Tag: Sinyo Harry Sarundajang

Spirit Natal, GSVL-MOR Pimpin Rombongan Lakukan Safari

Wali Kota GSVL melakukan safari Natal dan menggendong cucu tersayang (Foto Ist)

Wali Kota GSVL melakukan safari Natal dan menggendong cucu tersayang (Foto Ist)

MANADO – Merayakan Hari Natal tahun 2016, Minggu (25/12/2016), Wali Kota Manado Dr G.S Vicky Lumentut bersama Wakil Wali Kota (Wawali) Mor Dominus Bastiaan SE memimpin rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melaksanakan Safari Natal di rumah kediaman Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE, di Desa Kolongan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut),

Setibanya rombongan di rumah Keluarga Dondokambey Tamuntuan, rombongan Pemkot Manado langsung berjabat tangan dan memberi ucapan Selamat Natal kepada Gubernur OD sapaan akrab Olly didampingi istri Ny Ritha Dondokambey Tamuntuan.

“Sebagai Wali Kota atas nama masyarakat Kota Manado saya menyampaikan selamat merayakan Hari Natal buat Pak Gubernur Olly Dondokambey dan keluarga Dondokambey Tamuntuan. Semoga damai Natal akan memberi kekuatan bagi Pak Gubernur dalam menjalankan pemerintahan di Provinsi Sulawesi Utara,” ucap Wali Kota yang diusung Partai Demokrat ini.

GSVL dan Mor didampingi Plt Sekretaris Daerah Kota Manado saat melakukan safari Natal (Foto Ist)

GSVL dan Mor didampingi Plt Sekretaris Daerah Kota Manado saat melakukan safari Natal (Foto Ist)

Setelah mengunjungi rumah Gubernur OD, rombongan kemudian melanjutkan Safari ke rumah dinas Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulut Richardo Sitinjak, SH.,MH di jalan Pumorouw, Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala. Kemudian ke rumah dinas Wakil Gubernur Drs Steven O Kandouw serta Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Edwin Silangen, SE.,MSi.

Selanjutnya, Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini tidak lupa menyambangi rumah kediaman mantan Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang (SHS) di Kelurahan Winangun, Kecamatan Malalayang. Usai Safari Natal, Wali Kota GSVL didampingi isteri Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene, MS.,DEA dan anak-anak serta cucu menggelar open house menerima ucapan selamat dari Muspida, para pejabat, tokoh agama serta masyarakat umum di rumah dinas Wali Kota Manado, kawasan Bumi Beringin Manado.(*/Amas)

Juara Pilgub Sulut Resmi Disahkan DPRD Sulut

Penandatanganan berita acara pengesahan oleh pimpinan DPRD Sulut dan disaksikan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulut Dr. Soni Sumarsono (Foto Suluttoday.com)

Penandatanganan berita acara pengesahan oleh pimpinan DPRD Sulut dan disaksikan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulut Dr. Soni Sumarsono (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – DPRD Sulut menetapkan pasangan nomor urut 1 Olly Dondokambey dan Steven O E Kandouw sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2016-2021 dalam pemilihan tahun 2015 lalu dalam rapat paripurna, Rabu (27/1/2016) Malam.

Sekretaris DPRD (Sekwan) Sulut Bartolomeus Mononutu SH membacakan surat masuk DPRD nomor 6/KPU-Provinsi-023/1/2016 perihal pengumuman pengusulan pengesahan pengangkatan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

“Berdasarkan ketentuan pasal 62 ayat 1 PKPU nomor 11 tahun 2011 tentang rekapitulasi hasil Pilgub disampaikan pengumuman pengusulan pengesahan pengangkatan Olly Dondokambey-Steven kandouw sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dalam Pilgub Sulut,” ucap Mononutu.

Olly Dondokambey ketika berjabat tangan dengan anggota DPRD Sulut (Foto Suluttoday.com)

Olly Dondokambey ketika berjabat tangan dengan anggota DPRD Sulut (Foto Suluttoday.com)

Dengan diadakannya paripurna tersebut, DPRD Sulut melalui Ketua DPRD Sulut sementara Stevanus Vreeke Runtu menyatakan dan mengucapkan selamat kepada pasangan tersebut.

