Tag: Syerly Adelyn Sompotan

PSSI Tomohon Ikut Pawai Pembangunan

Askot PSSI Tomohon (FOTO Suluttoday.com)

TOMOHON, Suluttoday.com – Asosiasi Kota (Askot) PSSI Tomohon turut ambil bagian dalam Pawai Pembangunan yang dilaksanakan Pemkot Tomohon pada, Rabu (15/8). Anggota Executive Committe (Exco), Reynold Paat, SH, MH mengatakan, keikutsertaan Askot PSSI Tomohon dalam pawai pembangunan adalah giat pertama pasca dilakukan Kongres Pemilihan 7 Juni 2018 dan Pengukuhan 11 Agustus 2018 yang dihadiri oleh Exco Asprov Sulut, Sekum Janto Luasunaung dan Staf Khusus Gubernur Edi Pontoh.

“Iya, kami ikut ambil bagian dalam pawai pembangunan dalam menyemarakan pawai di Tomohon. Ini kegiatan pertama kami setelah dikukuhkan,” kata Paat.

Sebelum kongres mandat dipegang oleh Toar Pandeirot sebagai Pelaksana Tugas (Plt) guna mengadakan kongres pemilihan hingga melahirkan ketua terpilih Gerrard Jonas Lapian. Dalam kongres juga terpilih 7 Exco, yakni Ketua Gerard Jonas Lapian, Wakil Ketua AKBP. Nicolaas Pangemanan serta 5 anggota masing-masing Alex Pontoh.

Reynold Paat, SH, MH, Sonny Tampi, SE., Fecky Lasut dan Marsel Palit, SE. Dikatakannya lagi, awal terbentuknya Askot PSSI Tomohon setelah mengalami kevacuman kurang lebih 6 tahun lamanya. Kini, Askot PSSI Tomohon telah menerima SK dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Utara yang ditandatangani oleh Ketua Umum Paul Nelwan.

Dalam pengukuhan pengurus PSSI Tomohon dihadiri Wakil Wali Kota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan (SAS) mewakili pemerintah. SAS kepada pengurus Askot PSSI Tomohon mengimbau segera beradaptasi serta membangun sinergitas kerja dengan berbagai stake holder terkait.

“Pengurus haruslah mendukung pemerintah kota di setiap implementasi program dan kebijakan yang dilaksanakan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” imbau SAS. (don)

Wakil Wali Kota Tomohon Pimpin HKTI Sulut 2018 – 2022

Syerly Adelyn Sompotan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Musyawarah Provinsi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (Musprov HKTI) Sulut, akhirnya  memilih Syerly Adelyn Sompotan (SAS) untuk menahkodai kepengurusan HKTI Sulut periode 2018 – 2022.  Pemilihan secara aklamasi ini dilaksanakan di Aryaduta Manado, Sabtu (28/0/2018) siang dan dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Utara, Ir Novri Wowiling yang mewakili Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.

SAS dalam pemilihan tersebut berhasil meraup 13 suara, atau unggul jauh dari saingannya Herson Mayulu yang hanya meraup 2 suara. Dengan perolehan suara signifikan, Sompotan lolos meraih jabatan sebagai Ketua HKTI Sulut.

Dalam sambutan, Ketua HKTI terpilih Syerly Adelyn Sompotan mengatakan dirinya siap mengemban tugas dan kepercayaan yang diberikan para anggota HKTI dengan melakukan konsolidasi internal HKTI, terlebih dalam menyusun Tim Formatur untuk memilih para pengurus HKTI Sulut agar diusulkan kepada Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI untuk pelantikan dan pengukuhan Pengurus HKTI Sulut masa bhakti 2017 – 2022.

Wakil Walikota Tomohon ini juga berencana akan menemui dan berkonsolidasi dengan para pengurus HKTI di daerah serta menemui para petani untuk mengetahui secara langsung kebutuhan ataupun kendala yang dihadapi para petani.

Sementara itu, Wowiling atas nama pemerintah memberi apresiasi kepada anggota dan pengurus HKTI Sulut yang selama ini intens memberi sumbangsih bagi pembangunan di daerah, terlebih bersinergi dengan pemerintah daerah melalui program memajukan sektor pertanian dan mensejahterakan para petani.

