Tag: steven OE kandouw

Wagub Serahkan Penghargaan Paritrana ke Kota Bitung

Penyerahan penghargaan Paritrana (FOTO Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meneruskan penghargaan yang diberikan Kementrian Koordinator Bidang Pengembangan Manusia dan Kebudayaan kepada Pemerintah Kota Bitung. Penyerahan dilakukan langsung Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara, Steven OE Kandouw kepada Walikota Bitung, MJ Lomban Kamis (07/11/2019) dilobi kantor walikota.

Dalam sambutannya Wagub memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat sehingga salah satu wilayah di Sulawesi Utara menerima penghargaan Paritrana sebagai wujud kepedulian dalam jaminan sosial ketenagakerjaan. Wagub menekankan bahwa hal tersebut merupakan wujud dari peran dan inisiatif pemerintah daerah terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan, alias perlindungan kepada tenaga kerja.

Lebih lanjut Wagub menegaskan bahwa penghargaan ini akan semakin memperkokoh visi pembangunan Kota Bitung secara khusus dan visi pembangunan Provinsi Sulut secara umum dalam Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan dengan menjamin kesejahteraan pekerja melalui perlindungan jaminan sosial.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputy BPJS TK Sulawesi-Maluku, Toto Suharto dan Kepala Disnakertrans Sulut, Erny Tumundo.(cat)

Wagub Singgung SMK Expo Harus Libatkan Semua SMK

Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw saat sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven OE Kandouw membuka SMK Expo 2018 di Lapangan Parkir Manado Town Square I, Kamis (22/11/2018) siang. SMK Expo kali ini mengangkat tema revitalisasi SMK siap kerja menuju revolusi industri 4.0 diikuti sebanyak 14 SMK peserta baik negeri maupun swasta yang menampilkan produk unggulan mereka masing-masing.

Produk unggulan tersebut di bidang teknologi pariwisata, pertanian, kemaritiman dan industri kreatif. Kandouw mengatakan SMK Expo 2018 menjadi salah satu parameter pendidikan Sulut. Terbukti IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Sulut mampu mencapai angka 71,05 atau lebih baik dari rata-rata nasional.

Keadaan ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Karenanya, Kandouw meminta SMK Expo pada tahun depan harus dikemas lebih baik dengan melibatkan semua SMK di Sulut. Karenanya, dia meminta SMK Expo dapat dibuat per cluster.

“Harusnya dibikin cluster. Seperti SMK di Minahasa Tenggara digabung dengan SMK di Minahasa Selatan, dan Tomohon digabung dengan Minahasa, agar bisa kelihatan mana yang terbaik dari yang terbaik, karena tidak dapat dipungkiri, SMK Expo itu jadi parameter, makanya harus dikemas lebih baik lagi, sekarang baru 14 SMK yang ikut, nanti harus lebih banyak lagi,” kata Kandouw.

Kandouw juga berharap kepada seluruh siswa SMK dapat memanfaatkan SMK Expo 2018 ini dengan baik sehingga memperoleh hasil yang maksimal dan membanggakan. Menurutnya, di era saat ini lulusan SMK memiliki keunggulan karena dianggap siap kerja. Meskipun demikian, Kandouw meminta seluruh pencari kerja dan tenaga kerja di Sulut mampu menunjukkan etos kerja.

“UMP Sulut tertinggi ketiga di Indonesia. Banyak tenaga skill di sini. Namun semuanya harus memiliki etos kerja agar hasilnya maksimal,” imbuh Kandouw.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Grace Punuh mengatakan SMK Expo pada tahun depan bakal dikemas lebih menarik sesuai arahan Wagub Kandouw.

”Terima kasih atas masukan dari Pak Wagub. Kami akan segera berbenah, dan tahun depan kegiatan serupa akan kami kemas secara berbeda dan lebih baik lagi serta melibatkan semua SMK sesuai instruksi Pak Wagub,” kata Punuh.

Usai sambutan, Kandouw yang didampingi Punuh dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Sulut, Moodie Lumintang meninjau sejumlah stand SMK Expo. Kandouw juga menyerahkan secara simbolis 20 set alat musik kolintang untuk 20 sekolah di Sulut.(Cat)

5 Kepala Daerah di Sulut Resmi Dilantik GUBERNUR OLLY

GUBERNUR OLLY saat melantik para kepala daerah (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com РGubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE melantik lima kepala daerah hasil Pilkada serentak 27 Juni 2018 lalu. Pelantikan digelar di Kantor DPRD Sulut, Selasa (25/09/2018) pagi. Lima pasang bupati dan wakil bupati serta Wali Kota dan wakil Wali Kota terpilih periode 2018-2023 yang dilantik, yaitu Royke Oktavianus Roring dan Robby Dondokambey di Kabupaten Minahasa, James Sumendap dan Jesaja Jocke Legi di Kabupaten Minahasa Tenggara, Evangelian Sasingen dan Jhon Heit Palandung di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan di Kota Kotamobagu serta Depri Pontoh dan Amin Lasena di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Usai prosesi pengambilan sumpah jabatan kelima kepala daerah tersebut, Gubernur Olly memotivasi seluruh kepala daerah yang baru dilantik agar dapat bekerja optimal dalam melaksanakan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat di daerahnya.

