Tag: rum usulu

Gelaran Hari Patriotik 23 Januari KKIG Manado Resmi Dimulai

Sesi foto bersama usai acara pembukaan (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pembukaan kegiatan akbar bagi warga Manado asal Gorontalo resmi dihelat. Tepatnya, Minggu (19/1/2020), dilangsungkannya acara pembukaan yang berlokasi di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Kota Manado. Kegiatan bertema Hari Patriotik 23 Januari itu digelar, pengurus Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Cabang Manado.

Saat menyampaikan sambutan, Hery Anwar, S.IP selaku Ketua Panitia pelaksana menyampaikan kesiapan pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan atas kerja sama dengan pemerintah Gorontalo tersebut. Tidak hanya itu, Heri memberi apresiasi dan menyampaikan terima kasih atas kontribusi berbagai pihak, utamanya warga Gorontalo di Manado sehingga kegiatan tersebut dapat dilaksanakan.

”Kita punya rundown acara, dimana setelah pembukaan, berbagai lomba dilakukan. Kali ini yang akan menghebohkan dan mengundang perhatian publik adalah Lomba Idol. Para kontestannya yaitu putra-putri Manado asal Gorontalo, Dewan Juri yang kita undang dari kalangan profesional yang biasa menjadi juri Idol. Panitia sudah begitu siap atas gelaran acara ini, tentu dengan memaksimalkan segala potensi. Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh bantuan berbagai pihak, hingga kegiatan pembukaan ini berjalan lancar. Kita akan melaksanakan rangkaian kegiatan ini beberapa hari, ada juga temu tokoh Gorontalo yang dilaksanakan di Lapangan Sparta Tikala Manado, Jalan Sehat, dan ragam kegiatan lainnya,” ujar Hery yang juga Lurah Kampung Islam Kecamatan Tuminting Manado ini.

Suasana pembukaan kegiatan KKIG Manado (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, Ketua KKIG Manado Hi Amir Liputo, SH pada sambutannya meksistensi bahwa warga KKIG menantiasa mengamalkan slogannya untuk menyatuhkan seluruh warga Manado asal Gorontalo. Selanjutnya, warisan dan semangat patriotik yang pernah ditunjukkan para leluhur Gorontalo akan terus diamalkan generasi saat ini.

”Alhamdulillah kita terus menghidupkan kebersamaan. Atas semboyang yang jauh didekatkan dan yang dekat dieratkan, membuat kita makin kokoh dalam persatuan. Mari bersatu, jangan saling menjatuhkan sesama anak Gorontalo. Kita harus mewariskan semangat para leluhur terutama dalam urusan perjuangan, membantu orang lain dan berkorban untuk banyak orang. Kita selalu didepan menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Dan faktanya itu terjadi, bahwa kini banyak warga Manado asal Gorontalo mampu mewarnai segala aspek pembangunan di Manado, sampai Provinsi Sulawesi Utara,” tutur Liputo yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara itu.

Jadwal lomba seni budaya Gorontalo (Foto Suluttoday.com)

Kegiatan ini resmi dibuka KKIG Provinsi Sulawesi Utara, dan dihadiri seluruh DPAC se-Kota Manado. Hadir Bandayo KKIG Manado, H. Rum Usulu, Boby Daud anggota DPRD Manado, Suyanto Yusuf anggota DPRD Manado, Ulyas Taha, Irma Hunta.

Ikut hadir pula pemerintah Kabupaten Gorontalo, Bupati Prof Nelson Pomalingo yang diwakili jajaran Dinas Pariwisata, Gorontalo. Pemerintah Kota Manado, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta para undangan dari KKIG Bitung, serta pimpinan-pimpinan Ormas, maupun pimpinan Organisasi Paguyuban lainnya yang ada di Manado. (*/Amas)

Tampil Beda, KKIG Siap Meriahkan Manado Fiesta 2019

H. Amir Liputo dan pengurus KKIG Manado saat menyukseskan Manado Fiesta tahun lalu (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pengurus Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Kota Manado terus berperan aktif mewujudkan partisipasi pembangunan di daerah yang mendapatkan predikat Kota Sangat Toleran di Indonesia ini. Dalam rangka perayaan iven Manado Fiesta 2019, KKIG Manado yang dipimpin H. Amir Liputo, SH.,MH selaku Ketua ini mengambil bagian turut menyukseskan agenda akbar yang telah dilaksanakan 3 tahun tersebut.

