Tag: syarif darea

Sejumlah Aktivis OKPI Dorong Rolandy Thalib Jadi Sekretaris KNPI Sulut

Rolandi Thalib (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Makin dekatnya Musyawarah Daerah (Musda) DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Utara (Sulut) ke-14 membuat dinamika ditengah pemuda Sulut kian memanas. Pengurus Organisasi Kepemudaan (OKP) mulai mengajukan jagoannya. Baik calon Ketua KNPI Sulut maupun Sekretaris, mulai dimunculkan.

Menurut Syarif ‘Aif’ Darea mantan Ketua Umum BKPRMI Sulut menyampaikan figur yang layak diusung sebagai Sekretaris DPD KNPI Sulut adalah Rolandi Thalib, SH. Figur yang satu ini dapat menyatukan OKPI di Sulut.

“Kita mendorong aktivis muda yang dapat dipercaya dan mampu menyatukan pemuda. Yag layak menjadi Sekretaris DPD KNPI Sulut berikut yaitu Bung Rolandy Thalib. Beliau netral tidak terlibat aktif dalam kubu-kubuan KNPI dan lebih moderat. Selain itu sebagai praktisi hukum beliau diperlukan ditengah KNPI yang sedang berdinamika seperti ini,” ujar Aif Darea, Rabu (20/11/2019).

Hal senada juga diutarakan Amas Mahmud, Sekretaris DPD KNPI Manado. Amas menyebutkan eksistensi Rolandy Thalib layak diusung sebagai Sekretaris KNPI Sulut. Rolandy, kata Amas mempunyai rekam jejak berorganisasi jelas dan integritas yang tinggi.

“Saran saya, Kanda Rolandy layak kita rekomendasikan sebagai Sekretaris DPD KNPI Sulut. Tentu saya mendukung penuh, beliau senior saya di HMI yang saya kenal memiliki kompetensi. Pernah menjabat Sekretaris Umum HMI Cabang Manado, beliau kini menjadi aktif sebagai pengurus Syarikat Islam Sulut. Kanda Olan menjadi aktivis Pemuda Muslimin Sulut. Beliau pasti mampu menjembatani elemen pemuda di Sulut yang bertikai kepentingan. Terutama Organisasi Kepemudaan Islam beliau memiliki relasi emosional dengan pimpinan-pimpinan OKPI di Sulut,” tutur Bung Amas yang juga jebolan FISIP Unsrat Manado ini. (*/Redaksi)

 

 

Sidang DKPP Berlangsung Tertib, Syarif Darea Paparkan Keterangan

Suasana berlangsungnya sidang DKPP RI (Foto Suluttoday.com)

Suasana berlangsungnya sidang DKPP RI (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Peninjauan kembali status Jimmy Rimba Rogi yang merupakan calon Wali Kota Manado periode 2015-2020 dengan Nomor Urut 2 ini menjadi tandatanya tersendiri bagi masyarakat Kota Manado. Senin (9/11/2015), bertempat di Ruang Sidang Kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) jalan Raya Manado-Tomohon, Kelurahan Winangun Dua, Kecamatan Malalayang Kota Manado telah berlangsung Sidang Kodeetik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan dari Pengadu, Syarif Darea tentang salah satu calon Wali Kota Manado, Jimmy Rimba Rogi yang dinilai pengadu tidak berhak untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Manado periode 2015-2020 berlangsung aloy. Sidang dihadiri sekitar 50 orang serta para wartawan baik media cetak dan elektronik.

Terpantau sidang ini dipimpin Majelis Hakim, 1. Saut Sirait, DKPP RI, 2. Prof. Emma Senewe, Tim Pemeriksa Daerah, 3. Prof. Lombok, Tim Periksa Daerah. Dihadiri pengadu Syarif Darea yang berstatus sebagai wartawan saat mengadukan hal ini, sementara itu yang teradu KPU Manado yakni Eugenius Paransi, SH.,MH, Ketua KPUD Kota Manado, 2. Amrain Rajak, S.Sos, anggota KPUD Kota Manado, 3. Drs. Jusuf J Tarore, MTh, anggota KPUD Kota Manado, dan 4. Drs. Marthen R. Tombeng, MTh.,MM, anggota KPUD Kota Manado.

Pihak terkait yang hadir, Drs. Herwin Malonda, SPd., M.Pd, Ketua Bawaslu Provinsi Sulut, Jhonly Suak, SE., M.Si, anggota Bawaslu Provinsi Sulut, dan Drs. Sjamsurizal Musa, anggota Bawaslu Provinsi Sulut. Sementara itu pihak terkait lainnya, Yessi Momongan, STh., MSi, Ketua KPU Prov. Sulut, Dr. Ardilles Mewoh, SH., MH, anggota Komisioner KPU Provinsi Sulut, Vivi T.L. George, anggota Komisioner KPU Provinsi Sulut, serta Fachrudin Noh, S.Ag.,M.Pd, anggota Komisioner KPU Sulut.

