Tag: soni sumarsono

Tonaas Wangko Umbanua Dianugerahi Penghargaan Bintang Jasa Pratama

Mantan Penjabat Gubernur Sulut usai menerima penghargaan (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Mantan Pj Gubernur Sulut tahun 2015, DR Soni Sumarsono MDM mendapatkan penghargaan dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara , Rabu (15/8/2018) siang. Sumarsono yang merupakan Tonaas Wangko Umbanua,  dianugerahi Penghargaan Bintang Jasa Pratama.

Seperti diketahui, Bintang Jasa anugerah diberikan Presiden RI kepada mereka yang berjasa bagi negara pada bidang atau peristiwa tertentu.

”Dengan penghargaan ini, intinya selama saya berkarir 33 tahun, kita cuma kerja-kerja. Tidak pernah kita memikirkan kelak akan mendapatkan penghargaan Bintang Jasa ini,” ucap ‘Om No’ (sebutan akrab dari wartawan Pemprov Sulut pada Dr  Soni Sumarsono MDM).

Selama berkarier, Om No yang didampingi istri tercinta Raden Roro Tri Rachayu, Ketua TP PKK Provinsi Sulut di tahun 2015 mengaku selalu mendapat jabatan yang selalu menangani persoalan yang terbilang sulit.

”Saya selalu mendapatkan tempat-tempat yang sulit. Selama ini baik untuk urusan diperbatasan NKRI, Kalau gubernur pun tau sendirikan DKI Jakarta bagaimana, sekarang baru lagi di Sulsel. Selama kerja di Dirjen pun yang jantungnya Depdagri, Dirjen Otonomi Daerah dengan menangani persoalan yang kompleks,” ungkapnya.(Cat)

Kisah SONI SUMARSONO Temukan Foto BUNG KARNO

Sonni Sumarsono menerima foto Bung Karno (FOTO Ist)

MAKASSAR, Suluttoday.com – Usai sholat subuh  Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono (SS) meninjau kawasan rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan di Jalan Jendral Sudirman, Makassar, Jumat (18/05/2018). Ruang pertama yang disasar mantan penjabat Gubernur Sulawesi Utara adalah kamar Bung Karno.

Kamar ini memang tempat menginap Presiden RI pertama dulunya setiap berkunjung ke Makassar.  Ruangan kamar ini memiliki luas sekira 6 x 6 meter. Kendati jarang dipakai, “Kamar Presiden” itu selalu dibersihkan staf rumah tangga.

“Setiap hari kami bersihkan, kendati tidak dipakai,” ujar Dodi, Kasubag Rumah Tangga Rujab Pemprov Sulsel.  

Nah, tatkala meninjau Jumat itu, Sumarsono membuat kaget penghuninya. Kebetulan saat itu, Berty Mendur yang pernah menjadi Staf Ditjen Bangda Kemendagri saat Sumarsono sebagai Sesditjen, menginap di kamar bersejarah ini. Setelah berbincang tentang pertemanan mereka, tercetuslah ide oleh Sumarsono untuk mencari foto atau lukisan dari Sang Proklamator Republik Indonesia tersebut.

“Berty, mohon kamu cari foto atau lukisan Bung Karno. Jika dapat saya mau letakkan di ruangan ini,” kata Sumarsono. 

Hari pun berlalu. Senin (21/05/2018), malam usai taraweh di Mesjid Rujab, Sumarsono melepas operasi gabungan 150 Satpol PP Magotama Sulsel. Magotama adalah akronim dari Makassar, Gowa, Takalar dan Maros. 150 anggota Satpol PP yang ikut apel memang berasal dari Magotama itu.

Operasi ini bertujuan untuk memberi rasa nyaman kepada warga. Uniknya, Sumarsono ikut mengantar operasi gabungan ke lapangan. Menumpang truk pengendali massa (dalmas), Sumarsono ditemani Pj. Sekda Sulsel Tautoto, Kasatpol-PP Mujiono serta Ketua Bappeda Sulsel Jufri Rahman menyertai rombongan Satpol-PP hingga ke kawasan Pantai Losari.  

Usai menikmati Pisang Epe, Saraba dan Roti Bakar, Sumarsono bergegas pulang. Tak disangka, di sudut lain Pantai Losari ada pelukis yang pameran dan menjajahkan puluhan lukisan. Anehnya, di situ terpajang salah satu lukisan yang dicari Sumarsono. Yaitu lukisan wajah Bung Karno. Setelah bertanya kepada sang pelukis, apakah lukisan tersebut bisa dibeli, sang pelukis malahan mau memberikan secara gratis

. Namun Sumarsono yang sempat dipercayakan memimpin ibukota Negara Republik Indonesia ini menolak. “Boleh saya bawah asal bayar,” desak Soni, panggilan akrab Dirjen Otda Kemendagri ini.

“Yah oke pak. Tiga ratus ribu saja,” tawar sang pelukis.

