Tag: Sjamsul Nursalim

Pahami Kerja, DirOps PD Pasar Manado Pimpin Petugas Bersihkan Sampah

DirOps PD Pasar Manado memimpin langsung proses pengangkutan sampah (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kepemimpinan Stenly Suwuh, SE, selaku Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Manado tak henti melakukan perbaikan kinerja. Pria yang dikenal akrab dengan rekan-rekan jurnalis, santun dengan para pedagang itu memimpin PD Pasar Manado dengan mengedepankan sinergitas, kerja kolektif selalu tampil menjadi pemimpin yang mendorong keaktifan jajarannya.

Direktur Operasional (DirOps) PD Pasar Manado, Nurasyid Abdurahman, SE, Selasa (15/9/2020) meski belum lama dilantik menggantikan Tommy Sumelung, terpantau langsung gerak cepat di lapangan. DirOps saat diwawancarai menyampaikan bahwa terkait dengan jabatan di PD Pasar Manado apalagi tanggungjawab soap Dirops, baginya bukan hal baru. Apalagi, pernah menjabat jabatan tersebut.

”Setelah saya dilantik kita bersama tim bergerak cepat, bekerja. Atas kepercayaan Wali Kota Manado, Pak GS Vicky Lumentut dan komunikasi yang baik dengan Dirut PD Pasar, maka saya memimpin petugas kebersihan untuk mengangkut sampah yang ada di Pasar Bersehati. Pahmi kerja itu penting, nah saya memimpin tim dan kita langsung di angkut sebanyak belasan truk dari pasar bersehati. Tidak hanya itu, saluran air yang tersumbat pun langsung dibersihkan agar air tidak keluar dan menciptakan genangan,” tutur Nurasyid.

Tambahnya, dirinya selalu datang bertugas sejak masih subuh hari, memperhatikan apa yang harus dikerjakan dan diperbaiki.

”Kita start dari jam 5 sudah ada di pasar bersehati untuk bekerja. Terlebih saat mengangkut sampah. Sehari bisa 4 pasar saya datangi untuk mengecek dan memperbaiki apa saja yang harus diperbaiki,” kata Ka Tune sapaan akrab Nurasyid.

Pengangkutan sampah di pasar bersehati Manado (Foto Istimewa)

Di tempat terpisah, Rabu (16/9/2020) pada Suluttoday.com, Direktur Utama PD Pasar Manado Stenly Suwuh saat diwawancarai mengatakan sejauh ini PD Pasar tetap melakukan yang terbaik dan terus meningkatkan pelayanan kepada pedagang. Dalam situasi sulit penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) juga membuat pihaknya melakukan sejumlah adaptasi kebiasaan.

”Walau suasana COVID-19 optimalisasi kinerja dan pelayanan terus kita lakukan. Kami terus fokuskan menata pasar tradisional di Kota Manado untuk apa? tak lain adalah agar masyarakat Manado terlebih pedagang nyaman berada di pasar. Saya terus mengingatkan bahwa kita akan selalu kembangkan sinergitas kerja di lapangan, dan benahi pasar untuk kepentingan semua masyarakat Manado” ujar Dirut Suwuh.

(*/Bung Amas)

Karena Dugaan Pelanggaran, Sinar Harapan Diperiksa Kemenaker

Ilustrasi demo para pekerja (Foto Ist)

Ilustrasi demo para pekerja (Foto Ist)

JAKARTA – Menteri Tenaga Kerja Mohammad Hanif Dhakiri membenarkan pihaknya memerintahkan aparatnya untuk memeriksa harian Sore Sinar Harapan yang diduga melakukan banyak pelanggaran ketenaga kerjaan. ”Yak, tidak ada diskriminasi. Media masapun tidak boleh sewenang-wenang pada wartawan dan pekerjanya. Saya sudah menerima banyak laporan. Salah satunya dari Serikat Pekerja Sinar Harapan,” ujar Hanif, pada wartawan disela inspeksi mendadak di kawasan Pulogadung, Rabu (7/1/2015) kemarin.

Petugas dari Kementerian Tenaga kerja melakukan inspeksi mendadak ke kantor Sinar Harapan Rabu (7/1/2015) kemarin siang meminta bertemu dengan pihak Direksi Sinar Harapan untuk memeriksa berbagai pelanggaran ketenaga kerjaan di Sinar Harapan.

Harian Sore Sinar Harapan yang saham terbesarnya dimiliki oleh konglomerat Sjamsul Nursalim ini dipimpin oleh Daud Sinjal sebagai Direktur Utama. Saat ini Sinar Harapan diduga mempekerjakan seorang tenaga kerja asing warga negara Malaysia, Chin Mei Fong dengan visa wisata sebagai salah satu direksi di harian sore Sinar Harapan.

“Perusahaan media massa juga akan kita bina, sama seperti perusahaan di sektor-sektor lainnya, tergantung tingkat kesalahannya,” tutur Hanif Dhakiri.

Sementara itu, beberapa waktu lalu dua orang redaktur dipecat dengan menggunakan peraturan perusahaan yang masa berlakunya habis sejak tahun 2007. Direktur Sinar Harapan Daud Sinjal melakukan pemecatan dengan menggunakan Pasal 158 Undang-undang No 13/2003 yang telah dinyatakan oleh Mahkamah Konstitusi,–tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat.

Kedua redaktur Daniel Duka Tagukawi dan Web Warouw adalah pimpinan Serikat Pekerja Sinar Harapan (SPSH) yang sedang memperjuangkan kesejahteraan pekerja dan wartawan Sinar Harapan. Pasalnya media massa yang saham mayoritasnya dikuasai oleh PT Gadjah Tunggal, Holding Company milik Ichi Sjamsul Nursalim, istri pengusaha Sjamsul Nursalim ini hanya membayar upah koresponden daerah sebesar Rp 300 ribu-Rp 700 ribu/bulan, sangat jauh dibawah standar Upah Minimum Propinsi (UMP), seperti yang diperintahkan oleh UU No 13/2003 Tentang Ketenagakerjaan Pasal 88, Pasal 89 dan Pasal 90.

Wartawan Koresponden dan Kontributor Sinar Harapan di daerah juga tidak di daftarkan oleh perusahaan untuk mendapatkan fasilitas Jaminan Sosial Tenaga Kerja seperti yang diperintahkan oleh UU No 13/2003 Tentang Ketenagakerjaan, Pasal 99 – Pasal 100.

“Pengadilan Hubungan Industrial merupakan sarana yang sudah disiapkan untuk menangani kasus-kasus perselisihan, termasuk PHK. Saya berharap semua pihak memanfaatkan mekanisme ini, jika jalur bipartit dan mediasi gagal. Jangan ada PHK sepihak,” ungkap Hanif Dhakiri.

Selain itu wartawan kontributor Sinar Harapan di daerah yang sudah bekerja selama antara 4 tahun sampai 8 tahun dipekerjakan sebagai buruh harian lepas dibayar sebesar Rp 50 ribu per berita. “Inikan tidak manusiawi. Masak Sinar Harapan yang selalu kritis memperlakukan wartawannya seperti itu. Teman-teman pekerja dan TKI cukup diuntungkan dengan keberadaan media massa yang memberitakan permasalahan mereka. Saya minta kepada perusahaan media agar juga memperhatikan hak dan kesejahteraan wartawan dan pekerjanya,” demikian tutup Hanif. (**/Amas Mahmud)

iklan1