Tag: Steven Kandouw

Golkar-NasDem Menyatu di Sulut, ODSK Punya Lawan Tanding

Bung Amas (Foto Suluttoday.com)

Oleh : Bung Amas, Pegiat Literasi

Perkiraan para analis politik, praktisi dan juga para aktivis terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ketika dilaksanakan 9 Desember 2020. Maka, dikalkulasi akan menguntungkan para incumbent (petahana). Meski digulirnya Pilkada yang tengah bergerak pada tahapan revisi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Konsensus Pilkada dilaksanakan tahun ini bukan isapan jempol, bukan asal-asalan. Ini tentu kompromi kepentingan yang serius dibangun.

Sampailah rancangan PKPU juga tengah digodong. Sabtu (6/6/2020) hari ini, KPU Republik Indonesia (RI) tengah melakukan Uji Publik terhadap rancangan peraturan KPU tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam kondisi bencana Nonalam.

Ketika melakukan simulasi sederhana. Peta politik di daerah yang fluktuatif perlu hitungan terukur untuk menang. Baik pertarungan pasangan calon Pilgub, Pilbup dan Pilwako melahirkan konstalasi yang nyaris sama. Ada probabilitasnya, tidak pasti dalam matematika politik. Konstruksi koalisi secara nasional dari partai politik (parpol) juga akan menjadi ukuran kecenderungan menang atau kalahnya suatu parpol dalam kontestasi Pilkada. Siklus politik memang tidak pernah absolud, tidak pernah paten. Namun berjalan fleksibel, layaknya konstalasi demokrasi umumnya yang berlangsung dinamis.

KPU pun telah memastikan bahwa tahapan Pilkada 2020 akan dilanjutkan Juni 2020. Hal itu sebagai tindaklanjut dari rapat Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sepakat tahapan Pilkada 2020 mulai dijalankan kembali. Penetapan Pilkada di tengah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tidak mudah. Sarat kepentingan politik.

Pemungutan suara akan dihelat pada 9 Desember mendatang. Walau kondisi Indonesia sedang darurat kesehatan, motivasi dan obsesi stakeholder terkait memang sudah bulat. Atas keinginan itu, optimisme menyangkut Pilkada siap digelar mulai disampaikan KPU di daerah sampai Kepala Daerah. Konsolidasi melalui loby-loby politik tentu mulai dilakukan kelompok berkepentingan.

Di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), peluang kemenangan lebih dari 50% berada ditangan petahana. Menarik ketika terjadi head to head di Pilgub Sulut. Petahana Olly DonadokambeyStaven Kandouw (ODSK) akan mendapat lawan tanding yang kuat ketika menghadapi koalisi dari partai Golkar dan NasDem. Jika yang dipasangkan adalah GS Vicky LumentutChristiany Eugenia Tetty Paruntu, Tetty Paruntu-Vonnie Anneke Panambunan, atau Vonnie Panambunan menggaet papan dua dari politisi muslim, berarti ODSK dipastikan kesulitan meraih menang.

Petahana tentu menjual soal kesuksesan program. Perbuatan baik dan kontribusi-kontribusi yang dilakukan, lalu keunggulan perang udara (politik uang) juga menjadi hitungan tersendiri dalam memudahkan kemenangan kandidat dalam Pilkada. Sebagai wacana tanding, melawan petahana dengan skenario politik progresif. Menjadi oposisi yang waras, tidak membabi-buta dalam mengajukan kritik. Apalagi rival politik ODSK punya jejak rekam politik yang ternyata masih dapat dilumpuhkan. Track record menjadi begitu penting disini.

Pihak non petahanan berada dalam posisi bebas dan lebih diuntungkan sebetulnya. Mengelola serta mengemas isu yang akurat juga menjadi penentu. Yang patut menjadi jualan dalam Pilkada 2020 sejatinya yakni humanisme. Memperdagangkan nama baik, bukan mendiskreditkan atau melakukan praktek politik destruktif. Kompetisi program (narasi) perlu diprioritaskan. Bukan menggunakan black campaign. Merendahkan lawan politik dengan cara-cara melabrak etika juga sangat tidak menguntungkan.