“OD-SK sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tahun 2016-2021. Hal tersebut mengingat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang-Djouhari Kansil telah berakhir September 2015. Selanjutnya semua itu akan disampaikan ke Mendagri guna pengesahan sesuai perundang-perundangan,” tutur SVR.

 Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih bersama Sekprov Sulut Ir S.R Mokodongan.(Foto Suluttoday.com)

Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih bersama Sekprov Sulut Ir S.R Mokodongan.(Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, Sumarsono mengatakan, dengan telah dilaksanakannya rapat paripurna ini sebagai pemenuhan tanggung jawab. “Ini sebagai bentuk memastikan pembangunan pemerintahan dan sosial di bumi nyiur melambai ini,” ucap Sumarsono.

Lepas dari itu semua, Sumarsono tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan keberlangsungan Pilkada di Sulut.

 Sekertaris DPRD Sulut Bartolomeus Mononutu, SH saat membacakan surat masuk (Foto Suluttoday.com)

Sekertaris DPRD Sulut Bartolomeus Mononutu, SH saat membacakan surat masuk (Foto Suluttoday.com)

“Terutama insan PERS Sulut yang telah bersama-sama menyukseskan Pilkada secara baik. Dan juga kepada unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para pasangan calon yang telah dengan hati terbuka melaksanakan Pilkada,” ucap Sumarsono.(Advetorial/Jimmy Lumingkewas)

Pesan Terakhir Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut

Gubernur SHS memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Gubernur SHS memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Pemerintah dan masyarakat Bitung mengucapkan terima kasih atas kepemimpinan Gubernur Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dan Wakil Gubernur Djouhari Kansil dibumi nyiur melambai, sebagai bentuk ucapan syukur pemerintah dan masyarakat menggelar kegiatan dibalai pertemuan umum kantor walikota Bitung yang dihadiri Wakil Walikota, Sekretaris Daerah, Forkopinda, SKPD, BUMN, BUMD, Camat dan Tokoh masyarakat, Jumat (11/9/2015).

Dalam sambutan wakil walikota Bitung M.J. Lomban, Bitung dalam keadaan aman dan ini semua berkat arahan gubernur dan wakil gubernur serta sinegritas semua elemen dalam menepang pembangunan sebab prestasi yang didapat oleh pemerintah Bitung semuanya berkat kerja sama pemerintah Bitung dan pemerintah provinsi. Dan kami juga mengucapkan terima kasih dan rasa bangga bahwa selama gubernur dan wakil gubernur memberikan arahan kepada kami dan jika ada hal yang belum sempat kami lakukan, mudah-mudahan dipemerintahan yang akan datang bisa lebih maju lagi.

“Kemudian berkat kerja keras gubernur dan wakil gubernur sehingga Bitung merupakan Gerbang di Asia Pasifik dimana memiliki Pelabuhan Internasional, apa lagi Bitung sudah merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Internasional Hub Port (IHP) serta Jalan Tol Manado-Bitung. Semuanya itu merupakan usaha dari pemerintah provinsi dan pemerintah kota Bitung demi kepentingan masyarakat Bitung, untuk itu kami mengucapkan rasa terima kasih kepada pemerintah provinsi yang selama ini terus memberikan yang terbaik untuk Bitung,” kata Lomban.

Sementara itu, wakil Gubernur Djouhari Kansil secara pribadi saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, dukungan dan kerja sama selama memangku wakil gubernur bagi saya selalu memegang teguh kejujuran, kerja dan kerja. Kemudian saling koordinasi sesama pimpinan sehingga dimasa akhir pemerintahan kami masih solid dan utuh, sehingga bagi saya kesuksesan bisa diawali dengan komitmen dan mau bekerja dengan tulus sehingga tak satupun yang bisa memishkan kami hingga saat ini.

