Tag: senator brani

Temu Pimpinan Relawan Jokowi-Amin Se-Sulut, BRANI Gelorakan Semangat Bekerja

Benny Rhamdani saat memberikan materi (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Sekitar ratusan orang pendukung (relawan) pasangan calon Presiden 01 (Joko Widodo-Ma’ruf Amin), Sabtu (9/2/2019) menghadiri pertemuan yang digagas Direktur Kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN), Benny Rhamdani di Hotel Aston Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Pertemuan khusus yang dihadiri para pimpinan tim relawan Jokowi-Amin ini berjalan lancar, yang dihadiri 72 tim relawan.

Brani sapaan akrab Senator Benny dalam sesi sambutan menyemangati para relawan. Menurut Brani, relawan harus menyatu dalam satu semangat bersama yakni memenangkan Jokowi-Amin, karena hanya dengan bersatu dan menjalankan slogan kerja nyatalah, kata Brani kemenangan untuk Jokowi-Amin dapat terealisasi.

”Hanya dengan mengintegrasikan semua elemen kekuatan dan potensi relawan Jokowi-Amin maka kita akan merebut kembali kemenangan. Walaupun saat ini, kecenderungan pemilih di Sulawesi Utara sebagaimana survey, posisi kita masih diatas. Namun, jangan bereuforia dengan itu, teruslah bekerja dan bekerja untuk kemenangan Jokowi-Amin di Sulawesi Utara,” ujar Brani yang juga Ketua DPP Partai Hanura ini.

Slogan bekerja dan menang menggema di pertemuan relawan Jokowi (FOTO Suluttoday.com)

Tidak hanya itu, politisi vokal yang juga mempunyai bakat sebagai pemain bola kaki ini berjanji akan memberikan kejutan untuk warga Sulawesi Utara disaat tanggal 17 April 2019 nantinya. Beberapa permintaan relawan, diantaranya terkait atribut juga direspon dengan baik Brani, politisi senior ini juga menyampaikan optimismenya terhadap kemenangan Jokowi-Amin di tingkat Nasional.

Para pimpinan Relawan saat mendengarkan ceramah politik Brani (FOTO Suluttoday.com)

”Walau berdasarkan tren dan kalkulasi politik bahwa kita (Paslon 01) akan menang, tapi tetaplah giat melakukan konsolidasi pemenangan. Jangan biarkan Sekretariat menjadi sepi, jangan lewatkan waktu-waktu yang tak lama lagi Pemilu 2019 ini dengan duduk dan diam, silahkan turun terus dibasis-basis rakyat. Ajak rakyat memilih Jokowi-Amin, karena dengan metode kampanye turun langsung menyapa rakyat itulah yang signifikan menarik suara di TPS nantinya,” kata Brani menutup. (*/Redaksi)

Sosialisasi Hindari Golput, BRANI Cerahkan Kaum Milenial di Bolmong Raya

BRANI, Senator vokal asal Sulawesi Utara (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tugas yang padat sebagai Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Sualwesi Utara (Sulut) dan juga Direktur kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf tidak membuat Benny Rhamdani berkutat di kancah Nasional lalu mengabaikan rakyatnya. Politisi yang dikenal ulet, vokal dan memulai karir sebagai aktivis mahasiswa itu turun menemui konstitiennye di Kotamubagu, Kamis (7/2/2019).

Senator Brani begitu politisi yang sampai saat ini masih doyan dengan aksi jalanan itu akrab disapa, menyebutkan bahwa ancaman atas politik uang makin dirasakan rakyat. Itu sebabnya, tugas politisi yang rasional adalah membuat amunisi penghancur agar rakyat tidak dicekoki model-model politik pragmatis oportunis. Bagi Brani politik adalah jalan kemuliaan, sehingga cara-cara haram yang dijalankan dalam ranah politik untuk meraih kekuasaan wajib dilawan.

