Tag: susilo bambang yudhoyono

Masih Tangguh, DPP Demokrat Kembali Percayakan Van Bone Pimpinan DPRD Manado

SK DPP dan tanda terima SK dari DPC Partai Demokrat Manado (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Terjawab sudah teka-teki, adu klaim, prediksi dan tabir yang meramaikan publik melalui pemberitaan media massa. Dimana posisi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado yang menjadi obyek rebutan. Kamis (5/9/2019), pada redaksi Suluttoday.com disampaikan bahwa Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat memutuskan politisi bernama lengkap Nortje Van Bone sebagai pimpinan DPRD Manado.

Sumber resmi Suluttoday.com memperlihatkan SK dari DPP Partai Demokrat tertanggal 30 Agustus 2019 secara tegas menerangkan bahwa Van Bone yang juga adalah Ketua DPC Partai Demokrat Kota Manado diberi kepercayaan sebagai Wakil Ketua DPRD Manado. Surat Keputusan bernomor 221/SK/DPP.PD/VIII/2019 tentang penetapan unsur pimpinan Wakil Ketua DPRD Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara dari Partai Demokrat ditandatangani Ketua Umum Prof Dr H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekretaris Jenderal DR. Hinca IP Panjaitan XIII, SH.,MH.,ACCS.

Kepada Norte saat dikonfirmasi media ini dengan bijaksana menyampaikan terkait hal tersebut merupakan domain dari DPP. Dirinya mengaku pertimbangan DPP dengan segala keputusan dan kepercayaan yang diberikan selalu menjadi keputusan yang akan dijalankan. Politisi perempuan yang santun ini menilai apapun yang menjadi keputusan DPP ia wajib melaksanakannya.

”Ya, soal SK siapa yang ditunjuk DPP Partai Demokrat untuk menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Manado itu menjadi wewenang DPP. Selaku kader partai saya siap menjalankan apapun keputusan DPP, terserah DPP mempercayakan amanah itu kepada siapa saja kader Partai Demokrat Manado yang dianggap layak menerima amanah yang diberikan,” ujar Van Bone singkat. (*/BungAmas)

Warga Nusa Utara Tagih Janji PAW Edwin Lontoh, Ini Jawaban Ketua DPRD Sulut

Ketua DPRD Sulawesi Utara dan SK DPP Partai Demokrat (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Edwin Londoh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang tertangkap basah melakukan praktek ‘sabu’ sungguh membuat malu Partai Demokrat (PD) yang telah mengusung dirinya sebagai anggota Dewan. Alhasil, atas perbuatannya itu DPP Partai Demokrat mengeluarkan surat pemberhentian terhadap Elo sapaan akrab Lontoh.

Hal itu tertera dalam Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Nomor : 835/SK/DPP.PD/VI/2017 tentantang Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara atas nama Edwin Yerry Lontoh yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Demokrat Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekretaris Jenderal Dr Hinca Panjaitan XIII, SH.,MH.,ACCS tertanggal 28 Desember 2017.

Untuk menindaklanjuti SK tersebut, warga Nusa Utara pun ikut mempertanyakan komitmen lembaga DPRD Sulawesi Utara. Ditempat terpisah saat dikonfirmasi selaku pengganti Edwin Lontoh, Ir P.J. Tuwongkesong, MM selaku pemilih suara terbanyak berikutnya mengaku akan loyal pada keputusan partai.

‘’Tentu saya mengikuti apa keputusan dan perintah partai, selaku kader Partai Demokrat di Sulawesi Utara saya taat aturan. Bila kemudian, partai menugaskan saya untuk menggantikan Pak Edwin saya tidak mungkin menolaknya,’’ ujar Tuwongkesong, Selasa (3/7/2018).

Selain itu, Ketua DPRD Sulawesi Utara Andrei Angouw menjawap pertanyaan yang disampaikan media ini terkait seberapa jauh tahapan PAW terhadap Elo dilaksanakan di DPRD Sulawesi Utara. Menurutnya pihaknya tengah memproses SK dari Partai Demokrat.

‘’Sementara berproses,’’ ujar Angouw singkat. (*/Redaksi)

Partai Demokrat Minsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Legislatif

Royke Kaloh, SE, M.Si (FOTO Ist)

AMURANG, Suluttoday.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mulai membuka pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Caleg) untuk mengikuti Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Ketua DPC Partai Demokrat Minsel, Royke Kaloh, SE, M.Si mengatakan partainya tidak hanya ingin menjadikan kader internal sebagai caleg, tapi juga membuka peluang kepada pihak eksternal untuk menjadi calon Wakil Rakyat melalui partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

”Demokrat membuka peluang untuk semua kalangan, karena Demokrat ini kan partai terbuka. Hal ini kami lakukan untuk memberikan kesempatan kepada tokoh masyarakat maupun tokoh pemuda dan tokoh wanita di wilayah masing-masing yang memiliki potensi untuk duduk sebagai wakil rakyat,” ujar Kaloh Selasa (27/3/2018).

Pendaftaran bakal caleg Partai Demokrat ini dibuka mulai 27 Maret 2018. Untuk pendaftaran bacaleg DPRD Minsel, DPRD Sulut dan DPR RI dapat dilakukan di Sekretariat DPC Partai Demokrat Minsel setiap hari kerja. Meski sebagai partai terbuka, Kaloh menegaskan bahwa partainya tetap melakukan seleksi secara ketat baik kepada internal partai (kader), maupun bakal caleg eksternal yang hendak menjadi caleg dari Demokrat.

