Tag: sat pol pp manado

Para Penjual Buah Diatas Trotoar Bakal Terancam

Kasat Pol PP Kota Manado, Xaverius Runtuwene (fot0: jk)

Kasat Pol PP Kota Manado, Xaverius Runtuwene (fot0: jk)

MANADO – Para pejalan kaki di Kota Manado mulai merasa resah, pasalnya Trotoar yang merupakan sarana bagi pejalan kaki, ”dirampas” para penjual ini menaruh jualannya. Menanggapi hal itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Manado yang memiliki kewenangan menertibkan masyarakat yang mengganggu estetika kota berjanji yang melakukan penindakan.

Hampir di sejumlah titik di pusat Kota Manado selalu saja didapati para pedagang selalu memanfaatkan Trotoar untuk berdagang, dan yang paling parah yakni diseputaran zero point. Disini banyak pedagang menjajakan buah dan asesoris lainnya. Bukan hanya itu, fungsi tempat bunga sebagai peneduh jalan berubah menjadi gantungan jualan seperti pakaian maupun tas.

Untuk kepentingan banyak pihak, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado, Xaverius Runtuwene berjanji akan menindak tegas para penjual buah dan masyarakat yang salah menggunakan Trotoar sebagaimana fungsinya.

”Iya, sering kami melakukan razia, tapi pedagang tidak kapok. Dalam waktu dekat ini kami akan turun lagi apalagi diseputaran TKB,” ujar kepala Satpol PP Kota Manado Xaverius Runtuwene.

Selain TKB, menurut Runtuwene juga akan di razia tempat penjualan pedagang lain seperti di Bahu Malalayang. ”Semua tempat akan kami tertibkan. Kan fungsi Trotoar untuk pejalan kaki. Bagaimana pendapat wisatawan asing kalau trotoar tidak pada fungsinya,” tandas Runtuwene. (Tim Redaksi)

Gunakan Motor Merah, Royke Roring Menyapa Warga

Ir Royke Roring (Foto Alen)

Ir Royke Roring (Foto Alen)

MANADO – Berbagai upaya positif terus dilakukan, Ir Royke Roring, selaku Pejabat Wali Kota Manado, Jumat (15/1/2016) setelah memimpin Apel Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) yang bertugas di kawasan 45. Kemudian menghadiri kegiatan yang dilaksanakan di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado, setelah itu langsung keliling Kota Manado menyapa warga.

”Jalankan tupoksi dengan baik dan benar. Teruslah menjadi mata dan telinga untuk mengantisipasi gerakan-gerakan yang mencurigakan di kawasan yang super sibuk dan super padat ini,” ujar Roring dalam apel.

Lanjut diitambahkannya, peran dari Pol PP harus terus dipertahankan guna menciptakan rasa aman untuk masyarakat dalam melakukan aktivitas.

”Saya mengajak kita semua mari terus kita ciptakan rasa nyaman di Kota ini sehingga warga dapat nyaman keluar rumah untuk beraktifitas. Dalam waktu dekat juga Pemerintah Kota akan mengeluarkan Perda untuk penertiban Pegawai Negeri Sipil yang berkeliaran disaat jam kerja dan pastinya Anggota Satpol PP akan bertindak sebagai garda terdepan dalam mengawal Perda tersebut‚ÄĚ pungkas Roring.

Sekedar diketahui, Penjabat Wali Kota melakukan aktivitas berkeliling Kota Manado ‘ron Manado’ dengan mengendarai motor warnah merah memantau kegiatan kerja bakti dibeberapa tempat dan menyapa warga. (Tim Redaksi)

Dilarang Berjualan, Ini Reaksi Para PKL di Kawasan 45 Manado

Suasana para PKL di pusat Kota Manado saat berjualan (Foto Suluttoday.com)

Suasana para PKL di pusat Kota Manado saat berjualan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Pedagang Kaki Lima di Kawasan pusat perbelanjaan 45 Manado, mengeluhkan atas pelarangan berjualan di emperan toko oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Kamis (30/7/2015) pantauan Suluttoday.com, para Pedagang Kaki Lima (PKL) enggan berjualan, dikarenakan dijaga ketat oleh Satpol PP yang biasa beroperasi di Kawasan 45.

