Tag: sompotan

Komudo Deklarasikan Anti Narkoba

Pengurus Komudo kompak (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com -Komunitas Musik Manado (Komudo) menyatakan bahwa artis dan musisi Sulawesi Utara bebas serta anti narkoba. Hal tersebut dinyatakan dalam deklarasi Komudo Anti Narkoba Kamis (15/03) kemarin di Taman Kesatuan Bangsa. Penegasan pun disampaikan dengan lantang oleh Ketua Umum Komudo, Sherly A Sompotan.

“Ini momen bersejarah, memerangi narkoba, dan pelaku seni Sulawesi Utara harus menjadi pelopor, Komudo wajib berperan aktif selagus menyatakan perang bagi narkoba,” tegasnya.

Dirangkai dengan konset musik, ratusan artis dan musisi yang turut memeriahkan Hari Musik Nasional pun serentak bertekad menjauhi narkoba dan mengharamkan bahan berbahaya serta mematikan tersebut dalam karier mereka.

Turut hadir Pemerintah Kota Manado, Danrem dan BNN Kota Manado yang memberikan apresiasi atas deklarasi tersebut.(Cat)

Pemkot Tomohon Sosialisasikan Jajanan Sehat Anak Sekolah

Syerly Sompotan ketika membuka sosialisasi jajanan sehat bagi anak sekolah di SMP Katolik Gonzaga Tomohon (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pangan Daerah Kota Tomohon bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Kota Tomohon menyelenggarakan Sosialisasi Jajanan Sehat Bagi Anak Sekolah di Aula SMP Katolik Gonzaga Tomohon, Rabu (14/6/2017).

Kegiatan ini dibuka langsung Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan dan ikut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tomohon Wihelmina Mintje dengan narasumber dari Dinas Pangan Propinsi Sulawesi Utara Daby Yuniar Nur Nerwan (Kepala Bidang Keamanan Pangan) dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon dr Deesje Liuw MBioMed., Kepala Dinas Pangan Kota Tomohon Ir Jantje Ering.

Wawali Sompotan dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk memastikan bahwa pembinaan keamanan pangan di sekolah berjalan dengan baik dan berkesinambungan, maka diperlukan langkah-langkah pengawasan yang independen dan terpisah dari fungsi pembinaan.

“Pengawasan keamanan pangan pada jajanan anak sekolah harus mampu menjamin bahwa produk yang dihasilkan dan beredar di lingkungan sekolah telah memenuhi aspek keamanan pangan. Kesadaran guru dan siswa untuk mengkonsumsi pangan yang aman merupakan kunci keberhasilan kegiatan pengembangan keamanan pangan di sekolah,” ujar Sompotan.

Terkait hal itu, Sompotan mengungkapkan pemahaman tentang bahaya mengkonsumsi pangan yang kurang aman dan memilih serta menyiapkan pangan yang aman harus terus menerus disosialisasikan, karena sampai saat ini masih banyak prinsip yang penting makan, sehingga tidak mempertimbangkan bahaya mengkonsumsi pangan yang tidak aman.

“Oleh karena itu kampanye dan penyuluhan melalui penyebaran informasi dan publikasi tentang keamanan pangan merupakan salah satu kegiatan prioritas untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan pangan segar yang aman dikonsumsi,” kata Sompotan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Daerah Kota Tomohon Ir Jantje Ering dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi jajanan sehat bagi anak sekolah ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa dan guru yang berada di lingkungan sekolah tentang penanganan keamanan pangan.

“Ditetapkannya anak sekolah sebagai sasaran kegiatan utama, karena mereka merupakan generasi muda penerus masa depan bangsa, dimana dibutuhkan pemuda/pemudi yang tangguh, kuat dan sehat serta berakhlak, yang semuanya dapat tercipta melalui dukungan pangan yang sehat dan aman,” jelas Ering. (Stevy)

JFE dan SAS Hadiri Ibadah HUT ke-154 Jemaat Petra Kinilow

Jimmy Eman dan Syerly Sompotan di ibadah bersama Jemaat Petra Kinilow (Foto Ist)

TOMOHON, Suluttoday.com – Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak (JFE) bersama Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) beribadah bersama dengan Jemaat GMIM “Petra” Kinilow Wilayah Kakaskasen, (4/6/2017) dalam rangka HUT ke-154 Jemaat dan hari raya Pentakosta pertama digelar di Gedung Kanisah Petra Kinilow. Khadim dalam ibadah syukur tersebut Penatua Ir Miky JL Wenur selaku Sekretaris W/KI Sinode GMIM. Dalam khotbahnya, Wenur mengingatkan kepada jemaat agar dapat memahami tentang kuasa Roh Kudus.

“Kuasa Roh Kudus dapat merubah segalanya, dengan adanya kehadiran Roh Kudus dalam kehidupan kita sebagai jemaat, akan membawa kita dalam perubahan menuju pada hal yang baik”, kata Wenur.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDA Dra Linda Wantania MM MSi dalam sambutan mengingatkan agar sebagai jemaat untuk dapat terus menjadi garam dan terang dunia ditengah masyarakat serta senantiasa memberi buah dalam perbuatan yang baik, sambil memuliakan Allah lewat perwujudan firman Tuhan dengan cara hidup kita yang sesuai dengan kehendakNya. Sementara itu, Wali Kota JFE mengatakan bahwa momentum ini merupakan saat yang tepat untuk membangun komitmen dalam bersaksi, bersekutu dan melayani.

