Tag: Sulawesi utara

Melayani dengan Tulus, Shintia Rumumpe Tancap Gas Berbagi Kasih

Shaintia Gelly Rumumpe berbagi berkat (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttodya.com – Politisi perempuan yang satu ini sepertinya tidak pernah lelah dalam memberikan pelayanan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Dialah Shintia Rumumpe, Wakil Ketua DPRD Minut itu, Selasa (7/7/2020) melakukan silaturahmi, berkunjung memberikan kejutan bagi masyarakat.

SGR begitu perempuan murah senyum yang bernama lengkap Shintia Gelly Rumumpe akrab disapa turun menemui masyarakat di Desa Pinenek Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minut. Bersama timnya, SGR berbagi kasih dengan masyarakat. Tanpa panda bulu, dari ujung kampung sampai ke ujungnya lagi tak berhenti politisi yang kini digadang masyarakat dan Partai NasDem untuk maju sebagai calon Bupati Minut itu berbagi uang tunai pecahan Rp. 50.000 dan Rp. 100.000 kepada masyarakat.

Saat diwawancarai SGR berharap agar masyarakat terbantu dengan gerakan yang dilakukannya. Dalam pandangan dan prinsip hidupnya pengabdian kepada banyak orang, serta orang yang bermanfaat merupakan keteladanan penting. SGR berdoa agar pandemi COVID-19 segera berakhir sehingga masyarakat dapat lebih leluasa beraktivitas dan mencari nafkah hidup.

”Kegiatan berbagi kasih sudah menjadi hal biasa di keluarga kami. Semoga masyarakat dapat terbantu, saya memberikan dengan tulus kepada masyarakat. Tentu melayani orang lain, atau kita hidup lalu dapat memberi manfaat bagi oran-orang sekitar itu sangat mulia. Dan saya melakukan semua ini dengan kegembiraan, rasa syukur. Selain itu, saya juga berharap agar pande COVID-19 ini secepatnya usai,” kata SGR pada Suluttoday.com.

Sampai malam, SGR berbagi berkat (Foto Istimewa)

Terpantau di media sosial, melalui Akun Facebooknya SGR juga mengutip Ayat Alkitab (Mazmur 136:25-26) yang menjelaskan tentang ”Dia yang memberikan roti kepada segala makhluk; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Bersyukurlah kepada Allah semesta langit! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Puji Tuhan hari ini bisa bersama-sama dengan masyarakat di Desa Pinenek Kecamatan Likupang Timur”.

(*/Bung Amas)

ALSA Webinar, Bahas Soal New Normal sebagai Paradigma Baru

Para narasumber dan peserta seminar saat dialog (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Ikut mengambil baguan memberi kontribusi terhadap pemerintah terkait konteks penanganan penularan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang tengah diterapkan pemerintah, Asian Law Students’ Association Local Chapter (ALSA LC) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Webinar dengan tema New Normal : Paradigma Baru Menghadapi COVID-19 di Sulawesi Utara. Seminar virtual, Sabtu (27/6/2020) menghadirkan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE, yang diwakili Edison Humiang, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Setda Provinsi Sulut.

Juga hadir Dekan Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado, Dr. Flora Pricillia Kalalo, SH.,MH, Kepala Biro Operasi Polda Sulut, Kombes Pol Yohanes Soeharmanto, SH.,SIK, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulut, Christiano E. Talumepa, SH.,M.Si dan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, Dr. Steaven Dandel, MPH, masing-masing sebagai pembicara.

Tampil sebagai salah satu narasumber, Dr. Flora menerangkan soal dampak pandemi COVID-19, mengupas narasi new normal, persyaratan, konstruksi kebijakan pemerintah pusat. Selain itu, Flora menjelaskan tentang peluang dan tantangan new normal dalam proses pendidikan. Tak lupa akademisi vokal ini memaparkan Peraturan Gubernur Sulut Nomor 44 Tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman COVID-19 di Sulut.

