Tag: Slamet Umbola

LKPD Boltim Adalah Tercepat Tepat Waktu

Bupati Boltim, Sehan Landjar, SH (Foto: Ist)

BOLTIM, Suluttoday.com – Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2016, akhirnya selesai. Ini menunjukan Keseriusan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam pelaporan anggaran.

Bupati Sehan Landjar mengungkapkan, LKPD Boltim sudah dilaporkan Pemkab Boltim kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Sulut pada pekan lalu.

“Sudah diterima oleh BPK. Tapi akan diacarakan pada Senin (3/4) hari ini.”  Ujarnya.

Landjar menambahkan, memberikan apresiasi kepada Sekretaris Kabupaten Muhamad Assagaf, dan Kepala Badan Keuangan Daerah Oscar Manoppo yang sudah bekerja keras dalam menyusun dan menyelesaikan LKPD 2016.

“Berdasarkan amanat undang-undang 23 tentang Pemda Permendagri, bupati menyampaikan LKPD paling lambat tiga bulan setelah berakhir tahun anggaran.” Ungkap Landjar.

Landjar pun menambahkan, dirinya berharap prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sudah tiga tahun diraih, mampu dipertahankan untuk LKPD 2016.

“Kita harapkan masih mendapatkan WTP sama tiga tahun sebelumnya, tapi semua itu kita serahkan pada BPK RI Sulut sebagai auditor.” Ungkapnya.

Sementara itu, diungkapkan Kepala Badan Keuangan Daerah Oscar Manoppo, menyelesaikan LKPD bukan hal yang mudah. Dirinya mengaku, tim BKD harus bekerja keras lebih dari dua minggu agar LKPD selesai dengan tepat waktu.

“Ini merupakan kewajiban dari pemerintah untuk melaporkan penggunaan anggaran selama tahun anggaran 2016, dengan batas waktu tiga bulan usai tahun anggaran selesai. Jadi bulan Maret, sudah harus selesai, makanya tim dipacu.” Ujarnya.

Dirinya menambahkan, usai dilakuan pengecekan kembali dan uji analitik berdasarkan rumus yang diserahkan BPK, LKPD yang sudah selesai diserahkan kepada bupati, dan selanjutnya diserahkan pada BPK.

Selanjutnya, nantinya BPK akan melaksanakan evaluasi terhadap LKPD tersebut yang berpengaruh dalam penentuan opini terhadap laporan keuangan Boltim tahun 2016.

:Kita berusaha agar tidak ada kekurangan atau temuan lagi, agar opini WTP yang sudah mampu diraih selama ini dapat dipertahankan.” Jelasnya. (Rahman).

Gelar Baksos, TNI AU dan Pemkab Boltim Sukses

Pelaksanaan kegiatan Bhakti Sosial yang dipusatkan di Desa Moyongkota Kecamatan Modayag Barat. Kamis, 23/03/2017 (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Memperingati HUT TNI AU yang ke 7 TNI AU Sam Ratulangi melaksanakan berbagai kegiatan Bhakti Sosial (Baksos) yang dipusatkan di Desa Moyongkota Kecamatan Modayag Barat. Kamis, (23/03/2017).

Tampak antusias masyarakat mengambil bagian pada pemeriksaan kesehatan (Rahman)

Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat untuk mendapatkan pengobatan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Eko Rujadi Marsidi, SKM, ME mengatakan dari hasil kegiatan Baksos TNI AU dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Boltim mencakup pengobatan gigi, Mata, Sunatan masal, KB dan umum.

“Hasil kegiatan bhakti sosial TNI AU dengan Pemda Boltim sebagai berikut mulai dari pasien gigi berjumlah 70 pasien. Pasien Mata berjumlah 401 pasien. Sunatan masal 58 pasien. Pasien Umum 78 orang. Kunjungan peserta KB 44 orang. Semua kegiatan yang di lakukan antara TNI AU dan Pemda Boltim sukses.” Pungkas Eko Marsidi. (Rahman)

Buka Musrembangkab, Bupati Sehan Berharap Pemangku Kepentingan Memperhatikan Skala Prioritas

Musrembangkab Pemkab Boltim (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar berharap pelaksanaan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) bukan sekedar seremonial belaka tetapi lebih dari itu harus dijadikan sebagai wadah penyaluran pemikiran konstruktif, kreatif dan inovatif. Demikian dikatakannya dalam sambutan pembukaan Musrembang Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam rangka penyusunan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2018, Rabu (22/03/2017) dilantai tiga Inde Dou Kantor Bupati.

Forum Musrembang ini mempunyai arti penting, karena melalui forum seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan penajaman, penyelarasan dan klarifikasi sehingga terjadi kesepakatan terhadap rancangan RKPD yang akan dilaksanakan tahun 2018.” Ungkap Sehan.

Disamping itu kata Sehan, dalam pelaksanaan kegiatan ini, proses perencanaan pembangunan harus mengacu pada peraturan perundang undangan serta singkron dengan visi misi daerah yang sudah ditetapkan. Sehingga apa yang menjadi harapan untuk kemajuan daerah ini dapat terlaksana dengan nyata sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Sulawesi Utara lebih khususnya masyarakat Boltim.

“RKPD mempunyai kedudukan, peran dan fungsi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, dimana RKPD merupakan penjabaran dari RPJMD memuat rancangan kerangka ekonomi dan prioritas pembangunan daerah, serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu satu tahun.” Terang Sehan.

