Tag: sg vicky lumentut

Memasuki Tahun Baru 2019; Wartawan Bertanya, Wali Kota Manado Menjawab

Wartawan saat bertanya kepada Wali Kota Manado (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kemajuan Kota Manado diakui Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut tidak dapat dilepas dari kontribusi para wartawan. Hal itu disampaikan GSVL, sapaan akrab Wali Kota Manado dua periode ini, Senin (31/12/2018) dihadapan sejumlah wartawan saat tatap muka bersama di Puncak De Corlano Kecamatan Malalayang Manado.

”Saya juga berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang atas kerja samanya pembangunan di Kota Manado terus dilakukan. Kita semua berharap pembangunan berkelanjutan dan kebersamaan ini terus terjaga di tahun 2019. Selain itu, program yang telah digagas dapat dijalankan dengan baik, silahkan rekan-rekan wartawan terus mengingatkan saya agar terus bekerja optimal,” ujar Wali Kota Manado ini tegas.

GSVL mengungkap berbagai prestasi yang di raih Pemkot Manado selang tahun 2018. Tercatat ada 21 penghargaan yang diterima Pemkot Manado termasuk didalamnya prestasi internasional dimana Manado menjadi Juara Dunia Call Center Manado Siaga 112.

‘Tercatat ada 21 penghargaan yang kami terima selama tahun 2018. Ini cukup membanggakan bagi kita semua. Karena ini, adalah buah kerja keras seluruh aparatur pemerintah di Kota Manado, termasuk juga dukungan teman-teman media,” ujar GSVL.

Suasana berlangsungnya tatap muka bersama Wali Kota Manado (FOTO Ist)

Selain itu, target capaian prestasi tahun 2018 adalah 18 penghargaan, namun bisa mencapai 21 penghargaan. Ini disebabkan karena ada satu kegiatan yakni Call Center 112, Kota Manado mendapat tiga penghargaan yakni sebagai juara di tingkat Nasional di Jakarta, kemudian Juara di tingkat Regional yang dilaksanakan di Macao Cina dan juara di tingkat internasional yang dilaksanakan di Praha Republik Ceko.

”Sejak kami meluncurkan Cerdas Command Center, kami tidak pernah menyangka jika akan ada penilaian seperti ini. Tujuan kita yakni membantu mesyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat dan efisien, namun ternyata ada yang menilai dan Manado bisa berprestasi sampai ke tingkat internasional,” kata Wali Kota GSVL.

Wali Kota GSVL juga menjelaskan berbagai program yang sudah dan akan dilaksanakan Pemkot Manado. Diantaranya, lanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), pasar tradisional serta pengembangan Manado Kota Baru di Kecamatan Mapanget.

”Sekarang ini yang kita bangun dengan menggunakan dana APBD Kota Manado adalah klinik. Nanti pada tahun 2019, kita akan lanjutkan pembangunan RSUD dengan menggunakan dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur. Saya berharap, RSUD ini akan membantu peningkatan pelayanan dibidang kesehatan,” tutur GSVL.

Foto bersama Wali Kota GS Vicky Lumentut dan wartawan (FOTO Ist)

Terkait dana duka, bantuan untuk lansia (lanjut usia), bantuan dana pendidikan serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidikan akan dilanjutkan di tahun 2019. Wali Kota Vicky Lumentut juga mendapat pertanyaan serta masukan yang kontruktif dari para jurnalis. Mulai dari aparatur Perangkat Daerah yang perlu digenjot kinerjanya sampai kerinduan untuk kembali menghadirkan penghargaan Adipura di Kota Manado.

Usai tatap muka dilanjutkan dengan foto bersama Wali Kota Vicky Lumentut, Sekda Micler Lakat dan sejumlah kepala Perangkat Daerah yang hadir dengan kalangan jurnalis Pemkot Manado.

Untuk diketahui, tatap muka akhir tahun 2018 ini dihadiri Wali Kota GSVL, para wartawan Pos Liputan Pemerintah Kota (Pemkot), Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Micler CS Lakat SH MH, Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan dr Robby Mottoh serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Steven Runtuwene SSos. (*/Redaksi)

Fadly Kasim: Patut Diapresiasi, Dasar Hukum Lelang Lurah Butuh Perbaikan

Pamflet pengumuman Calon Lurah (Foto Suluttoday.com)

Pamflet pengumuman Calon Lurah (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Terobosan pemerintah Kota Manado untuk melakukan lelang jabatan Lurah mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Menurut Fadly Kasim, salah satu aktivis Syarikat Islam (SI) Kota Manado apa yang dilakukan pemerintah Kota Manado seyogyanya positif, namun harus didasarkan atas rujukan aturan yang sesuai, Fadly memberikan sorotan pada komposisi Tim Seleksi (Timsel) yang menurutnya perlu diperjelas.

”Salut dengan terobosan Pemerintah Kota Manado yang malaksanakan seleksi Lurah. Namun ada 1 hal yang mengganjal pikiran saya yang mana pernyataan seorang panitia seleksi disalah satu media online bahwa dasar hukum pelaksanaannya yaitu PermenPan No. 13 Tahun 2014. Menurut pemikiran saya dasar hukum yang dipakai keliru, karena PermenPan No. 13 Tahun 2014 itu mengatur tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah,” ucap Fadli, Senin (12/1/2015) pada Suluttoday.com.

Ditambahkannya lagi memberikan penjabaran tentang esensi dari apa yang dimaksud dalam aturan tersebut. ”Jadi yang dimaksudkan Pimpinan Tinggi disini yaitu Pimpinan Tinggi Utama, Madya dan Pratama, yang saya pahami itu adalah jabatan Esselon IA, IB, IIA dan IIB. pertanyaannya apakah Lurah adalah Pimpinan Tinggi sprti yg dimaksud dalam Permen-PAN tersebut? Sedangkan kita ketahui bersama jabatan Lurah itu adalah jabatan sekelas Esselon IVA,” terang Fadly.

Fadly menilai semangat untuk mendorong adanya transparansi yang dilakukan pemerintah Kota Manado juga didukungnya. Meski begitu, alumnus Fakultas Hukum Unsrat Manado ini menilai mengatakan keliru jika Permen-PAN menjadi dasar hukum seleksi Lurah.

”Menurut saya, keliru jika Permen-PAN ini dijadikan dasar hukum dalam proses seleksi Lurah yang notabene merupakan jabatan esselon V. Saran saya agar dicari format yang tepat untuk dijadikan dasar hukum pelaksanaan seleksi Lurah tersebut, dan kita patut memberikan apresiasi atas langkah berani yang dilakukan pemerintah Kota Manado ini,” terang Fadly warga Manado ini menutup. (Amas Mahmud)

iklan1