Tag: syarikat islam

Disaksikan Gubernur Olly, Hamdan Resmi Lantik Turuis Pimpin SI Sulut

Ketum Hamdan saat melantik pengurus SI Sulut (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Umum Syarikat Islam (SI), Dr Hamdan Zoelva, Jumat (5/10/2019), resmi melantik Pimpinan Wilayah SI Sulawesi Utara (Sulut), di Hotel Sintesa Peninsula Kota Manado. Pelantikan Ketua SI Sulut, Hi Machmud Turuis bersama jajaran pengurus lainnya dilaksanakan sukses. Dalam pelantikan dihadiri dan disaksikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sulut, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulut, dan Ketua Pengurus Hari-Hari Besar Islam Sulut.

”Saya selalu menopang organisasi apapun yang ada di sulawesi utara ini, adapun perbedaan yang sangat mewarnai kita semua dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga banyak hal yang bisa kita buat dalam kehidupan kita,” kata Gubernur Olly.

Lanjut disampaikannya bahwa ia optimis SI Sulut dibawah kepemimpinan Machmud Turuis yang dikenal sebagai sosok yang telah terbiasa mengabdi untuk banyak orang akan sukses memajukan organisasi ini. Gubernur Olly pun mengajak SI agar terlibat aktif memajukan ekonomi masyarakat Sulut.

”Saya percaya, Pak Machmud beliau bisa membawa energi bagi Serikat Islam di Sulut, agar pimpinan pusat berjalan dengan baik, bagi masyarakat bisa topang menopang, supaya tidak ada rasa perbedaan di antara kita. Mari kita bangkit dan memajukan ekonomi umat kita, agar tidak ada lagi hal-hal konflik antar satu dengan yang lain,” ujar Olly.

Gubernur Olly saat menyampaikan sambutan (FOTO Ist)

Sementara itu, Machmud Turuis saat diwawancarai wartawan mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga SI Sulut yang telah menyukseskan pelantikan. Melalui kesempatan itu, Turuis memberikan pesan agar pengurus dan seluruh jajaran SI Sulut agar selalu kompak.

”Terima kasih seluruh pengurus, panitia dan warga Syarikat Islam Sulut yang telah bersama-sama kita menyukseskan pelantikan ini. Yang kita lakukan merupakan awal untuk terus melanjutkan tugas-tugas pengabdian untuk umat. Saya berharap agar kita terus kompak,” tutur Turuis yang juga salah satu Direksi Bank SulutGo tersebut. (*/Redaksi)

Launching Lembaga Wakaf Syarikat Islam, di Mukernas II SI

Pemaparan materi yang disampaikan Abid Takalamingan, Ketua Lembaha Wakaf SI (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Mendorong agar pergerakan organisasi Syarikat Islam (SI) tetap konsisten mewujudkan tujuan, maka SI melahirkan berbagai lembaga semi otonom. Diantaranya dibentuklah Lembaga Wakaf SI, dan alhamdulillah putra Sulawesi Utara (Sulut), Abid Takalamingan, S.Sos.,MH dipercayakan menjadi Ketua. Kepercayaan yang diberikan pengurus, wabil khusus dari Ketua Umum SI, DR H. Hamdan Zoelva, SH.,MH tidak akan disia-siakan, kata Abid.

Hal itu terbukti dalam pemaparan materi yang disampaikan Abid, Senin (15/10/2018) pada cara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-II di Purwakarta Jawa Barat (Jabar). Dari sejumlah poin penting yang disampaikan terkait gran narasi Lembaga Wakaf SI yang perlu diamalkan, dikembangkan kedepannya, mantan legislator Sulut itu menyebutkan tujuan lembaga ini perlu dicapai.

”Tidak mudah memang melanjutkan perjuangan dari para pendahulu, kita telah menyiapkan visi dan misi dari Lembaga Wakaf Syarikat Islam yang adalah bentukan SI. Tujuannya ialah menjadi wadah atau tempat menyalurkan harta wakaf, khususnya wakaf yang diperoleh dari anggota Syarikat Islam dan seluruh masyarakat muslim, baik dalam maupun luar negeri. Kita akan memberdayakan dan membangun potensi perekonomian ummat Islam Indonesia serta meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Kita juga akan memantapkan fungsi peran dan kedudukan tanah wakaf untuk kepentingan serta kemaslahatan ummat Islam di Indonesia. Yang terakhir yaitu lembaga ini akan meningkatkan silaturahmi di kalangan Badan Wakaf lainnya dalam memecahkan permasalahan perwakafan di Indonesia,” ujar Abid saat diwawancarai Suluttoday.com.

Tak hanya itu, Abid juga menambahkan bahwa Syarikat Islam adalah organisasi pergerakan sebagai kelanjutan dari Serikat Dagang Islam (SDI) yang berdiri pada 16 Oktober 1905, untuk diketahui SI merupakan organisasi pertama yang mencitakan Indonesia sebagai sebuah negara yang bebas merdeka dan memiliki pemerintahan sendiri.

