Tag: samrat

Wali Kota GSVL: Manado dan Papua adalah Bersaudara

Wali Kota Manado saat sambutan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Sabtu (26/8/2017), DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado dan isteri Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS.,DEA, menjamu Walikota Jayapura Papua DR Benhur Tommy Mano dan rombongan dalam jamuan makan malam di rumah dinas (Rudis) Wali Kota Manado, kawasan Bumi Beringin, Kecamatan Wenang.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Wali Kota GSVL mengatakan kedatangan Wali Kota Jayapura sangat tepat karena sekarang ini Kota Manado tengah bersiap untuk melaksanakan kegiatan Manado Fiesta 2017.

Rute untuk pelaksanaan Karnaval Manado Fiesta 2017 (Foto Ist)

“Saya dan pemerintah Kota Manado menyambut baik kedatangan Wali Kota Jayapura sahabat saya dan rombongan. Ini suatu kehormatan bagi kami di Manado. Apalagi, Kota Manado akan ada momen pariwisata Manado Fiesta yang dilaksanakan tanggal 1-10 September mendatang, saya ajak untuk ikut meramaikan Manado Fiesta,” ujar Wali Kota terbaik se-Indonesia itu.

Persiapan di lokasi Manado Fiesta (Foto Suluttoday.com)

Lanjut GSVL, begitu Lumentut akrab disapa mengajak Wali Kota Jayapura dan rombongan untuk kembali lagi di Manado untuk meramaikan Manado Fiesta.

“Saya mengajak Walikota Jayapura dan rombongan untuk datang lagi di Manado saat pelaksanaan Manado Fiesta,” ujar Wali Kota GSVL.

Dirinya juga berterima kasih kepada Walikota Jayapura yang telah memfasilitasi pembangunan gedung pertemuan warga kawanua Wale Wangko” di Jayapura.

Wali Kota Jayapura Tonmy Mano menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota GSVL dan keluarga serta jajaran Pemerintah Kota Manado yang telah menyambut dengan baik rombongan dari Jayapura.

“Saya tahu antara Manado dan Jayapura telah terjalin hubungan yang sangat baik, kita ini bersaudara. Saya dan Pak Vicky Wali Kota Manado merupakan sahabat. Pak Vicky adalah Ketua Kelas ketika kami sama-sama study Harvard University,” ujar Wali Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura ketika menerima Cinderamata di Rudis Walikota Manado (Foto Ist)

Menurutnya, 65 anggota rombongan yang terdiri dari pendeta dan majelis jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pniel Klasis Kotaraja Jayapura ke Manado untuk melaksanakan wisata rohani di daerah ini khususnya kantor Sinode GMIM di Tomohon.

Suasana penuh kekeluargaan terpancar dalam makan malam bersama yang dijamu pengurus KKK Jayapura (Foto Suluttoday.com)

“Manado dan Papua adalah bersaudara. Saya berterima kasih kepada Wali Kota Manado yang sangat peduli dan selalu memperhatikan orang-orang Papua yang ada di Manado. Saya salut Pak Vicky juga ikut menjaga budaya orang Papua yakni pesta adat Bakar Batu yang sering digelar setiap tahun di rumah Pak Vicky,” ujar.

Pengurus K3 Jayapura saat bersama Walikota dan Wakil Walikota Manado (Foto Ist)

Terkait Manado Fiesta, alumnus Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado itu ikut memberikan dukungannya. Bahkan, belajar dari Manado tahun 2018 nanti akan pula digelar Jayapura Fiesta. Malam keakraban tersebut diisi hiburan oleh artis-artis Kota Manado dan dihadiri pula Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu, para asisten serta kepala perangkat daerah dilingkup Pemkot Manado.(*/Lipsus)

Soal Heboh Bom, Ini Keterangan Resmi Pihak Bandara Samrat

Suasana di bandara Sam Ratulangi siang tadi (Foto Ist)

Suasana di bandara Sam Ratulangi siang tadi (Foto Ist)

MANADO – Kejadian menghebohkan sempat terjadi di Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Kamis (19/1/2017). Dimana bagasi salah satu penumpang diduga berisi bom atau bahan peledak.