Benny Rhamdani, menyebutkan bahaya Golput (FOTO Suluttoday.com)

”Mari lakukan operasi kecil terhadap pembuluh kesadaran publik yang tersumpat dengan hantaman politik uang (money politic). Mari kita gunakan pisau analisis dan thermo diagnosis yang tepat guna melahirkan rasionalitas bagi pemilih, jangan kita bodohi rakyat dengan politik uang,” ucap Rhamdani tegas.

Selain itu, Brani yang juga Caleg DPR RI dari Partai Hanura Dapil Sulawesi Utara ini mengajak kaum muda di Bolmong Raya dan Sulut umumnya agar tidak menjadi Golput (Golongan Putih) dalam Pemilu 17 April 2019 mendatang. Brani menyebutkan suara rakyat sangatlah penting dalam menentukan arah dan laju perubahan daerah ini hingga ke level Nasional.

Generasi muda Kotamubagu saat mendengarkan penyampaian Brani (FOTO Suluttoday.com)

”Dengan jumlah 60% dari jumlah pe.ih Indonesia di Pemilu dan Pilpres 2019 atau kurang lebih 80 juta-an suara. Kaum melenial itu variabel penting yang sangat menetukan dalam kontestasi demokrasi dan seleksi kepemimpinan politik di level Basional maupun daerah. Untuk itu mari kita hindari Golput, akan tidak ada alasan untuk tidak peduli dengan politik. Apalagi mengambil sikap Golput,” kata Rhamdani yang juga Ketua Komite I DPD RI ini.

Memberikan pencerahan politik, BRANI terus mendapat dukungan generasi milenial (FOTO Suluttoday.com)

Lanjut disampaikan Brani bahwa kaum muda harus menjadi pelaku sejarah. Jika saat ini memilih pemimpin, maka pada saatnya harus menjadi pemimpin. Pemimpin yang memiliki kompetensi, keBRANIan dan kegigihan serta empati terhadap persoalan-persoalan kerakyatan. Selain itu, Brani secara detail memaparkan bahaya dan ruginya rakyat juga Golput dihadapan ratusan rakyat yang hadir dalam acara Ngopi Bareng Benny Rhamdani tersebut. (*/Redaksi)

Senator BENNY RHAMDANI Dikunjungi Konstituen Hingga Tertidur di Ruang Kerjanya

Benny Rhamdani tertidur di ruang kerjanya, bukan baru kali pertama dilakukan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Setiap pilihan adalah pemberian diri, pengabdian dan pelayanan baginya, itulah kira-kira secara umum yang dikenal publik dari sosok Senator Benny Rhamdani. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara (Sulut) semenjak dilantik menjadi DPD RI itu, mengusung tema perjuangan ”Timur Indonesia Menggugat”, menjadi jargon yang menyemangati para Senator dari Kawan Indonesia Timur lainnya.

Dengan semangat berpolitik berdiri diatas kepentingan semua golongan, menjunjung tinggi keberagaman, Brani begitu sapaan akrab Rhamdani mantan anggota DPRD Provinsi Sulut beberapa periode ini juga dikenal begitu anti terhadap money politic, janji-janji manis para politisi tanpa pembuktian, dan melawan yang namanya politik diskriminasi. Brani dikenal begitu konsisten serta intens mengkampanyekan gagasan-gagasan nasionalisme, perdaiaman, integrasi, kebangsaan, menyadari bahawa pentingnya keadilan dan pemerataan pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diwujudkan.

Senator yang begitu dicintai banyak kalangan, terutama warga Sulawesi Utara ini, memiliki sikap dermawan dan punya gaya hidup tersendiri, bahkan cukup unik dan layak untuk disimak. Kali ini, redaksi Suluttoday.com menelusuri, dimana sosok Brani membagikan ceritanya melalui akun Facebook atas nama Benny Rhamdani. Inilah sekelumit aktivitas yang dilakukannya.

”Kemarin, seharian dengan tugas kenegaraan yang sangat padat. Sorenya mendadak mendapat tugas baru yang harus diselesaikan. Pekerjaanpun diselesaikan sambil begadang semalaman di kantor. Sekitar Jam 22.15 Wib, Hp saya berbunyi. Diujung telpon suara Sang Ibu yqng saya kenal baik menanyakan saya dimana dan menyampaikan maksudnya untuk ketemu. Sayapun menjawab dengan menjelaskan posisi saya dan mempersilahkannya untuk datang,” kata Senator Brani.

