Tag: shs

Taufik Tumbelaka: Hanya Dua Indikator yang Mendorong SHS Diakomodir Menteri

Taufik Tumbelaka dan SHS (Foto Ist)

Taufik Tumbelaka dan SHS (Foto Ist)

MANADO – Menimbang dan memperhatikan peluang putra terbaik Sulawesi Utara (Sulut), Sinyo Harry Sarundajang (SHS) untuk masuk ke jajaran Kabinet Jokowi Dodo (Jokowi), dan Jusuf Kalla (JK), selaku Presiden serta Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) menurut pengamat politik dan pemerintahan Sulut, Taufik Tumbelaka merupakan suatu tantangan baru yang juga menjadi peluang bagi warga Sulut.

Dikatakan Tumbelaka, terpilih dan tidaknya SHS untuk masuk dalam struktur Kabinet Jokowi-JK hanya terdapat dua determinan penting. Dengan begitu, lanut Tumbelaka posisi warga Sulut dalam hal kompetisi Nasional menjadi sorotan yang ikut secara langsung mendorong keberadaan SHS dimata Presiden dan Wakil Presiden Indonesia saat ini.

Bagi saya hanya dua indikatornya jika SHS diakomodir dalam jajaran Kabinet (Menteri) Jokowi dan JK, yang pertama karena kapasitas, pengalaman, komitmen membangun bangsa yang mumpuni dari SHS dan mampu berkompetisi dikancah Nasional atau tidak. Kemudian yang kedua, apakah warga Sulut mau bersatu memberikan dukungan pada SHS untuk ditarik dalam jajaran Jokowi-JK. Disinilah letaknya menurut saya. – Taufik Tumbelaka, pengamat politik dan pemerintahan Sulut.

Mantan aktivis UGM Yogyakarta itu menilai keberadaan Presiden dengan visi membanguna yang tergolong progresif sebagaimana yang disampaikannya melalui pidato, perlu dikawal dan diaktualisasikan oleh para Menteri yang memiliki kemampuan handal dan berpengalaman.

”Pak Jokowi memiliki konsep dan spirit kerja tinggi, sehingga tepatnya beliau harus didampingi para Menteri yang punya pengetahuan, komitmen bekerja, serta memiliki pengalaman bekerja. Gagasan besar Jokowi jika tidak diimbangi dengan peran Menteri yang berkualitas, maka implementasi gagasan pembangunan itu bakal menjadi sia-sia saja,” ujar Tumbelaka pada Suluttoday.Com saat diwawancarai. (Amas Mahmud)

Tindi: Konsep Blue Ekonomi, Sarundajang Layak Diakomodir Presiden Jokowi

Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang suluttoday

Sinyo Harry Sarundajang, Gubernur Sulut (Foto Ist)

MANADO – Beragam nama yang santer dibicarakan masuk dalam jajaran Menteri untuk menyempurnakan Kabinet Joko Widodo (Jokow) dan Jusuf Kalla sebagai pasangan Presiden serta Wakil Presiden RI, masih terus menggema. Meski publik menyebutkan beberapa nama yang disiapkan belum final, warga Sulawesi Utara (Sulut) juga memiliki keinginan besar agar Jokowi mengambil putra terbaik Sulut untuk masuk dalam jajaran Menteri.

Menurut Jim Robert Tindi, tokoh masyarakat Sulut mengatakan dengan semangat membangun dan visi yang dipaparkan Jokowi saat pelantikan, sangat singkron dengan gagasan-gagasan besar terkait bagaimana membangun bangsa yang digelontorkan Gubernur Sulut, Sinyo Harry Sarundajang (SHS).

Kalau menyimak pidato saati usai pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI, beliau menyampaikan tentang gagasan membangun kedigdayaan Maritim Indonesia, maka tidak naif jika saya menyampaikan bahwa figur yang menguasai sektor Maritim dengan konsep Blue Ekonomi (Ekonomi Buru) adalah SHS. – Jim Robert Tindi, tokoh pemuda Sulut dan mantan Ketua PRD Sulut.

Ditambahkannya kecenderungan beberapa konsep penting dan sorotan strategis yang disampaikan Jokowi berkaitan erat dengan kompetensi yang dimiliki seorang Sinyo Harry Sarundajang. Bilamana Jokowi menjadikan SHS sebagai Menteri Kelautan atau Kemaritiman, menurut Tindi itu bukanlah hal mustahil

”Silahkan kalau Jokowi mau mempercayakan Maritim Indonesia dikelolah SHS yang juga seorang Negarawan. Jokowi mengajak semua pihak untuk bekerja dengan sekeras-kerasnya untuk mengembalikan Indonesia sebagai Negara Maritim. Menurutnya Samudera, Laut, Selat dan Teluk adalah masa depan. Kita terlalu banyak memunggungi Laut, memunggungi Samudera, memunggungi Selat dan Teluk,” ujar Tindi pada Suluttoday.Com, Selasa (21/10/2014). (Amas Mahmud)

Diduga Terjerat Dana MaMi, AMTI Desak Gubernur Sulut Rolling Mokodongan

Tommy Turangan, SH (Foto Ist)

Tommy Turangan, SH (Foto Ist)

MANADO – Laporan dugaan penyalahgunaan dana Makan Minum (MaMi) di jajaran pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus mendapat respon positif masyarakat. Menurut LSM Aliansi Masyarakat Trasparansi Indonesia (AMTI) rencana pemanggilan terhadap Sekretaris Provinsi Sulut, Siswa Rahmat Mokodongan perlu dipercepat penyidik Polda Sulawesi Utara.

Dugaan sementara sekitar Rp. 8,8 miliar dana MaMi Pemprov Sulut yang pengelolaan dan penggunaannya tidak jelas. Ini patut dipertanggung jawabkan, AMTI siap terus mengawal kasus yang sementara ditangani Polda Sulut tersebut, kami juga meminta pemanggilan terhadap Sekprov Sulut dipercepat. – Tommy Turangan SH, Ketua Umum AMTI.

Tak hanya itu, Turangan bahkan meminta kepada Gubernur Sulut, Sinyo Harry Sarundajang untuk melakukan rolling terhadap pejabat yang diduga terlibat kasus korupsi. Lanjut disampaikan alumnus Fakultas Hukum Unsrat Manado itu menuturkan perlunya mendorong visi Gubernur Sulut Membangun Tanpa Korupsi.

”Setelah mempelajari kasus ini, kami menduga ada keterlibatan pejabat penting di Sulut. Dengan demikian, langkah pertama yang kami usulkan kepada Gubernur Sulut adalah melakukan rolling dan mengganti Sekprov Sulut jika nanti dipanggil penyidik. Siapa saja yang namanya disebutkan penyidik terlibat, maka Gubernur Sulut harus mengambil langkah cepat, jangan mengotori karir Gubernur Sulut yang cemerlang ini dengan mengakomodir para terduga koruptor. Apalagi visi membangun tampa korupsi yang digadang-gadang Gubernur Sulut, semangat inilah yang patut kita dorong,” tegas Tommy menutup. (Amas Mahmud)

iklan1