Mukernas II Syarikat Islam yang bertempat di Ciwareng Inn Hotel and Resort, Purwakarta Jawa Barat kegiatan ini dilaksanakan Senin s/d Selasa (15-16/10/2018) dan berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Sementara itu, lembaga Wakaf SI sendiri memberi kepercayaan kepada sejumlah nama dalam struktur kepengurusan, sebagai berikut:

Pembina : Dr H. Hamdan Zoelva, SH.,MH

Pengawas

Syari’ah  : Prof Dr. H. Ahmad Thib Raya, MA

Umum     : Heru Widodo, SH.,M.Hum

Pengurus

Ketua : H. Abid Takalamingan, S.Sos.,MH

Wakil Ketua : Salahuddin Gaffar, SH

Sekretaris : H. Haryono, SE,Ak

Bendahara : Eha Nurhayati

Abid Takalamingan dan sejumlah narasumber lainnya saat acara (FOTO Suluttoday.com)

Pada media ini juga, Abid tak lupa menyampaikan soal visi dari lembaga Wakaf SI yakni membangun kedaulatan ekonomi ummat dan bangsa Indonesia melalui SI Wakaf yang profesional, mandiri dan amanah. Dengan Misi bahwa lembaga ini akan mendorong kesadaran berwakaf dikalangan anggota dan simpatisan Syarikat Islam. Kemudian melakukan diversifikasi prodak wakaf, guna menarik minat wakif lewat berinvestasi lewat instrumen wakaf sebagai pranata ekonomi Islam.

Ketua Lembaga Wakaf SI saat memimpin rapat perdana yang dihadiri Ketum Hamdan Zoelva (FOTO Suluttoday.com)

Selain itu, lembaga ini juga membawa misi membangun kemitraan dengan pemerintah dan pihak swasta dalam menumbuhkembangkan wakaf dikalangan ummat Islam. Tidak hanya itu, lembaga SI Wakaf juga bercita-cita membangun sistem dan jaringan sumber-sumber wakaf yang potensial dikalangan kaum Syarikat Islam pada khususnya dan ummat Islam pada umumnya. Yang terakhir adalah menggapai pemerataan ekonomi ummat dan bangsa dengan perjuangan ekonomi yang berbasis syariah. (*/Amas)

Togam dan Aktifis Islam Arahkan Dukungan pada Talumepa

Berlangsungnya silaturahmi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pamor sebagai sosok pemimpin Kota Manado semakin meng’Christal pada diri Christiano Talumepa SH.,MSi. Dukungan demi dukungan terus mengalir pada mantan birokrat yang pernah dipercayakan menjabat Kepala Biro Hukum termuda di Indonesia. Selasa (26/06/2018) sejumlah tokoh agama (togam) dan aktivis Islam pun menyatakan mendukung Talumepa menjadi Calon Wali Kota Manado pada pemilihan tahun 2020 nanti.

Talumepa pun dengan rendah hati menerima silahturahmi serta saling bertukar pikiran dengan ramah. Kepada media ini Talumepa mengatakan para tokoh dari Syarikat Islam, Bamusi, Perisai, NU dan Muhamadya menginginkan Kota Manado tetap menjaga kerukunan umat beragama.

Tak hanya itu para tamu memberikan signal bahwa Talumepa dianggap layak  menjadikan Kota Manado sebagai Kota yang Damai. Dan dengan senyum yang bersinar, hati yang bersih dan transparan dalam menerima semua dukungan, Talumepa pun memberikan apresiasi serta mengatakan bahwa jika ditunjuk pimpinan dan atas perkenanan Tuhan bila memang demikian, dirinya siap membawa perubahan warna dan menjadikan Manado semakin hebat.(Cat)

HINDUN ALHASNI Mengkristal Pimpin WSI Sulawesi Utara

Hindun Alhasni (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dari sejumlah nama calon pengganti Ketua Wilayah Wanita Syarikat Islam (WSI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk mengganti Ike Trisia Hamdi Paputungan selaku Ketua yang telah meninggal dunia belum lama ini. Nama Hj. Hindun Alhasni begitu disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Almarhumah Ike jelang Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswil-Lub) WSI Sulut.

Saat diwawancarai, Jumat (24/11/2017), Hindun mengaku bahwa masih banyak figur yang dinilainya cocok menjadi Ketua WSI Sulawesi Utara, dirinya hanya berkomitmen mengabdi dan berkontribusi untuk memajukan WSI serta bekerja demi kepentingan umat.

”Saya merasa masih banyak yang pantas dan cocok menjadi Ketua WSI Sulawesi Utara. Sejak awal, prinsip dan komitmen saya adalah yang terpenting dari itu semua saya mengabdi, berkontribusi dan memberi dedikasi kepada organisasi khususnya, serta umat pada umumnya, bukan bertujuan mendapatkan jabatan struktural,” ujar Hindun saat ditemui di Manado Bersehati Hotel (MBH).

