Tag: sehan landjar

Aktivis Pemuda dan Sehan Kompak Mendukung Bang Toyib

Bersama generasi muda, Faisal Salim alias Bang Toyib bersilaturahmi (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Bursa bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado mulai didengungkan masyarakat. Dimana Pilkada Manado tak lama lagi akan dihelat, yakni di tahun 2020. Sejumlah nama mulai mencuat, diantaranya Faisal Salim alias Bang Toyib, Ketua BM PAN Kota Manado ini dinilai layak menjadi calon Wakil Wali Kota Manado.

”Sosok Bang Toyib memang punya kans besar untuk maju sebagai calon Wakil Wali Kota Manado. Punya jejak pengalaman berorganisasi, figur yang punya kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat Kota Manado. Saya melihat, beliau juga punya basis massa serta pendukung militan tersendiri. Tak hanya itu, kehadiran beliau ini sebagai keterwakilan kaum muda Kota Manado, ini sangat potensial untuk meraup dukungan pemilih,” ujar Rahmat Surat, pengurus DPD KNPI Manado, Rabu (19/6/2019).

Sementara itu, sebelumnya dalam sejumlah kesempatan Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sehan Landjar memberikan dukungan terhadap Bang Toyib. Menurut Eyang, sapaan akrab Landjar bahwa seluruh kader PAN di Kota Manado akan mendapat dukungan dari dirinya, dan mereka yang serius dan sungguh-sungguhlah yang akan berhak mendapatkan rekomendasi partai yang dipimpinnya itu.

Faisal Salim saat memberikan ceramah (FOTO Suluttoday.com)

”Iya prinsip dasarnya adalah PAN akan mengutamakan kader untuk bertarung dalam kontestasi Pilwako Manado. Selaku Ketua DPW PAN Sulut saya akan akomodatif menerima usulan dari DPD PAN Manado, intinya bagi kader yang serius mencalonkan diri melalui PAN akan kita support. Ajakan saya dan dukungan yaitu kita harus bisa memaksimalkan kekuatan agar PAN Manado bisa terus berjaya, termasuk salah satu figur yang disebut-sebut yaitu Saudaraku Faisal Salim atau Bang Toyib akan kita support,” ucap Eyang. (*/Redaksi)

Ketua DPW PAN Sulut Beri Sinyal Dukung Bang Toyib untuk Pilwako Manado

Eyang dan Bang Toyib (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak untuk 2020 mulai dekat. Hal tersebut membuat sejumlah politisi mulai masuk radar, terjaring dan digadang-gadang untuk maju dalam kontestasi Pilkada. Salah satunya, Faisal Salim Ketua BM PAN Kota Manado ini mulai terdengar namanya diorbitkan para generasi muda di Manado.

Faisal yang akrab disapa Bang Toyib ini juga mendapat restu dari Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) H. Sehan Landjar. Saat ditemui di Jalan Roda (Jarod) belum lama ini, Eyang sapaan akrab Landjar bersama Bang Toyib menyampaikan dukungannya pada kader PAN yang mendapatkan dukungan masyarakat untuk maju dalam hajatan Pilkada Kota Manado.

”Alhamdulillah saya mendukung penuh kader-kader PAN untuk maju bertarung di Pilkada Manado 2020. Salah satunya Faisal Salim yang saya dengar dielukkan warga untuk maju, ini menandakan bahwa kaderisasi di PAN berjalan dengan baik. Kita telah mampu mencetak kader-kader yang layak ditampilkan, bahkan masyarakat yang mengharapkan mereka ini maju dalam laga Pilwako Manado,” ujar Eyang tegas yang juga Bupati Boltim dua periode ini.

Bang Toyib usai mengisi ceramah bersama Bikers Subuhan (FOTO Suluttoday.com)

Untuk diketui posisi Partai, Partai Amanat Nasional Kota Manado memperoleh 4 Kursi di Legislatif di DPRD Manado. Berarti punya kekuatan politik yang kuat untuk diperhitungkan, hal itulah yang menurut Eyang patut mendorong kader PAN untuk berkompetisi secara sportif agar mendapat simpati masyarakat.

