Tag: sumendap

Sah, VICKY LUMENTUT Lantik JAMES SUMENDAP

VICKY LUMENTUT dan JAMES SUMENDAP berjabat tangan usai pelantikan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.comDR Ir GS Vicky Lumentut selaku Ketua Komisi Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) resmi melantik Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 PKB Sinode GMIM tahun 2018, yang diketuai James Sumendap SH, di Desa Rasi, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Rabu (23/05) sore tadi.

Pelaksanaan pelantikan panitia HUT PKB Sinode GMIM dirangkai dengan ibadah syukur HUT ke-11 Kabupaten Mitra serta syukur Keluarga Sumendap Rende, dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt DR Hein Arina.

“Saya yakin Panitia HUT PKB Sinode GMIM tahun 2018 yang langsung diketuai Bupati Mitra Bapak James Sumendap, akan mampu melaksanakan tugas ini dengan baik dan sukses,” tandas Penatua Vicky Lumentut, yang datang didampingi Sekretaris dan Bendahara Komisi PKB Sinode GMIM Rommy Pondaag SH dan Hanny Jost Pajouw SE.

Wali Kota Manado dua periode itu berharap, HUT ke-56 PKB Sinode GMIM yang akan digelar di Kabupaten Mitra, mendapat dukungan PKB se-GMIM. Karena, dalam acara HUT tersebut, akan dilaksanakan berbagai kegiatan lomba baik olahraga, kesenian dan Cerdas Cermat Alkitab (CCA).

Penatua Vicky Lumentut saat sambutan (FOTO Ist)

”Saya berharap, seluruh jemaat dan wilayah di GMIM akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan HUT Pria Kaum Bapa Sinode GMIM. Demikian juga, teman-teman pengurus PKB Sinode untuk bekerja bersama panitia mensukseskan kegiatan ini, demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan,” kata Penatua Vicky Lumentut.

Lepas sebagai Ketua PKB Sinode GMIM, Wali Kota Vicky Lumentut atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Manado menyampaikan selamat HUT ke-11 kabupaten Mitra.

”Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Manado serta keluarga saya keluarga Lumentut Runtuwene, menyampaikan selamat HUT ke-11 untuk Kabupaten Minahasa Tenggara. Semoga, kabupaten Mitra akan semakin maju dan berkembang,” ucap Lumentut.

Yang hadir, Wakil Bupati Minahasa Selatan Frangky Wongkar SH, Ketua DPRD Mitra Tavif Watuseke serta anggota DPRD Mitra, mantan Wakil Bupati Mitra Jeremia Damongilala serta undangan lainnya. (*/Redaksi)

Terus Bangun Kekuatan dari Pesisir, Sumendap Beri Perhatian Warga Pusomaen

Bupati Mitra James Sumendap memberikan bantuan bagi peserta PKH kecamatan Pusomaen (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Demi mewujudkan Nawa cita, Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap tak hentinya mengunjungi warga pesisir mitra dengan langsung berdiaog dan memberikan berbagai solusi untuk kesejahtraan warga pesisir.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sumendap memberikan dorongan bagi masyarakat pesisir untuk terus berusaha menyekolahkan anak mereka, sebab paling urgen dalam kesejahteraan adalah pendidikan, jika masyarakat pesisisr memperhatikan pendidikan anak maka pasti dikemudian hari generasi pesisir akan lebih sejatra,” ungkap Sumendap.

Lebih jauh Bupati Sumendap mengungkapkan jika pendidikan generasi sekarang menjadi suatu kewajiban yang harus diperhatikan oleh pemerintah dan juga menjadi tanggungjawab keluarga.

Bupati Sumendap akrab bersama warganya (Foto Suluttoday.com)

”Pemerintah harus memperhatikan hal ini, sehingga semua fasilitas penunjang pendidikan telah disediakan pihak pemerintah Kabupaten Mitra, tinggal bagaimana keluarga mendorong anak anak agar supaya menggunakan semua fasilitas pendidikan yang semuanya gratis,” tegas Sumendap.

