Tag: Salma Hasyim

Humiang: Terima Kunker DPRD Kota Pasuruan

Hearing (Foto Suluttoday.com)

DPRD Kota Pasuruan saat berada di kantor DPRD Bitung (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Bitung menerima kunjungan kerja DPRD Kota Pasuruan, dalam kuker tersebut diterima langsung oleh sekretaris daerah kota Bitung Drs. Edison Humiang didampingi oleh Asisten II Salma Hasyim dan kepala Bappeda Bitung Albert Sarese dilantai IV kantor walikota Bitung, pada Jumat (12/02/2016).

Pimpinan rombongan DPRD Kota Pasuruan Lukman Hakim menjelaskan maksud kunjungan kerja mereka ingin melihat langsung Kota Bitung itu seperti apa sekaligus ingin sering tentang reklamasi pantai dan pembangunannya. Agar nantinya apa yang kami dapat dari pemerintah Kota Bitung, paling tidak bisa kami sesuaikan dengan kondisi daerah yang ada di pasuruan. Sementara itu Humiang menjelaskan, pemerintah kota Bitung memberikan apresiasi atas dipilihnya kota Bitung sebagai kuker dari DPRD Kota Pasuruan.

“Pada prinsipnya Bitung adalah kota pelabuhan dan perekonomian sulawesi utara digerakkan oleh kota Bitung, selain itu juga Bitung memiliki mega proyek antata lain Internasional Hub Port (IHP), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan juga ada pengembangan Jalan Tol”, ungkap Humiang. (Robby).

Hasyim: Penyalurkan Raskin Harus Tepat Sasaran

Suasana rapat di Pemkot Bitung (Foto Suluttoday.com)

Suasana rapat di Pemkot Bitung (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com -Rapat koordinasi penyaluran raskin untuk bulan November 2015 dan raskin 14 harus tepat sasaran. Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten II Salma Hasyim dan dihadiri oleh Kabag Perekonomian Andrias Tirayoh, Kabid Bulog Ramdani R, serta luruh-lurah. Bertempat dilantai IV kantor Wali Kota Bitung, Rabu (18/11/2015).

Dalam penyampaian lurah-lurah, penyaluran raskin sudah sesuai data dari Badan Pemberdayaan Masyarakat tahun lalu dan kami harap ada ketambahan nanti data penerima raskin.

Sementara itu Asisten II, Salma Hasyim, penyaluran raskin bulan November dan raskin 14 harus lebih dimaksimalkan lagi, dan harus tepat sasaran agar masyarakat dapat menikmati program pemerintah, dan jgn coba-coba memperjual belikan raskin dan akibatx sangat fatal, karena yang diinginkan oleh pemerintah agar penyaluran raskin bisa seratuspersen.

Kemudian Kabag Perekonomian Andrias Tirayoh, mengatakan bahwa ada beberapa kecamatan yang belum tersalurkan raskinnya. Misalnya raskin November 2015 akan di terima dengan raskin 14, dan alokasi raskin setiap tahunnya ada sekitar 1900 ton/tahun.

Dan untuk Bulog sendiri lewat pernyataan Ramadin R, Kabid Bulog mengatakan bahwa, Bitung harus jadi percontohan penyaluran raskin bagi daerah-daerah lain sampai akhir bulan Desember 2015. Agar kita bisa dapat penghargaan untuk motivasi kita bekerja untuk masyarakat miskin dan itu harus diwujud nyatakan. ( Robby).

Hasyim Mediasi Buruh Dirumahkan di PT IHI

Salma Hasyim (Foto Suluttoday.com)

Salma Hasyim (Foto Suluttoday.com)

BITUNG – Bertempat diruangan asisten II bagian ekonomi dan pembanganan melakukan pertemuan dan mediasi dengan perwakilan buruh PT Indo Hong Hai (IHI), Disnaker, Pihak perusahaan dan Asisten II tentang bagaimana menyelesaikan puluhan buruh yang di PHK sepihak (dirumahkan).

Namun pertemuan tersebut mengalami jalan buntuh/tidak terjadi kesepakatan, perusahaan menawarkan kepada buruh agar sambil menunggu proses produksi lancar maka buruh akan diberikan upah uang tunggu sebesar 25%, beras lima liter dan THR 1 juta rupiah, sambil menunggu proses PHK pada bulan september karena perusahaan tidak sanggung lagi untuk menjalankan produksinya. Namun hal ini di masih ditolak oleh kaum buruh ungkap Asisten II Setda Bitung Salma Hasyim ketika menghubungi Suluttoday.com, Senin (13/7/2015).