Lebih lanjut Wowiling menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw senantiasa mengharapkan karya positif serta kontributif dari HKTI Sulut, dan dipimpin oleh wanita cantik bersuara emas diyakini akan semakin meningkat dan berkualitas serta mampu mencari langkah solutif dan antisipatif dalam menjalankan perannya sebagai salah satu organisasi terandalkan dalam proses pembangunan bangsa dan daerah tercinta.

Turut hadir pada kegiatan Musyawarah Provinsi ini Totok Sugiyarto selaku Plt OKK Pengurus Dewan Pimpinan Nasional HKTI, Pahotan Sitohang selaku Sekretaris OKK, OKK Wilayah Sulawesi Bagian Tengah, perwakilan pengurus HKTI Kabupaten dan Kota se-Sulut. (Cat)

Pemkot Tomohon Sosialisasikan Jajanan Sehat Anak Sekolah

Syerly Sompotan ketika membuka sosialisasi jajanan sehat bagi anak sekolah di SMP Katolik Gonzaga Tomohon (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pangan Daerah Kota Tomohon bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Kota Tomohon menyelenggarakan Sosialisasi Jajanan Sehat Bagi Anak Sekolah di Aula SMP Katolik Gonzaga Tomohon, Rabu (14/6/2017).

Kegiatan ini dibuka langsung Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan dan ikut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tomohon Wihelmina Mintje dengan narasumber dari Dinas Pangan Propinsi Sulawesi Utara Daby Yuniar Nur Nerwan (Kepala Bidang Keamanan Pangan) dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon dr Deesje Liuw MBioMed., Kepala Dinas Pangan Kota Tomohon Ir Jantje Ering.

Wawali Sompotan dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk memastikan bahwa pembinaan keamanan pangan di sekolah berjalan dengan baik dan berkesinambungan, maka diperlukan langkah-langkah pengawasan yang independen dan terpisah dari fungsi pembinaan.

“Pengawasan keamanan pangan pada jajanan anak sekolah harus mampu menjamin bahwa produk yang dihasilkan dan beredar di lingkungan sekolah telah memenuhi aspek keamanan pangan. Kesadaran guru dan siswa untuk mengkonsumsi pangan yang aman merupakan kunci keberhasilan kegiatan pengembangan keamanan pangan di sekolah,” ujar Sompotan.

Terkait hal itu, Sompotan mengungkapkan pemahaman tentang bahaya mengkonsumsi pangan yang kurang aman dan memilih serta menyiapkan pangan yang aman harus terus menerus disosialisasikan, karena sampai saat ini masih banyak prinsip yang penting makan, sehingga tidak mempertimbangkan bahaya mengkonsumsi pangan yang tidak aman.

“Oleh karena itu kampanye dan penyuluhan melalui penyebaran informasi dan publikasi tentang keamanan pangan merupakan salah satu kegiatan prioritas untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan pangan segar yang aman dikonsumsi,” kata Sompotan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Daerah Kota Tomohon Ir Jantje Ering dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi jajanan sehat bagi anak sekolah ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa dan guru yang berada di lingkungan sekolah tentang penanganan keamanan pangan.

“Ditetapkannya anak sekolah sebagai sasaran kegiatan utama, karena mereka merupakan generasi muda penerus masa depan bangsa, dimana dibutuhkan pemuda/pemudi yang tangguh, kuat dan sehat serta berakhlak, yang semuanya dapat tercipta melalui dukungan pangan yang sehat dan aman,” jelas Ering. (Stevy)

Wali Kota JFE Canangkan Bulan Bhakti Gotong Royong

Jimmy Eman didampingi Syerly Sompotan ketika.mencanangkan bulan bakhti gotong royong Tahun 2017 (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE) secara resmi mencanangkan bulan bhakti gotong royong masyarakat (BBGRM) XIV Kota Tomohon yang dirangkaikan dengan peringatan hari kesatuan gerak PKK ke-45 Tahun 2017 di Kota Tomohon di Kelurahan Taratara Tiga Kecamatan Tomohon Barat, (9/6/17). Tema kegiatan kali ini “Dengan semangat bulan bhakti gotong royong (BBGRM) dan hari kesatuan gerak PKK (HKG-PKK) kita sukseskan program EMAS Pemerintah Kota Tomohon”.