Ditempat terpisah, Bang Toyib ketika diwawancarai menyampaikan niatnya untuk maju bila dipercaya masyarakat. Pria yang dikenal sukses sebagai pengusaha properti itu mengaku akan terus memberikan solusi bagi warga Kota Manado dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta usaha keras mewujudkan keadilan.

”Cita-cita besar saya adalah bagaimana masyarakat Manado disejahteraan, diberikan keadilan, mereka hidup aman dan nyaman. Soal dukungan masyarakat ya?, bagi saya bila kehadiran saya untuk bertarung di Pilwako Manado sebagai Calon Wakil Wali Kota Manado diminta masyarakat, maka saya tidak akan menolaknya. Tentu tujuan mulianya ialah mengabdi kepada masyarakat. Itu akan saya emban, dan laksanakan secara tulus,” tutur Bang Toyib pada Suluttoday.com, Sabtu (15/6/201). (*/Redaksi)

KPU Boltim Disidang, PAN Optimis PSU Dilaksanakan

Berlangsungnya sidang Ajudikasi (FOTO Ist)

BOLTIM, Suluttoday.com – Pemilu Serentak 17 April 2019 tidak berjalan mulus. Pasalnya di Sulawesi Utara (Sulut), khusus di beberapa Kabupaten/Kota masih terdapat permasalahan. Seperti terjadinya Sidang adjudikasi atas gugatan Dewan Perwakilan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Bolaang Mangondouw Timur (Boltim), saat ini sudah memasuki tahap akhir.

Menurut informasi setelah tahapan pembacaan kesimpulan pada sidang Senin (27/5/2019), majelis adjudikasi akan membacakan putusan paling lambat 31 Mei nanti. Disampaikan Ketua DPD PAN Boltim, Marsaole Mamonto, bahwa pihaknya yakin bahwa gugatan ke Bawaslu Provinsi terkait pelanggaran administrasi dan teknis pada penyelenggaraan pileg 17 April 2019 itu, akan dikabulkan majelis adjudikasi. Pasalnya, ada banyak kekeliruan KPU Boltim yang terungkap. Seperti temuan pemilih DPK 40 orang di TPS 2 Modayag, yang sulit dibuktikan oleh KPU Boltim.

“Pada persidangan yang sudah berlangsung sejak tanggal 18 Mei, KPU sulit membuktikan pelbagai kesalahan mereka dalam pelaksanaan pileg 17 April. DPK yang 40 orang di Modayag itu, sangat memprihatinkan. KPU sendiri sulit membuktikan bahwa 40 orang itu pemilih sah. Karena C7 yang bisa menjadi bukti lewat daftar hadir pemilih di TPS, itu raib entah kemana. Ini juga diakui pihak terlapor dari PPK Modayag,” ujar Marsaole Mamonto, ketua DPD PAN Boltim.

Sementara kuasa hukum DPD PAN Boltim pada sidang adjudikasi di Bawaslu Provinsi Sulut, Hendro Silow, mengungkapkan ada banyak kekeliruan fatal dalam hukum acara yang disebabkan kesalahan pihak terlapor yakni KPU Boltim, serta Bawaslu Boltim sebagai pihak terkait.

KPU Boltim hadir sebagai Terlapor (FOTO Ist)

“Untuk pihak terlapor yakni KPU, salah satu kesalahan fatal mereka adalah menghadirkan saksi terlapor, dari pihak terlapor sendiri yakni anggota PPK, maupun PPS dan KPPS. Ini menyalahi prosedur beracara, karena terlapor tidak bisa menjadi saksi. Kemudian, saksi terlapor juga tidak bisa dari hubungan kekeluargaan atau hubungan darah, atau wilayah kerja. PPK dan PPS itu adalah pihak yang digaji KPU. Tidak bisa menjadi saksi,” ujar pengacara muda ini.

