Tag: Sam Ratulangi

Turun Langsung, Sulut United Bantu Korban Bencana Alam

Penyaluran bantuan kepada warga, korban bencana alam di Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Komitmen program Baku Jaga terus dilaksanakan, Sulut United menggelar Charity Event sebagai bentuk kepedulian bagi korban bencana alam di Kota Manado. Penyaluran santunan dilakukan secara door to door bagi warga yang terdampak bencana alam, rombongan Sulut United terdiri dari manajemen dan pemain dalam aksi sosial ini.

Selain penyerahan langsung, penyaluran Santunan juga melalui BPBD Sulawesi Utara. Disampaikan Handry Kalangi, Sulut United Finance Controller, Selasa, (26/1/2021).

“Terima kasih buat teman-teman suporter, partner, manajemen dan pemain, yang ikut berpartisipasi dalam mengumpulkan santunan, baik berupa barang kebutuhan pokok, hingga pakaian layak pakai. Nantinya santunan ini, akan kami distribusikan ke beberapa lokasi bencana,” ujar Kalangi.

Rombongan blusukan ke beberapa lokasi bencana, dimulai dari kelurahan Ranotana, lanjut kelurahan Karombasan, Siswa Kecamatan Sario, kemudian di Kecamatan Wanea dan berakhir di kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil.

Aksi kemanusiaan Sulut United (Foto Istimewa)

“Kami telah mendatangi beberapa kelurahan, untuk menyalurkan dan membagikan bantuan, kepada korban bencana banjir, semoga yang kami berikan, bisa sedikit meringankan beban warga yang terdampak,” kata Kalangi, Selasa, (26/1/2021).

Pada kegiatan berikutnya, berlokasi di kelurahan Perkamil, Jumat (29/1/2021). Rombongan Sulut United mendatangi serta, menyalurkan bantuan bagi korban bencana tanah longsor.

“Ini adalah lanjutan dari program Baku Jaga Sulut United. Sebelumnya kami telah mengunjungi korban bencana, saat ini kami mengunjungi korban bencana alam kembali untuk melanjutkan program Baku Jaga. Semoga Manado bisa segera pulih kembali, dan semoga kehadiran Sulut United berdampak baik bagi masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Handry.

Kehadiran rombongan Sulut United dalam event Baku Jaga ini mendapat respon yang positif dari warga, khususnya dari kelurahan setempat. Apresiasi diberikan untuk rombongan Sulut United yang disampaikan Mario Pundoko, Lurah Kelurahan Perkamil.

“Saya mewakili Pemerintah Kota Manado, Walikota dan Wakil Walikota, mengucapkan terima kasih, atas ketulusan hati dari rombongan Manajemen Sulut United datang di kelurahan perkamil untuk membantu para korban bencana di Kelurahan Perkamil,” ucap Pundoko.

Tak lupa Lurah Pundoko juga menyampaikan semoga kehadiran Sulut United terus memberikan dampak yang positif, tidak hanya dalam Olahraga khususnya Sepakbola, juga untuk kemanusiaan. Si tou timou tumou tou, tambahnya mengutip selogan Dr. Sam Ratulangi.

(*/Amas)

Proyek Mangkrak di Unsrat Kembali Dapat Desakan LSM untuk Diusut

Parktek korupsi, ilustrasi (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kejahatan korupsi memang sukar rasanya didiamkan. Seperti yang terjadi di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, dimana kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium Fakultas MIPA Unsrat tahun 2015 masih menyisahkan tanda tanya. Hal ini kembali dipertanyakan. Kasus yang ditangani Polda Sulut tahun 2015 silam tidak berkembang hingga ke pengadilan. Padahal proyek pengadaan tersebut memiliki kerugian negara.

Sebagaimana diketahui, pengadaan alat laboratorium Fakultas MIPA dengan pagu anggaran 14 Milyar, HPS Rp. 13.997.921.000 dan Harga Penawaran oleh PT. Naura Permata Nusantara sebagai pemenang lelang Rp. 13.775.529.293. Berdasarkan audit investigasi BPKP menyatakan kerugian negara sebesar Rp 2,4 miliar. Hasil audit tersebut berdasarkan nomor 266/PW18/5/2017 Tanggal 24 Juli 2017 dan telah dihitung Kerugian Keuangan Negara pada Proyek Pengadaan tersebut.

”Saya mendesak Polda Sulut untuk mengusut kembali atau membuka kasus pengadaan alat laboratorium Fakultas MIPA Unsrat. Sebab kasus ini membuktikan ada kerugian negara. Saya yakin ada oknum yang harus bertanggungjawab. Sedangkan menteri bisa ditangkap karena kasus korupsi,” kata aktivis LSM yang juga pegiat antikorupsi Sulawesi Utara, Jefrey Sorongan.

