Tag: suryanto muarif

Ketua BKPRMI Manado Serahkan Langsung Bantuan Alat Kesehatan di Pondok Pesantren

Ketua BKPRMI Manado menyerahkan bantuan untuk korban banjir (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Tidak sekedar aktif mengedukasi, melakukan pembinaan terhadap remaja masjid dan aktivis pemuda Islam di Kota Manado. Lebih dari itu, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjadi Indonesia (BKPRMI) Manado tidak menutup mata atas persoalan sosial. Sabtu (23/1/2021), di tengah situasi bencana alam yang melanda Kota Manado, BKPRMI turun tangan memberikan bantuan.

Ketua BKPRMI Manado, Suryanto Muarif, S.Hi.,MH memimpin langsung penyerahan bantuan kepada warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Kota Manado. Didampingi sejumlah pengurus, Suryanto menyalurkan bantuan berupa alat kesehatan di 4 (empat) Pondok Pesantren yang berada di Manado. Menurut aktivis muda vokal itu, BKPRMI hadir untuk meringankan beban yang dirasakan masyarakat korban bencana alam.

Pengasuh Pondok Pesantren ketika menerima bantuan dari BKPRMI Manado (Foto Istimewa)

”Selain prihatin, kami dari BKPRMI Manado juga mengambil bagian untuk saling membantu. Turut serta memberikan bantuan. Bersama teman-teman saya menyerahkan bantuan alat kesehatan di 4 Pondok Pesantren. Semoga bermanfaat, dapat membantu masyarakat korban bencana banjir dan tanah longsor di Manado,” ujar Suryanto, Sabtu (23/1/2021).

Untuk diketahui, selama kepengurusannya sebagai Ketua BKPRMI Manado, Suryanto yang juga Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singkil Kota Manado itu selalu hadir membantu masyarakat. Baik dalam suka dan duka, BKPRMI Manado aktif memberi diri. Menunjukkan kepeduliannya terhadap situasi sosial yang ada. Suryanto juga menghimbau agar masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk waspada.

Alat kesehatan yang diserahkan BKPRMI Manado (Foto Istimewa)

”Mari kita saling mengingatkan untuk terus tingkatkan kewaspadaan. Semoga Allah SWT akan melindungi kita semua, melindungi Kota Manado dari ancaman dan kesulitan dalam bentuk apapun. Kemudian, ayo kita terus menjaga, tingkatkan semangat kepedulian serta tolong menolong antar sesama. Insya Allah, musibah banjir yang melanda Kota Manado segera berakhir,” kata Ketua Anto, begitu Suryanto akrab disapa.

(*/Amas)

Respon Insiden Kebakaran, BKPRMI Manado Langsung Action

Penyerahan bantuan dari BKPRMI Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Peristiwa yang melahirkan risau dan rasa kehilangan memang dikehendaki setiap manusia. Namun, apalah kuasa serta kemampuan manusia yang serba terbatas. Sebagai manusia yang beriman, tentu kita meyakini diatas pengetahuan manusia adalah otoritas Allah SWT. Suasana duka kini melanda keluarga besar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Manado.

Dimana belum lama ini terjadinya insiden kebakaran rumah di Kelurahan Ternate Tanjung Kecamatan Singkil Kota Manado menghabiskan rumah milik keluar Hi. Masry Abbas, Minggu (12/4/2020), yang notabenenya adalah keluarga BKPRMI. Menyikapi peristiwa naas itu, Ketua BKPRMI Kota Manado, Suryanto Muarif bersama pengurusnya turun langsung ke lokasi kejadian dan menyalurkan bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako), Senin (13/4/2020).

Saat diwawancarai Suluttoday.com, Ketua Suryanto menuturkan bahwa pihaknya mendistribusikan bantuan secara langsung ke pihak keluarga korban. BKPRMI Manado pun turut prihatin dengan peristiwa yang tak dipikirkan sebelumnya itu.

”Luar kami juga kaget, dan turut prihatin dengan kejadian ini. Kami ikut ambil bagian, walau tidak seberapa bantuan, apa adanya kami serahkan. Karena salah satu anak dari Pak Masry Abbas masuk juga sebagai pengurus BKPRMI Manado. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang rumahnya mengalami kebakaran,” ujar Muarif yang juga Ketua KUA Kecamatan Singkil Kota Manado ini.