Saat diwawancarai, Amir yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyampaikan kesiapan pihaknya untuk memeriahkan iven Manado Fiesta. Menurut Amir, konsep Manado sebagai Kota yang Rukun, toleran dan menjadi Rumah Besar masyarakat merupakan gagasan serta terobosan yang luar biasa dari Wali Kota, DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota, Mor Dominus Bastiaan, SE yang wajib terus disupport.

”KKIG Manado telah berkomitmen, terutama disaat kepemimpinan saya yaitu kita mendukung penuh pembangunan di Kota Manado. Partisipasi pembangunan disegala dimensi kehidupan masyarakat kita wujudkan, apalagi warga Manado asal Gorontalo disini sangat banyak, ya secara bersama-sama kita menyukseskan Manado Fiesta 2019 ini. Tahun lalu juga kita ikut berpartisipasi, di tahun 2019 ini juga sama, kita akan tampil luar biasa dalam karnafal Manado sebagai Rumah Besar,” ujar Amir tegas.

Pakaian adat yang ditampilkan KKIG Kota Manado (FOTO Ist)

Sementara itu, hal senada juga ditambahkan Hery Anwar, S.IP sebagai koordinator barisan karnafal saat hari H pelaksanaan Manado Fiesta, Sabtu (27/7/2019) menyampaikan kesiapan tim. Hery yang juga Lurah Maasing Kecamatan Tuminting Kota Manado itu mengungkapkan bahwa warga KKIG Manado sangat antusias mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

”Kita berpartisipasi sudah siap 100% untuk menyukseskan Manado Fiesta 2019. Dalam mensukseskan Manado Fiesta 2019, KKIG Manado ikut terlibat di dalam kegiatan rumah besar dimana didalamnya ada pawai karnaval dan delegasi KKI Kota Manado menggunakan pakaian adat gorontalo lengkap,” kata Hery saat ditemui Suluttoday.com, di Masjid Raya Ahmad Yani Manado, Jumat (26/7/2019).

Warga KKIG Manado begitu bersemangat dalam semarak Manado Fiesta (FOTO Ist)

Tambah Hery, adapun barisan tersebut dipimpin langsung oleh Bandayo H. Rum Usulu dan Ketua KKIG Kota Manado Haji Amir liputo, dan untuk tahun 2019 ini Pengrs Pust KKIG berkesempatan ikut dalam rombongan pawai karnaval yakni Ketua Umum KKIG, Haji Syafrudin Mosii. (*/Redaksi)

Mokoagouw Buka Taman Keluarga Harganas XXV

Taman Keluarga Harganas XXV resmi dibuka (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Sulut, Dr Bahagia Mokoagouw menghadiri sekaligus membuka taman keluarga dalam rangka Harganas XXV tahun 2018, dikawasan Megamas Manado, Selasa (03/07/2018).

Dalam sambutannya Gubernur berharap kehadiran taman keluarga ini dapat memeriahkan pelaksanaan peringatan Harganas ke-XXV di Provinsi Sulawesi Utara, sekaligus mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan keluarga ke arah semakin baik dan sejahtera.

Keluarga merupakan wahana utama bagi pewarisan peradaban dan budaya bangsa, karena di dalam keluargalah dibentuk dan dipraktekkan nilai-nilai dasar hubungan antar manusia. Taman keluarga dimaksudkan untuk bentuk sosialisasi program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBK) sebagai ujung tombak upaya membangun keluarga indonesia yang sejahtera dan berdaya saing kemudian harus senantiasa didukung pelaksanaannya dari setiap aspek, termasuk dangan mensukseskan pelaksanaan agenda taman keluarga ini.