Menurut Sehan, perencanaan pembangunan daerah tidak terlepas dari perencanaan terstruktur, terencana dan selaras yang dimulai dari bawah. Karena hakekatnya, pembangunan yang dilaksanakan harus seiring dengan harapan dan aspirasi masyarakat serta searah dengan kebijakan pembangunan nasional maupun provinsi.

“Perencanaan pembangunan daerah disusun untuk mewujudkan keterkaitan, keterpaduan, konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan evaluasi yang tentunya tetap mempertimbangkan aspek skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.” Kata Sehan.

Untuk itu, Sehan berharap dalam perumusan dan penyusunan pemangku kepentingan agar memperhatikan skala prioritas, memiliki sasaran yang jelas dan indikator tang terukur agar pelaksanaan pembangunan dapat terlaksana secara bertahap, berjenjang dan berlanjut.

“Saya berharap dalam pengusulan program dan kegiatan benar benar berasaskan kebutuhan bukan karena keinginan. Memperhatikan keterkaitan semua unsur agar dapat tercipta keselarasan antara dokumen perencanaan yang satu dengan lainya. Dan akan terwujud target pertumbuhan ekonomi, target indeks pembangunan manusia (IPM), target penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran dapat dicapai sesuai dengan harapan.” Harap Sehan. (Rahman).

Adanya Kondisi Alam Yang Beragam, Pemkab Gelar Pelatihan TRC

Pelatihan TRC Pemkab Boltim (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Dengan kondisi alam dan topografi yang beragam mulai dari daerah pesisir pantai hingga daerah pegunungan, membuat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sangat rawan terjadinya berbagai jenis bencana, seperti banjir, tanah longsor, deformasi permukaan tanah, tsunami angin puting beliung dan bencana lainya. Melihat kondisi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pelatihan Tim Raksi Cepat (TRC). Pada Selasa, (21/03/2017) kemarin.

Kepala BPBD Boltim Harun Manoppo mengatakan maksud dilaksanakanya pelatihan TRC yakni untuk meningkatkan pengetahuan TRC dalam rangka keterlibatan dan peran serta dalam penanggulangan bencana, meningkatkan kapasitas TRC agar dapat bekerja dengan terkoordinasi, efektif dan efisien.

“Juga meningkatkan kapasitas kinerja serta daya dan hasil guna dalam pelaksanaan tugas selaku TRC.” Kata Manoppo.

Lanjut dikatakannya, anggota TRC mempunyai tugas pokok yakni, mengkaji secara cepat dan tepat dilokasi lokasi bencana dalam waktu tertentu termasuk mengidentifikasi cakupan lokasi bencana, jumlah korban, kerusakan sarana prasarana gangguan terhadap fungsi pelayanan umum pemerintahan serta kemampuan baik sumber daya alam maupun buatan. Melaksanakan pengkajian awal segera setalah terjadi bencana pada saat tanggap darurat, mengkoordinasikan hasil kajian ke tim komando TRC Kabupaten, membentuk posko dilokasi yang dianggap perlu.

“Dan TRC dapat memperlancar koordinasi dengan seluruh sektor yang terlibat dalam penanggulangan bencana, juga melaporkan hasil pelaksanaan tugas secara periodik setiap bulan kepada tim komando TRC kabupate.” Terang Manoppo.

Pelatihan TRC penanggulangan bencana dibuka Asisten 3 Sekda Boltim, juga dihadiri Kapolsek Urban Kotabunan Kompol Meydi Wowiling, Danramil Kotabunan Alfred Tondowana serta peserta pelatihan TRC dari unsur aparat desa. (Rahman)

Bidik ASN Mangkir, Satpol PP Sekaligus Amankan 3 Siswa Di Pasar Pondabo

Satpol PP amankan siswa di luar sekolah saat jam belajar berlangsung dan diberikan pembinaan (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menjadikan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sering berkeliaran tidak jelas disaat jam kerja. Hal ini diungkapkan Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Max Iswadi Mokodompit.

Menurutnya, operasi untuk menertibkan ASN yang sering keluar disaat jam kerja merupakan instruksi dari Bupati Sehan Landjar.

“Ini intruksi dari pak Bupati. Makanya, kami hanya menjalankan tugas.” Ungkapnya.

Mokodompit menambahkan, kegiatan penertiban terhadap ASN sudah berjalan beberapa kali dengan melakukan penjagaan beberapa titik, namun untuk sidak terhadap ASN yang malas berdiam dikantor baru dilakukan pada Selasa (21/03/2017).

“Ini akan rutin kita laksanakan kedepan. Target kita bukan hanya tapi juga siswa yang berkeliaran disaat jam belajar.”  Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Pandapotan Hutauruk mengatakan, untuk operasi yang dilaksanakan bertujuan untuk merazia ASN yang berkeliaran, namun ketika melakukan penyisiran di beberapa lokasi tim Satpol PP menemukan sejumlah siswa yang berkeliaran.

“Tiga siswa berseragam sekolah diamankan dari pasar Pondabo, dan tujuh lainnya merupakan siswa praktek kerja yang kita amankan dari kawasan hutan kota.” Jelasnya.

Menurutnya, para siswa tersebut diamankan karena berada di lokasi yang sepi disaat jam belajar. Menurutnya, 3 siswa yang berseragam sekolah diamankan karena dicurigai melakukan aktivitas yang tidak baik.

“Yang berpakaian sekolah dua siswa laki-laki dan 1 perempuan kita amankan dari Pasar Pondabo. Kita amankan karena curiga masa jam sekolah, malah berada di lokasi sepi sambil merokok. Sama halnya dengan siswa PKL yang berkeliaran tidak jelas.” Ungkapnya. (Rahman).

iklan1