‘’Selama tiga bulan terakhir Indonesia dilanda pandemi COVID-19, dan terdampak pada berbagai sektor, terutama sektor perekonomian. Kondisi tersebut akhirnya membawa pemerintah pada pemahaman untuk menerapkan kebijakan new normal, ini logis dan perlu didukung. Kebijakan ini bertujuan untuk tetap membuat masyarakat Indonesia produktif. Selain itu pemerintah telah menetapkan kriteria new normal seperti memastikan penularan terkendali sesuai penetapan WHO, dan tiga syarat pengurangan PSBB, yaitu epidemologi, sistem kesehatan dengan indikator, serta surveilans epidemologi dengan indikator jumlah tes,’’ kata Flora.

Selaku akadimisi hukum, Flora menekankan pula terkait penerapan sanksi. Pemerintah dan stakeholder diharapkan secara adil, benar, konsisten, tidak diskriminasi, kemudian sungguh-sungguh dalam menjalankan aturan yang berlaku. Flora mengingatkan agar semua pihak patuh terhadap aturan yang bersentuhan dengan COVID-19, jangan ada pembangkangan dan penting dilakukannya edukasi pada masyarakat.

Seminar media daring yang dilakukan ALSA Unsrat (Foto Istimewa)

‘’Terkait sanksi hukum atas pelanggar terhadap pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman COVID-19 yang selanjutnya disebut AKB-M2PA COVID-19 dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,’’ tutur Flora.

Selain itu, dalam kesimpulannya Flora mengatakan pemerintah Indonesia belum bisa memprediksi secara akurat kapan pandemi ini akan segera berkahir. Selain itu, World Health Organization (WHO) sebagai organisasi kesehatan dunia memperkirakan penemuan vaksin paling cepat dapat terlaksana pada 2021. Berarti sampai akhir tahun ini, kata Flora seluruh masyarakat dunia, termasuk Indonesia harus membiasakan diri untuk hidup berdampingan dan berdamai dengan COVID-19. New Normal menurutnya adalah langkah kebijakan dan strategi yang harus dijalani oleh bangsa Indonesia.

Dari Polda Sulut sendiri, Kombes Pol Yohanes menguraikan tentang inti Telegram pencabutan Maklumat Kapolri. Begitu pula Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sulut yang memaparkan soal Edukasi, Sosialisasi dan Mitigasi yang dilakukan bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, partai politik, komunitas lokal, hingga tingkat RT/RW.

(*/Bung Amas)

SSK dan Politik Akomodatif di Pilwako Manado

Sosok SSK Harapan Baru for Manado (Foto Istimewa)

Oleh : Bung Amas, Pegiat Literasi

POLITIK adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan. Hal itulah yang mengilhami dan menginspirasi para politisi sehingga menjadi santun, dinamis dan tak parsial menjalankan parktek politik. Bagi mereka yang belum memahami politik secara utuh, menganggap politik sebagai ‘barang kotor’, sesuatu yang ‘haram’. Memotret pergerakan dan komunikasi politik di Kota Manado menyongsong pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Manado, rupanya Ir. Sonya Selviana Kembuan (SSK) punya sisi unik yang perlu ditelusuri dalam peran publiknya.

Sosok politisi yang berlatar belakang pengusaha ini memulai karir dari bawah. Sekarang dipercayakan berbagai pihak untuk melakukan kemitraan kerja, pernah ikut membangun proyek di Luar Negeri sebagai kontraktor handal bertaraf Internasional. Perempuan berdarah Manado Sulawesi Utara itu akhir-akhir ini makin terterima di masyarakat. Dalam beberapa pemberitaan media massa, SSK mengaku berniat kembali ke Manado untuk membangun daerah tercintanya.

Sebelumnya, ia berkiprah di daerah lain. Atas kerinduan membangun daerah dan keprihatinannya terhadap pembangunan Kota Manado yang dinilainya belum mengalami kemajuan pesat, SSK memilih kembali. Dari aspirasi masyarakat, SSK diminta maju sebagai calon Wali Kota. Berbekal pengalaman, SSK yang juga punya mimpi besar membangun Manado, maka niat itu dikukuhkannya melalui hajatan Pilwako Manado 2020.