Mendrive calon pemimpin untuk menang dalam Pilkada Serentak tidak mudah. Kemudian, tak sampai saja dalam meraih kemenangan. Lebih dari itu, mengawalnya sampai selesai periodesasi kemenangan. Merawat keakraban, soliditas dan harmonisasi kepemimpinan agar selalu akur menjadi penting. Sebab, dalam periodesasi sejarah kepemimpinan Kepala Daerah selalu terjadi ‘pica kongsi’ di tengah jalan.

Selain itu, kekuatan teamwork menjadi kuncinya. Seperti kata Sayyidina Ali bin Abi Thalib, bahwa kejahatan yang terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir. Artinya, core dari yang disampaikan Imam Ali yaitu kerja-kerja kolektif. Melalui kerja yang terorganisir, maka segala peluang kemenangan akan mudah diraih. Diprediksi isu politik identitas dan politik dinasti akan mencuat di Pilkada Serentak 2020 ini. Perlu dibendung, disiapkan kanalisasi isu.

Bola politik bisa juga digulirkan untuk menggalang opini guna melawan petahana. Ketika lalai, kurang peka membaca tanda-tanda politik, maka petahana menjadi musuh bersama (common enemy). Pekerjaan rumah lainnya, petahana harus bekerja maksimal membebaskan atau membentengi masyarakat dari penyebaran virus Covid-19. Karena ketika tidak selesai, maka petahana akan diganjal atas isu tidak beresnya petahana memerangi Covid-19.

Keberpihakan nama-nama politisi seperti Jantje Wowiling Sajow, Jimmy Rimba Rogi dan Elly Egelbert Lasut sebagai tolak ukur kemenangan Pilkada Sulut. Ketika JWS sapaan akrab Jentje Sajow bergerak dan gabung dengan NasDem, konstalasi politik di Pilkada Sulut makin menguntungkan posisi NasDem di daerah ini. JWS yang dikenang sempat berseberangan dengan OD terpantau sedang gerilya, melakukan safari politik, boleh jadi ini penanda kalau ODSK bakal menemukan lawan sepadan.

Ketika dipenghujung, kemudian OD mampu merangkul JWS, Elly Lasut dan Jimmy Rimba Rogi atau Imba, berarti OD akan menang dengan tidak terlalu bekerja keras. Politik memang tak semudah yang dipikirkan. Tapi, juga merobohkan ketidakmungkinan-ketidakkemungkinan yang ada. Dalam politik segala sesuatu dapat menjadi mungkin.

BPMJ, Pelsus dan Anggota Jemaat GMIM SION Sindulang Satu Apresiasi OD-SK

Proses distribusi bantuan dari Pemprov Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Perhatian pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) masyarakat di daerah ini begitu luar biasa. Terutama di musim pandemi Corona Virus (Covid-19). Sebagaimana yang dilakukan di Kabupaten/Kota lainnya dalam penyaluran bantuan dari pemerintahan Olly Dondokambey, SE selaku Gubernur Sulut dan Drs. Steven Octavianus Estevanus Kandouw, sebagai Wakil Gubernur, hal yang sama di lakukan di Kecamatan Tuminting.

Menanggapi penyaluran bantuan sembilan bahan pokok (Sembako) dari pemerintah Provinsi Sulut, Selasa (2/6/2020) Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) bersama Pelayan Khusus (Pelsus) dan anggota Jemaat GMIM SION Sindulang Satu Wilayah Manado Utara Satu menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Sulut atas perhatian serta kepedulainnya. Hal itu seperti disampaikan Ketua Pria Kaum Bapa Pnt. Steiven B. Zeekeon, SH yang mengapresiasi OD-SK begitu Gubernur dan Wagub Sulut akrab disapa.

