Tag: samrat manado

BAHAYA Kriminalitas Kembali Terjadi di Bandara Sam Ratulangi Manado

Tindakan kriminal, ilustrasi (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Peristiwa ini berawal dari tindakan pemukulan beberapa orang tak dikenal terhadap RP alias Omel. Kejadian pada Kamis (5/10/2017) belum lama ini, sekitar jam 12 malam saat menjemput kerabat; Omel alias RP dihadang orang tak dikenal.

Orang tersebut kemudian memukul korban dan merusak kendaraan korban. Pengakuan korban; kondisi para pelaku mabuk.Setelah melakukan aksinya mereka langsung melarikan diri. Saat ini korban telah melapor di Polsek Bandara dan berharap pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Korban juga telah menghubungi pihak bandara agar bisa memberikan rekaman CCTV agar para pelaku segera dapat ditangkap. Korban meminta pertanggung jawaban keamanan bandara agar membantu menyerahkan rekaman CCTV agar pelaku bisa segera ditangkap.

“Seharusnya bandara menjadi tempat yang aman apalagi saya masuk kebandara bayar karcis jadi sepanjang masih ada di area bandara saya wajib mendapatkan perlindungan keamanan dari pihak keamanan Bandara Samratulangi,” pungkasnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi coba dilakukan ke pihak bandara Sam Ratulangi, namun hingga berita ini diterbitkan pihak bandara belum dapat terhubungi.(*/TimST)

Atraksi Barongsai Sambut Imlek 2468 di Bandara Sam Ratulangi

Suasana Imlek di bandara Sam Ratulangi Manado (Foto Suluttoday.com)

Suasana Imlek di bandara Sam Ratulangi Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Perayaan hari besar keagamaan memang tak pernah dilewatkan pihak pengelola Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Kali ini dalam momentum Imlek, Angkasa Pura Bandara Sam Ratulangi juga melakukan perayaan prosesi penyambutan bagi para pengguna transportasi udara.

Menggunakan Lion JT7244 dari Chongqing, sejumlah 211 Wisman China dimanjakan dengan alunan musik pengiring atraksi Barongsai saat tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, Jumat (27/1/2017) pukul 11.30 WITA. Penyambutan ini juga dihadirkan bagi Wisman China yg akan berangkat via Lion JT2743 tujuan Changsha sebanyak 205 penumpang.

Atraksi barongsai di bandara Sam Ratulangi Manado (Foto Suluttoday.com)

Atraksi barongsai di bandara Sam Ratulangi Manado (Foto Suluttoday.com)

“Dengan adanya atraksi barongsai serta pemasangan ornament imlek ini kami berharap para pengguna jasa Bandara terutama Wisman China akan merasakan suasana perayaan Imlek ketika berada di Bandara Sam Ratulangi Manado,” kata Nugroho Jati General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado.

“Terhitung periode Januari ini, tercatat sejumlah 11.208 penumpang internasional, dimana hampir separuh diantaranya atau sejumlah 5.565 adalah Wisman China. Mereka mendarat dengan pesawat charter, maskapai yang melayani penerbangan charter dari China adalah Citilink, Lion, dan Sriwijaya. Semoga pertumbuhan penumpang yang positif di awal tahun ini menjadi awal yang baik untuk perkembangan ekonomi, serta diharapkan semua stakeholder akan selalu memberikan pelayanan yg terbaik,” ujar Jati . (*/Amas)

Bandara Sam Ratulangi Gandeng Brimob dalam Pelatihan Handak

Peserta latihan serius mengisi soal (Foto Ist)

Peserta latihan serius mengisi soal (Foto Ist)

MANADO – Mengantisipasi maraknya pelaku kejahatan bersenjata api maupun bom sekarang ini, PT.Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado mengadakan Pelatihan Pengenalan Senjata Api dan Bom, pada Selasa (22/11/2016).

“Kerjasama dengan Brimob ini merupakan kelanjutan dari upaya sinergi antar instansi terutama komunitas bandara. Sebelumnya telah digelar kegiatan pengenalan marine product kerjasama dengan Balai Karantina Ikan, Pengendalian, dan Keamanan Hasil (BKIPM) Manado,” ujar Nugroho Jati, General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado.