Pembahasan dengan agenda mendengarkan keterangan dari Pengadu dengan keterangan sebagai berikut. 1. Menduga bahwa KPUD Kota Manado Menerima dokumen yang seharusnya ilegal namun dianggap legal. 2. Menurut Pengadu Ijasah dari Jimmy Rimba Rogi adalah ilegal. 3. Bahwa KPUD Kota Manado tidak melakukan verifikasi dgn baik dan kurang berkoordinasi dgn instansi terkait dlm hal ini KPU Prov dan Bawaslu Provinsi Sulut. 4. Bahwa Jimmy Rimba Rogi masih berstatus sebagai “Bebas bersyarat”. Selanjutnya, sidang ditunda hingga, Selasa (10/11/2015) besok. (Adi)

Aif Darea: GSVL Pasang Standar Tinggi di Pilkada Manado

GSVL dan Mor Bastiaan (Foto Ist)

GSVL dan Mor Bastiaan (Foto Ist)

MANADO – Berbagai strategi dan taktik mulai ditunjukkan tim pemenangan masing-masing calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 kali ini. Menurut Syarif ‘Aif’ Darea, salah satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado tergolong super dalam memberikan standar kompetisi bagi rivalnya adalah GS Vicky Lumentut (GSVL)-Mor Bastiaan.

“Salah satu calon yang cukup siap di Pilwako Manado adalah GSVL dengan Wakilnya Mor Bastiaan, dimana Pak GSVL memberikan standar tinggi bagi calon Wali Kota lainnya di Manado. Beliau sudah terbukti menjalankan program pro rakyat, bila ingin mengalahkan GSVL-Mor, maka para pasangan calon Wali Kota lainnya meski punya program lebih hebat dari GSVL-Mor. Yang menonjol disini, dalam standar Pak GSVL adalah adu program, baik pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, program populis lainnya,” ujar Aif Darea pada Suluttoday.com, Rabu (2/8/2015).

Tidak hanya itu mantan aktivis HMI Cabang Manado ini mengatakan bahwa kans GSVL untuk terpilih lagi dalam Pilkada Manado tahun ini relatif terbuka. Dirinya menilai warga Kota Manado sudah cukup pintar dalam menentukan calon pemimpin mereka kedepannya, sehingga tidak mudah warga dibodohi dengan janji manis tanpa ada realisasi.

“Standar tinggi bagi calon Wali Kota Manado telah dipasang Pak GSVL, inilah yang membuat Pilwako Manado kali ini makin bergengsi dan berkualitas. Beliau selain birokrat, juga memiliki rekam jejak baik dan juga lulusan Doktoral, sehingga menyangkut konsep pembangunan Manado tidak usah diragukan lagi. Nah, saya melihat warga Manado juga cukup cerdas memilih calonnya, bagi mereka yang telah merasakan program kesehatan gratis, bantuan sosial dan dana duka cenderung memilih GSVL kembali, karena itu beliau Pak GSVL memiliki peluang besar untuk menang dalam pertarungan Pilwako kali ini, GSVL bukan hanya memberi janji tapi bukti. Untuk melawan itu, kandidat lain perlu kerja keras,” tukas Aif yang juga mantan Ketua PII Manado ini dengan nada tegas. (Amas Mahmud)

Pilwako Manado Head To Head, Kekuatan Muslim Jadi Penentu

GS Vicky Lumentut dan HJP (Foto Ist)

GS Vicky Lumentut dan HJP (Foto Ist)

MANADO – Pertarungan penentuan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado dalam suksesi Pilwako Desember 2015 ini makin meruncing. Setelah hampir dipastikan Demokrat kembali mengusung GS Vicky Lumentut (GSVL), Gerindra dan Golkar pun sedang menjajaki dukungannya untuk GSVL.

Sementara itu informasi yang dihimpun redaksi Suluttoday.com, dari seberang, PDIP telah berhasil merangkul Nasdem dan Hanura sebagai kawan koalisi. Sumber resmi DPP PDIP menyebutkan, PDIP untuk Kota Manado akan mengusung Hanny Joost Pajow (HJP) sebagai kandidat Wali Kota. HJP saat ini juga dikatakan sudah mengantongi dukungan Nasdem dan Hanura.