Mengakhiri sambutannya Pemerintah Provinsi Sulut mengajak segenap pihak untuk ikut bersinergi memanfaatkan seoptimal mungkin kehadiran taman keluarga ini. Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi bidang KS-PK BKKBN RI Dr M Yani, Plt Sekkot Manado Drs Rum Usulu, perwakilan BKKBN Sulawesi Utara. (Cat)

Ada Kepala PD ‘Gagal Paham’, WAWALI MOR Berikan Ketegasan Pahami Program

Wawali MOR ketika memberikan sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Senin (28/5/2018), Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan SE mewakili Wali Kota DR Ir GS Vicky Lumentut  membuka kegiatan Rapat Pimpinan (Rapim) Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) 2018 triwulan I Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (28/05) pagi hingga siang tadi.

Dalam sambutannya, Wawali Mor Bastiaan menegaskan Kepala Perangkat Daerah (PD) harus memahami dan menguasai program kerja di instansinya. Agar tidak terjadi kesalahan berulangkali dalam penginputan data realisasi fisik dan keuangan.

“Sampai hari ini masih banyak kepala Perangkat Daerah yang kurang paham dengan program kerjanya. Harusnya kepala perangkat daerah itu mampu menguasai program serta pelaksanaan kegiatan dan penginputan data harus dikontrol. Jangan ada kesalahan yang terjadi berulang-ulang setiap tahun. Ini harus menjadi perhatian khusus kita bersama,” ujar Wawali Mor.

Menurutnya, dirinya dan Wali Kota Vicky Lumentut selalu melakukan monitoring terhadap kinerja aparatur pemerintah khususnya penyerapan anggaran. Apalagi, tahun 2018 ini Pemkot Manado telah bertekad melakukan perubahan dengan akan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kita sudah tekadkan bersama untuk meraih opini WTP dari BPK. Makanya, kami dorong setiap Perangkat Daerah untuk bekerja optimal. Meski sibuk, seorang kepala Perangkat Daerah harus menjadikan capaian realisasi fisik dan keuangan sebagai top prioritas. Karena, data yang diinput para operator itu tidak dapat dirubah dan menjadi data akurat di Badan Keuangan,” tukas Wawali Mor Bastiaan.

Johnli Tamaka SE ketika memberikan sambutan (FOTO Ist)

Selain itu, menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) selaku Ketua Tim EPRA Kota Manado Johnli Tamaka SE, membeberkan data target anggaran, realisasi fisik maupun keuangan masing-masing perangkat daerah dilingkup Pemkot Manado.

“Apa yang kami tampilkan ini merupakan hasil input dari masing-masing operator dari masing-masing perangkat daerah. Antara target dan realisasi harua realistis,” kata Tamaka dalam sambutannya.

Dari hasil evaluasi tersebut terdapat lima Perangkat Daerah yang realisasi keuangannya tertinggi maupun terendah berdasarkan klasifikasi mulai dari dinas/badan, bagian sampai kecamatan.

“Rata-rata realisasi anggaran Perangkat Daerah sampai dengan 31 Maret 2018 baru mencapai 8,83 persen dari target anggaran sebesar Rp1.887.244.812.000. Saya akan sampaikan lima Perangkat Daerah yang realisasi anggarannya tertinggi dan terendah untuk menjadi bahan evaluasi pada triwulan kedua nanti,” ujar Tamaka.

Peserta EPRA ketika mengikuti kegiatan di aula kantor Walikota Manado (FOTO Ist)

Berdasarkan paparan Ketua TEPRA, pada realisasi anggaran triwulan I Dinas Pangan berada pada posisi tertinggi yakni 20,79 persen. Perangkat Daerah terendah adalah Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) yang hanya mencapai 0,99 persen.

Sementara itu, dilingkup Sekretariat Daerah Kota Manado, Bagian Keuangan menempati posisi tertinggi realisasi keuangannya yakni 24,04 persen, dan posisi terendah Bagian Kesejahteraan Rakyat 2,83 persen. Ditingkat kecamatan, terdapat Kecamatan Mapanget realisasi keuangannya tertinggi yakni 24,97 persen, posisi terendah ditempati Kecamatan Bunaken 11,59 persen.