Lanjut disampaikannya bahwa ditengah ditengah dirinya sedang sibuk mengerjakan tugas ditemani beberapa teman, sekitar jam 23.45 Wib, Sang Ibu yang menelpon dirinya dan menyagakan akan datang, tiba dengan rombongannya di ruangan saya. Jumlahnya sebanyak 16 orang.

Mereka dari Sekolah MAN Model Kota Kotamobagu, kata Senator yang merakyat ini. Datang ke Jakarta, untuk sebuah acara Pementasan Teater yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama RI. Mereka adalah juara Lomba Teater di Provinsinya. Dan datang ke Jakarta mewakili Sulawesi Utara.

”Ruang kerjapun seketika penuh dan nampak ramai. Kamipun saling bersalaman dan saling menyapa satu sama lain. Obrolan diantara kami mengalir dengan sendirinya. Diselingi canda tawa lepas yang tak terbendung.
Suasana pun berubah menjadi hangat, penuh keceriaan seperti layaknya keluarga besar. Sambil tak lupa sambil menyantap Nasi Bungkus padang yang mendadak kami beli mendadak di tengah malam buta,” ujar Brani.

Para siswa dan guru MAN Model Kotamubagu saat berada di ruang kerja Senator Brani (Foto Ist)

Kemudian, sekitar jam 01.50 Wib, rombongan berpamitan untum melanjutkan perjalanan, kembali ke penginapan didaerah Tanggerang. ”Lalu kamipun mentempatkan untuk berfoto bersama. Dan sayapun dengan ditemani Sahabat Denny Mokodompit(Om Demo) serta Staf, mengantarkan rombongan ke lantai l dan selanjutnya menuju Lobby kantor DPD RI,” tutur Senator yang dikenal begitu aktif membela kepentingan masyarakat kecil tersebut, terutama yang berkaitan dengan sengketa tanah di Sulawesi Utara.

Setelah saling berjabat tangan, kata Brani, para rombonganpun naik bus. Dirinya bersama warga saling melambaikan tangan, bus pun berjalan meninghalkan kantor lalu menghilang ditelan gelap pekatya subuh dinihari. Brani mengungkapkan perasaannya kepeduliannya terhadap warga yang baru saja ditemui dan berdiskusi penuh keakraban dengan dirinya tersebut.

”Ada rasa haru sekaligus bangga yang tiada terkira bertemu dengan para guru dan Siswa Man Model yang penuh Bakat dan Talenta dari Kampung sendiri, yang datang ke Jakarta. Bertarung menjemput mimpi dan melawan angkuhnya Ibukota. Tapi juga rasa sedih muncul, setelah berpisah dengan mereka. Serta rasa berdosa karena tak bisa memberi pelayanan lebih, kecuali hanya apa adanya. Jujur, Maafkan Saya wahai para Guru dan juga Adik-adik Siswa,” ungkap Sentor Brani, di Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Akhirnya, Senator yang dikenal saat menjadi mahasiswa aktif di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Manado ini melanjutkan tugasnya, seolah mengejar waktu yang tanpa mempedulikan waktu istirahat yang cukup. Sampai, tak menyempatkan pulang ke rumah dan tidurlah Senator Brani di ruang kerjanya.

”Saya kembali keruangan, melanjutkan tugas yang belum selesai. Ditengah pekerjaan yang masih harus diselesaikan, waktu sudah menunjukan jam 02.15 Wib. Dan setelah itu, saya tak lagi sadar apa yang terjadi di sekitar. Dan kamipun terkapar,” papar Brani menutup. (*/Amas)

Kunker ke BPN Sulut, Komite 1 DPD RI Tegaskan Jangan Main-Main dengan Tanah

Wakil Ketua Komite 1 DPD RI, Benny Rhamdani saat menyampaikan pengantar (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Banyaknya keluhan warga terkait sengketa tanah di Sulawesi Utara (Sulut) mengharuskan Pemerintah Daerah (Pemda) tak boleh menutup mata, hal itu sebagaimana disampaikan Komite 1 Dewan Parwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) saat kunjungan kerja (Kunker), Selasa (17/10/2017). Kedatangan rombongan Komite 1 ini dipimpin langsung Benny Rhamdani, Wakil Ketua Komite 1 yang juga bertindak selaku ketua rombongan.

