Tag: steven runtuwene

Memasuki Tahun Baru 2019; Wartawan Bertanya, Wali Kota Manado Menjawab

Wartawan saat bertanya kepada Wali Kota Manado (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kemajuan Kota Manado diakui Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut tidak dapat dilepas dari kontribusi para wartawan. Hal itu disampaikan GSVL, sapaan akrab Wali Kota Manado dua periode ini, Senin (31/12/2018) dihadapan sejumlah wartawan saat tatap muka bersama di Puncak De Corlano Kecamatan Malalayang Manado.

”Saya juga berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang atas kerja samanya pembangunan di Kota Manado terus dilakukan. Kita semua berharap pembangunan berkelanjutan dan kebersamaan ini terus terjaga di tahun 2019. Selain itu, program yang telah digagas dapat dijalankan dengan baik, silahkan rekan-rekan wartawan terus mengingatkan saya agar terus bekerja optimal,” ujar Wali Kota Manado ini tegas.

GSVL mengungkap berbagai prestasi yang di raih Pemkot Manado selang tahun 2018. Tercatat ada 21 penghargaan yang diterima Pemkot Manado termasuk didalamnya prestasi internasional dimana Manado menjadi Juara Dunia Call Center Manado Siaga 112.

‘Tercatat ada 21 penghargaan yang kami terima selama tahun 2018. Ini cukup membanggakan bagi kita semua. Karena ini, adalah buah kerja keras seluruh aparatur pemerintah di Kota Manado, termasuk juga dukungan teman-teman media,” ujar GSVL.

Suasana berlangsungnya tatap muka bersama Wali Kota Manado (FOTO Ist)

Selain itu, target capaian prestasi tahun 2018 adalah 18 penghargaan, namun bisa mencapai 21 penghargaan. Ini disebabkan karena ada satu kegiatan yakni Call Center 112, Kota Manado mendapat tiga penghargaan yakni sebagai juara di tingkat Nasional di Jakarta, kemudian Juara di tingkat Regional yang dilaksanakan di Macao Cina dan juara di tingkat internasional yang dilaksanakan di Praha Republik Ceko.

”Sejak kami meluncurkan Cerdas Command Center, kami tidak pernah menyangka jika akan ada penilaian seperti ini. Tujuan kita yakni membantu mesyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat dan efisien, namun ternyata ada yang menilai dan Manado bisa berprestasi sampai ke tingkat internasional,” kata Wali Kota GSVL.

Wali Kota GSVL juga menjelaskan berbagai program yang sudah dan akan dilaksanakan Pemkot Manado. Diantaranya, lanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), pasar tradisional serta pengembangan Manado Kota Baru di Kecamatan Mapanget.

”Sekarang ini yang kita bangun dengan menggunakan dana APBD Kota Manado adalah klinik. Nanti pada tahun 2019, kita akan lanjutkan pembangunan RSUD dengan menggunakan dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur. Saya berharap, RSUD ini akan membantu peningkatan pelayanan dibidang kesehatan,” tutur GSVL.

Foto bersama Wali Kota GS Vicky Lumentut dan wartawan (FOTO Ist)

Terkait dana duka, bantuan untuk lansia (lanjut usia), bantuan dana pendidikan serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidikan akan dilanjutkan di tahun 2019. Wali Kota Vicky Lumentut juga mendapat pertanyaan serta masukan yang kontruktif dari para jurnalis. Mulai dari aparatur Perangkat Daerah yang perlu digenjot kinerjanya sampai kerinduan untuk kembali menghadirkan penghargaan Adipura di Kota Manado.

Usai tatap muka dilanjutkan dengan foto bersama Wali Kota Vicky Lumentut, Sekda Micler Lakat dan sejumlah kepala Perangkat Daerah yang hadir dengan kalangan jurnalis Pemkot Manado.

Untuk diketahui, tatap muka akhir tahun 2018 ini dihadiri Wali Kota GSVL, para wartawan Pos Liputan Pemerintah Kota (Pemkot), Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Micler CS Lakat SH MH, Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan dr Robby Mottoh serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Steven Runtuwene SSos. (*/Redaksi)

RUNTUWENE: Bantuan Bencana Tahap Dua Pemkot Manado Bergerak Hari Ini

Steven Runtuwene (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Peduli antar sesama, menjadi motivasi pemerintah Kota Manado untuk menggalang dana demi membantu para korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala. Pemerintah Kota Manado secara sukarela mengumpulkan sumbangan.

Menurut Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat Daerah Kota Manado, Steven PDA Runtuwene, SSos di Pos Komando Peduli Bencana Palu dan Donggala Pemkot Manado, dan diterima Asisten Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, di Pendopo Kantor Walikota Manado, Jumat (05/10/2018).