Walau begitu, sejumlah kader dan pengurus cabang Kabupaten/Kota yang ditemui saat ditanya siapa yang mereka dukung ketika Muswil dilaksanakan, kebanyakan mereka memberikan dukungan terhadap sosok Hindun. Hindup dalam wawancara tersebut mengatakan akan menjaga semangat kebersamaan, ukhuwah dan soliditas organisasi, sehingga mengatakan bila calon lain belum bersedia mengabdi, baru kemudian dirinya bersedia bila didukung 6 DPC yang ada di WSI Sulut.

”Kita punya 6 DPC, mereka yang punya hak suara dalam Muswil Luar Biasa nantinya. Komitmen untuk melakukan ekspansi yakni membentuk DPC di Kabupaten/Kota lainnya itu merupakan kewajiban kami semua, termasuk saya untuk membesarkan organisasi WSI. Iya, kalaupun seperti itu bahwa calon Ketua lainnya belum bersedia sepenuhnya memimpin WSI Sulawesi Utara, dan kemudian bila saya dipercaya, maka selaku kader yang loyal membesarkan organisasi akan bersedia,” tutur Hindun. (Amas)

Sosialisasi Empat Pilar, VALINA SINGKA Ajak WSI Sulut Implementasikan Pancasila

Dr Valina Singka Subekti, M.Si saat memaparkan materi sosialisasi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Sulawesi Utara, di Manado Bersehati Hotel (MBH), Jumat (24/11/2017). Dr Valina Singka Subekti, M.Si anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang juga Ketua Umum Wanita Syarikat Islam (WSI) mengatakan bahwa empat pilar kebangsaan harus diinternalisasikan dalam aktivitas seluruh keluarga Syarikat Islam.

“Kita perlu meningkatkan rasa cinta pada tanah air dan cinta terhadap nasionalisme. Mari, saya mengajak kita mengimplementasikan nilai-nilai pancasila. Kalau kita bicara lebih jauh lagi, memang Negara berkewajiban menjaga keyakinan agama rakyatnya, itu menandakan bahwa umat beragama di NKRI bila menjalankan agamanya dengan benar, maka sudah pasti dia menjadi Pancasilais. Silahkan jalankan syariat agama masing-masing,” kata Valina.

Selain itu, mantan anggota MPR RI periode 1999-2004 ini mengingatkan terkait konsen dan perjuangan WSI yang harus bergerak memperhatikan serta mengawal kepentingan kaum perempuan. Karena menurutnya di era modern saat ini, begitu banyak kaum perempuan menjadi budak eksploitasi, perlakuan yang tidak adil terhadap perempuan masih saja terjadi di Negara Indonesia.

“WSI bertugas menjaga hak-hak kaum perempuan, sehingga kita mengutuk dan melawan yang namanya tidak diskriminatif maupun tindakan penindasan terhadap kaum perempuan. Dengan begitu, kita layak berfikir negarawan dan menjaga Pancasila, kita pun bertugas menjaga keutuhan bangsa, karena kita bukan budak,” tutur Valina yang juga mantan Komisioner KPU RI periode 2004-2007 itu.

Tidak hanya itu, kata Valina perempuan harus menjadi cerminan dan teladan bagi keluarga yang baik. Terutama diwilayah publik, kaum perempuan harus ikut terlibat aktif menjaga rasa toleransi, kerukunan, keaman dan stabilitas sosial, tidak ikut-ikut menjadi penyebar kebencian atau menjadi pemicu konflik ditengah masyarakat.

Peserta serius mengikuti sosialisasi (Foto Suluttoday.com)

“Kita kaum perempuan juga jangan mengeluarkan perkataan-perkataan yang menyakitkan orang lain, karena kita beragam kita perlu saling menjaga perasaan dan kebersamaan antar sesama. Saling menghargai dan hormat menghormati, bukan saling menyakitkan antara sesama,” papar Valina melalui sosialisasi yang dihadiri ratusan perempuan tersebut.

Sementara itu, Plt Ketua Wilayah WSI Sulawesi Utara (Sulut) Hj. Hindun Alhasni saat diwawancarai wartawan, selaku panitia penyelenggara kegiatan menyampaikan terima kasih atas sosialisasi empat pilar MPR RI yang dilaksanakan Ketua Umum WSI tersebut. Menurut Hindun, kegiatan ini berdampak positif terhadap pemahaman, menambah wawasan dan meningkatkan kesadaran para perempuan terutama WSI Sulut agar tau pentingnya nasionalisme.

Hj Hindun Alhasni (Foto Suluttoday.com)

”Sadar ataupun tidak, pemahaman masyarakat terhadap nasionalisme, pancasila dan materi-materi yang disampaikan dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan ini mulai tidak dilirik masyarakat kebanyakan. Artinya, pengetahuan masyarakat mulai tergerus sehingga kecintaan terhadap NKRI mulai mengalami penurunan, akhirnya kegiatan sosialisasi semacam ini menjadi sangatlah penting. Kami berharap diberikan terus sosialisasi seperti ini, saya berterima kasih kepada Ibu Ketum WSI yang mempercayakan kami untuk terlibat pada kegiatan ini,” ucap Hindun. (Amas)

iklan1