Tag: sulawesi

Uso: Selamat Datang Panglima Besar Jenderal Soedirman

M. Sarip (Foto Suluttoday.com)

M. Sarip (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Terkait dengan keberadaan Mr. 101 alias M. Sarip yang menurut penuturan warga Mr. 101 tidak lain adalah Panglima Besar Jenderal Soedirman. Saat tim Suluttoday.com menelusuri jejak dan informasi yang disampaikan warga bahwa di wilayah Sulawesi Utara ini terdapat di salah satu Kabupaten sosok Mr. 101 yang berusia 115 tahun itu diketahui mengasingkan diri selama 51 tahun di Sulawesi Utara.

Kepada salah satu warga membenarkan kalau M. Sarip merupakan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Bahkan dirinya meyakini kalau saatnya semua publik di Indonesia, bahkan di dunia Internasional juga ikut menyambut kehadiran Mr 101 tersebut.

”Inilah saatnya anak Bangsa tahu bahkan sampai Dunia Internasional tahu, kalau beliau Bapak Panglima Besar Jenderal Soedirman saat ini masih hidup dan tetap sehat bugar karena Ridho Allah (Tuhan Yang Maha Esa). Beliau Sang Pendiri Republik Indonesia dan penggagas Sang Saka Merah Merah Putih sampai saat ini masih Setia, Tulus dan Ikhlas mengawal Bangsa dan Negara Kita Tanah Air Tercinta guna terwujudnya Negara Multi Super Power Indonesia di Dunia. Selamat datang Bapak Panglima Besar Jenderal Soedirman,” ujar Uso saat diwawancarai.

Sekilas bahasa bijak yang dikutip Uso dari Mr 101 ”Padi intan yang kutanam dihalamanku telah merukuk, tujuh hari lagi menguning”. (Ady/Amas)

Ulyas Taha Sosok Sederhana, Dinilai Layak Wakil Wali Kota Manado

Hi. Ulyas Taha (Foto Suluttoday.com)

Hi. Ulyas Taha (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Sosok yang satu ini tentu dikenal luas di Kota Manado, Kota Bitung, dan bahkan Sulawesi Utara (Sulut) pada umumnya, terutama bagi para aktivis dan tokoh agama. Siapa dia, tentu tak lain adalah Hi. Ulyas Taha yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Departemen Agama Kota Bitung. Bang UT begitu sapaan singkat para aktivis pemuda muslim di Sulawesi Utara dinilai layak menjadi salah satu calon Wakil Wali Kota Manado, hal itu sebagaimana disampaikan Noho Poiyo pada Suluttoday.com.

”Beliau Pak Haji Ulyas Taha sudah layak kita dorong untuk maju sebagai Calon Wakil Wali Kota Manado. Tugas beliau di Bitung karena menjalankan amanah, namun domisili beliau adalah di Manado, rekam jejak beliau tak perlu diragukan lagi, apalagi dalam hal kegiatan keagamaan dan kegiatan-kegiatan sosial,” ujar Poiyo.

Menurut Noho kepemimpinan Kota Manado kedepan agar benar-benar memenuhi unsur keterwakilan, tidak hanya itu Noho menegaskan agar tidak hanya para politisi yang mendapat tempat sebagai pemimpin masa depan di Kota Manado ini, namun juga perlu kader umat dan tokoh yang dapat menjadi teladan bagi lingkungan dimana mereka berdomisili.

”Untuk Pilwako 2015 memang masyarakat berharap bisa berjalan sukses, dengan maksud pemimpin yang dihasilkan dan dipercayakan untuk memimpin Manado yaitu mereka yang bisa mewakili unsur keagamaan dan latar belakang profesionalitas. Bang UT menurut kami layak dijadikan calon Wakil Wali Kota Manado, selain visioner, beliau juga dikenal santun dan layak menjadi teladan bagi umat, pemimpin semacam inilah yang kita harapkan kedepan dapat memajukan Kota Manado yang pluralistik ini, Bang UT merupakan sosok calon pemimpin masa depan,” tutur Poiyo, Sabtu (20/12/2014). (Amas Mahmud)

Kunjungi Discapil Manado, Ini Arahan Mantan Gubernur Sulut

EE Mangdindaan bersama Wawali Manado saat berada di kantor Discapil Manado (Foto Ist)

EE Mangdindaan bersama Wawali Manado saat berada di kantor Discapil Manado (Foto Ist)

MANADO – Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja di Pemkot Manado Selasa (16/12/2014) kemarin. Pelayanan publik administrasi kependudukan di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk) Manado mendapat kehormatan dikunjungi dari personil Komisi II DPR RI yang didalamnya juga ada Wakil Ketua MPR RI EE Mangindaan.

Pada kesempatan tersebut Lape sapaan akrab Mangindaan langsung berinteraksi dengan warga yang sedang antri mengurus KTP. Kepada warga Lape sedikit mengorek waktu yang diberikan petugas Discapilduk hingga mendapatkan KTP.