”Kami dari BPMJ, PELSUS dan Anggota jemaat GMIM “SION” Sindulang Satu Wilayah Manado Utara Satu mnyampaikan trima kasih kpd Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara Bapak Olly Dondokambey, SE dan Bapak Drs. Steven Kandow yang sudah mmberikan bantuan sembako kepada 244 Kepala Keluara. Tentu bantuan ini sangat bermanfaat,” ujar Zeekeon yang juga lawyer ini.

Seperti diketahui, proses penyerahan bantuan diterima oleh ketua BPMJ Pdt. Ulke Tendean, Sth, Wakil Ketua Pnt. Jemmy Ingkiriwang dan Sekretaris Pnt. Febronesco F. Takaendengan, SH. Kemudian, bantuan langsung disalurkan kepada seluruh jemaat melalui Pelayan Khusus Kolom 1 – 12.

Menurut Zeekeon kepedulian yang terus dilakukan pemerintah Provinsi Sulut kepada masyarakat disaat menghadapi wabah Covid-19 tentu diharapkan juga mendapat respon dan partisipasi dari masyarakat. Guna sama-sama menjalankan anjuran pemerintah tentang jaga jarak dan social distancing dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 di Sulut.

(*/Bung Amas)

Olly Steven Bersama Rakyat, Richard Pimpin Gerakan Salurkan Masker

Richard Sualang saat pembagian masker (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Keberpihakan Olly Dondokambey, SE dan Drs. Steven Kandouw, kepada warga Sulawesi Utara (Sulut) patut diapresiasi. Hal itu dilakukan tiap waktu, terlebih di tengah masyarakat Sulut menghadapi cobaan berat penyebaran Virus Corona (Covid-19). Kedua pemimpin Sulut itu masih menggunakan dana pribadi untuk turut berada di masyarakat dalam penyaluran Alat Pelindung Diri (APD).

Jumat (17/4/2020), melalui Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kota Manado, dr. Ricard Sualang kepedulian Olly Steven ditindaklanjuti. Richad memimpin langsung pengurusnya melakukan pembagian APD disejumlah titik di Kota Manado. Richard menyebut apa yang dilakukan itu merupakan arahan dari OD-SK (Olly Dondokambey dan Steven Kandouw).

“Kami dari DPC PDI Perjuangan Kota Manado turun untuk membagikan masker kepada masyarakat hari ini. Semoga membantu, iya ini bagian dari gerakan Olly Steven bersama rakyat,” ujar Richard yang juga anggota DPRD Provinsi Sulut ini singkat.

Warga saat dipakaikan masker (Foto Suluttoday.com)

Sebagaimana diketahui, OD-SK adalah Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut. Untuk perang melawan Covid-19 PDI Perjuangan Sulut dan Kota Manado telah melakukan berbagai kegiatan kemanusiaan yang bersifat kontributif pada masyarakat. PDI Perjuangan mengambil bagian penting bersama masyarakat mencegah penularan Covid-19 dan melakukan penanganan.

Dalam kesempatan pembagian masker kepada masyarakat Manado kali ini, Richard juga mengarahkan masyarakat dengan memberi petunjuk cara penggunaan masker dengan tutorial. Suana pembagian masyarakat dilakukan dengan tata cara sesuai protokol kesehatan dan pemerintah, khususnya dari Gugus Tugas Covid-19. Kegiatan ini akan dilakukan berlanjut selama musim Covid-19.

(*/Bung Amas)

SYARIKAT ISLAM Sulut Lakukan Giat Kemanusiaan, Cegah Penyebaran Virus Corona

Hi. Machmud Turuis, SE (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoda.com – Dalam rangka menjauhkan masyarakat dari mewabahnya Virus Corona (Covid-19), dan menunjang pemerintah, Syarikat Islam (SI) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) menggelar kegiatan penyemprotan Disinfektan di sejumlah Rumah Ibadah di Kota Manado.

SI Sulut juga melakukan kegiatan sosial ini sebagaimana himbauan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandou, untuk mengantisipasi penyebaran Virus berbahaya Corona. Tindakan nyata dilakukan Syarikat Islam Sulut, Kamis (26/3/2020).

