Tag: SIPS

Hadiri Rakor SIPS, GSVL Akui Adanya Perubahan Paradigma Pelayanan

Terlihat berlangsungnya Rakor SIPS (Foto Suluttoday.com)

Terlihat berlangsungnya Rakor SIPS (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Suksesnya dilaksanakan Rapat Koordinator (Rakor) VII, Support to Indonesia’s Islands of Program for Sulawesi (SIPS) khusus Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (27/8/2015) bertempat di Hotel Sintesa Peninsula Kota Manado mendapat apresiasi para pejabat dan pimpinan daerah. Hal ini terlihat dari penyampaian DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado mengakui dampak dari terlaksananya kemitraan pemerintah Kota Manado dengan SIPS.

“Kemitraan pemerintah Kota Manado dengan SIPS yang adalah perpanjangan tugas pengawasan KPK begitu membawa efek positif terhadap pelayanan di Manado. Makin maju dan profesional pelayanan birokrasi di Manado, hal ini saya lihat telah dilakukan Discapilduk, BP2T, dan LPSE Kota Manado, kemudian bagi saya untuk memperkuat pelayanan dan jasa bagi masyarakat, maka perlu dimulai dengan displin yang tinggi,” ujar Lumentut saat diberikan kesempatan memaparkan materi.

Rakor VII dan acara penutupan proyek SIPS di Sulawesi Utara ini dihadiri langusng Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Atnan Pandupraja, Direktur SIPS, Peter F Walton. Terlihat juga, selain Wali Kota Manado, hadir dalam kegiatan ini, Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut, Bupati Sangihe Kepulauan, perwakilan Wali Kota Bitung, Bupati Minahasa, JWS, Wakil Bupati Boltim dan perwakilan Gubernur Sulut.

Sekedar diketahui, SIPS telah ikut mendorong terwujudnya pergeseran paradigma masyarakat, pengelolaan pemerintah yang berbasis kekuatan pemerintah menjadi pengelolaan berbasis birokrasi yang profesional. Sekarang sudah semakin baik, melalui pengelolaan pemerintahan yang baik, SIPS Cida membantu KPK dalam merubah paradigma masyarakat. Pengelolaan pemerintahan yang bersifat transparan itulah yang kita harapkan, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Semua ini bertujuan mengurangi adanya praktek dan peluang korupsi bagi birokrat. (Amas Mahmud)

Momentum Hari Anti Korupsi, Sekda Manado Jadi Narasumber di Yogyakarta

Sekretaris Daerah Kota Manado saat memberikan materi (Foto Dan)

Sekretaris Daerah Kota Manado saat memberikan materi (Foto Dan)

MANADO – Sebagai mitra KPK, SIPS Project melalui promosi kegiatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, Ir. Haefrey Sendoh menjadi narasumber dalam Talkshow pada pekan anti korupsi yang diselenggarakan oleh SIPS KPK di Ruang Graha Sabha Pramana Universitas Gajah Mada Yogjakarta Rabu, (10/12/2014).

Dalam pemaparannya Sekda mengatakan pemerintah kota Manado membuat gebrakan dalam meningkatkan mutu pelayanan serta pemerintahan yang bersih dan transparan. “Pada tahun 2012 menyabet juara dua nasional dalam Penilaian Inisiatif Anti Korupsi atau PIAK oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Ada dua komponen yang dinilai yakni kuantitatif dan kualitatif. Perolehan nilai Kota Manado berada di atas rata-rata daerah lainnya dan awalnya hanya diikuti oleh dua SKPD pada 2013 semua SKPD harus ikut dan membuat pakta integritas,” kata Sekda dihadapan undangan termasuk Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja.

Selanjutnya papar Sekda Walikota memberikan kewenangan kepada BP2T dan juga mengadakan tim teknis untuk mengkaji sebelum sampai ke BP2T. Beliau juga mewakili pemerintah Kota Manado mengucapkan terima kasih kepada SIPS yang sudah memberikan pendampingan kepada pemerintah kota Manado.

“Efiensi dan Evektivitas mulai terasa ketika pendampingan dari SIPS mulai dari SDM didampingi dan systim terbenahi,” ujar Sekda.