Ketua Suryanto Muarif bersama jajaran pengurus BKPRMI Manado (Foto Istimewa).jpg

Aktivis muda vokal yang juga dikenal murah senyum dan punya relasi luas itu mengukuhkan kepedulian melalui aksi nyata peduli sesama. BKPRMI Manado, tambah Muarif turut memberi support, menghibur dan memberi motivasi pihak keluarga yang tentu dalam situasi sedih.

”Alhamdulillah kami mewakili jajaran pengurus DPD BKPRMI Kota Manado menyerahkan bantuan berupa sembako dan air mineral dan pakaian layak pakai serta memberikan penguatan kepada warga yang terkena musibah, khususnya kepada salah satu kader BKPRMI yang juga menjadi korban dalam musibah kebakaran itu,” kata Muarif.

(*/Mas)

Di Talk Show BKPRMI Manado, Ini Pemaparan Senator Djafar Terkait Masyarakat Perbatasan

Djafar Alkatiri ketika memberikan pemaparan materi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Ragam pendapat dan pikiran kritis disampaikan secara lugas para narasumber dalam talk show (acara bercakap-cakap) yang dilaksanakan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Manado, Rabu (18/12/2019). Acara yang digelar di Hotel Travello Manado itu dihadiri elemen Ormas dan pimpinan Organsiasi Kepemudaan di Kota Manado, bahkan Sulawesi Utara (Sulut).

Diantara ulasan yang komprehensif, juga disampaikan H. Djafar Alkatiri, Senator asal Sulut yang kini menjabat Wakil Ketua Komite 1 DPD RI. Menurut Djafar, wawasan kebangsaan sebetulnya telah tuntas. Seperti itu pula rasa nasionalisme. Namun begitu negara sedang dalam proses memenuhi segala cita-cita bernegara dan mewujudkan kebutuhan masyarakat secara adil serta merata, tanpa diskriminasi.

”Sebetulnya dalam soal wawasan kebangsaan dan nasionalisme ini sudah final. Pemikiran itu secara konstitusional bersifat final dan mengikat. Bagaimana tanggung jawab negara dalam membuat masyarakat perbatasan ini nyaman, tidak teriak merdeka atau terganggu, itu yang dipercakapkan. Optimalisasi kebijakan sampe ke wilayah perbatasan diperlukan. Selain itu, komitmen pemerintah mengimplementasikan amanat Undang-Undang tentang kesejahteraan rakyat kita harapkan serius dikonkritkan. DPD RI menganggap kesejahteraan begitu pentingnya, maka untuk warga Indonesia yang berada di wilayah perbatasan, maka akan dibuatkan revisi Undang-Undang. Tujuannya, ada perbaikan paradigma negara dalam menangani masyarakat perbatasan,” ujar Djafar yang juga mantan Ketua DPW BKPRMI Sulut ini dihadapan ratusan peserta talk show.

Narasumber, moderator dan pengurus BKPRMI Manado dalam sesi foto bersama (Foto Suluttoday.com)

Politisi yang mengawali karir sejak di kampus telah mengikuti organisasi. Mendirikan FODIM (Forum Diskusi Ilmiah) Universitas Sam Ratulangi Manado, aktivis di Pelajar Islam Indonesia (PII) dan juga pernah beberapa periode menjadi anggota DPRD Kota Manado serta anggota DPRD Provinsi Sulut memberi uraian terkait keprihatinannya terhadap kondisi warga perbatasan. Yang dikatakannya, kedepan harus dilakuakn perbaikan serius dengan pendekatan kesehateraan, tidak sekedar negara melakukan pendekatan keamanan yang anggarannya begitu fantastis.