Salah satu pedagang Amina, menuturkan bahwasanya, dari kemarin kami dilarang berjualan oleh Pol PP, entah mengapa kami dilarang untuk berjualan.

“Kami dilarang berjualan dari kemarin oleh Pol PP, tidak diketahui apa penyebab kami dilarang,” ujar Amina.

Lanjutnya juga, yang menjadi kami heran mengapa para pedagang yang berjualan diemperan toko depan jalan kami berjualan, tidak mendapat larangan oleh Pol PP, malah mereka dibiarkan berdagang. Ketika ditanyakan kepada Pol PP, mereka katakan hanya menjalankan perintah.

“Kami sangat heran, kenapa para pedagang di depan toko, sebrang jalan kami berjualan, tidak dilarang oleh Pol PP. Ini menjadi pertanyaan kami kepada Pemerintah Kota Manado,” ungkapnya. (Fajri Syamsudin)

Xaverius: Kami Terus Berupaya, Hingga Ada Efek Jera

Kasat Pol PP Kota Manado, Xaverius Runtuwene (fot0: jk)

Xaverius Runtuwene (Foto Suluttoday.com)

MANADO –¬†Pemerintah Kota Manado, terus mengupayakan keindahan kota Manado, dari berbagai segi dan aspek, seperti yang dikemukakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Xaverius Runtuwene, kepada Suluttoday.com, Senin (16/3/2015) siang tadi.

Dikatakan beliau, untuk semakin memantapkan program program pemerintah Kota Manado, pihaknya, bekerja sama dengan berbagai dinas dan instansti terkait, dalam lingkungan pemerintahan Kota Manado, terus melakukan penertiban, untuk para pemarkir liar, yang terus melakukan aksi yang tidak baik, dengan melakukan pemarkiran, tidak pada tempat sewajarnya. “Kami terus melakukan pengupayaan, penertiban untuk para pemarkir liar, di wilayah jantung kota, atau Taman Kesatuan Bangsa (TKB),” jelas Runtuwene.

Lanjut Beliau, jika itu akan terus dilakukan, hingga muncul kesadaran, dan efek jerah, dari para pemarkir yang tidak sadar aturan, Ungkap Runtuwene. Diharapkan, dengan berbagai upaya yang dilakukan, bakal melahirkan kesadaran, untuk sama sama menjaga keamanan, keindahan, dan ketertiban, di wilayah Kota Manado, terlebih khusus untuk wilayah TKB yang tidak lain, merupakan jantung kota Manado, Pungkas Runtuwene yang dikonfirmasi lewat handphone. (Angel)

Xaverius: PNS Nakal kami Tindaki

Xaverius Runtuwene (Foto Suluttoday.com)

Xaverius Runtuwene (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Xaverius Runtuwene, kepada Suluttoday.com Kamis (12/02/15) di ruang Kerjanya Hari ini, mengatakan jika pihaknya, bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Manado, terus melakukan Pendisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang sering mangkal di lokasi tempat berbelanja, maupun lokasi Tempat Kuliner (Makan) di saat jam Kerja Berlangsung.

“Saat ini kami sedang melakukan penertiban PNS, bekerja sama dengan Pihak BKD,” kata Xaverius Di ruang kerjanya.

Lanjut dikatakan, jika pihaknya terus memantapkan berbagai upaya untuk mendisiplinkan para pegawai yang sudah mulai “nakal”, dan jika di dapati maka akan mendapatkan pembinaan. ”Sekalian teguran, dari pihak Pemerintah Kota Manado dalam hal ini Dinas terkait, sehingga kedisiplinan Kota Manado dalam hal ini, untuk para PNS makin bertambah,” jelas Xave.

Diharapkan, dengan adanya berbagai upaya tersebut, Manado dalam Hal ini, para PNS yang ada, di lingkungan Pemerintahan Kota Manado, makin baik dan semakin baik lagi,” tutup Xave sapaan akrab Runtuwene. (Angel)
iklan1