“Dalam konteks ini sangatlah penting bagi pelsus dan jemaat merenungkan kembali sejauh mana kemampuan dalam tugas pelayanan untuk membangun kualitas iman”, kata Eman.

Diharapkannya jemaat didalamnya masyarakat dapat terus menjadi mitra dengan pemerintah dalam menyukseskan berbagai program yang intinya untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Tomohon. Kesempatan itu, jemaat dan masyarakat diajak untuk tetap waspada dengan kondisi saat ini.

“Marilah kita bersama-sama menjaga keamanan lingkungan kita masing-masing agar tetap aman dan nyaman, dan tetap waspada serta jangan terpengaruh dengan hal-hal yang dapat memecah belah situasi dalam bermasyarakat dan beragama demi keutuhan bangsa kita”, tutup Eman.

Kesempatan itu, Wali Kota Tomohon menyerahkan bantuan dana hibah Pemkot Tomohon untuk kelanjutan pembangunan Gedung Gereja Petra Kinilow (Kanisah) dan untuk pembangunan yang sama, Wakil Wali Kota Tomohon yakni atas nama Keluarga Purba – Sompotan memberikan bantuan dana10 juta rupiah. Selain perangkat pelayan dan jemaat, ikut dalam ibadah jajaran Pemkot Tomohon, Kapolres Tomohon AKBP I Ketut Agus Kusmayadi SIK bersama jajarannya, Ketua Panitia Pembangunan Kanisah Kombes Pol Jefry Lasut MM , serta para tokoh agama dan masyarakat. (Stevy)

SAS Hadiri HUT ke-49 Pesta Pelindung Paroki Roh Kudus

SAS ketika menghadiri Pesta Pelindung Paroki Roh Kudus Tomohon (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) menghadiri HUT ke-49 Pesta Pelindung Paroki Roh Kudus, (4/6-2017) SAS dalam sambutannya mengatakan bahwa perayaan pesta pelindung Roh Kudus harus dimaknai, karena perayaan ini merupakan moment penting bagi umat beriman dalam menghayati akan arti dari Roh Kudus itu.

“Melalui perayaan ini , marilah kita melihat bahwa Roh Kudus adalah Roh Allah yang memimpin kita kepada hidup kekal, sehingga menjadi arah dan pijakan seluruh umat dalam menjalankan kehidupan setiap hari ditengah tugas, pekerjaan dan amanah yang telah dipercayakan kepada masing-masing kita, baik dikeluarga, gereja dan masyarakat,” ujar Sompotan.

Terkait hal itu. SAS atas nama Pemkot Tomohon mengucapkan selamat HUT ke 49 Pesta Pelindung Paroki Roh Kudus kepada seluruh umat Paroki Roh Kudus, sekaligus berbagi kesaksian dengan para umat Paroki Roh Kudus dan memberikan sumbangan sebesar 10 juta rupiah untuk Paroki Roh Kudus yang diserahkan langsung kepada Pastor Paroki Roh Kudus Pastor Paul Salabia Pr. Hadir juga presidium dewan pastoral paroki, para frater, suster, bruder, para ketua wilayah rohani dan jajaran Pemkot Tomohon serta umat Paroki Roh Kudus Tomohon. (Stevy)

Pemkot Tomohon Mantapkan Ketersediaan Bunga Jelang TIFF 2017

Ir Vonny Pontoh (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Pemeritah Kota Tomohon terus memantapkan persiapan jelang iven Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) 2017 di bulan Agustus mendatang, diantaranya persiapan ketersediaan bunga krisan, aster dan berbagai macam bunga lainnya untuk menghias Float Kendaraan Hias dan kebutuhan lainnya Kota Tomohon. Disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon Ir Vonny Pontoh MBA bahwa Pemerintah Kota Tomohon akan all out dalam mempersiapkan segala sesuatunya untuk mensukseskan dan memeriahkan TIFF tahun ini.

“Stok bunga yang akan dipakai dalam acara ini nantinya akan melebihi dari target. Sebanyak 16 jenis bunga sudah dipersiapkan dalam memeriahkan acara ini. Benih bunga sudah ditanam dengan perhitungan mundur menyesuaikan puncak mekar pada tanggal 7 sampai 8 Agustus 2017,supaya mendapat kualitas prima dan tidak kering.” ujar Pontoh.

Dijelaskannya, untuk stok bunga Krisan yang tertanam 2x lipat dari kebutuhan 200 ribu krisan yakni 400 ribu kuncup.

“Hal ini adalah keinginan dari petani bunga, karena sesuai pengalaman selesai iven TIFF masyarakat Kota Tomohon dan daerah sekitar masih tetap membutuhkan bunga-bunga dalam rangka persiapan kegiatan seperti Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI dan pawai pembangunan. Malahan, lokasi Show Window dalam rangka TIFF akan difungsikan menjadi salah satu lokasi kunjungan wisata. Kita akan menanam 30 ribu bunga di screen house dengan proses puncak mekar bunga tepat pada saat iven TIFF nanti sehingga wisatawan yang datang berkunjung bisa melihat bunga saat bermekaran, termasuk berbagai jenis.bunga pendukung lainnya,” kata Pontoh. (Stevy)

iklan1