Dalam sambutan gubernur Sinyo Harry Sarundajang, mengatakan bahwa hingga saat ini sudah kebeberapa daerah untuk memohon maaf jika selama dalam pemerintahan kami sudah banyak menyusahkan pemerintah dan Masyarakat Bitung dan ini semua merupakan demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Dimasa-masa akhir pemerintahan kami, saya mengharapkan kebersamaan dalam membangun suatu pemerintahan harus dilandasi dengan dengan komitmen, kejujuran, berhati bersih, serta kerja sama semua pihak sehingga pembangunan ini bisa tercapai.

”Sehingga dalam suatu pemerintahan pasti ada masanya baku-baku sayang dan baku-baku baye, harapannya dipemerintahan yang akan datang saya berharap justru lebih baik lagi dan kami akan terlibat baik tidak diminta maupu diminta, sehingga kami akan menyerahkan tanggung jawab ini pada tanggal 22 September 2015, sehingga jika ada kesalahan yang kami lakukan selama dimasa pemerintahan maka kami mohon maaf dan mari kita bangun sulawesi utara lebih baik lagi,” tukas SHS. (Robby).

Max Lomban Hadiri Rapat Bersama Kapolda Sulut

Soal keamanan Kota Bitung, Polda Sulut lakukan pertemuan (Foto Ist)

Soal keamanan Kota Bitung, Polda Sulut lakukan pertemuan (Foto Ist)

BITUNG – Menindak lanjuti kamtibmas serta menepis isu adanya keributan yang akan melanda Kota Bitung, kabupaten Minut dan Kota. Tomohon, Wakil Wali Kota Bitung, Max J Lomban SE MSi, didampingi Asisten I Setda, Fabian Kaloh SIP MSi, Kabag Kesbangpol Kota Bitung, serta para Camat, menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi bersama.

Kapolda Suulut, Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung, Gubernur Sulut, DR SH Sarundajang, Wagub DR Djauhari Kansil, serta unsur Forkopimda Sulut, tokoh agama dan tokoh masyarakat, Senin (20/7/2015) kemarin di ruang Catur Prasetya Mapolda Sulut.

Dalam kesempatan ini, Marpaung mengatakan, peristiwa yang terjadi di Tolikara Papua, tidak boleh terjadi di Sulawesi Utara, karena itu pihaknya mengajak para Tokoh-tokoh/Pemuka Agama agar sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar tidak memicu terjadinya kerusuhan.

”Kami telah membentuk tim khusus untuk mengungkap sejumlah kasus yang terjadi di Kota Bitung dan Kabupaten Minut, karena itu kami mohon bantuan bapak/ibu dan tokoh agama serta tokoh masyarakat dapat membantu kami dalam mengungkap kasus-kasus yang terjadi, kami akan menangkap dan memproses sesuai hukum yang berlaku, tidak pandang bulu,” ungkap Marpaung.

Sementara, Sarundajang saat kesempatan ini mengungkapkan salut, terhadap kinerja Polda Sulut dalam mengungkap sejumlah kasus.

”Saya memiliki pengalaman di daerah konflik, jangan sampai ini terjadi di daerah kita, karena itu mari kita saling mawas diri, tidak ada cara lain, selain membangun komunikasi yang baik, Kota Bitung, Minut dan Tomohon, segera menggelar dialog antar tokoh agama, dan pererat kerukunan,” ujar Sarundajang.

Lanjutnya juga, banyak oknum yang mencoba-coba membuat daerah Sulut menjadi rusuh, karena itu, mari menjaga lingkungan masing-masing.

”Kita jangan mudah diadu domba, mari kita bersatu dan tolak segala bentuk perbuatan yang akan menghancurkan daerah ini, serahkan semuanya pada pihak kepolisian,” tuturnya. (Robyantoro H. Hulopi).