Sekda juga berharap masih ada pendampingan sebagai kapasitas building,serta ada pertemuan berkala untuk saling bertukar informasi dalam rangka untuk mencapai kesuksesan bersama. dan Manado juga siap menjadi in house training bagi daerah sekitar. Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja mengatakan agar pemerintah selalu mengevaluasi program ini sehingga memberikan dmapak baik bagi daerah sekitar juga. Dalam keguiatan ini juga dihadiri oleh Provinsi dan Kabupaten/Kota yang tergabung dalam Project SiPs canada, Seperti Makasar,Toraja,Manado dan Sangihe serta dihadiri oleh Direktur Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS) Mr. Peter Walton dan mahasiswa. (Amas Mahmud)

Rakor SIPS Sulut, Wawali Manado Ingatkan Peningkatan Pelayanan

Wakil Walikota Manado saat tampil sebagai salah satu pembicara (Foto Ist)

Wakil Walikota Manado saat tampil sebagai salah satu pembicara (Foto Ist)

MANADO – Rapat Koordinasi (Rakor) VI Proyek Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS) khusus wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (4/12/2014) yang diselenggarakan di Hotel Sintesa Peninsula, dihadiri langsung Wakil Walikota (Wawali) Manado, Dr. Harley Mangindaan.

Kegiatan yang bertujuan guna mengurangi peluang korupsi melalui perubahan manajemen layanan publik. Ketika diwawancarai Wawali mengatakan dalam rakor ini membicarakan tentang Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dampingan dari SIPS.

‘’Tadi ada pemaparan apa oleh empat kabupaten/kota lain di provinsi ini melalui SIPS, ada beberapa peningkatan pelayanan dan juga sistem karena ada kerja sama tersebut,” ujar Wawali Manado.

Wawali meminta ketika kontrak kerjasama pemerintah kota Manado bersama SIPS ini berhenti ada inovasi lain dari discapilduk dan pemerintah kota manado tentang monitoring dan evaluasi apa yang sudah  dilakukan dengan pencapaian kedepan dan jangan sampai terlena dengan apa yang ada saat ini.

Prasarana dan pelayanan sudah baik tapi kita jangan terlena harus ada yang evaluasi. – Dr. Harley Mangindaan Wawali Manado.

Wawali juga berujar ketika peningkatan SDM dan system lebih baik lagi di pemerintah Kota Manado maka tidak ada hambatan. ‘’Saya berharap Kabupaten/Kota di sulawesi utara bisa menjadi contoh tentang pelayanan publik yang baik . Kota Manado dan Sulawesi utara mampu memberikan pelayanan yang baik, baik dengan sistem maupun sumber daya manusianya karna. Sapa yang dilayani dan siapa yang melayani harus sama-sama baku tongka,baku bantu supaya pungutan-pungutan liar dan hambatan yang terjadi di pelayanan satu atap dan pelayanan publik tidak ada yang mengganggu dan menjadikan Manado makin mantap kedepan,’’ terang Wawali.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Minahasa,Bupati Sangihe, Direktur SIPS, Project, Mr Peter F. Walton dan juga undangan lainnya.(Amas Mahmud)

Walikota dan Direktur SIPS Resmikan Kantor Catatan Sipil Manado

Walikota Manado ketika menjawab pertanyaan wartawan

Walikota Manado ketika menjawab pertanyaan wartawan

MANADO – Peresmian kantor Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Capil-Duk) Kota Manado, Rabu (3/12/2014) berjalan sukses. Terlihat, Walikota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut, Wakil Walikota Manado, Dr. Harley AB Mangindaan, bersama Direktur Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS) Project, Peter F. Walton melakukan proses peresmuan gedung secara bersama.

‘’Dalam survey kami, pelayanan publik di Sulawesi beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan. Kami berharap pembangunan infrastruktur dapat di imbangi dengan pembangunan kualitas pelayanan yang baik bagi masyarakat. Kiranya nilai tentang penguatan pelayanan mengalami peningkatan,’’ ujar Walton.

Sementara itu saat ditanya tentang espektasi pihak SIPS dalam peningkatan pelayanan di Manado, Walton memberikan beberapa catatannya. ‘’Untuk harapan kami pelayanan di Manado makin meningkat, kami memang sering melakukan pelatihan terkait pelayanan publik, dengan pelatihan demikian kita berharap peningkatan pelayanan publik dapat terlaksana. Program ini bisa berjalam sampai 2017,” ucap Direktur program SIPS ini menutup.

Begitupun menurut Walikota Manado dalam konferensi pers, mengatakan pihaknya akan terus melakukan peningkatan dan sosialisasi terkait pelayanan publik yang pro rakyat. Lanjut Lumentut menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberikan toleransi jika nantinya ditemukan ada pegawai yang terbukti menerima suap dalam proses pengurusan di instansi pemerintah Kota Manado.

‘’Kita akan terus melakukan perbaikan pelayanan, meski disadari dan kita jujur melihat kalau saat ini pelayanan publik di Manado telah mengalami peningkatan. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di Kota Manado, dan pelayanan sektor publik lainnya masyarakat sudah diberikan kemudahan, nah untuk pemberlakukan sanksi dan penerapan disiplin kita akan terus mengawasi jika terbukti ada pegawai yang menyalahi aturan, pasti diberikan sanksi tegas,’’ tutur Lumentut dihadapan wartawan. (Amas Mahmud)

iklan1