”Bukan soal security police atau kebijakan keamanan semata, warga perbatasa butuh lebih dari itu. Perlunya pendekatan kesejahteraan (prosperity approach) yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Dan regulasi harus mempermuda hal yang diperlukan masyarakat perbatasan. pendekatan keamanan (security approach) diperlukan, tapi tidak harus berlebihan. Lalu mengabaikan aspek kesejahteraan rakyat. Kemudian, posisi pemerintah daerah dalam keterlibatannya mengurus masyarakat di wilayah perbatasan harus diberi ruang proporsional dalam melalui regulasi. Kita akan menyelesaikan itu, Insya Allah,” kata Djafar yang pernah dua periode memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Utara itu tegas.

Senator Djafar saat menjawab pertanyaan (Foto Suluttoday.com)

Kegiatan yang rutin dilakukan BKPRMI Manado ini dibuka secara resmi Ketua BKPRMI Manado, Suryanto Muarif. Untuk diketahui narasumber yang hadir adalah Rektor IAIN Manado, DR Delmus Punieri Salim, Senator Djafar Alkatiri dan Amato Assagaf, budayawan muda dan seniman asal Sulut. Dengan Ketua panitia Ahmad Husain, moderator Amas Mahmud yang juga Sekretaris DPD KNPI Manado.

Narasumber saat foto bersama para ativis perempuan (Foto Suluttoday.com)

Hadir dalam acara dan memberikan pendapat, H. Ayub Ali Albugis, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari PAN. Terlihat hadir, Ketua terpilih Pemuda Muhammadiyah Sulut Sudarwin Jusuf Tompunu. Pengurus HMI-MPO Cabang Manado, IMM, Syarikat Islam Manado, IPM, KNPI Manado, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Tema yang dibahas adalah Wawasan Kebangsaan Nasionalisme Perbatasan Indonesia – Filipina. (*/Redaksi)

Cegah Konflik Akibat Medsos, BKPRMI Manado Gelar Dialog Libatkan Aktivis Ormas

Ketua BKPRMI Kota Manado saat menyampaikan sambutan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Memberi perhatian pada kondisi keamanan di Kota Manado, dan mendorong laju pembangunan di daerah ini, Senin (28/1/2019), pengurus Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Manado menggelar forum ‘Baku Dapa Ormas’. Hal tersebut menurut Ketua panitia pelaksana kegiatan, Achmad Husain, S.Hi merupakan wujud dari kontribusi DPD BKPRMI Kota Manado dalam melahirkan ketertiban sosial.

”Terima kasih atas kehadiran seluruh undangan, lintas Ormas dan OKP pada kegiatan ‘Baku Dapa Ormas’ siang hari ini. Tentunya BKPRMI berharap dan memiliki kesungguhan untuk sama-sama mengajak rekan-rekan aktivis Ormas/OKP dalam mengimplementasikan Manado aman dan nyaman. Mari kita menjaga keamanan di Kota Manado tercinta,” kata Achmad saat menyampaikan laporan panitia.

DR dr Taufiq Pasiak menyampaikan materi (FOTO Suluttoday.com)

Untuk diketahui kegiatan yang mengambil tema: ‘Pemahaman Penggunaan Media Sosial Sebagai Benteng Terjadinya Konflik Sosial di Kota Manado’ dihadiri para aktivis Ormas/OKP dan jurnalis. Menurut Ketua DPD BKPRMI Manado, Suryanto Muarif, M.H kegiatan kali ini notabenenya adalah bagian program BKPRMI Manado yang bertujuan mengedukasi publik tentang pentingnya menghindari pemberitaan destruktif di Media Sosial.

Moderator, Amas Mahmud saat mengarahkan berlangsungnya dialog (FOTO Suluttoday.com)

”Betapa banyak yang kita saksikan sendiri, dan juga menjadi fenomena dimana pengaruh Medsos sering kali melahirkan keretakan sosial. Itu sebabnya, pengurus BKPRMI Manado tidak mau tinggal diam, kami bergerak melakukan kegiatan ini salah satunya sebagai upaya melahirkan keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat. Ayo kita sama-sama memberi benteng dan pengetahuan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berita-berita hoax. Mereka mampu membedakan mana berita layak dikonsumsi serta mana yang tidak pantas ditanggapi,” ujar Ketua Anto sapaan akrab Muarif.

