Tag: Sam Sachrul Mamonto

Silaturahmi di Bongkudai, Warga Sebut SSM Pemimpin Baru Boltim

SSM saat bersilaturahmi dengan masyarakat (Foto Suluttoday.com)

BOLTIM, Suluttoday.com – Dinilai sebagai sosok politisi yang santun, Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, juga dikenal meniti karir sebagai jurnalis handal, pernah menjabat Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondouw (Bolmong) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Minggu (28/6/2020) bersilaturahmi di Kecamatan Modayag Barat, tepatnya di Desa Bongkudai mendapat tanggapan positif masyarakat. Bakal calon Bupati Bolmong Timur (Boltim).

Pria yang akrab disapa SSM itu menjadi magnet bagi masyarakat setempat. Dari berbagai penjuru masyarakat Desa berdatangan mendengarkan penyampaian dan silaturahmi di Jalan Permata Bongkudai tersebut. Politisi muda yang visioner itu menyampaikan pentingnya masyarakat menjaga dan merawat kebersamaan, terutama tentang nilai-nilai kekeluargaan. SSM mengajak masyarakat selalu hidup rukun dalam bingkai persaudaraan, jangan hanya karena politik masyarakat tercerai-beraikan.

”Saya bersyukur, Alhamdulillah kembali dapat diberi kesempatan menjumpai masyarakat Bongkudai. Tentu silaturahmi ini sangat berharga, dan semua karena Allah telah menggariskan bahwa kita bertemu hari ini. Saya mengajak kita semua mengeratkan kekeluargaan. Momentum politik sudah tiba, saatnya kita merawat kebersamaan. Hindari isu dan provokasi di tengah masyarakat hanya karena politik. Jangan sampai hal tersebut memicu persaudaraan kita menjadi berantakan, saling meninggalkan antara sesama. Ayo kompak untuk menjemput perubahan pembangunan yang lebih besar lagi,” kata SSM, Minggu (28/6/2020).

Beberapa masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi, dan mengaku sangat antusias dengan kehadiran sosok pemimpin baru Boltim tersebut. Mereka menyebut rekam jejak SSM sudah teruji. Salah satunya seperti yang disampaikan Toni, dijelaskannya soal pemikiran serta ajakan-ajakan SSM selalu sejuk, bersifat merangkul antara sesama masyarakat dan semua komponen. Cara politisi seperti itulah yang diharapkan masyarakat Boltim ke depan untuk memimpin daerah Boltim tercinta.

Masyarakat Bongkudai antusias kehadiran SSM (Foto Suluttoday.com)

”Pak Sachrul Mamonto pernah menjadi Ketua DPRD Boltim, belum lagi pengalaman menjadi penyelenggara Pemilu, serta keaktifan beliau di organisasi kemasyarakat. Perbuatan dan kerja beliau telah diketahui masyarakat. Belum lagi yang paling penting dari Pak SSM yaitu penyampainnya selalu penuh toleransi, menyejukkan masyarakat, tak pernah menyampaikan hal-hal yang saling menjatuhkan. Tipe pemimpin merangkul, saling menghargai seperti ini yang diinginkan masyarakat. Belum lagi, kepeduliannya pada masyarakat. Silahkan dinilai sendiri, Boltim sampai saat ini berkembang baik atau jalan ditempat?, masyarakat lebih tau ini. SSM merupakan pemimpin baru Boltim,” ujar Toni tegas.

Untuk diketahui, SSM sendiri berdasarkan informasi akan didukung Partai NasDem. Para politisi hebat, politisi senior seperti Yasti Soepredjo Mokoagow, Bupati Bolaang Mongodow, dan Tatong Bara, Wali Kota Kotamubagu turut memberikan dukungan pada sosok SSM. Elektabilitasnya berdasarkan sejumlah survei terus mengalami tren peningkatan.

(*/Slim)

Mantan Ketua DPRD Boltim Tetap Gunakan Kendis Secara Pribadi

Kendaraan dinas Ketua Dewan Boltim

Inilah kendaraan dinas DB 3 N yang masih digunakan secara pribadi oleh mantan Ketua DPRD Boltim dengan memakai plat hitam (Rahman/Suluttoday.com)

BOLTIM, Suluttoday.com – Status kendaraan dinas (Kendis) yang masih di tangan mantan Ketua Dekab Boltim Sam Sachrul Mamonto hingga saat ini belum juga di kembalikan. Hal ini menimbulkan pertanyaan dari wakil ketua Boltim Coruption Watch (BCW) Sumarto Saleh. Pemerintah harusnya tegas dalam mengambil sikap.

“Dia (Sachrul-red) kan sudah bukan Ketua DPRD lagi, kenapa hingga saat ini kendaraannya DB 3 N yang sekarang memakai plat hitam masih berada di tangannya. Bahkan, saat ini digunakan secara pribadi,” ucapnya.

Sementara Pj. Bupati Boltim Muhammad Rudi Mokoginta sebagai penanggung jawab daerah saat bersua dengan wartawan, Senin (28/12/2015) kemarin membenarkan bahwa belum ditariknya kendis dari mantan Ketua Dekab tersebut.

“Kami sudah menyurat sebelumnya, namun tetapi belum ada respon,”kata Rudi.

Rudi menambahkan, akan kembali mengistruksikan untuk menyurat kembali terkait penarikan kendis tersebut.

“Jika sampai tiga kali dan tidak juga ada respon, maka kami akan menarik secara paksa,”tegas Mokoginta. (Rahman)

iklan1