Hal itu pun langsung ditanggapai Kadiscapilduk Manado Hans Tinangon. “Jika memang semua persyaratan bisa dipenuhi oleh pemohon (warga) pengurusan KTP hingga terbit paling lama 3 hari sejak daftarkan diri,” terang Tinangon.

Namun disatu sisi Lape melihat, kalau proses pelayanan kepada masyarakat baiknya dipercepat. Mengingat, ada warga yang datang dari jauh perlu biaya tambahan, jika sampai harus bolak balik pasti akan memakan tenaga dan waktu serta uang warga itu sendiri.

‘’Kalau memang memungkinkan proses mendapatkan KTP bisa hanya 1 hari kenapa tidak. Karena terkait pelayanan ke masyarakat perlu ada pola yang lebih maju dan baik. Kan, kasihan masyarakat yang rumahnya jauh dari kantor Discapil harus bolak-balik ketika ada satu persyaratan yang tidak lengkap,” ujar mantan Gubernur Sulut ini.

Disatu sisi, Lape memberikan masukan, langkah lain yang bisa dilakukan agar warga masyarakat mengetahui semua persyaratan dalam mengurus administrasi kependudukan bisa melalui kepala lingkungan yang mendapat gaji dari Pemkot yang cukup besar, serta aparat kelurahan.

“Sosialisasikan secara serentak ke setiap lingkungan yang ada di wilayah Manado, peran Pala, Lurah hingga Camat saya kira akan baik untuk warga masyarakat.” kunci Lape. Percakapan Obrolan Berakhir. (**/Amas Mahmud)

Jackson Kumaat: Mari Jaga Keamanan dan Kerukunan

Jackson Kumaat SE

Jackson Kumaat SE

MANADO – Ikut bertanggung jawab atas ketertiban ditengah masyarakat Sulawesi Utara (Sulut), pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulut merasa perlu menyampaikan himbauan dan mengingatkan masyarakat Sulut disaat menyambut Natal. Melalui Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Sulut, Jackson Kumaat SE menuturkan perlunya menjaga hubungan persaudaraan.

Sulut terkenal karena aman dan rukun antar umat beragama, ini harus dijaga. Perbedaan yang ada harus dijadikan harmoni. – Jackson Kumaat SE, Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara, Minggu (14/12/2014).

Lanjut Jacko sapaan akrab Kumaat menuturkan perlunya perbedaan dibingkai dalam ruang yang kondusif yakni dengan cara saling menghargai dan saling menjaga. ”Samua manusia membutuhkan kenyamanan, rasa saling menghargai antar sesama. Apalagi dalam suasana Natal, ini patut kita sama-sama saling menjaga, kondusifitas sosial ditengah masyarakat dapat terwujud bukan hanya karena kerja aparat Kepolisian dan TNI. Namun juga karena kesadaran kolektif kita semua untuk menjaga keamanan, mari kita pelihara kerukunan antar umat beragama di Sulut ini,” ujar Jacko yang juga Calon Walikota Manado periode 2009-2015 itu. (Amas Mahmud)

Hujan Guyur Manado, Ini Lokasi Genangan Air Potensi Lakalantas

Genangan air di depan Gereja Sentrum Manado

Genangan air di depan Gereja Sentrum Manado

MANADO – Hujan yang menguyur Kota Manado, Minggu (14/12/2014) sore ini membawa dampak tersendiri. Dimana dibeberapa tempat dan ruas jalan, terdapat genangan air yang juga ikut menjadi penghambat akses lalu lintas, sebut saja diseputaran Kelurahan Titiwungen tepatnya di depan Gereja Sentrum Manado terdapat genangan air yang tertampung.

Tepatnya ditikungan jalan, para warga yang mengendarai angkutan umum, angkutan pribadi dan kendaraan roda dua terlihat menghindari ruas jalan tersebut, terutama tempat dimana air hujan menumpuk. Saiput warga Titiwungen saat ditemui mengaku jika hujan tiba ruas jalan tersebut selalu menjadi tempat genangan air, dirinya berharap agar pihak pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memperhatikan kondisi tersebut.

Terlihat mobil yang melintas, menghindari genangan air

Terlihat mobil yang melintas, menghindari genangan air

”Iya disini memang selalu saja menjadi genangan air, walaupun hujan tidak lama. Jalan ini kalau tidak salah masuk jalan Provinsi, sepertinya ada kesalahan pengerjaan jalan sehingga sangat kelihatan kemiringan jalan, semua air mengalir dan tertampung disini. Semoga Dias PU Provinsi Sulut bisa melakukan perbaikan jalan, karena ini juga menjadi potensi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas),” tutur Saiput yang juga mahasiswa UNIMA itu. (Amas Mahmud)

iklan1