Informasi diperoleh, para oknum yang telah diperiksa Polda Sulut pada waktu lalu telah melihat Slip Setoran dan pengembalian kerugian keuangan negara berkaitan dengan proyek pengadaan sebanyak Rp2,4 Milyar yang disetor melalui Rekening di Bank BNI Cabang Pembantu Unsrat. Pengembalian kerugian keuangan negara yang disetor secara bertahap oleh Bendahara Penerima Unsrat membuktikan bahwa telah terjadi Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah laporan ke Polda Sulut tahun 2015.

”Bahwa diatur dalam undang-undang 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal (4) Pengembalian Kerugian keuangan Negara atau perekonomian Negara tidak menghapuskan pidananya pelaku tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 danPasal 3. Pimpinan Unsrat dalam hal ini rektor harus bertanggungjawab karena patut diduga ada keterlibatan oknum petinggi Unsrat pada kasus itu,” ujar Sorongan tegas.

(*/Amas)

Antisipasi Penularan Covid-19, Fakultas Hukum Unsrat Lakukan Rapid Test

Tenaga medis ketima melakukan rapid test (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Memastikan bahwa civitas akademika Fakultas Hukum (FH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado terbebas dari penyebaran pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Senin (12/10/2020) Dekan Fakultas Hukum Unsrat Manado, Dr. Flora Kalalo, SH.,MH melakukan rapid test. Kegiatan ini melibatkan para dosen, honorer, sampai para sopir. Hal itu disampaikan Flora di tengah berlangsungnya rapid test di Fakultas Hukum Unsrat.

”Tentu kita terus mengantisipasi dan ekstra berupaya memutuskan mata rantai penularan Corona Virus di kampus, terutama Fakultas Hukum Unsrat. Untuk hari ini kita melaksanakan rapid test kepada para dosen, honorer, cleaning service, satpam dan sopir,” kata Flora saat diwawancarai Suluttoday.com.

Dosen yang dikenal selalu tampil mengisi Seminar Nasional, Dialog Publik dan aktif di media massa itu mengajak seluruh stakeholder di Fakultas Hukum Unsrat agar mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Patuhi aturan sekaligus giat melakukan edukasi kepada publik. Menurut Flora penerapan social distencing harus tetap dipraktekkan meski telah memasuki era new normal.

Keluarga besar civitas Akademika Fakultas Hukum Unsrat yang ikut rapid test (Foto Suluttoday.com)

”Mari kita sama-sama patuh protokol kesehatan. Jangan lupa cuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker dan tetap memakai hand sanitizer. Tidak boleh diabaikan standar protokol kesehatan. Terlebih lagi saya mengajak civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat agar menjadi teladan dalam sosialisasi melawan penularan Covid-19. Di era new normal sekalipun, tetap menghindari kerumunan menjadi perhatian kita bersama,” ujar Flora.

Selain itu, saat ditanya terkait anggaran yang digunakan untuk kegiatan rapid test, Dekan Fakultas Hukum Unsrat yang murah senyum dan akrab dengan wartawan itu menjelaskan bahwa dana dibebankan melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Fakultas Hukum Unsrat. Sementara itu yang ikut melakukan rapid test berjumlah ratusan orang.

Berlangsungnya rapid test di Aula Fakultas Hukum Unsrat (Foto Suluttoday.com)

”Biaya rapid test tidak dibebankan ke masing-masing dosen atau mereka yang ikut dirapid test. Melainkan dana diambil dari PNBP Fakultas Hukum Unsrat. Puji Tuhan kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Kurang lebih 150 orang yang mengikuti rapid test. Mereka terdiri dari dosen, honorer, cleaning service, satpam, dan sopir,” tutur Flora menutup.

(*/Amas)

Walhi Sulut Apresiasi Rektor Unsrat Manado

Theo Runtuwene dan Prof Ellen Kumaat (Foto Bung FL)

MANADO, Suluttoday.com РMerespon cepat terhadap aspirasi yang disampaikan sejumlah mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado tentang mahalnya biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang dilakukan Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc.,DEA, mendapat apresiasi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Walhi Sulut, Theo Runtuwene, SH, kepada Suluttoday.com, Rabu (9/9/2020).

”Apresiasi Walhi Sulut buat Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado, dan Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat yang telah memberi ruang bagi para dokter-dokter resident untuk menyuarakan aspirasinya. Sehingga membuat Menteri Kesehatan turun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan dan meringankan biaya SPP para dokter-dokter digarda terdepan menanggulangan COVID-19 di Sulut,” kata Runtuwene.