Ketua Wilayah Syarikat Islam Sulut, Machmud Turuis, SE, Jumat (27/3/2020) saat diwawancarai Suluttoday.com menyampaikan bahwa SI Sulut telah membentuk tim satuan tugas dilapangan dari jajaran Pengurus SI Wilayah yang dipimpin oleh Dr. Zainal Ginsu. Satgas tersebut, kata Turuis, dibuat untuk membantu menangkal penyebaran Virus Corona.

“Kiranya warga Kota Manado dapat menjaga jarak fisik dengan sesamanya. Virus ini juga hidup di permukaan benda mati selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari,” tutur Turuis.

Tidak hanya itu, Aksi Kemanusiaan ini juga lanjut Turuis, untuk meminimalisir resiko terjangkitnya virus yang saat ini sedang melanda hampir sekitar seratus lebih negara.

“Yang dilakukan SI Sulut ini sebagai bentuk ikhtiar memutus mata rantai penularan covid 19 dan minindak-lanjuti himbauan pemerintah,” kata Turuis.

Pria yang digadang maju Wakil Wali Kota Manado ini menambahkan, bahwa kegiatan untuk saat ini diprioritaskan di wilayah Kota Manado dengan pertimbangan Manado salah satu daerah yang saat ini oleh pemerintah salah satu daerah pandemi virus corona.

Penyemprotan Disinfektan yang dilakukan SI Sulut (Foto Istimewa)

“Untuk langkah awal kegiatan ini dimulai dari Manado dan rencananya oleh Pimpinan Wilayah Syarikat Islam Sulut akan dilaksanakan diseluruh Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara dengan melibatkan DPC Syarikat Islam Kab/Kota dimana anggaran kegiatan ini akan dibiayai oleh DPW Syarikat Islam Sulut,” ujar Turuis yang juga Direktur Pemasaran PT. Bank SulutGo ini.

Tidak hanya itu, SI Sulut juga mengharapkan agar seluruh masyarakat jangan terlalu panik dalam menyikapi wabah virus corona ini, namun diminta harus tetap waspada dengan mentaati himbauan pemerintah dan para tokoh agama. Seperti yang telah kita ketahui bersama, pemerintah telah mengeluarkan himbauan antara lain berupa langkah-langkah pencegahan seperti social distancing. Pembatasan sosial berskala besar, meliburkan sekolah dan tempat kerja. Pembatasan kegiatan keagamaan, dan/atau pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

(*/Bung Amas)

Milenial Lovers ODSK Resmi Polisikan Abraham

Ferdinand Paparang (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Diduga melakukan perbuatan yang merugikan pihak lain, oknum Abraham Ishak Israel akhirnya resmi dilaporkan ke Tim Cyber Polda Sulawesi Utara (Sulut). Laporan disampaikan Koordinator Milenial Lovers (Milo) ODSK, Ferdinand Paparang, Senin (2/3/2020). Inti laporan terkait perbuatan Abraham di media sosial yang disebut merugikan pihak pelapor.

”Saya merasa dirugikan karena salah satu penasehat kami atas nama Bapak Steven Kandouw pada organisasi Milenial Lovers ODSK, diduga dicemarkan nama baiknya oleh perilaku dengan menggunakan Akun palsu di media sosial Facebook dengan nama Akun Abraham  Ishak Israel,” kata Paparang.

Tidak hanya itu, ditegaskan Paparang bahwa postingan pelaku di Group Facebook Suara Rakyat Minahasa berbau provokatif berupa plesetan itu menyebabkan tanggapan orang terhadap ODSK menjadi buruk. Perbuatan tersebut, tambah Paparang perlu diusut pihak Kepolisian sampai tuntas sebagaimana ketentuan perundang-undangan.

”ODSK merupakan penasehat kami di Milenial Lovers. Postingan berupa plesetan ODSK (Otak Doi Senang Korupsi), tertanggal 28 Februari 2020, pukul 02.31. Dari postingan itu, bermunculanlah anggapan miring terhadap ODSK yang selama ini kepanjangannya Olly Dondokambey Steven Kandouw,” ujar Paparang. (*/Redaksi)

iklan1