SSK tak segan memilih narasi ‘Harapan Baru untuk Manado’ sebagai slogan perjuangan politiknya. Perempuan yang rendah hati dan dermawan itu telah memutuskan mempersembahkan sisa hidupnya untuk membangun Kota Manado dengan keputusan maju sebagai calon Wali Kota Manado. Menjelang Pilkada Serentak, Rabu 9 Desember 2020 kini SSK tengah berikhtiar dengan melakukan komunikasi politik untuk meraih dukungan dari partai politik (Parpol).

Ditelisik, ternyata perempuan berwawasan luas, penuh keramahan dan punya pengalaman mumpuni itu memegang Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Melalui silaturahmi dan membantu masyarakat, baik sebelum atau saat pendemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang tak mengenal waktu, SSK akhirnya hinggap di hati masyarakat. Nama yang sebelum tidak terlalu popular, kini makin santer dibicarakan. Masyarakat Manado mulai memberikan dukungannya terharap politisi perempuan yang satu ini.

Saat melakukan safari politik SSK selalu menunjukkan kepedulian dan kepekaannya pada masyarakat. Di beberapa tempat secara lantang anak dari keluarga biasa bukan keluarga kaya raya orang tuanya ini mengkritik pembangunan Kota Manado yang disebutnya lamban. Terutama untuk penanganan sampah, isu lingkungan, ekonomi dan lapangan pekerjaan disorotinya. SSK menyampaikan dirinya bersedia membangun Manado dengan konsep ‘pembangunan berkelanjutan’ yang berbasis pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya pembangunan daerah harus bertumpu pada keadilan. Haram hukumnya pemerintah menganut paradigma pembangunan yang diskriminatif pada masyarakat. Melainkan pembangunan yang komprehensif, menyentuh kepentingan masyarakat secara multi-dimensi. SSK juga ternyata punya jurus jitu memberdayakan masyarakat, baik peran kaum perempuan yang akan diberikan porsi strategis dalam pembangunan Manado, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan segenap masyarakat akan diberi support untuk menjadi mandiri.

Politisi yang cukup blak-blakan ini menilai pembangunan itu tidak semata fisik semata, melainkan pembangunan non-fisik juga perlu disinergikan. Sehingga tidak ada tumpang tindih, tidak ada yang namanya dominasi berlebihan atau monoton dari satu komunitas masyarakat terhadap komunitas masyarakat lainnya. Kesetaraan, penghormatan antara sesama baginya sangat penting. SSK berjanji akan menjawa martabat dan derajat masyarakat Kota Manado, dengan komitmen menjaga trust yang diberikan. Seperti itu pula dari segi keamanan, pelayanan publik juga dinilainnya menjadi prioritas.

Perbaikan birokrasi dengan menerapkan secara disiplin dan benar semangat reformasi birokrasi. Bukan hanya menjadi wacana tapi diimplementasikan. Soal keamanan dikatakannya sangat penting agar iklim investasi di daerah dapat tumbuh berkembang dengan baik. Lalu masyarakat diberi rangsangan dana untuk menjadi lebih produktif dalam mengembangkan ekonominya. SSK menyebut masyarakat jangan dilepas atau dibiarkan berusaha sendiri tanpa topangan pemerintah, ia menilai akan ada program yang disiapkannya untuk hal tersebut.

Selain itu, SSK yang sejauh ini tampil dengan pandangan keberagaman (kemajemukan) itu memposisikan kekuatan kolektifitas dan harmonisasi dalam hubungan sosial sebagai kekuatan maha dahsyat yang wajib dipelihara. Bahkan dalam peran-peran publik SSK terus melakukan edukasi, mengajak masyarakat agar hidup rukun. Di era Covid-19 SSK juga tampil menjadi pelopor dalam membantu masyarakat. Turun langgsung dengan dananya sendiri melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah masyarakat, menyalurkan sembako dan juga memberi bantuan APD kepada pihak TNI, POLRI dan Rumah Sakit.