Setelah menyerahkan bantuan, kepada sejumlah wartawan, Runtuwene mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di instansinya dan dikumpulkan secara sukarela.

”Iya, ini spontanitas kita sebagai wujud kepedulian bersama. Saya salut dengan rekan-rekan kerja, para ASN dan THL di Bagian Pemerintahan dan Humas yang mau dengan sukarela dan sukacita menyisihkan sebagian berkat mereka, tergerak hati memberikan bantuan kepada korban gempa Palu, Sigi dan Donggala, karena duka mereka adalah duka kita juga, semoga pemberian ini dapat menjadi berkat buat para korban,” ujar Runtuwene.

Untuk diketahui, terkait pengiriman bantuan yang terkumpul di Posko Peduli Bencana Palu dan Donggala tahap dua di Kantor Walikota Manado, Runtuwene menjelaskan akan diantar langsung dengan menggunakan kendaraan Sabtu (06/10/2018) pagi.

”Selanjutnya, bantuan tahap dua ini akan diantar besok ke Palu melalui jalur darat. Beberapa pejabat dan relawan bersama rekan-rekan media Pos Pemkot Manado akan ke sana. Pak Wali Kota Vicky Lumentut juga akan ikut menyerahkan bantuan ini, sekaligus memberikan arahan-arahan dan motivasi kepada para tim relawan yang akan pergi karena ini visi kemanusiaan bukan pasiar atau wisata,” tutur Kabag Steven. (*/Redaksi)

MOR DOMINUS BASTIAAN: Olahraga Beladiri Yongmoodo Untuk Ketahanan Fisik

Wawali Mor Dominus Bastiaan saat hadir pada cara tersebut (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Selasa (28/8/2018) Wakil Wali Kota (Wawali) Manado Mor Dominus Bastiaan SE mewakili Wali Kota DR GS Vicky Lumentut menghadiri pembukaan Kejuaraan Beladiri Yongmoodo memperebutkan Pangdam XIII/Merdeka Cup tahun 2018, di Atrium Megamall Manado.

Wawali Mor mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menyambut baik serta memberikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan beladiri Yongmoodo. Dimana, olahraga beladiri TNI Angkatan Darat ini, menjadi pendorong semangat hidup sehat bagi masyarakat.

”Melalui kejuaraan beladiri Yongmoodo memperebutkan Pangdam XIII/Merdeka Cup ini, masyarakat diajak untuk berolahraga serta mengenal olahraga beladiri Yongmoodo yang tujuannya untuk ketahanan fisik dan membentuk tubuh yang sehat. Pemerintah Kota Manado menyambut baik pelaksanaan kejuaraan ini dan kami memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Wawali Mor.

Wawali Mor menambahkan lagi bahwa dirinya berpesan agar para peserta bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

”Junjung tinggi sportivitas bertanding serta jaga kebersamaan untuk menciptakan tujuan olahraga menuju prestasi terbaik,” tutur Wawali Mor, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Manado Laurens Enco Umboh SSos dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Steven Runtuwene SSos.

Untuk diketahui, kejuaraan beladiri Yongmoodo didukung sepenuhnya oleh Pemkot Manado dan dibuka secara resmi Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang. (*/Redaksi)

Demi Pembangunan RSUD, Wali Kota Manado Berjuang Tak Kenal Henti

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut didampingi Sekda Kota Manado Peter KB Assa (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado terus mempercepat pembangunan fasilitas publik, diantaranya juga adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Selain menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Demi kepentingan tersebut, pemerintah Kota Manado mengajukan pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero yang berkedudukan di Jakarta. Menindaklanjuti permohonan pinjaman ini, Senin (20/8/2018), Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut diundang PT SMI untuk mempresentasikan rencana penggunaan dana pinjaman sebesar Rp200 Milyar di Kantor SMI, gedung Sahid Sudirman Center, Jalan Sudirman Nomor 86 Jakarta Pusat.

“Kami pernah ada program yang namanya Universal Coverage atau UC yang memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit di Manado. Namun, kemudian sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat maka kami mengintegrasikan program UC kedalam program JKN/KIS yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Meski demikian, hingga kini kami masih memberikan subsidi kepada masyarakat kurang mampu dengan membayar iuran BPJS mereka melalui APBD Kota Manado,” ujar Wali Kota Vicky Lumentut.