Narasumber sekaligus instruktur dalam kegiatan ini berasal dari Tim Gegana Brimob bersama AKBP. Roy Huwae selaku Kepala Detasemen Gegana Brimob Polda Sulut.

Narasumber ketika memaparkan materi (Foto Ist)

Narasumber ketika memaparkan materi (Foto Ist)

“Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan semua personil Aviation Security Bandar Udara Sam Ratulangi Manado bisa menguasai prosedur penanganan barang-barang berbahaya sejenis eksplosive dan weapon, Brimob memiliki expertise atau keahlian dalam hal tersebut sehingga semoga apa yang kita sharing kali ini bermanfaat,” ucap Roy.

Peserta pelatihan Angkasa Pura saat berada di lapangan (Foto Ist)

Peserta pelatihan Angkasa Pura saat berada di lapangan (Foto Ist)

”Sebagai pengelola fasilitas publik, kita harus waspada dan minimal bisa mengenal, mendeteksi adanya senjata api ataupun barang yang bisa mengancam keamanan dan keselamatan penerbangan. Konsistensi kewaspadaan, ketelitian, dan kesigapan dalam iplementasi kerja saat bertugas di X-Ray harus dipertahankan. Hal ini juga untuk melatih dan memantapkan kemampuan personel sesuai dengan bidang tugas masing-masing,” sambung Jati.

Kegiatan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktek ujian ini diikuti oleh sejumlah 80 Orang Personil Avsec yang terbagi dari 30 Orang Avsec AP I dan 50 Avsec Junior Angkasa Pura Supports (APS) dan berlangsung dari 22 – 23 November 2016. (*/Amas)

Badan Tadzkir FISPOL Unsrat Manado Sukses Laksanakan SAHABAT DOA

Terpantau dua mantan Ketum BT FISPOL Unsrat dan M Isnain Umasangaji saat acara (Foto Suluttoday.com)

Terpantau dua mantan Ketum BT FISPOL Unsrat dan M Isnain Umasangaji saat acara (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Badan Tadzkir Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fispol) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, sukses melakukan sebuah kegiatan yang dinamakan SAHABAT DOA (Silaturahmi Antar Badan Tadzkir, Dosen dan Alumni) dengan Temanya “Memperkuat Habluminnallahu dengan Mempererat Habluminannas” yang diselenggarakan di Aula Rektorat Unsrat, Sabtu (05/10/2016) kemarin.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Pimpinan Fakultas melalui Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Drs.Cornellius Jefri paat, M.Si. dan para Pembina Badan Tadzkir, Hi. Ngadikin Iskandar, S.sos M.Si. Drs. Nasrun Sandiah, M.Si, juga beberapa Alumni Badan Tadzkir Fispol yaitu, Ustad H. Rizal Kasim, S.IP M.Si, yang sebagai pencerama, Megawati A. Bawoel, S.AP, mantan Ketua Badan Tadzkir tahun 2010-2011, Muh Isnain Umasangaji, S.Sos, mantan Sekretaris BT Fispol, Abd Halil Lumbessy, S.IP, mantan Pengurus BT Unsrat, serta Undangan dari BKM FISPOL dan Badan Tadzkir Se Unsrat.

Suasana pembukaan acara SAHABAT DOA (Foto Suluttoday.com)

Suasana pembukaan acara SAHABAT DOA (Foto Suluttoday.com)

Saat menyampaikan sambutan, Ketua Badan Tadzkir Fispol, Juniar Wibisana Suwignya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak serta Panitia Pelaksana yang ikut menyukseskan kegiatan SAHABAT DOA.

“Tak ada kalimat lain, selainkan mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Panitia Pelaksana yang sampai saat ini masih terlihat semangat, walaupun pada beberapa hari kemarin banyak tenaga yang terkuras,” tutur Ketua BT yang akrab disapa Juniar ini.

Mewakili Alumni Megawati A. Bawoel, S.AP menyampaikan makna dari kegiatan SAHABAT DOA ini untuk memperkuat Badan Tadzkir Fispol Unsrat kedepannya yang lebih baik.

“Pengurus makin perbanyak komunikasi dengan Alumni, sehingga disetiap kegiatan itu harus dilibatkan untuk meringankan kerja Panitia Pelaksana dan itu tanggung jawabnya para Alumni BT Fispol,” papar Bawoel.