”Semua ini adalah hasil turunan dari hasil Rapimnas, yang memutuskan untuk segera melakukan perekrutan bakal caleg, yang nantinya diharapkan dapat bersinergi bagaimana pemenangan AHY nantinya. Meski belum ada keputusan apakah AHY sebagai Capres atau Cawapres, tetapi kami diperintahkan oleh DPP untuk bersinergi karena AHY merupakan Komandan KOGASMA Partai Demokrat untuk pemenangan Pileg dan Pilpres 2019,” terangnya.

Karena itu ia berharap, Partai Demokrat dapat mengusung kader-kader maupun non kader yang potensial, untuk bisa benar-benar bisa bersinergi karena Pileg dan Pilpres dilaksanakan secara bersamaan. Ia juga mengatakan, Partai Demokrat secepatnya melakukan perekrutan bakal caleg karena hanya memiliki waktu kurang lebih empat bulan untuk memasuki tahapan penetapan DCS dan DPT. Perekrutan bakal caleg Partai Demokrat akan dilakukan dalam tiga tahapan yakni tahap pendaftaran, penyaringan dan penempatan nomor urut.

”Apa yang kami lakukan ini tujuannya, bahwa proses rekrutmen bakal caleg Partai Demokrat dilaksanakan secara terukur, terstruktur dan terkoordinasi. Sehingga kerja-kerja ini bisa mencapai target yang diharapkan,” ujar suami dari dr. Verna Inkiriwang. Pendaftaran Bakal Calon legislatif di kantor DPC Partai Demokrat Kelurahan Uwuran Satu Kecamatan Amurang kompleks Gereja GMIM Sentrum Telp/WA 0853-1111-1414. (*/Redaksi)

Pilgub DKI Jakarta, Prabowo Temui SBY

Prabowo Subianto dan SBY (Foto Ist)

JAKARTA – Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan rencana koalisi antara Partai Gerindra dan Partai Demokrat langsung di putaran dua ditangani oleh pimpinan Partai Prabowo Subianto. Saat ini Prabowo tengah menunggu kabar dari Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengadakan pertemuan keduanya.

“Pak Prabowo lagi menunggu waktu dari Pak SBY. Setelah jadwal memungkinkan akan dilakukan pertemuan,” ujar Sandiaga di Jakarta Timur, Senin (27/2/2017).

Lebih lanjut Sandiaga menuturkan, pertemuan dengan pimpinan partai lain langsung ditangani oleh para Sekjen dari Partai Gerindra dan PKS. Komunikasi koalisi Partai Gerindra dan PKS pun menjalin komunikasi yang baik dengan 3 parpol lainnya yakni PKB, PPP dan PAN.

“Dengan ketua parpol lain ditangani oleh Sekjen Gerindra dan Sekjen PKS. Sampai saat ini sudah berjalan,” ujar Sandiaga.

Lebih lanjut Sandiaga mengaku baik Partai Gerindra maupun PKS telah melihat peluang adanya sinergi yang terbangun dengan partai pendukung Agus Sylvi. Karenanya sesuai arahan Prabowo, PKS dan Gerindra memilih jemput bola untuk memenangkan pasangan Anies Sandi di putaran kedua 19 April mendatang.

“Kami diberi tahu oleh Pak Prabowo bahwa kita akan jemput bola. Kita akan inisiatif untuk menghubungi agar aspirasi (pendukung) Agus Sylvi bisa terwakili nanti,” ungkap Sandiaga.

Sandiaga memastikan di putaran kedua Anies Sandi bisa menghadirkan solusi untuk berbagai masalah yang dihadapi warga Jakarta. Juga bisa menarik perhatian pendukung Agus Sylvi untuk merapatkan barisan mendukung pasangan nomor urut 3.

“Pada putaran kedua Anies Sandi bisa hadirkan solusi bagi masalah dihadapi warga Jakarta dan menarik harapan pendukung Agus Sylvi,” pungkasnya. (*/ST)

SBY: Juru Fitnah & Penyebar ‘Hoax’ Berkuasa

SBY (Foto Ist)

SBY (Foto Ist)

JAKARTA – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono gusar akan kondisi negara saat ini. Lewat Twitter, SBY mengaku heran atas maraknya berita hoax.

“Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar ‘hoax’ berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang? *SBY*,” kata SBY lewat akun Twitter @SBYudhoyono, Jumat (20/1/2017).

Tanda *SBY* di ujung tweet menandakan bahwa tweet tersebut ditulis oleh SBY sendiri. Ini merupakan tweet pertama bertanda *SBY* pada 2017.

Terkait berita hoax, Presiden Joko Widodo sudah pernah melakukan rapat terbatas membahas antisipasi perkembangan media sosial. Jokowi ingin mengevaluasi media daring (online) yang kerap membuat berita bohong (hoax) dan cenderung provokatif.

“Kita harus evaluasi media online yang sengaja memproduksi berita bohong, tanpa sumber yang jelas, dengan judul provokatif, mengandung fitnah,” kata Jokowi saat membuka rapat di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/12/2016) yang dilansir Detik.com.

Beberapa langkah untuk menangkal hoax dilakukan, di antaranya pembuatan Badan Siber Nasional. Target dibentuknya lembaga ini bukan sekadar beredarnya berita hoax, tapi juga lebih kepada pertahanan siber.

“Persoalan siber ini bukan hanya menimpa negara yang sedang berkembang, negara maju pun persoalan siber menjadi persoalan yang mendapatkan perhatian khusus. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, apakan menjadi Badan Siber Nasional atau badan siber dan lembaga ini segera diputuskan,” ujar Seskab Pramono Anung. (*/ST)

iklan1