Tag: sofyan makku

Polemik Kasus e-KTP, Sofyan: Ini Bukan Isu Silahkan Lapor Balik Bila Itu Fitnah

Sofyan Makku, SH

MANADO – Begitu heboh pemberitaan terkait dugaan korupsi dana e-KTP yang melibatkan sejumlah nama-nama besar para politisi, pejabat birokrasi (Kepala Daerh) dan elit partai politik yang belum lama ini diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Merespon polemik, pro kontra saat sejumlah nama itu disebut-sebut, Sofyan Makku, SH salah satu praktisi hukum menilai terkait dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) merupakan sesuatu yang menarik dikaji.

”Berkaitan dengan nama-nama yang disebut JPU, dan telah beredar di media massa itu bukan isu liar justru perkara ini jadi terang benderang dengan sudah di bacakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Disitu jelas menyebutkan dalam surat dakwaannya, makanya penyebutannya terdakwa 1 dan terdakwa 2 bersama-sama pihak lain ada 14 nama yang di sebut dalam dakwaan bersama beberapa korporasi. Persoalannya kalau ada perbuatan pidana yang sama, kan tidak boleh ada perlakuan hukum yang beda saya kira,” ujar Sofyan yang juga jebolan HMI Cabang Manado ini tegas.

Dikatakannya lagi, meskipun dari 14 nama yang di sebutkan dalam dakwaan sudah ada yang mengembalikan uang, tapi hal itu tidak menghilangkan niat dan perbuatan pidana sebelumnya. Sofyan bahkan menyarankan bila ada yang merasa dirugikan dengan itu, harusnya ada pihak yang melapor balik.

”Dalam dakwaan Jaksa Penunntut Umum itu memang sempat di bantah lewat media massa. Namun, apakah berani tidak mereka yang tersebut itu melakukan langkah hukum dengan melaporkan balik para terdakwa biar masalah ini jadi terang benderang kalau tidak benar mestinya dilaporkan saja bahwa yang dilakukan terdakwa itu fitnah dan atau pencemaran nama baik biar tidak membuat polemik di masyarakat. Tidak hanya sekedar lakukan bantahan di media masa,” tutur Sofyan yang juga pengacara ini memberi saran, Jumat (10/3/2017). (Amas)

Wah, Praktisi Hukum Ingatkan Dirut PD Pasar Manado

Rolandy Thalib dan Ferry Keintjem (Foto Ist)

Rolandy: PD Pasar dan Pedagang Itu Mitra, Bukan Atasan Bawahan

MANADO – Soal tindakan tegas yang akan dilakukan Direktur Utama (Dirut) PD pasar Kota Manado, Ferry Keintjem, terutama berkaitan dengan rencana menyegel kios/toko milik Ayub Ali Albugis yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mendapat tanggapan luas. Menurut Rolandy Thalib, SH salah satu praktisi hukum yang menyebutkan pentingnya Peraturan Daerah (Perda) menyangkut pengelolaan perusahaan daerah diperhatikan Dirut PD Pasar Manado.

”Tidak ada lex spesialis dalam keputusan Dirut PD pasar Manado. Semua mengacu pada Perda, sebelum ada Perda baru tidak bisa menggunakan keputusan mengatasnamakan Dirut, karena PD pasar adalah perusahaan daerah yang berada dibawa kontrol secara akuntabel dan mapping area pemerintah daerah. Aturannya jelas dan tidak parsial,” ujar Thalib, Minggu (5/3/2017).

Ditambahkannya lagi bahwa dalam pengambilan kebijakan Dirut PD pasar Manado meski mempertimbangan kondisi dan juga kepentingan pedagang (penyewa) aset PD pasar. Tidak seharusnya monoton mengutamakan kepentingan PD pasar, lantas membuat masyarakat (pedagang) tidak diuntungkan.

”PD pasar bukan milik pribadi, sehingga seenaknya mau dinaikkan harga sewanya. Antara PD pasar dan pedagang adalah mitra dan bukan hubungan atasan bawahan, jadi harus ada kesepakatan bersama dalam sebuah perjanjian. Yang saya lihat kesepahaman dalam hal tatakelola aturan main PD pasar belum berjalan baik, bahkan ada petugas yang berperan saling menakut-nakuti pedagang,” papar Thalib yang juga mantan Sekretaris Umum HMI cabang Manado ini tegas.