Sementara itu, Hi. Ngadikin Iskandar, S.Sos, M.Si selaku pembina BT FISPOL Unsrat dalam sambutan Pembina Badan Tadzkir Fispol Unsrat, Tema dalam kegiatan SAHABAT DOA itu adalah hubungan dengan Allah dan hubungan dengan Manusia, maka dari itu harus ada pada diri kita masing-masing.

“Badan Tadzkir adalah organisasi islam tidak boleh menganngap sepele tali kekerabatan atau persaudaraan dan harus mempunyai prinsip-prinsip yang penuh saling menyayangi, saling mengerti, saling menyantuni, saling mengingatkan, saling memahami masalah-masalah yang terjadi,” ungkap Ngadikin yang juga Imam di Mesjid Kampus Unsrat.

Begitupun dalam sambutan Pimpinan Fakultas yang dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemasiswaan dan Alumni, Drs. Cornelius Jefry Paat, M.Si. menyampaikan Ia sebagai Wakil Dekan III memberikan dukungan penuh kepada semua BKM yang ada di Fispol Unsrat untuk melakukan setiap kegiatan yang bersifat positif.

Pembina, alumni dan pengurus BT FISPOL Unsrat Manado (Foto Suluttoday.com)

Pembina, alumni dan pengurus BT FISPOL Unsrat Manado (Foto Suluttoday.com)

“Pimpinan tidak pernah membatasi semua kegiatan-kegiatan BKM di Fispol termasuk Badan Tadzkir, kami selalu bangun komunikasi dengan seruluh Pengurus untuk informasi kegiatan baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus,” jelas Jefry Paat.

Menutup kegiatan SAHABAT DOA dengan Teatrikal Pemperingati Hari Sumpah Pemuda yang bawakan oleh, Esa, ifra, dini, nandar, dan dani dengan Judul “Warisan Negeriku”, serta Puisi oleh Devan dengan Judul “Pemuda Untuk Perubahan”, dan juga main music Akuistik religi oleh Anggota Badan Tadzkir Unsrat. (Ghopal/Rahmat)

Mahasiswa FISPOL Unsrat GM PLN Suluttenggo Segera Dicopot

Mahasiswa Unsrat sedang menyampaikan orasi di kampus FISPOL Unsrat Manado (Foto Suluttoday.com)

Mahasiswa Unsrat sedang menyampaikan orasi di kampus FISPOL Unsrat Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Refleksi memperingati Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015 Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISPOL) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU), LAM Fakultas Hukum UNSRAT, HIMAJU Pemerintahan Unsrat, HIMAJU Administrasi Unsrat, HIMAPRO Administrasi Negara UTSU yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sulawesi Utara melakukan aksi dengan mengajak seluruh Masyarakat Sulawesi Utara untuk sejenak merenungi kondisi Republik Indonesia.

Rabu (28/10/2015), Boyke R Paparang, Selaku lordinator lapangan, menyampaikan bahwa sekalipun kami tidak tergabung dalam system pemerintahan namun kami tetap selalu hadir dalam menyampaikan aspirasi rakyat terkait untuk mendorong perubahan di negeri ini. Boyke R Paparang yang juga selaku Ketua Senat Mahasiswa FISPOL Unsrat ini juga menyebutkan bahwa terkait dengan aksi yang dilakukan oleh

Aliansi Mahasiswa Sulawesi Utara menyampaikan beberapa tuntutan, diantaranya:

1. Tolak revisi UU Nomor 30 KPK Tahun 2002 yang jelas melemahkan KPK sebagai lembaga independen yang mengatasi tindak pidana korupsi. 2. Menuntut General Manager PT.PLN Persero Kanwil Suluttenggo agar dicopot dari jabatannya, karena dinilai tidak becus dalam mengatasi kelistrikan di Provinsi Sulawesi Utara.

3. Sangsi tegas berupa pencabutan izin perusahaan yang terbukti membakar hutan di Indonesia. 4. Nasionalisasi Aset : PT.MMP Milik Cina yang beroperasi di pulau Bangka Minahasa Utara PT. Freeport di Papua. (Faruk)

iklan1