“Selamat berjuang! Kalau kita bersatu dalam bekerja bagi kepentingan masyarakat pasti kita menang. Satu untuk semua. Semua untuk satu,” kata Olly.

Olly menuturkan, seluruh kepala daerah harus mampu melakukan konsolidasi, baik dalam tubuh jajaran pemerintahan, guna menggalang sinergitas kerja dengan segenap stakeholders pembangunan, maupun dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, DPRD, Forkopimda, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dan kalangan lainnya.

“Kerjasama sangat penting. Kalau kita mau sukses mari kita bekerja bersama-sama,” ungkap Olly.

Untuk diketahui, pelantikan kepala daerah juga dirangkaikan dengan pelantikan lima Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten dan kota untuk periode tahun 2018 hingga tahun 2023 yang dilantik langsung oleh Ketua TP PKK dan Dekranasda Sulut, Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.

Kelimanya yang turut dilantik, yaitu Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa Fenny Ch M Lumanauw, Ketua TP PKK Minahasa Tenggara Djein Leonora Rende, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sitaro Diane Palandung-Kamu, Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Anki Taurina Mokoginta serta Ketua TP PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Ainun Pontoh-Talibo. Terkait pelantikan Ketua TP PKK itu, Gubernur Olly sangat mengapresiasinya.

“Selamat dan sukses, juga saya sampaikan kepada Ibu-Ibu yang hari ini dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten dan kota masa bakti 2018-2023. Kiranya amanah dan tanggungjawab yang diembankan dapat ditunaikan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Olly.

Adapun rangkaian pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE MS, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Dr Jemmy Kumendong dan Wakil Ketua TP-PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, MARS serta perwakilan dari kabupaten dan kota di Sulut. (Cat)

Tunjang Parisiwata Sulut, Wagub Minta Pengawasan Makanan Diperhatikan

Wagub ingatkan soal higienitas makanan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengingatkan akan pentingnya pengawasan obat dan makanan di daerah Sulut dengan tingginya aktivitas wisatawan yang datang di Bumi Nyiur Melambai.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandouw dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Efektivitas Pengawasan Terhadap Obat dan Makanan Tingkat Provinsi Sulawesi Utara bertempat di ruang F.J. Tumbelaka, Jumat (31/08/2018).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Sulut tersebut Wagub mengatakan bahwa jika kurangnya pengawasan terhadap obat dan khususnya makanan dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi di Sulut.

Sejalan dengan itu, Wagub mengingatkan akan pentingya higienitas makanan yang ada di Sulawesi Utara. Untuk itu Wagub mengharapkan kepada semua pihak baik yang ada di kabupaten/kota agar pengawasan ini dapat ditunjang dengan ketersediaan alat-alat yang memadai.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Deputi Pelayanan Kesehatan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Ir. Andi Rahadi, M.Sc selaku narasumber pada rakor tersebut, Kepala Biro Kesra Dr. Kartika Devi Tanos, MARS, para peserta rapat.(Cat)

Pendidikan dan Kesehatan Penting dalam Pencegahan Kemiskinan

Steven OE Kandouw (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven OE Kandouw menekankan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan faktor penting dalam pencegahan kemiskinan. Hal tersebut diungkapkan Kandouw saat membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten/Kota Se-Prov.

Sulut yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta, Manado Selasa (21/08/2018) Lebih lanjut Wagub mengatakan bahwa penanggulangan kemiskinan dapat dilakukan lewat tiga cara yakni sistemik, holistik dan harus terpadu.

“Dengan tiga cara ini, daerah bapak-bapak akan keluar (dari kemiskinan). Ingat baik-baik sederhana saya sampaikan sistemik, holistik, terpadu,” terang Wagub.

Pada kesempatan tersebut Wagub mengingatkan kepada peserta bahwa pemerintah pusat berpenetrasi pada penanggulangan kemiskinan lewat DAK (Dana Alokasi Khusus). Lanjutnya bahwa substansi dari penyelenggaraan pemerintahan yakni mengatasi kemiskinan.

Hal ini terbukti dengan menurunya angka kemiskinan di daerah Sulawesi Utara dari 8,2 menjadi 7,8. Wagub melihat, menurunnya angka kemiskinan ini merupakan hasil kerja dari semua pihak antara Pemerintah Provinsi dan kabupaten kota.

“Tahun lalu kemiskinan kita di angka 7,8 dua tahun lalu 7,8 tiga tahun lalu 8,2 kita boleh berbangga di seluruh Sulawesi Utara, hasil dari 8,2 menjadi 7,2 ini hasil dari kerja bersama,” ujarnya.

Nampak hadir pada kegiatan tersebut Kaban Kesbangpol Mecky Onibala, Kepala BAPPEDA Ricky Toemandoek, Bupati dan Wakil Bupati serta walikota dan wakil walikota se Sulut.(Cat)

iklan1