Tag: ruland sandag

Peduli Warga Terdampak Covid-19, KNPI Mitra Bagikan Ratusan Paket Sembako

Kegiatan Baksos DPD KNPI Mitra

Ratahan, Suluttoday.com – Dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), melakukan bakti sosial (Baksos) bersama Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Utara (Sulut) melakukan penyemprotan disinfektan, bagi-bagi masker gratis, pembagian ratusan sembako (beras, telur, mie instan dan minyak goreng) bagi masyarakat kurang mampu dan lansia.

Kegiatan ini dirangkaikan juga dengan sosialisasi pencegahan covid-19 melalui pemasangan baliho. Ketua DPD KNPI Mitra Ruland Sandag mengatakan, kehadiran KNPI melalui kegiatan bakti sosial tak lain adalah wujud komitmen KNPI Mitra untuk membantu pemerintah ditengah situasi pandemic sekarang ini.

“Tidak hanya KNPI, saya yakin siapa pun kita sudah pasti punya keiinginan yang sama untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona di daerah ini,” kata Sandag disela Baksos.

Sandag menegaskan, dalam upaya memerangi covid-19 rasa persatuan dan kesadaranlah yang mampu mengakhiri semua persoalan yang berhubungan dengan darurat kesehatan masyarakat akibat virus ini.

“Terima kasih kepada Bupati James Sumendap, selaku penasehat KNPI Mitra yang terus memberikan suport dan dukungan yang nyata. Apa yang kami lakukan selama ini bagian dari teladan yang telah ditunjukan senior James Sumendap,” ucap Sandag sembari menyampaikan ucapan yang sama kepada penasehat KNPI Mitra Tonny Hendrik Lasut, BIN, para pejabat, serta seluruh donatur yang sudah ikut membantu.

Penyemprotan disinfektan serta pembagian masker dimulai dari Kecamatan Touluaan, Pasan dan berakhir di Kecamatan Ratahan. Sasarannya yakni pasar, pertokoan, perkantoran, perbankan, polsek hingga Mapolres Mitra. “Sedangkan pembagian sembako dilakukan secara simbolis kemudian akan dibagikan oleh para pengurus di 18 desa yang tersebar di Kecamatan Touluaan Selatan, Touluaan, Silian Raya, Tombatu Timur, Pasan, Ratahan dan Ratatotok,” jelas Sandag.

Sandag pun berharap, masyarakat dapat mengikuti anjuran pemerintah dengan cuci tangan di air mengalir memakai sabun, tetap menggunakan masker bila bepergian, diam di rumah dan menerapkan sosial distancing (jaga jarak) agar tidak terpapar covid-19. “Nantinya kedepan kami akan melakukan kegiatan yang sama,” tukas Sandag sembari mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada teman-teman DPD KNPI Mitra yang sudah bersama-sama terlibat dalam kegiatan baksos sehingga boleh berjalan sukses.

(Hengly Langoy)

Sumendap Tegaskan di Mitra Cuma Ada Satu KNPI

Bupati James bersama pengurus KNPI Mitra (FOTO Suluttdoay.com)

RATAHAN, Suluttoday.com – Bupati James Sumendap SH, menyatakan kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) hanya ada satu. Yaitu kepengurusan dibawah kepemimpinan Ruland Sandag. Hal ini ditegaskan Sumendap disela-sela rapat bersama dengan seluruh insan pers yang ada di Mitra, Selasa (26/11/2019) kemarin.

“Saya dengar di tingkat pusat sudah ada beberapa versi KNPI, bahkan tiga sampai empat. Tapi saya tegaskan di Kabupaten Minahasa Tenggara cuma ada satu KNPI, karena saya juga bertanggung jawab terhadap KNPI,” tegas Bupati Sumendap yang juga Ketua Pembina KNPI Mitra.

Sumendap juga mengatakan, sepenuhnya memberikan kebebasan bagi KNPI untuk menjalankan tugas-tugas keorganisasian dan program kerja. Dalam pertemuan tersebut, Sumendap pun berharap KNPI terus menjadi mitra strategis dan berkomitmen menjadikan pemuda sebagai pilar pembangunan. Ketua DPD KNPI Mitra, Ruland Sandag, berterima kasih dan mengapresiasi apa yang ditegaskan Bupati James

Sumendap dalam merespon dinamika kepemudaan yang ada, baik pusat, provinsi juga sampai di daerah khususnya di Mitra.

“Ini sesuatu yang sangat luar biasa, dimana mendapat respon tegas dari Bupati James Sumendap. Ketika terjadi dinamika pada institusi kepemudaan, pak Bupati lebih rasional melihat keabsahan soal kepengurusan yang sah. Kami berharap, pemerintah pusat dan provinsi jangan diam saja, harus arif dan bijak seperti Bung James Sumendap melihat dan menterjemahkan dalam mempersatukan institusi kepemudaan yang ada,” cetus Sandag. (Hengly Langoy)

iklan1