Akrab, SSK bersama Olly Dondokambey (Foto Istimewa)

Banyak lagi budi dan kotribusi SSK yang tidak sempat terekam media ini. Substansinya niatan baik SSK untuk melakukan perubahan, berbuat baik menjadi hal positif yang patut ditularkan ke masyarakat. Hal baik harus terus dibumikan. Karena selama masih ada orang-orang baik, apalagi mereka diberi kekuatan berkuasa, mengelola kekuasaan, maka perbuatan baik akan selalu dihidupkan. Jika tidak, maka orang-orang jahat akan berkuasa dan masyarakat akan ditindas.

Peluang SSK Menjadi Wali Kota Manado

Konstalasi politik di Kota Manado makin mengalami eskalasi yang signifikan. Dimana telah ada manuver ‘perkawinan politik’ antara Mor Dominus Bastiaan-Hanny Joost Pajouw, untuk dipasangkan sebagai calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Manado. Ada pula kandidat Wali Kota Manado lainnya. Posisi SSK menjadi begitu ‘menguntungkan’ sebetulnya bila dirinya menjaga keseimbangan komunikasi politik. Karena di kubu PDI Perjuangan terdapat dua nama calon Wali Kota Manado yang menguat, yakni Richard Sualang dan Andrei Angouw.

Keberadaan SSK yang kini begitu mesra dengan partai ‘Koalisi Keumatan’ yakni PAN, PKS, PPP, PBB dan yang akan bergabung adalah Partai Gerindra menyedot banyak perhatian. Karena secara kekuatan politik SSK begitu kuat dan strategis. Belum lagi dalam tafsir strategi politik, SSK penganut Katolik yang orang tuanya GMIM, kemudian keluarnya yang banyak Pelsus, tak hanya itu sejak awal SSK juga ngotot meminang calon Wakil Wali Kota dari unsur muslim. Kombinasi yang sedang diracingnya ini begitu prospektif. Peluangnya menjadi Wali Kota Manado begitu terbuka.

Belum lagi ketika ‘seteru kepentingan’ di internal PDI Perjuangan tidak selesai dengan baik, maka potensi SSK dicalonkan Partai Banteng ini akan ada. Termasuk SSK adalah kader PDI Perjuangan yang kini punya kedekatan dan hubungan baik dengan pemilih muslim di Manado. Seperti itupula Parpol yang punya basis pemilih muslim dan ideologinya Islam, mereka memiliki hubungan emosional dengan SSK. Ketika SSK mengambil par 02 dari muslim, dan para balon lain tidak melirik figur muslim, maka kemenangan SSK lebih besar lagi. Inilah kekuatan politik SSK yang terdeteksi dan dibaca publik. Selain itu, SSK juga punya kedekatan kuat dengan Gubernur Olly Dondokambey yang juga Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan dan juga Ibu Rita, istri Gubernur Olly.

Sonya Selviana Kembuan (Foto Istimewa)

Di Kota Manado sendiri ‘politik gerbong’ bukan hal yang baru. Politik dinasti juga sama seperti itu juga, bukan hal terlarang disini. Kalau diestimasi, kekuatan politik SSK akan kuat bila dikonsolidasikan dengan benar. SSK begitu terterima, tidak punya resistensi dari masyarakat maupun para politisi lainnya di daerah ini. Ditambah lagi dengan style SSK yang terbuka dan leluasa dalam berkomunikasi dengan semua orang, membuat dirinya makin mendapat dukungan masyarakat.

Makin dekat Hari H Pilwako Manado tensi politik terus meningkat, kemudian SSK makin mematangkan komunikasinya dengan ‘Koalisi Keumatan’, ditambah Perindo dan Gerindra. Nama SSK juga makin melejit, dimina figur ini dianggap lebih memiliki kesiapan bertarung di Pilwako Manado 2020. Basis dukungan Prabowo di Manado yang telah menunjukkan kecenderungan mendukung SSK. Tak hanya itu, SSK juga dibantu eks Tim Pemenang Jokowi-Ma’ruf Amin. Terhitung dalam waktu singkat SSK pun menguasai media sosial.