Banyak hal yang dibahas, dalam Kunker yang membahas terkait pengawasan atas pelaksanaan Reforma Agraria terkait redistribusi lahan dan legalisasi aset di kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Utara, tersebut. Rhamdani memberikan kritik pedasnya dan menyampaikan kontemplasi bagi stakeholder yang berurusan atas tanah agar tidak bersikap mendzolimi rakyat.

Berlangsungya tanya jawab saat kunjungan kerja (Foto Suluttoday.com)

”Banyak hal dan persoalan yang sudah kami catat, sesuai dengan yang disampaikan aktivis LSM, para pegiat demokrasi pejuang kepentingan rakyat, warga yang tanahnya dirampok. Semua ini akan kami tindaklanjuti ke instansi terkait di Jakarta, akan kita upayakan merumuskan dan membentuk Pansus yang konsen mengurusi sengketa tanah di Republik ini. Ingat, jangan main-main dengan tanah, karena kita meninggal nanti akan kembali ke tanah,” tegas Brani begitu Rhamdani akrab Senator asal Sulawesi Utara ini tegas.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasioal (BPN) Sulawesi Utara tersebut, Kakanwil BPN Sulut Fredy Kolintama berkomitmen untuk mewujudkan apa yang menjadi aspirasi, masukan dan keluhan dari warga Sulut yang terlibat dalam sengketa tanah. (Amas)

Senator Benny Rhamdani Sapa Warga Paal Dua dan Berikan Sentuhan

Senator Benny Rhamdani saat menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Paal Dua (Foto Suluttoday.com)

Senator Benny Rhamdani saat menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Paal Dua (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Sosok yang rendah hati dan dikenal komunikatif dengan semua kalangan masyarakat, sekaligus plural, Benny Rhamdani yang saat ini menjabat anggota DPD RI (Senator) perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (17/ 5/2016) pagi tadi mengunjungi warga Pall Dua Kecamatan Paal Dua Kota Manado. Kali ini, Benny mengunjungi pembangunan rumah ibadah, Masjid Al-Mustaqim Paal Dua.

Menurut Benny setelah menyerahkan bantuan untuk proses pembangunan Masjid mengatakan bahwa kunjungan yang dilakukan bersama sejumlah pengurus Banser dan GP Ansor Manado tersebut merupakan bagian dari silaturahmai, dan juga upaya dalam menjalankan program resmi organisasi Banser dan GP Ansor Manado.

“Inilah bentuk nyata agenda keumatan adalah dengan melakukan kerja bakti, membantu masyarakat secara langsung dan secara nyata dilapangan dan sesuai rencana hari ini kunjungannya di Masjid Al-Mustaqim Paal Dua dan siangnya di Gereja SION yang berlokasi di Wonasa Kapleng,” ujar saat diwawancarai wartawan, Selasa (17/5/2016).

Lanjut ditambahkan Benny yang juga mantan anggota DPRD Sulut beberapa periode ini menyampaikan bahwa pentingnya pemeluk agama di Kota Manado dan Sulut pada umumnya menjunjung tinggi keberagaman serta menegakkan toleransi.

”Mari kita hargai pluralitas keberagaman, justru kalau perbedaan itu diyakini sebagai rahmat Tuhan maka perbedaan ini adalah bagian bagaimana Tuhan mendidik kita untuk siap berbeda, tinggal kita bagaimana merawat perbedaan itu dan kami buktikan apa yang dilakukan oleh Anshor dan Banser sebagai bagian dari merawat plularisme, merawat kerukunan, ” papar Brani sapaan akrab Benny menutup. (**/Ikhy)

iklan1