Melalui staf khusus Ferry Rende, terjadilah transaksi pembayaran secara langsung dengan pelukis Siswadi Abustam. “Fer, pasang di Kamar Bung Karno ya,” kata Wakil Ketua Umum PA GMNI itu. Kini, lukisan Bung Karno yang diimpikan Soni, sudah terpasang di Kamar Presiden di kamar Bung Karno Bung Karno. (*/Cat)

Mantapkan Validasi Data Kemiskinan, Kadis Sosial Manado Ikut Rakornas

Menteri Sosial saat membuka Rakornas dan Dirjen Otda DR Sumarsono ketika memaparkan materi (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terus mengoptimalkan pemberian bantuan dan program yang menyentuh pada hajat hidup masyarakat banyak, guna mewujudkan harapan semua pihak, maka diperlukan komitmen yang kuat dari semua pihak. Senin (11/9/2017) Pemkot Manado, melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang bertempat di Jakarta.

Saat diwawancarai, Plt Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Sammy Agust Rein Kaawoan ditengah kesibukannya mengikuti Rakornas yang bertempat di Mercure Convention Center Ancol, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengevaluasi, menguatkan, mengarahkan program pengentasan kemiskinan agar tepat sasaran.

Kadis Sammy Kaawoan ketika mengikuti Rakornas (Foto Ist)

”Iya, kami sementara mengikuti Rakornas terkait Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan yang dilaksanakan pada 10 – 12 September 2017. Harapannya, agar didapat data valid kemiskinan, supaya program pengentasan kemiskinan tepat sasaran, kemudian kita juga dapat mengevaluasi sejauh mana program ini terealisasikan ke masyarakat,” ujar Sammy saat ditanya Suluttoday.com, Selasa (12/9/2017) melalui WhatsApp.

Kadis Sosial, Sammy Kaawoan dan Dirjen Otda Soni Sumarsono (Foto Ist)

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri langsung Menteri Sosial Republik Indonesia (RI), Khofifah Indar Parawansa, hadir pula dalam memberikan materi Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Neger, DR Soni Sumarsono, MDM, dengan materi ‘Kewenangan Pemerintah Daerah Dalam Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan’. (Amas)

‘Manado Fiesta 2017’ Resmi Dibuka Mendagri, Wali Kota GSVL Dihujani Pujian

Wali Kota GSVL saat menyampaikan laporan (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Sabtu (2/9/2017), pemandangan yang begitu berbeda terlihat di sepanjang jalan Boulaverd, terutama disaat pembukaan festival ‘Manado Fiesta 2017’ di kawasan jalan Bolevard 2 Kecamatan Tuminting Kota Manado. Rangkaian acara yang dimulai dengan ajang karnaval Fish and Coral (FisCo) sebagai pembuka rangkaian kegiatan iven akbar berskala Internasional ini.

Saat menyampaikan laporan, Wali Kota GS Vicky Lumentut memaparkan bahwa pelaksanaan iven Manado Fiesta 2017 merupakan bagian dari upaya pemerintah Kota Manado dalam menerjemahkan visi pemerintah Republik Indonesia (RI), dan juga petunjuk Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw agar sektor pariwisata di Sulut terus digairahkan.

”Terima kasih atas support semua pihak, terutama Gubernur Sulawesi Utara dan Dirjen Otonomi Daerah, Pak Soni Sumarsono yang berkesempatan hadir dalam pembukaan ‘Manado Fiesta 2017’ ini, tentunya pemerintah Kota Manado bertekad menjadikan iven ini sebagai festival yang mendorong Manado dan Sulawesi Utara agar mendunia. Kita juga ikut mendatangkan ribuan wisatawan dari Tiongkok. Tahun depan Pemkot Manado akan membuat iven ini lebih hebat lagi,” kata Wali Kota yang akrab GSVL ini.

Sementara itu, Gubernur Sulut Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Steven, Gubernur memberikan apresiasi yang kepada Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan, dalam sambutannya. Kata, Gubernur yang juga mengajak seluruh warga Kota Manado agar menyukseskan iven pertama berskala Internasional di Kota Manado, Sulawesi Utara tersebut.

“Ini iven luar biasa, mari kita sukseskan secara bersama-sama. Terselenggaranya iven ‘Manado Fiesta 2017’ menandakan bahwa pemerintah Kota Manado serta masyarakat memiliki visi strategis menunjang program pariwisata. Selain itu, pemerintah Kota Manado dan masyarakat merupakan komponen yang cerdas yang mampu melirik potensi dan kebutuhan serta memanfaatkan peluang daerah Kota Manado, Wali Kota Manado dan Pak Wali Kota melakukan hal baik, sehingga itu saya patut mengapresiasi ini,” ucap Gubernur Olly.

Lanjut Gubernur menyentil soal manfaat ‘Manado Fiesta’ yang mengokohkan potensi kerukunan di Indonesia terlebih khusus mempererat kerukunan antar warga Sulut serta seluruh rakyat Indonesia. Gubernur pun berharap agar Manado dengan berbagai keragaman suku, agama, antar golongan tak pernah bosan memupuk kerukunan.