Bawaslu Boltim sendiri, ketika agenda sidang pembacaan kesimpulan, menyerahkan sebundel bukti pelengkap yakni berisi Laporan Hasil Pengawasan (LHP) kepada majelis adjudikasi. Ini dengan maksud agar menjadi pelengkap bahwa seluruh kejadian di tps, maupun pleno yang terjadi atas pengawasan Bawaslu dan jajarannya.

“Tapi seluruh berkas yang sebundel itu, 90 persen tidak memiliki nomor surat. Patut disebut, Bawaslu sudah mal-administrasi. Ini menyalahi aturan, surat dan dokumen penting ternyata tak punya nomor surat. Ini fatal sekali akibatnya,” kata Hendro.

Seluruh kejadian di persidangan ini telah dicatat dan direkam oleh majelis hakim dan akan diserahkan kepada pihak pihak. Sehingga DPD PAN melalui kuasa hukumnya, meyakini majelis hakim akan mengabulkan gugatan mereka. Karena temuan betapa banyak kejanggalan baik secara administrasi dan teknis pelaksanaan pileg di Boltim.

“Konsekwensi jika hal gugatan ini tidak dikabulkan, adalah gugatan kode etik ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Karena, KPU Boltim lalai dalam banyak hal terutama pendataan dan teknis pemilih. Misalnya saja, KPPS 4 yang fungsinya mencocokkan data pemilih, itu tidak dijalankan. Ini kebanyakan karena tidak mendapatkan sosialisasi atau bimbingan dari KPU sebagai pelaksana teknis. Begitu juga Bawaslu Boltim yang menurut catatan kami, lebih banyak melakulan klarifikasi dan kesepakatan dengan KPU jika ada temuan pelanggaran. Ini adalah pelanggaran etik. Bawaslu fungsinya mengawasi, dan memberikan rekomendasi sanksi jika ada pelanggaran. Bukan bersepakat,” tegas ketua DPW PAN Boltim, Sehan Landjar.

Dia menegaskan sudah siap melaporkan kedua institusi penyelenggara pemilu tersebut ke DKPP. Majelis hakim yang terdiri dari 5 Pimpinan Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, mengatakan bahwa terkait pelaksanaan sidang adjudikasi tersebut sudah berjalan sesuai mekanisme sidang.

Segala temuan, bukti, dan keterangan saksi yang muncul di persidangan akan jadi acuan majelis dalam mengambil keputusan.

“Yang pasti pihak kami akan memutuskan dengan netral tanpa ada intervensi dari pihak manapun. Putusan bisa di akhir Mei ini, mengingat waktu dan tahapan yang ada,” ujar Awaludin Umbola, pimpinan Bawaslu Sulut. (*/Redaksi)

Kampanye Terbuka PAN Manado, Ini Orasi Politik Bang Toyib

Bang Toyib saat berorasi diatas panggung (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado, Kamis (11/4/2019), menggelar Kampanye terbuka yang bertempat di Lapangan Ketang Baru. Acara berlangsung dari pukul 11.00 wita ini di hadiri para Calon Anggota Legislatif (Caleg) PAN baik tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi Dapil Kota Manado dan dan juga Caleg DPR RI dari dapil Sulawesi Utara (Sulut).

Selain di hadiri oleh Caleg-Caleg, acara kampanye terbuka yang di koordinir oleh Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kota Manado ini di hadiri langsung oleh Ketua DPW PAN Sulut, Sehan Landjar yang juga Sebagai Bupati Boltim serta Ketua DPD BM PAN Kota Manado.

Faisal Salim selaku Ketua DPD BM PAN Manado dalam orasi politik mengajak kepada pemuda dan pemuda Kota Manado yg mau memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara ini utk bergabung dg BM PAN. Saatnya pemuda pemudi berpolitik, politik yang santun, politik yang bersih dan politik yang bermartabat.

“Saya Mengajak pemuda dan pemudi Kota Manado yang mau memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara ini utk bergabung dg BM PAN. Saatnya pemuda/i berpolitik, politik yang santun, politik yang bersih dan politik yang bermartabat, Mengajak masyarakat untuk Memilih kader kader PAN, sekaligus mengawasi apabila mereka terpilih, jika baik maka dukung lah mereka, jika salah mari kita nasehati bersama2, maka BM PAN berada paling depan untuk meluruskan mereka para wakil rakyat yang salah jalan,” kata Bang Toyib sapaan akrab Faisal.