Seperti dilansir dari media nasional, SSK berhasil masuk 10 Besar kandidat Wali Kota yang peduli terhadap masyarakat terdampak Covid-19 bersama putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Berita SSK sempat popular di JPNN, Tribun News dan Berita Satu. Bahkan tim media SSK kini terinformasi telah mengantongi data dukungan SSK diatas rata-rata sehingga begitu optimis SSK akan menang di Pilwako Manado 2020. SSK begitu akomodatif membangun komunikasi dan menentukan sikap dalam percaturan politik. Kemauan mengakomodasi inilah yang membuat dukungan terhadap dirinya terus mengalir.

Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Senator Djafar Cerahkan Masyarakat

Sosialisasi Empat Pilar disampaikan Senator Djafar Alkatiri (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kondisi yang kian sulit karena penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tak membuat Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari unsur Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Ir. H. Djafar Alkatiri, M.M.,M.PdI menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (18/6/2020).

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Ibnu Amin Kelurahan Mahawu Kecamatan Tuminting Kota Manado itu dihadiri ratusan masyarakat. Senator Djafar menjelaskan soal penguatan, pengamalan Pancasila, pentingnya wawasan kebangsaan dan integrasi bangsa. Tidak hanya itu, meski di tengah Covid-19 tak henti-hentinya mengajak masyarakat menghadirkan partisipasi masyarakat. Terlebih soal kerja para wakil rakyat perlu juga mendapat masukan dan evaluasi dari masyarakat.

‘’Pancasila sebagai nafas dan filosofi kita bernegara. Inilah landasan hukum kita yang sudah final, dan melalui kesempatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini saya mengajak masyarakat untuk mengamalkan Pancasila. Jangan tumbuhkan paham-paham atau pemikiran yang bertentangan dengan spirit Pancasila. Kemudian, dalam situasi pandemi masyarakat jangan pasar dan mudah terprovokasi, melainkan menumbuhkan solidaritas. Silahkan awasi para wakil rakyatnya, termasuk DPD RI. Saya menerima kritik publik, ayo kita maju mendukung pemerintah dalam agenda pembangunan Negara Indonesia tercinta,’’ ujar Senator Djafar yang juga mantan Sekretaris Jenderal DPP BKPRMI ini.

Senator Djafar saat menyerahkan buku Empat Pilar Kebangsaan (Foto Istimewa)

Sementara itu dalam sesi tanya jawab, para hadirin yang mengaku belum memahami soal draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) merasa mulai ada kegaduhan yang dicipatakan dari gedung Senayan (DPR RI). Berdasarkan informasi, kemunculan RUU HIP terindikasi adanya upaya melemahkan dan mereduksi nilai Pancasila yang universal. Menanggapi hal itu, Senator Djafar memberikan ulasan kepada masyarakat.

‘’Terkait RUU HIP sedang dipending pembahasannya. Saya juga secara pribadi menilai RUU HIP yang merupakan insiatif Dewan belumlah penting saat ini. Kemudian berkaitan dengan kekhawatiran masyarakat agar tidak muncul lagi bahaya laten Komunisme (PKI), ini penting. Kita akan ketat dan konsisten menolak nanti. Apalagi ada pemikiran rendahan yang menafsir-nasfir Pancasila. Itu sama saja kita ikut memperkecil marwah Pancasila. Ingat, jangan pernah kita lupakan sejarah dan warisan para pendiri Negara ini. Produk Pancasila sudah sempurna, tidak perlu lagi regulasi atau konstitusi dibawah yang ‘mengambil alih’ tafsir Pancasila menjadi parsial,’’ kata Senator asal Sulawesi Utara ini tegas.