Diaog dengan warga pesisir Pusomaen tersebut dirangkaikan dengan penberian bantuan bagi keluarga peserta Program Kekuarga Harapan (PKH) kecamatan Pusomaen.(Jemmy K)

Sumendap: Jaga Wibawa GMIM, UKIT Tidak Boleh Mati, Yayasan Diminta Ambil Sikap Tegas

Ketua alumni UKIT yang juga Bupati Mitra James Sumendap saat mengikuti pertemuan di Kantor Sinode GMIM (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Ketua Alumni Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT), James Sumendap diundang khusus hadir dalam pertemuan yang digelar Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, terkait penyelesaian persoalan Universitas Keristen Indonesia Tomohon (UKIT), Kamis (10/8/2017). Sumendap yang ditemui setelah pertemuan tersebut, memintakan kepada pihak yayasan selaku pengelola untuk bersikap tegas dan bijaksana memperhatikan persoalan di perguruan tinggi kebanggaan GMIM tersebut.

“Bagi saya harus ada sikap tegas dan cepat serta berani yang harus diambil oleh pihak yayasan, dalam rangka menyelesaikan persoalan ini. Kalau sudah ada keputusan yang diambil berarti itu yang dilaksanakan,” katanya.

Menurutnya, semakin berlarut-larutnya permasalan UKIT tanpa ada titik temu dan penyelesaian yang cepat serta tegas dari pihak yayasan, dapat berdampak buruk terhadap GMIM pada umumnya. Dikatakannya, semua pihak dapat mengutamakan kepentingan bersama berkaitan dengan penyelesaian permasalahan UKIT.

“Hormati mekanismenya demi kewibawaan dan nama baik gereja. Soal siapa yang menganggap diri benar, biarlah itu menjadi bagian dari proses administrasi yang berlaku. Harus melihat kepentingan bersama, jangan hanya dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan orang tertentu,” tegas Sumenadap yang juga Bupati Minahasa Tenggara ini.

Sumendap pun meminta semua pihak agar bersama-sama membangun UKIT, dan mengesampingkan egoisme masing-masing kelompok yang berada di dalam universitas tersebut.

“UKIT tidak boleh mati karena kepentingan oknum-oknum tertentu. UKIT harus diselamatkan. Kita semua cinta almamater kita, kita semua cinta UKIT,” ujarnya.

Sementara itu terkait dengan pembekuan sementara UKIT oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti), Sumendap meminta agar pihak kementerian dapat mempertimbangkan nasib para mahasiswa yang sedang melaksanakan studi di universitas tersebut.

“Menristek juga jangan mengorbankan anak-anak mahasiswa yang tidak punya salah. Kementerian harus melihat sisi positifnya, apalagi saat ini ada 3.000 mahasiswa yang ada di UKIT,” katanya.

Ia pun meminta agar pihak kementerian harus bertanggung jawab terhadap nasib ribuan mahasiswa tersebut, dengan dibekukannya UKIT, dimana menurutnya negara harus memberikan solusi yang baik tanpa harus mengorbankan nasib para mahasiswa.

“Dimana nawa cita dari Jokowi? jika kemudian anak-anak mahasiswa ini harus dikorbankan dengan pembekuan yang diberlakukan oleh Kemenristek,” katanya.

Menurut Sumendap, jika pihak Kementerian tetap pada keputusannya membekukan sampai menutup UKIT, maka pemerintah wajib menyiapkan fasilitas pendidikan untuk menampung para mahasiswa tersebut. “Jika memang ini harus ditutup oleh kementerian, maka pemerintah harus menyiapkan penggantinya untuk menampung ribuan mahasiswa ini,” tandasnya.(jemmy k)

Genjot Kreativitas Jurnalis, Sumendap Gelar Lomba Foto Berhadiah Puluhan Juta

Bupati Mitra James Sumendap usai menyampaikan program lomba foto bersama JMT (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 dikabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Bupati Mitra James Sumendap menantang masyarakat daerah ini untuk mengikuti lomba foto yang pesertanya terbuka untuk umum.