BM PAN akan mengawal amanah suara rakyat yang memilih para kader2 PAN dan tidak 1 suara pun yang akan diselewengkan kepada yang tidak berhak. Kata Faisal Lebih lanjut, Tokoh pemuda yang akrab di sapa dengan sebutan Bang Toyib dalam orasinya mengatakan bahwa tidak ada tempat untuk para pencuri suara di PAN.

Ribuan massa yang mengikuti kampanye (FOTO Suluttoday.com)

“Sebagai ‘anak kandung’ dari Reformasi, tidak ada tempat bagi para pencuri suara di PAN,” ujar Bang Toyib tegas.

Diakhir orasinya bang toyib mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mensukseskan pemilu 17 april nanti. “Pemilu 17 April sudah tidak lama, jadi marilah kita gunakan hak suara kita untuk memilih wakil rakyat yang amanah,” teriak Bang Toyib diatas panggung. (*/Redaksi)

STOP Urus DPW, Boby Daud Diminta Fokus Bangun DPD PAN Manado

Muzaqir Polo Boven, DPW PAN Sulut menerima dokumen Verfak dari KPU dan Boby Daud (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pernyataan tegas disampaikan Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Utara (Sulut), Muzaqir Polo Boven terkait tanggapan Ketua DPD PAN Manado, Boby Daud terhadap polemik yang lahir di DPW PAN Sulut.

Senin (19/3/2018), Muzaqir saat ditemui secara gambang memberikan penjelasan batas kewenangan antara DPD, DPW dan DPP di internal PAN. Hal tersebut kata politisi PAN ini menjadi ukuran dan cerminan atas sejauh mana kader PAN mengetahui tentang konstitusi (AD/ART) partai, karena menurutnya Daud ‘kelewatan’ memberikan tanggapan.

”Kader PAN sejati itu mereka yang paham konstitusi partai dan tugas wewenangnya. Tidak sembarangan memberikan pernyataan, atau melakukan sesuatu yang bukan masuk kewenangannya. Nah, di PAN itu hierarkinya jelas. Ada DPP, DPW, DPD, sampai ke Tingkat Ranting, bila ada yang tidak paham lantas bersuara keras itu menggambarkan dia tak paham konstitusi partai. Biarkan urusan DPW PAN diselesaikan Saudaraku Sehan Landjar selaku Ketua,” tutur Bang Polo sapaan akrab Muzaqir yang didampingi sejumlah kader PAN.

Lanjut disampaikannya bahwa agar mampu menjaga geliat perkembangan PAN Kota Manado, maka Daud diminta fokus membangun PAN di Kota Manado. Soal dinamika DPW PAN Sulut biar menjadi domain DPW, apalagi adanya pembentukan tim 9 yang diberi amanah membentuk struktur bukan ‘melahirkan polemik’, sehingga tambahnya jangan diarahkan sehingga menjadi melenceng tugasnya.

”Ingat sekali lagi ini ranah DPW PAN Sulut, menjadi rancu nantinya bila dalam rapat-rapat kemudian yang hadir disitu adalah utusan DPD. Jangan membawa-bawa tim 9, karena rapat yang pernah dilakukan hanya kurang lebih dihadiri 2 atau 3 orang. Sebetulnya sederhana kita menghargai SK DPP PAN yang mana mengakui hanya ibu Felmy Pelleng itulah Sekretaris DPW PAN Sulut, bukan yang lain. Kemudian, kita lahirkan pula dinamika yang berkualitas dimana tiap tingkatan struktur pengurus menjalankan tugasnya masing-masing jangan tumpang tindih. Saran saya, stop urus DPW Boby Daud fokus saja bangun DPD PAN Manado. Janganlah kita memperlihatkan perlawanan terhadap perintah DPP,” tutur Bang Polo saat ditemui di salah satu rumah kopi di Manado. (*/Redaksi)

iklan1