Bupati/Walikota Se-Sulut Serahkan Dokumen Pertambangan ke Gubernur

Gubenur SH Sarundajang saat bersama Menko Perekonomian (Foto Ist)

Gubenur SH Sarundajang saat bersama Menko Perekonomian (Foto Ist)

MANADO – Bupati dan Wali Kota se- Provinsi Sulut telah menyerahkan Dokumen Perijinan Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara kepada Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS). Acara penyerahan itu berlangsung di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut Rabu (8/7/2015). Namun disayangkan penyerahan Bidang Pertambangan ini kepada Gubernur Sulut, hanya dihadiri sebagian Bupati sedangkan Walikota tidak satupun yang hadir.

Acara ini sangat penting karena merupakan perintah langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, dan penyerahan ini bukan untuk mengada-ada karena dimonitor oleh KPK, tegas SHS sembari mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu tahapan wajib dalam rangka mendukung suksesnya penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang kehutanan, kelautan serta energi dan sumberdaya mineral dilingkungan Pemprov Sulut, sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 14 dan 15, serta Pasal 404 UU No.23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.

“Sehingga dengan demikian akan memberikan kepastian hukum dan kepastian berusaha kepada pemegang isin usaha pertambangan (IUP) mineral dan batubara di Provinsi Sulut”, ujar SHS.

SHS menyebutkan, kegiatan ini sangat penting dan oleh KPK tidak boleh berlarut-larut, oleh karena itu bagi Bupati dan Walikota yang tidak hadir SHS mempersilahkan memasukan langsung ke KPK RI di Jakarta. SHS mengingatkan kepada pemegan IUP, jika ijin masih berjalan tapi tidak ada kegiatan atau sebaliknya ijin sudah habis tapi masih berjalan akan segera di cabut.

“Kedepan kita akan menyiapkan Ranperda reklamasi pantai mulai dari kalasey hingga jembatan Soekarno, sehingga Manado harus ada jalan di tepi laut tujuannya untuk menjaga abrasi pantai. Di Sulut tidak ada batubara, yang ada hanya energi dan sumberdaya mineral serta batu-batuan,” tandas SHS.

Sementara Kadis ESDM Provinsi Sulut Ir Marly Gumalag MSi menyebutkan, Bupati/Walikota tidak lagi mempunyai kewenangan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pertambangan mineral dan batubara terhitung mulai tanggal 2 Oktober 2014. Bupati/Walikota segera menyerahkan perizinan kepada Gubernur yaitu IUP Eksplorasi mineral logam, mineral bukan logam, batuan dan batubara, dan atau IPR yang telah diterbitkan oleh Bupati/Walikota yang belum berlaku UU No 30/2014.

Rencana penetapan WPR yang belum ditetapkan oleh Bupati/Walikota. Permohonan WIUP mineral logam dan batuan; peningkatan IUP eksplorasi menjadi IUP OP mineral logam, mineral bukan logam , batuan dan batubara; IPR; perpanjangan IPR; perpanjangan IUP OP logam, batubara, mineral bukan logam dan batuan; perubahan jangka waktu IUP eksplorasi mineral logam dan batubara (sesuai jangka waktu dalam UU No.4/2009).

Sedangkan dokumen perizinan yang diserahkan berjumlah 137 yang terbagi dalam izin usaha eksplorasi 55 izin, izin usaha pertambangan operasi produksi 80 izin dan izin pertambangan rakyat 2 izin. Izin-izin tersebut berada di 12 Kab/ko dengan rincian Talaud 2 IUP, Sangihe 3 IUP, Bitung 1 IUP, Tomohon 3 IUP, Minut 14 IUP dan 2 IPR, Minahasa 26 IUP, Minsel 24 IUP, Mitra 13 IUP, Boltim 9 IUP, Bolsel 2 IUP, Bolmut 9 IUP, Bolmong 29 IUP. “terdapat 3 Kab/Ko yang tidak memiliki IUP yaitu Manado, Kotamobagu dan Sitaro”. tambah Gumalag. Tampak Bupati yang hadir hanya Empat orang yaitu Bupati Minsel Christiany Eugenia Tetty Paruntu, Bupati Minut Sompie Singal, Bupati Bolmong Salihi Mokodongan dan Bupati Bolmut Depri Pontoh. (Fajri Syamsudin)

iklan1