Dinas Sosial. Karena program Lansia, termasuk salah satu dari 8 Program Cerdas yang di kumandangkan Pemimpin Cerdas GSVL-MOR hingga lima tahun kedepan,” ujar Mawitjere.

Diketahui sebelumnya, melalui pemberitaan media massa diketahui Opa Dini Nabu (75), terlantar tak berdaya dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Selain tak memiliki keluarga dan hanya sendiri tinggal di kamar kost yang dibayarnya tiap bulan sebesar Rp 250 ribu lewat jerih payahnya menjual koran.(*/Amas)

iklan1