Ditempat terpisah, Sofyan Makku, SH aktivis muda Kota Manado ikut memberikan komentarnya menyangkut dengan kondisi pemberitaan pasar tradisional yang tergolong ramai dimedia massa akhir-akhir ini. Sofyan menilai Dirut PD pasar Manado belum menjalankan konsep pengelolaan pasar yang komprehensif, sehingga dirinya menyarankan perlu dialog PD pasar dan stakeholder terkait dilakukan.

”Dirut kelihatan tidak punya konsep yang jelas terkait pasar tradisional di Manado. Padahal pasar-pasar penyumbang PAD yang signifikan, kemudian Dirut juga memiliki visi dan misi yang abstrak. Kalau mau tegas ya seharusnya Dirut mengajukan Ranperda, nanti di bahas dengan DPRD dan Wali Kota supaya jadi Perda yang benar-benar paripurna, sehingga semua bisa mengacu disitu, tidak lagi mengandalkan peraturan Direksi yang terkesan merugikan pedagang,” tutur Sofyan tegas, Sabtu (4/3/2017). (Amas)

Ketua PAN Sulut ‘Disudutkan’, Sofyan Cs Siap Usut Tuntas Aktor Intelektual

Pemberitaan dengan judul Eyang Saya Anggap Sakit Jika tuai polemik (Foto Ist)

Pemberitaan dengan judul ”Eyang Saya Anggap Sakit Jiwa” tuai polemik (Foto Ist)

MANADO – Politik memang tak bisa dilepas dari kepentingan dan saling ‘jegal’, bahkan fitnah pun dilontarkan untuk tujuan kekuasaan tentunya. Kali ini situasi yang tidak mengenakkan dialami Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Utara (Sulut), Sehan Landjar, dimana Sehan yang juga Bupati Kabupaten Bolaang Mangondow Timur (Boltim) dituding ”Sakit Jiwa” dengan judul berita, Zulkifli: Eyang Saya Anggap Sakit Jiwa.

Tak menerima hal tersebut, Eyang sapaan akrab Bupati Boltum dua periode ini melalui kuasa hukumnya, Sofyan Makku, SH meminta klarifikasi media terkait yang memuat pemberitaan yang menurut Eyang patut dipertanyakan. Sofyan selaku kuasa hukum mengaku telah melalukan upaya konfirmasi kepada Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan atas pernyataan yang dikutip media massa dan kini menjadi polemik.

”Terkait pemberitaan ini kami sebagai kuasa hukum dari saudara Sehan Salim Landjar akan meminta pertanggungjawaban dari Koran Manado apakah benar ini pernyataan dari Ketum langsung ataukah ada pesanan dari orang lain karena dengan tegas kami di minta oleh klien untuk mengusut sampai tuntas pernyataan ini karena setelah klien kami meminta klarifikasi dari Pak Zulhaz langsung sebagai Ketum DPP PAN beliau menyatakan tidak pernah menyampaikan hal tersebut,” ujar Sofyan yang didampingi Rolandy Thalib, SH pada Suluttoday.com, Selasa (17/1/2017).

Lanjut Sofyan mempertanyakan keabsahan dan rujukan oknum wartawan yang memuat berita tersebut, karena tambah Sofyan yang juga pernah berhimpun di HMI cabang Manado ini menduga ada oknum tak bertanggung jawab yang sengaja merusak hubungan harmonis yang dibangun Sehan bersama Ketum Zulhaz.

”Nah pertanyaan siapa, ko bisa ada pemberitaan seperti itu dan seandainya benar pernyataan ketum itu juga pasti akan ada di beberapa media kenapa ini cuma ada di Koran Manado aktor intelektual ini yang akan kami usut secara tuntas dan kita akan melakukan pelaporan secara resmi ke pihak berwajib,” tegas jebolan Fakultas Hukum Unsrat Manado itu tegas. (Amas)

Hindari Penupang Gelap, Ini Harapan Sofyan Makku Jelang Muswil BM PAN Sulut

 Sofyan Makku, SH

Sofyan Makku, SH

MANADO Pergantian kepemimpinan dalam organisasi merupakan suatu keniscayaan bagi organisasi yang dinamis dan benar-benar aktif. Hal senada seperti dilakukan pengurus Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), yang mana dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil).