Lanjut Hasyim, tawaran perusahaan ditolak oleh kaum buruh dan kaum buruh menginginkan agar pada proses apa yang menjadi tuntutan kami harus dipenuhi oleh perusahaan. Sebenarnya pemerintah punya keinginan untuk menyelesaikan persoalan buruh secepatnya namun karena undang-undang nomor 13 tahun 2003 menjelaskan jika tidak terjadi kesepakatan maka dinas tenaga kerja harus melakukan anjuran dalam menindaklanjuti apa yang menjadi persoalan buruh.

”Sehingga saya memerintahkan kepada dinas tenaga kerja agar secepatnya melakukan mediasi dan menyelesaikan persoalan, sebab perusahaan akan menyelesaikan tuntutan buruh pada bulan september dan kami akan kawal janji perusahaan PT. Indo Hong Hai, supaya kaum buruh ada kepastian,” ujar Hasyim. (Robyantoro H. Hulopi).

Menjamin Ketersedian Stok Aman, Pemkot Bitung Gelar Operasi Pasar

Pemerintah Kota Manado saat melakukan kunjungan ke pasar (Foto Suluttoday.com)

Pemerintah Kota Manado saat melakukan kunjungan ke pasar (Foto Suluttoday.com)

BITUNG – Operasi gabungan instansi pemerintah kota untuk menjamin ketersedian stok barang aman dan layak untuk dikonsumsi dilakukan beberap instansi seperti Dinas Pasar, Disperindak, SDM, Kesehatan, Pertanian, Perikanan dan Bagian Ekonomi dipimpin langsung oleh Asisten II Salma Hasyim, M.Si dengan melakukan pembagian tim di tiga lokasi yaitu pasar Girian, Pasar Pinasungkulan dan Pasar Winenet tak luput juga operasi dilakukan disupermarket, Indomaret dan Alfamart. Seperti di pasar girian tim dipimpin oleh kepala dinas pasar O. Kandoli dan Kabag Bagian Ekonomi Andrias Tirayoh ketika turun bersama-sama dengan Suluttoday.com di Pasar Girian, Rabu (24/6/2015).

Menurut Kadis Perindak Benny Lontoh mengatakan bahwa memang ada kenaikan harga misalnya daging sapi awalnya 110.000/kg naik menjadi 115.000/kg kemudian barito hanya naik 500-1000 begitu juga dengan beras hanya naik 500-1000/kg dan hal ini masih wajar karena transportasi antar provinsi yang mengakibatkan harga tidak bisa stabil.

Kemudian untuk supermarket harganyapun tidak jauh berbeda dipasaran namun hal ini dari hasil temuan tim di tiga lokasi akan kami kumpulkan sebagai data pembanding di minggu ke-III bulan juni 2015 untuk bulan-bulan selanjutnya. ”Jika ada temuan barang yang sudah kadaluwarsa maka akan di tindak sehingga harapan kami kepada pengusaha agar sama-sama menjaga ketersediaan barang dan kestabilan harga ketika menjelang lebaran Idul Fitri,” tutur Hasyim. (Robyantoro H. Hulopi).

Pemkot Bitung Akan Menggelar Operasi Pasar

Kantor Wali Kota Bitung (Foto Ist)

Kantor Wali Kota Bitung (Foto Ist)

MANADO – Setiap momen-momen besar apalagi menjelang hari raya Idul Fitri pastinya harga kebutuhan bahan pokok akan naik karena itu sudah menjadi tradisi dagang namun kesemuanya harus dibawah kendali pemerintah kota bitung jika tidak maka akan lebih memberatkan masyarakat dan disinilah letak tanggung jawab pemerintah dalam semua urusan kedaerahan.

Langkah cepat ini harus dilakukan oleh pemerintah agar tidak ada permainan harga kebutuhan pokok antar pedagang dan konsumen, hal ini ditegaskan oleh Asisten ekonomi dan pembangunan Salma Hasyim, M.Si di kantor Walikota Bitung, Selasa (23/6/2015). Menurut Hasyim, operasi pasar ini akan dilakukan rabu, 24 Juni 2015 di tiga lokasi Pasar Winenet, pasar Girian dan pasar Pinasungkulan.

”Operasi ini akan melibatkan Dinas Pasar, Bagian Ekonomi, Disperindak dan Satpol PP. Targetnya agar harga pasar bisa tetap stabil/standar dan mengantisipasi agar tidak ada permainan harga di pedagang dan jika ada pedagang ditemukan untuk mempermainkan harga kebutuhan pokok maka kami akan tidak,” ungkap Hasyim. (Robyantoro H. Hulopi).

iklan1