Ditambahkan Runtuwene bahwa apa yang dilakukan Rektor Unsrat merupakan hal positif yang perlu ditiru pimpinan Perguruan Tinggi lainnya. Walhi Sulut juga menyampaikan harapannya terkait komitmen para alumni Fakultas Kedokteran Unsrat untuk terus memberi dedikasi kepada masyarakat umumnya. Runtuwene pun tak lupa memberi support dan rasa hormat kepada Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat yang begitu peka terhadap mahasiswanya.

”Hal semacam ini sangat perlu selain memberi dorongan emosional kepada mereka sebagai pahlawan bangsa di tengah menghadapi pandemi virus global ini. Tetapi juga mampu merawat demokrasi yang ada di Fakultas Kedokteran yang kita banggakan bersama di Sulut ini. Walhi Sulut harapkan kedepan para dokter-dokter resident tetap mengabdi dengan hati dan kemanusiaan. Banyak tantangan kesehatan Indonesia dan Sulut kedepan merekalah harapan kita bersama. Jaya terus Fakultas Kedokteran Unsrat,” ujar Runtuwene menutup.

(*/Bung Amas)

Fakultas Hukum Unsrat Gelar Webinar Bahas OTSUS Jilid II

Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Dr. Flora Pricilla Kalalu (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Masih dalam suasana Dies Natalis ke-62 Fakultas Hukum (FH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Kamis (13/8/2020) Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Dr. Flora Pricilla Kalalo, SH.,MH menggelar Webinar. Diskusi melalui kanal Zoom meeting ini membahas topik terkait ”Otsus Jilid II: Solusi Keberhasilan Pembangunan di Papua Menuju Kesejahteraan”.

Flora Kalalo begitu mantan aktivis organisasi Cipayung itu akrab disapa dalam sambutannya menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut Flora di tengah penularan pandemi Corona Virus Diseasi 2019 (COVID-19) pemerintah dan semua pihak juga perlu mewaspadai lahirnya penyakit seperti terjadinya penurunan rasa nasionalisme di tengah masyarakat. Sehingga dipandang perlu adanya pencerahan dan pembahasan terkait tema-tema cinta tanah air.

”Tujuan Webinar digelar yakni menciptakan rasa nasionalisme dan kepedulian civitas akademika Fakultas Hukum Unsrat akan daerah dan masyarakat Papua sebagai saudara sebangsa dan senegara. Memang tak bisa pula kita nafikkan bahwa di era pandemi COVID-19, sejumlah aktivitas kita tidak normal seperti sebelum-sebelumnya. Begitu pula kita memasuki normal baru, iklim interaksi pun berbeda dengan situasi dimana sebelum kita didera pandemi. Itu sebabnya, rasanya begitu penting Webinar ini kita laksanakan,” ujar Flora.

Narasumber saat menyampaikan materi (Foto Istimewa)

Akademisi vokal yang begitu akrab dengan para jurnalis itu menyampaikan hormat kepada para narasumber yang hadir. Menurut Flora memelihara dan mengamalkan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan nilai penting yang harus dilakukan semua generasi anak bangsa Indonesia. Flora juga dengan rendah hati mempersilahkan para pembicara untuk memaparkan materinya.

”Kegiatan ini merupakan kerjasama Fakultas Hukum UNSRAT, UNHAN, Kodam VIII Kasuari, BIN dan LIPI. Selanjutnya, panitia telah mengundang, mengkonfirmasi kehadiran para narasumber yang berkompeten. Topik bahasan kita kali ini adalah tentang Otonomi Khusus (Otsus) Jilid II, lalu relasinya dengan peningkatan kesejahteraan saudara-saudara kita di Papua. Para narasumber yang terhormat nanti diberikan waktu untuk mengulas, memberikan saran pendapat, sekaligus menganalisis situasi yang ada. Tentu ini sebagai sumbangsih terhadap kemajuan Indonesia. Kita berharap Papua makin berjaya, warganya makin sejahtera,” kata Flora menutup.

Peserta Webinar saat berinteraksi (Foto Istimewa)

Yang bertindak sebagai Ketua Panitia pelaksana adalah Dr. Grace H. Tampongangoy, SH.,MH dan Sekretaris Panitia Grace M.F. Karwur, SH.,MH. Para narasumber yang di undang yakni Mayor Jenderal TNI Ali Hamdan Bogra (Panglima Komandan Daerah Militer XVII/Kauari), Laksamana Madya TNI, Dr. Amarulla Oktavian, ST.,M.Sc.,DESD (Rektor Universitas Pertahanan), Dr. Wawan Hari Purwanto, SH.,MH (Deputi VIII Badan Intelijen Negara), dan Prof. Dr. (r) Hanny Warsilah (Peneliti Senior LIPI). Diskusi terbuka untuk umum dengan peserta dari civitas akademika, TNI/POLRI dan umum.

(*/Bung Amas)

iklan1