Menurut Sofyan Makku, SH, salah satu kader BM PAN Sulut pentingnya selektifitas dalam memilih figur ketua BM PAN Sulut untuk mengemban amanah memimpin organisasi ini. Apalagi, kata Opan sapaan akrab alumni HMI cabang Manado ini bahwa BM PAN sebagai organisasi handerbow partai harus memiliki etos kerja yang selaras dengan partai yang melahirkannya.

”Jadi figur yang didorong mencalonkan diri itu adalah mereka-mereka yang secara langsung ikut berdarah-darah membangun dan membesarkan BM PAN Sulut karena BM PAN adalah organisasi sayap partai yang paling lama sehingga hal ini memperlihatkan BM PAN mempunyai kontribusi yang jelas terhadap PAN,” ujar Opan yang juga adalah Advokat ini tegas, Jumat (11/11/2016).

Ditambahkan Opan Musyawarah BM PAN Sulut harus menyeleksi mereka yang benar-benar kader, dan bukan hasil ”penumpang gelap”. Opan menilai ini menjadi acuan agar loyalitas kerja Ketua BM PAN Sulut tidak diragukan lagi kedepannya.

”Kita perlu mengindari penumpang gelap, alias mereka yang bukan kader lantas maju dan akhirnya dipilih menjadi Ketua Wilayah BM PAN Sulut. Untuk itu, saya berharap Musyawarah kali ini mengharuskan kita memilih para kader-kader BM PAN yang telah teruji loyalitasnya disini, bukan mereka yang karbitan atau mengaku-ngaku kader BM PAN,” tegas Opan kader muda PAN ini. (Amas)

 

Sofyan Makku: 4 Nama Formatur Diserahkan ke DPW PAN Sulut

Musyawarah mufakat yang dilakukan formatur didampingi unsur DPW PAN Sulut (Foto Ist)

Musyawarah mufakat yang dilakukan formatur didampingi unsur DPW PAN Sulut (Foto Ist)

MANADO – Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado yang resmi dibuka, Sabtu (10/9/2016) di Hotel Ibis masih berlangsung alot. Hingga, Senin (13/9/2016) hasil Musda belum juga melahirkan siapa Ketua DPD PAN Manado yang akan menggantikan Boby Daud.

Dimana berdasarkan hasil wawancarai dengan Sofyan Makku, SH, salah satu Steerin Committe (SC) Musda PAN Manado menyampaikan sampai saat ini panitia pengarah telah mengantongi dan bahkan mengusulan nama-nama sebagai formatur Ketua DPD PAN Manado periode 2015-2020 ke pengurus DPW PAN Sulawesi Utara (Sulut).

”Ada 4 nama formatur terpilih Sjarifudin Taha, Boby Daud, Araudah Hasan Jan, dan dr. Suyanto Yusuf, kemudian ada satu formatur pendamping unsur DPW yakni saudaraku Pak Wijayanto Patonti. Nama ini diserahkan kepada DPW untuk diputuskan,” ujar Sofyan senior HMI cabang Manado ini.

Terkait peluang siapa yang akan dipilih DPW PAN Sulut, Sofyan menjawabnya diplomatis menurutnya semua memiliki peluang yang sama. Dirinya menyebutkan memang biasanya pemilihan Ketua di internal PAN berdasarkan hasil Musyawarah mufakat, tapi kali ini ke-empat calon bersikeras sehingga hasil Musyarah ini diserahkan ke DPW.

”Berjalan alot memang, dimana dari empat nama semuanya komit akan maju dan sesuai hasil Musyawarah dari empat formatur, mereka siap maju dan tak ada yang legowo. Dari hasil inilah, kemudian empat nama kami serahkan kepada pengurus DPW PAN Sulut untuk diputuskan,” tutur Opan sapaan akrab pengacara muda ini tegas. (Amas)

iklan1