Pemaparan materi dari Pdt Arther Wuwung (FOTO Suluttoday.com)

Sementara itu, narasumber yang di undang yakni DR dr Taufiq Pasiak (Akademisi dan juga pengurus MUI Sulut) dan Pdt Arther Wuwung, ST.h (utusan pemuda Sinode GMIM) memberikan pandangan atas pentingnya para pengurus Ormas ikut mencerahkan nalar publik. Pasiak menyentil tentang perang asimetris, perilaku kaum muda, kecenderungan pengguna Medsos dan pentingnya menggunakan alat filter sebagai benteng menghindari berita hoax.

”Tak dapat kita hindari memang dampak Medsos ini, apalagi perkembangan Negara dan dunia global makin kencang pergerakannya. Penangkal atau bekalnya adalah pengetahuan, kuatkan SDM kita. Lahirkan semacam daya kritis dan tidak menjadi generasi yang cepat merespon hal-hal yang belum diketahui kebenarannya di Medsos. Saya mengajak kaum muda untuk cerdas menggunakan Medsos, cerna, analisis serta tidak terjebak pada perang pemikiran. Yang membuat generasi kita tersesat pada gampangnya terprovokasi, mudah diadu-adu emosinya untuk kepentingan tertentu yang sebetulnya merusak persatuan dan kesatuan kita,” tutur Pasiak.

Usai kegiatan, sesi foto bersama (FOTO Suluttoday.com)

Yang bertindak selaku moderator pada kegiatan kali ini Amas Mahmud, S.IP yang juga Sekretaris DPD KNPI Manado. Kegiatan yang dilaksanakan di Orchid Garden & Zentralo Caffee Kota Manado ini berlangsung tertib dengan melahirkan beberapa rekomendasi.

Dinataranya rekomendasi sebagai berikut; 1). Ormas Kota Manado menolak penyebaran Hoax sebagai upaya menagkal terjadinya konflik sosial di Kota Manado. 2). Ormas Kota Manado sepakat untuk tidak merespon berita Hoax yang berkembang di Medsos. 3). Ormas Kota Manado ikut melakukan pengawasan dengan ikut mensosialisasikan kampanye anti hoax di Media Sosial. (*/Mas)

BKPRMI Manado Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Ketua BKPRMI Kota Manado, Suryanto Muarif, S.Hi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Komitmen dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Manado, dibawah kepemimpinan Suryanto Muarif, S.Hi selaku Ketua Umum satu persatu mulai ditunjukkan dengan melakukan konsolidasi, pelatihan dan realisasi program. Anto begitu Muarif yang juga Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singkil ini akrab disapa menyampaikan bahwa pihaknya akan melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).

Selain pembentukan pengurus di tingkat Kecamatan dilakukan, yakni pemberian mandat Ketua Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) BKPRMI se-Manado dilaksanakan, Anto kali ini melaksanakan LDK yang diawali dari DPK BKPRMI Mapanget. Menurut Anto kegiatan tersebut akan dijalankan secara intens ke seluruh Kecamatan yang ada di Manado, dan merupakan wujud dari penguatan (pembekalan) pengetahuan organisatoris bagi kader-kader BKPRMI agar mereka tau apa amanah mereka dalam berdakwah di BKPRMI.

”Kegiatan LDK akan dilaksanakan Jumat dan Sabtu, tanggal 29-30 bertempat Balai di Diklat Keagamaan Manado. Tentu tujuannya ialah bagaimana para kader BKPRMI diberikan pengetahuan tentang pentingnya peran mereka selaku kader BKPRMI. Nah, LDK kita upayakan untuk dilaksanakan secara kontinue di tiap DPK. Kalau konsisten dijalankan, saya optimis tujuan dakwah BKPRMI akan dipahami seluruh anggota, kader dan pengurus BKPRMI yang ada di Manado,” kata Ketua Anto.

Untuk diketahui, kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan ini dengan mempercayakan Zainudin Majidu, sebagai Ketua Panitia dan Akmilana Dina, Sekretaris Panitia pelaksana. Sementara itu, Ketua DPK BKPRMI Mapanget, Sumarlin Bahtiar, SE juga berharap agar kegiatan ini berjalan dengan sukses, sesuai rencana yang ditetapkan. (Amas)

iklan1