Diketuknya bambu bertanda Manado Fiesta 2017 resmi dimulai (Foto Suluttoday.com)

Selain itu, Presiden RI Jokowi melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang diwakili oleh Dirjen Otda Soni Sumarsono, mengatakan bahwa kegiatan ‘Manado Fiesta’ sesungguhnya sangat positif memajukan dan memperkenalkan potensi yang ada di Kota Manado kepada publik Internasional.

”Patut kita sukseskan iven spektakuler ini, karena dampak positif langsung dirasakan masyarakat Manado dan Sulawesi Utara tentunya, saya salut atas komitmen Pak Wali Kota Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Bastiaan. Begitu pula kontribusi dari kegiatan ini akan juga dirasakan pemerintah pusat. Sambada (Selamat Bakudapa, red) bagi warga Sulawesi Utara. ‘Manado Fiesta’ ini patut kita sukseskan karena bertujuan mengenalkan Manado di tingkat dunia Intenasional, dan efeknya begitu positif bagi masyarakat. Pada kesempatan ini, saya ditugaskan Pak Mendagri untuk membuka iven Manado Fiesta 2017. Iven ini gagasan Cerdas dan Hebat,” kata Sumarsono yang juga mantan pejabat Gubernur Sulawesi Utara ini sembari menyampaikan ajakan ‘Mari Jo Ka Manado’.

Untuk diketahui, ‘Manado Fiesta’ akan berlangsung hingga tanggal 10 September 2017. Pada sesi pembukaan ini dihadiri Deputi Bidang Pengelolaan Insfrastruktur Kawasan Perbatasan Ir Rahmat Mokodongan, Kapolda Irjen Pol Drs Bambang Waskito, Konjen Philipina, Forkompinda Sulut, Wali Kota Kota Palu bersama Wakil Wali Kota Pasha Ungu, Wali Kota Jayapura, sejumlah kepala daerah Kabupaten/Kota, dan para undangan lainnya.(*/Amas)

Munas APEKSI V Dibuka Mendagri, GSVL Tegaskan Sinergitas

Dr Soni Sumarsono ketika menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Dr Soni Sumarsono ketika menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

JAMBI – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda), Dr. Soni Sumarsono, membuka secara resmi pelasakaan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang diselenggarakan di Kota Jambi, Rabu (27/7/2016) pagi tadi.

Bertempat di Abadi Suite Hotel & Tower Jambi, rangkaian acara APEKSI secara keseluruhan yang sesuai jadwal dimulai 27-31 Juli 2016, sebelum Sumarsono menyampaikan sambutan dan apresiasinya, Ketua Dewan APEKSI, Dr GS Vicky Lumentut dalam sambutannya meminta pemerinta pusat agar dapat menindaklanjuti rekomendasi dan sejumlah konsep yang akan diformulasikan melalui Munas V 2016 kali ini.

Ketua Dewan APEKSI, Dr GS Vicky Lumentut memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Ketua Dewan APEKSI, Dr GS Vicky Lumentut memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

”Tentu menjadi kebanggaan seluruh Wali Kota se-Indonesia manakala rekomendasi dan hasil yang kita rumuskan di Munas ke-V ini dapat ditindaklanjuti pemerintah pusat. Beberapa kajian kritis kami termasuk soal kewenangan pemerintah daerah, khususnya Wali Kota, adanya kebijakan untuk urusan Sekolah Menengah Atas diambil alih pemerintah Provinsi, serta beragam catatan penting lainnya akan kami buat. Ini semua dalam rangka memajukan pelayanan pada masyarakat tentunya, disisi lain kita menegaskan bahwa sinergitas dan kolaborasi program sesama pemerintah kota se-Indonesia itu begitu penting,” ujar Vicky Lumentut yang juga Wali Kota Manado dua periode ini tegas.

Peserta Munas APEKSI saat menyimak sambutan (Foto Suluttoday.com)

Peserta Munas APEKSI saat menyimak sambutan (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, Soni Sumarsono menyambut baik terobosan yang akan dilanjutkan pengurus APEKSI selanjutnya. Dimana kepengurusan GSVL sapaan akrab Lumentut pada periode 2012-2016 telah banyak melakukan gebrakan yang sampai saat ini ditindaklanjuti pengurus baru yang dipilih melalui Munas.

”Saya mewakili Menteri Dalam Negeri menyambut baik kegiatan Munas APEKSI V, melalui kesempatan berharga ini Pak Mendagri mohon maaf karena ada perintah dan tugas penting dari Presiden sehingga tidak sempat hadir. Namun, seluruh apa yang dilakukan dan diputuskan dalam forum Munas APEKSI 2016 ini akan kita tindaklanjuti dengan cepat tentunya, semua ini dengan semangat bagaimana kita membangun Indonesia,” tutur Sumarsono yang juga mantan Pjs Gubernur Sulawesi Utara ini. (Amas)

iklan1