“Triwulan satu untuk kedepan harus diperhitungkan targetnya, jangan sampai pasang tinggi-tinggi padahal biasanya pada triwulan satu masih pada tahap pelelangan sehingga tidak tercapai,” tutur Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu.

Rapim EPRA triwulan I dipimpin Wawali Mor Bastiaan didampingi Plt Sekda Rum Usulu, Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, Kepala BPKAD Johnly Tamaka, Kabag Pembangunan Sterry Akay ST dan diikuti kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemkot Manado.

Kemudian, sekedar diketahui, sejumlah Kepala PD yang tidak hadir dalam Rapim EPRA mendapat perhatian serius Wawali Mor. Hadir pula Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH.,MH. (*/Redaksi)

Safari Ramadhan di MALALAYANG, Wali Kota GSVL Ingtakan Warganya Waspadai Terorisme

Wali Kota GS Vicky Lumentut menyampaikan sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dalam agenda Safari Ramadhan 1439 Hijriyah tahun 2018 yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di Masjid Jami’Azzidin, Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang, Selasa (22/5/2018). Dihadiri Wali kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, ratusan jamaah masjid yang terletak di jalan Sea itu, mengaku sangat senang dikunjungi orang nomor satu di Manado tersebut.

”Kalau tidak salah, sudah tiga kali Pak Walikota Manado datang ke Masjid Jami’Azzidin. Sehingga, sebagai warga masjid, kami tentunya sangat berterima kasih atas semua perhatian yang diberikan Pak Walikota dan jajaran pemerintah di Kota Manado,” ujar Imam Masjid Jami’Azzidin H Husein Peju.

Selanjutnya, Wali Kota Vicky Lumentut dalam sambutannya mengajak umat Muslim dan masyarakat di Kecamatan Malalayang dan Kota Manado untuk merapatkan barisan melawan aksi terorisme yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, tidak ada agama yang mengajarkan untuk membunuh orang tak bersalah. Bahkan, semua agama mengedepankan kedamaian dan kerukunan diantara sesama manusia.

”Saya percaya, tidak ada satu agamapun yang mengajari untuk membunuh orang-orang yang tidak bersalah. Sehingga, kita perlu bersatu melawan aksi-aksi terorisme yang membuat resah dan membuat ketakutan ditengah masyarakat Indonesia. Mari kita bersatu tanpa memandang agama, suku, ras, kita ciptakan suasana yang aman dan damai di Kota Manado,” tutur Lumentut.

Jelang buka puasa bersama di Malalayang (FOTO Ist)

Lanjut dikatakan Wali Kota Manado dua periode yang akrab disapa GSVL ini, bahwa predikat yang disematkan di Kota Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia memiliki tantangan sekaligus kebanggaan.

”Mempertahankan predikat sebagai kota paling toleran di Indonesia memang sangat membanggakan, namun memiliki tantangan untuk bagaimana kita menjaga predikat ini. Caranya, mari kita bangun dan pertahankan kerukunan, sikap hidup toleransi meskipun kita berbeda-beda,” kata Lumentut.

Dirinya mengajak masyarakat dan umat Muslim untuk ikut mendukung operasi cipta kondisi yang dilakukan Pemkot Manado. Dimana, pada setiap kecamatan dilakukan razia Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilaksanakan aparat gabungan Pemkot Manado, TNI dan Polri.

”Saya minta dukungan, jika ada disekitar kita ditemukan warga yang tidak memiliki KTP, kita serahkan dia kepada kepala lingkungan, ada Babinsa dan Babinkamtibmas. Jangan main hakim sendiri yang berujung pada persoalan hukum,” ucap Lumentut.

Tampil sebagai pembawa tauziah yakni H Amir Liputo, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Tampak hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, para kepala Perangkat Daerah, juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado Pdt Renata Ticonuwu STh.

Hadir pula perwakilan Forum Koodinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manado serta Presidium Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado dan tokoh agama di Kecamatan Malalayang. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Vicky Lumentut menyerahkan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Manado kepada mereka yang membutuhkan. (*/Redaksi)

iklan1