Selanjutnya, Pemkot Manado kemudian secara bertahap membangun RSUD agar masyarakat Kota Manado terbantu secara penuh. Untuk menyelesaikan pembangunan RSUD tidak cukup hanya mengandalkan APBD Kota Manado semata. Atas petunjuk dan saran Presiden RI Joko Widodo agar daerah memanfaatkan PT SMI untuk membangun infrastruktur, Pemkot Manado akhirnya mengajukan permohonan ke PT SMI dengan persetujuan DPRD Manado.

“Rencananya, untuk pembangunan RSUD kami butuh dana 120 Milyar, 90 Milyar untuk pembangunan fisik sedangkan 30 Milyar untuk pengadaan alat kesehatan,” tutur Wali Kota Vicky Lumentut.

Dikatakan, untuk tahap awal pada akhir tahun 2018 ini, diharapkan PT SMI bisa menyetujui pinjaman sebesar Rp30 Milyar untuk digunakan dalam melengkapi fasilitas beberapa poli kesehatan yang sudah terbangun.

“Selanjutnya, untuk pinjaman tahun 2019 mendatang, kami akan lengkapi surat-surat yang diperlukan dan disyaratkan agar kita semua bisa tidur nyenyak,” kata Wali Kota Vicky Lumentut.

Untuk diketahui, presentasi Pemkot Manado ditutup dengan tanggapan dan saran dari perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan. Pada kesempatan ini, Wali Kota Mando dua periode ini didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Manado Peter KB Assa, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Manado Johnli Tamaka SE dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Steven Runtuwene SSos.

Suasana berlangsungnya presentasi (FOTO Ist)

Wali Kota Vicky Lumentut memaparkan rencana Pemkot Manado untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manado serta menata infrastruktur pasar tradisional. Dihadapan Direktur Pembiayaan Investasi PT SMI Edwin Syahruzad, dan perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri RI dan Kemenerian Keuangan RI, Walikota Vicky Lumentut msngatakan, sekarang ini Pemkot Manado tengah fokus untuk melanjutkan pembangunan RSUD.

Sebelumnya, Pemkot Manado pernah memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat Kota Manado melalui program Universal Coverage (UC). Namun, kebijakan pemerintah pusat agar program kesehatan di daerah diintegrasikan kedalam program Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat (JKN/KIS), maka program UC mengikuti petunjuk pemerintah pusat.(*/Redaksi)

GSVL-MOR Tunaikan Janji Politik untuk Lansia

Warga saat menerima bantuan dari Wali Kota Manado (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kamis (19/10/2017), pemerintah Kota Manado melakukan pembagian bantuan kepada warga lanjut usia (lansia) di Kota Manado. Sebagai bukti, Wali Kota DR Ir GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE, tidak sekedar memberi janji kampanye sewaktu mencalonkan diri menjadi pemimpin di Kota Manado, namun mengimplementasikan janjinya tersebut.

”Dimasa pemerintahan saya dan Pak Wakil Walikota, kami ingin merealisasikan janji kami kepada para lansia. Membangun Sabua Lansia Cerdas dan pemberian bantuan lainnya, dapat kami lakukan secara bertahap. Kami sesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada,” tutur Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini.

Acara penyerahan bantuan sembako, kegiatan pelayanan dan perlindungan kesejahteraan sosial lanjut usia Kota Manado tahun 2017, yang dilaksanakan Dinas Sosial Kota Manado, di Wisma Montini, Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Wenang. Dikatakan orang nomor satu di Manado itu, sekarang ini dirinya sedang fokus membangun infrastruktur kota termasuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan revitalisasi pasar tradisional.

”Penyaluran bantuan bagi lansia harus dilakukan bertahap, karena saya sedang memperbaiki jalan, trotoar, juga membangun Rumah Sakit milik Pemkot Manado dan pasar-pasar sedang kita tata. Mengapa perlu membangun Rumah Sakit Daerah, karena saya ingin memberikan layanan kesehatan yang maksmal kepada warga Kota Manado. Kalau kita punya rumah sakit sendiri, pelayanan kesehatan kepada warga Manado bisa digratiskan,” ujar Wali Kota Manado dua periode ini.

Sementara itu, Drs Sammy Kaawoan selaku Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado menjelaskan terkait teknis penyaluran bantuan tersebut. Secara simbolis, Wali kota GSVL menyerahkan bantuan kepada lansia Kota Manado.

”Iya, ini untuk tahap pertama ini kita baru menyerahkan kepada 466 lansia. Ini yang tertata dalam APBD Kota Manado tahun 2017. Nanti di 2018, kita juga akan menyalurkan bantuan,” papar Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado, Drs Sammy Kaawoan yang turut didampingi Kabag Pemerintahan Humas Steven Runtuwene SSos dan Camat Wenang Donald Sambuaga.(*/Amas)

iklan1