“Kami mendapat laporan pada pukul 15.00 WITA bagasi salah seorang penumpang pesawat tujuan Makasar berbunyi seperti alarm ketika hendak dimasukkan ke dalam kompartemen pesawat,” ujar Nugroho Jati General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado.

“Barang bagasi tersebut saat dilakukan pemeriksaan melalui pencitraan mesin X-Ray, tidak terdeteksi sebagai barang eksplosif dan tidak terdapat detonator, namun terlihat sebagai barang elektronik biasa. Ketika dilakukan pemeriksaan kedua kalinya tetap tidak terlihat sebagai bahan eksplosif maupun adanya detonator,” paparnya.

Sesaat setelah laporan tersebut, pihak keamanan dibandara melakukan pengamanan area. Pukul 15.20 WITA Tim Jibom Brimobda Polda Sulut langsung mengamankan TKP serta melakukan olah TKP lalu mengamankan barang yang diduga bahan peledak tersebut ke dalam tong peledak mobil gegana.

“Atas kejadian ini tercatat 3 penerbangan keberangkatan yang mengalami keterlambatan antara 30 – 60 menit. Penerbangan tersebut yaitu Garuda GA 601 tujuan Jakarta, Garuda GA 683 tujuan Makasar, dan Lion Air JT 941 tujuan Balikpapan, kepada para penumpang yang mengalami keterlambatan, kami berikan penjelasan serta pemahaman agar tidak panik. Pada pukul 16.15 WITA, bandara sudah beroperasi normal kembali,” tutur Jati menutup. (*/Amas)

Moning Mamengko: Nama Bandara Sam Ratulangi Harga Mati

Tonaas Wangko Hanny Pantouw, S.Th dan Tonaas Moning Mamengko saat bersama (Foto Ist)

Tonaas Wangko Hanny Pantouw, S.Th dan Tonaas Moning Mamengko saat bersama (Foto Ist)

MANADO – Soal adanya pegantian nama bandara Internasional Sam Ratulangi terus menulai komplain masyarakat, kali ini kecaman datang dari pengurus Laskar Manguni Indonesia (LMI) Kota Manado. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Tonaas Moning Mamengko, pengurus LMI yang menyampaikan agar nama Sam Ratulangi tidak dihilangkan.

”Pergantian nama Bandara Samrat ke MIA tentu kami tolak, warga adat Minahasa pasti menolak dengan tegas ini, jangan hilangkan nama Pahlawan Asli daerah dan menyepelekan sejarah Bandara Samrat, bagi kami nama Bandara Sam Ratulangi itu harga mati,” ungkap Tonaas Moning Mamengko yang turut di aminkan pimpinan tertinggi DPP Laskar Tonaas Hanny Pantouw, S.Th, Minggu (14/8/2016).

Ditambahkan Moning yang menjadi aktivis Ormas Adat di Sulut sekaligus pengurus KNPI Sulut ini dengan menyesalkan bila nama Bandara Samrat benar-benar diganti.

”Karena kami LMI sementara berjuang di DPRD Sulut dan Pemprov Sulut untuk memperbanyak Ornamen Sejarah, Adat dan Budaya agar di perbanyak di seluruh pelosok Sulut agar nama para pejuang, dotu2 Minahasa bisa dikenal di manca negara tapi pihak Angkasa Pura malahan mengganti nama Pahlawan / Pejuang Asli Tanah Toar Lumimuut. Ini sebuah pelecehan dan sangat di sesalkan. Kami menghimbau agar Pihak Angkasa Pura secepatnya mengembalikan nama Bandara Samrat. kami akan mendatangi kantor Angkasa Pura dan akan menemui pimpinannya untuk menyelesaikan masalah ini,” papar Moning tegas pada Suluttoday.com.