Wakil Ketua Komite 1 DPD RI, Djafar Alkatiri mendengarkan pertanyaan masyarakat (Foto Istimewa)

Senator Djafar yang juga Wakil Ketua Komite 1 DPD RI itu menegaskan arah pembangunan yang ditetapkan pemerintah mendapat dukungan masyarakat luas. Ancaman terhadap Pancasila memang dinilai Djafar sebagai ‘penanda’ bahwa keberagaman pemikiran, keluhan dan keperluan masyarakat harus dicarikan solusinya. Pemerintah jangan berdiam diri, selain melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Djafar menyebut perlu ditindaklanjuti dengan kebijakan konkrit. Solusi mewujudkan kesejahteraan masyarakat, perlakuan adil terhadap masyarakat dan menghapus kesenjangan antara orang kaya miskin juga menjadi solusinya.

Masyarakat saat mengikuti sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Foto Istimewa)

Untuk diketahui, beberapa pertanyaan yang disampaikan masyarakat diantaranya terkait rumusan Pancasila yang terdapat dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 merupakan konsensus para pendiri bangsa yang sudah final, konsekuen dan tidak perlu ada tafsiran lain dari Undang-Undang yang lebih rendah derajatnya. Kehidupan era new normal juga dinilai dipertanyakan masyarakat. Menurut mereka apakah ada UU atau PERPPU yang mengatur soal new normal?. Masyarakat menyebut peran pemerintah dalam menangani penyebaran dan penularan Covid-19 perlu dimaksaimalkan.

(*/Bung Amas)

The1Area Siap Gelar Event Otomotif di Kota Manado

Andre Suwu (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Sebelum datangnya penyebaran pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), The1Area terbiasa melaksanakan event. Senin (22/6/2020), Ketua Umum The1Area, Andre Suwu saat diwawancarai Suluttoday.com menyampaikan pihaknya telah menyiapkan event Otomotif di Kota Manado. Kegiatan tersebut mengusung New Otomotif dan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Tim Tornado.

”Kita telah mendesain kegiatan untuk dilaksanakan usai penyebaran pandemi Covid-19. Dari The1Are bersama Tim Tornado akan menggelar even bertema New Otomotif.  Kami sudah mempersiapkan konsep dengan matang. Kami mengusahakan agar semua potensi yang terlibat dapat bersinergi guna suksesnya kegiatan ini. Ya, tentunya kawan-kawan yang dilibatkan adalah mereka yang berkompeten secara softskill di bidang tersebut,” ujar Andre di Griya Sintesa Manado.

Andre juga menambahkan bahwa event ini menargetkan untuk mengembangan dan proses penjaringan bakat terhadap generasi muda di Kota Manado yang terbiasa dengan kegiatan komunitas otomotif. Lanjutnya lagi, menyediakan wadah bagi generasi muda di daerah ini serta masyarakat umumnya menjadi program penting dalam menyongsong pembangunan berkelanjutan.

”Tujuannya event ini yakni untuk memberikan gairah dan semangat baru untuk komunitas-komunitas otomotif yang ada di Kota Manado dan Sulawesi Utara umumnya. Melalui event ini para pegiat otomotif bisa mengekspresikan dan mengluapkan skill – skill mereka dalam event,” kata Andre.

Pria vokal ini tak lupa mengajak elemen masyarakat Manado agar menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, Andre mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa dan berikhtiar bersama demi keselamatan anak-anak bangsa agar terhindar dari bahaya penularan Covid-19.

”Mari kita menjalankan protokol kesehatan. Rajin cuci tangan, gunakan masker bila di luar rumah, hindari kerumunan. Semoga pandemi ini bisa cepat berakhir dan kita bisa kembali membesarkan melaksanakan rutinitas keseharian. Teristimewa bagi rekan-rekan di dunia Industri Otomotif di Sulawesi Utara dan Semoga lewat Event ini pelaku bisnis dalam industri otomotif bisa bersemangat dan bisa bangkit Kembali,” tutur Andre menutup.

(*/Bung Amas)

iklan1