Sumber yang belum bersedia namanya dipublikasikan selanjutnya mengatakan, Andre Angow bersedia mundur. Untuk itu, saat ini sementara di godok bakal calon pendamping HJP. ‘’Prioritas kami, kader struktural PDIP,” ujar sumber tersebut.

Terendus kabar, muncul beberapa nama calon pendamping HJP, diantaranya Roy Roring, Fabian Sarundajang dan Lucky Senduk. Demikian informasi yang berhasil dihimpun redaksi. Menanggapi perkembangan politik tersebut, Sekretaris PD TIDAR Sulawesi Utara, Syarif ‘Aif’ Darea, menjelaskan, ada kemungkinan pertarungan Pilwako Manado hanya menghadirkan dua pasangan calon saja.

‘’Dalam analisis dan hitungan kami, kemungkinan Pilwako Manado menghadirkan dua pasangan calon saja. Apalagi dengan keluarnya amar putusan MK, membuat banyak calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Manado menjadi ciut nyalinya untuk maju,’’ ujar Aif.

Syarif Darea bersama para senior aktivis muslim Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Syarif Darea bersama para senior aktivis muslim Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Lebih jauh lagi, Aif menyentil soal ‘perang’ posisi dan peluang koalisi politik antara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) di Kota Manado sementara ini masih begitu dinamis. Bahkan dirinya mengatakan GSVL-HJP akan melakukan peratrungan sengit mirip dengan Pilwako 2010 lalu.

“Manado bisa saja terjadi perang KIH Vs KMP skala local. Pertarungan GSVL VS HJP akan tersaji kembali dengan format gerbong sedikit berbeda dengan peta 2010 lalu,’’ tutur mantan Ketua BKPRMI Sulawesi Utara ini.

Lanjut Aif yang juga mantan Ketua PD Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Manado Manado memprediksi jika GSVL-HJP berkompetisi dan kemudian tidak satupun mengakomodir figure muslim sebagai calon mereka, maka kekuatan pemilih muslim akan menjadi penentu.

“Bila Pak Vicky maupun Bung HJP tidak mengakomodir figur muslim sebagai pasangan calon. Komposisi pemilih muslim Manado akan menjadi penentu siapa yang akan keluar sebagai pemenang,’’ tegas Aif.(Amas Mahmud)

Maju Pilgub Sulut, David Bobihoe Dapat Dukungan Politisi dan Aktivis

Foto bersama Maya Rumantir dan David Bobihoe Akib (Foto Ist)

Foto bersama Maya Rumantir dan David Bobihoe Akib (Foto Ist)

MANADO – Bagi warga Sulawesi Utara (Sulut) nama David Bobihoe tentu tak asing lagi didengar, sosok David yang saat ini menjabat Bupati Kabupaten Gorontalo dua periode ini ternyata kehadirannya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulut disambut luar biasa. Bobihoe yang digadang-gadang mendampingi Maya Rumantir, anggota DPD RI Dapil Sulut ini dinilai layak memimpin Provinsi Sulawesi Utara.

Menurut Boby Daud, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado, kehadiran David Bobihoe dalam Pilgub Sulut merupakan suatu hal yang patut diapresiasi. Dirinya berharap ada sosok yang kaya pengalaman dan memiliki komitmen kuat membangun daerah Sulawesi Utara, Daud yang juga anggota DPRD Manado dua periode ini mengatakan ekspansi David Bobihoe dikancah politik tidak dapat diragukan lagi.

”Ini bertanda baik bila Pak David Bobihoe bertekat membangun dan mau memajukan Sulawesi Utara, saya memberikan apresiasi. Beliau itu pantas memimpin Sulut, dengan maju sebagai Wakil Gubernur Sulut menandakan beliau mau merubah daerah ini, saya juga berharap keberadaan beliau diberikan ruang,” ujar Daud.

Ditempat terpisah, Syarif Darea mantan Ketua Umum BKPRMI Sulawesi Utara saat diwawancarai Suluttoday.com, Selasa (16/6/2015) mengaku bahwa hak politik semua orang tidak harus dibatasi sehingga dirinya memberikan komentar kalau apa yang dilakukan David Bobihoe merupakan bagian dari proses demokrasi yang tepat.

”Hak politik itu tak bisa dihambat, jika beliau maju sebagai Wagub Sulut itu patut diberikan ruang, tidak ada pihak yang berhak melarang. Siapapun yang berpartisipasi dalam politik dalam konteks demokasi adalah hal wajar. Kemudian, disatu sisi kami melihat konsep yang disuguhi para calon Kepala Daerah di Sulut ini, kalau menjual konsep membangun masyarakat tentu semua orang memberikan dukungan,” tutur Aif sapaan akrab mantan pengurus PII Manado itu. (Amas Mahmud)

iklan1