“Siapa saja boleh ikut dan akan diberi hadiah bagi pemenangnya yang terpilih nanti,” ujar Bupati pilihan rakyat ini, Rabu (9/8/2017).

Lanjut ditambahkannya, untuk kriteria lomba foto nanti adalah foto Bupati James Sumendap yang dianggap terbaik hasil rekaman foto boleh menggunakan kamera DSLR ataupun menggunakan Kamera pocket dan kamera handphone.

“Hasil foto nanti dikirim atau ditransfer pada bagian humas pemkab Mitra,” kata Bupati Sumendap.

Menurutnya, hasil pemenangnya akan diumumkan pada puncak acara HUT kemerdekaan RI-72 nanti sekaligus dengan penyerahan hadiah bagi yang terpilih sebagai pemenang.

“Hadiahnya mulai dari 5 Juta bagi pemenang pertama dan hasil foto adalah seputar kegiatan bupati sejak menjabat sebagai kepala daerah mitra,” ucap Bupati Mitra Hebat ini.

Diketahui, bupati James Sumendap bahkan menetapkan hingga 10 pemenang dengan berbagai jumlah hadiah yang dimulai dari juara 1 sebesar 5 juta rupiah. (Jemmy k)

Hebat, Realisasi Dandes Mitra Capai 90 Persen

Proyek pembangunan dari Dana Desa (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Getarannya hingga pelosok Negeri, cahayanya hinggga lembah yang dalam, itulah program dana desa yang adalah bagian Nawacita dimana membangun negeri dari pinggiran. Penggunaan dana desa tahun 2017 di Minahasa Tenggara (Mitra) sudah berjalan dengan baik. Hal ini bisa dilihat dari serapan dana desa yang cukup besar. Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Minahasa Tenggara Drs Joutje Wawointana, penyerapan dana desa mencapai 90 persen.

”Memang telah disampaikan kepada Camat dan Hukum Tua agar dipacu supaya para hukum tua secepatnya memasukan LPJ,” kata Wawointana, Senin (17/7/2017).

Penggunaan dana desa kata Wawointana telah tercantum dalam APBDes setiap tahunnya. Dan semua telah menerapkan Sistem Informasi Keuangan Desa (Siskeudes). Dengan pola ini, semua program yang akan dilakukan oleh masing-masing desa telah masuk dalam program.

”Jadi penggunaan dana desa tersebut untuk pembangunan fisik, pemberdayaan, penyelenggara pemerintah desa dan pembinaan. Besaran penggunaan dana tersebut sesuai dengan kondisi masing-masing desa,” terang Wawointana.

Wawointana meminta para hukum tua untuk merampungkan LPJ pada bulan Juli ini, agar dana desa tahap dua pada Agustus nanti bisa diusulkan permintaan dana ke pemerintah pusat.

Papan proyek pembangunan (Foto Suluttoday.com)

”Jika sekitar 70 desa telah memasukan LPJ dana desa, maka Pemkab sudah bisa usul permintaan dana desa tahap dua,” jelas Wawointana.

Diketaui pada tahun 2017 ini, Pemkab Minahasa Tenggara telah mengalokasikan dana desa sebesar Rp103 miliar yang ditransfer langsung Pemerintah Pusat ke kas daerah. Dengan runcian masing masing desa menerima sekitar Rp 400 juta lebih untuk tahap pertama dan tahap kedua nanti berjumlah Rp.300 juta lebih sehingga total setiap desa akan menerima dandes tahun 2017 ini berjumlah Rp.700 juta lebih. (Jemmy k )

iklan1