Ribuan kader LMI Manado saat apel akbar (Foto Ist)

Ribuan kader LMI Manado saat apel akbar (Foto Ist)

Hal senada juga ditegaskan Tonaas Wangko, Hanny Pantouw, S.Th bila kemudian perubahan nama kembali tidak dilakukan maka pihaknya akan melakukan demonstrasi dan memboikot aktivitas di Bandara Samrat, hal ini ditega

”Kami LMI tidak segan2 menurunkan massa sebanyak- banyaknya untuk menolak keras soal pergantian nama ini dan kalau perlu, kami akan duduki Bandara Samrat,” tegas Tonaas Wangko Hanny Pantouw, S.Th di dampingi Tonaas Moning Mamengko. (Amas)

Memalukan Kembali Batik Air Abaikan Penumpang Manado-Jakarta

Pernyataan penanggungjawab Batik Air di bandara Internasional Sam Ratulangi Manado (Foto Suluttoday.com)

Pernyataan manajer Batik Air di bandara Internasional Sam Ratulangi Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kesengajaan dan cara kerja maskapai penerbangan Lion Air group seperti yang kali ini dilakukan Batik Air kian merugikan konsumen. Kali ini, Rabu (13/7/2016) untuk penerbangan Manado-Jakarta dengan nomor Id 6273 pesawat Batik mengabaikan sejumlah penumpang terabaikan dan menderita.

Pasalnya penumpang yang harusnya diterbangkan sekitar pukul 14.50 Wita, tapi akhirnya dibatalkan dengan tidak berdasarkan pemberitahuan sebelumnya. Sebut saja Fredy, salah satu penumpang yang meragukan gagalnya keberangkatan tersebut dengan alasan yang tidak jelas itu.

”Entah mesin ato apa keterangannya yang rusak kami juga bingung, yang pasti selaku penumpang kami dirugikan,” ujar Fredy.

Sementara itu, Yasin Najoan salah satu penumpang mengaku kecewa dengan pelayanan pihak Batik Air yang melakukan tindakan merugikan penumpang. Atas desakan para penumpang, akhirnya manajer membuat surat pengunduran diri, bila tidak menempati janjinya.

”Belum di kasih tau kapan berangkat, ini sudah di ruang tunggu lagi sambil menunggu kabar selanjutnya apa diperbaiki atau di ganti pesawat. Dan manajer sudah buat surat akan mengundurkan diri bila tidak bisa menepati janji untuk menerbangkan para penumpang. Surat pernyataan terlampir, kami tentu menyesalkan hal ini,” ucap Yasin. (Amas)

BT Fakultas Kedokteran Unsrat Gelar Buka Puasa Bersama Civitas Akademika

Suasana selesai buka puasa bersama (Foto Suluttoday.com)

Suasana selesai buka puasa bersama (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Di tahun 2016 ini pengurus Badan Tadzkir (BT) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado melakukan gebrakan kegiatan baru dengan mengadakan program buka puasa bersama civitas akademika FK Unsrat. Saat diwawancarai, Rachmad Suhardi Putra, Ketua BTFK Unsrat menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan tiap hari Sabtu di bulan Ramadhan.

“Kegiatan ini dilakukan 4 kali di setiap hari Sabtu selama bulan Ramadhan 1437 Hijriah, yang bertempat di Mesjid As Shafaa RSUP prof. dr. R.D Kandou Manado,” ujar Rachmad Suhardi Putra selaku Ketua BTFK unsrat.

Rachmad juga memaparkan kalau kegiatan yang digelar itu sangat bermanfaat untuk mempererat silaturahmi civitas akademika FK Unsrat sebagaimana tema kegiatan yang diusung, yakni “Membangun Ukhuwah Dalam Kemuliaan Ramadhan”.

Hal senada juga disampaikan Ismiranti Tuna, Ketua Bidang Infokom BT Fakultas Kedokteran Unsrat yang menjelaskan soal undangan yang disebar serta persiapan teknis yang telah dilakukan panitia guna suksesnya kegiatan ini.

Undangan kegiatan buka puasa BTFK Unsrat (Foto Suluttoday.com)

Undangan kegiatan buka puasa BTFK Unsrat (Foto Suluttoday.com)

“Kami mengundang semua staf dan dokter muslim civitas akademika FK Unsrat. Ini semua dengan tujuan kita mempererat hubungan komunikasi pertemanan dan kekeluargaan selaku keluarga besar BT Fakultas Kedokteran Unsrat,” tutur Iin sapaan akrab Ismiranti.

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri oleh dokter-dokter spesialis, dokter residen, dokter umum, perawat, dokter gigi, koas, dan mahasiswa FK Unsrat. Panitia juga tak lupa menyampaikan banyak terimakasih atas terlaksananya kegiatan ini. (*/Amasi)

iklan1