Wali Kota Tomohon saat pencanangan mengatakan bahwa nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat merupakan bagian dari sistem nilai budaya bangsa yang perlu dilestarikan karena hal ini dapat memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semangat kebersamaan dan kegotong royongan tetap menjadi pilihan terdepan sebagai kekuatan bangsa dalam menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI”, ujar Eman.

Dikatakannya dengan jiwa dan semangat kegotong royongan dan rasa kebersamaan yang telah turun temurun mengakar dan melembaga dalam kehidupan masyarakat, senantiasa menjadikan masyarakat hidup rukun dan damai, penuh kekeluargaan dan kekerabatan dalam keanekaragaman.

“Mulai dari pencanagan saat ini, kegiatan bulan bhakti gotong royong akan diberlakukan selama satu bulan. Saya menimbau kepada pemerintah kelurahan se Kota Tomohon agar wajib melaksanakan kegiatan dalam berbagai bidang diantaranya bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan agama, lingkungan hidup serta bidang pemberdayaan perempuan. Kegiatan ini sebagai upaya pemberdayaan masyarakat kelurahan yang intinya adalah memandirikan masyarakat dalam kelurahan dan masyarakat Kota Tomohon,” tegas Eman.

Eman didampingi Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan dikesempatan itu menekankan pula bahwa upaya yang harus ditegakan oleh seluruh jajaran aparatur pemerintah di Kota Tomohon dalam rangka pemberdayaan masyarakat adalah memahami aspirasi masyarakat, membangun kepercayaan dan memberikan peluang kepada masyarakat untuk melakukan perencanaan serta pelaksanaan pemenuhan kebutuhan secara mandiri, melakukan dialog dan memberikan informasi yang layak namun terbaik bagi masyarakat.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan kelurahan daerah Max Mentu SIP MAP menjelaskan kegiatan ini sangat penting untuk menggelorakan semangat kegotongroyongan dan keswadayaan serta memberikan makna dukungan keberhasilan membentuk sosial budaya keluarga, masyarakat yang kondusif dalam pembangunan.

Sebelumnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon meresmikan tempat pertemuan umum Taratara Tiga yang ditandai dengan pengguntingan pita, dilanjutkan peletakan batu pertama pembuatan saluran air di kompleks kantor kelurahan, pemantauan pelayanan kesehatan gratis, serta penanaman pohon.

Hal yang menarik pada kesempatan itu JFE dan SAS turut berbaur dengan TP PKK dalam pembuatan kue cucur serta kue yang berbahan dasar ubi. Tampak hadir Ketua Harian TP PKK Kota Tomohon Dra Truusje Kaunang, Kasat Pol PP AKBP Niko Pangemanan, Camat Tomohon Barat Michael Joseph SSTP bersama Ketua TP PKK Tomohon Barat Ivone Joseph Wilar, Lurah se- Kota Tomohon, Pengurus TP PKK se- Kota Tomohon, serta masyarakat Kelurahan Taratara Tiga. (Stevy)

Sompotan Buka Sosialisasi Pengelolaan Energi Panas Bumi

Syerly Sompotan ketika menghadiri dan membuka sosialisasi energi panas bumi bagi siswa (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) membuka Sosialisasi Pengelolaan Energi Panas Bumi oleh Pertamina Geothermal Enerrgy (PGE) di Gedung Serba Guna PT PGE, Senin (30/05/2017). Dalam sambutannya Sompotan mengatakan bahwa tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk menyampaikan tentang energi panas bumi yang merupakan salah satu sumber daya alam (SDA) di Kota Tomohon, terkait pengelolaannya dan manfaat.

“Dengan bertambahnya pengetahuan tentang energi panas bumi, diharapkan agar para siswa mulai tergerak hati dan pikiran untuk memperhatikan potensi energi panas bumi di Indonesia, terutama disekitar tempat tinggal (Tomohon), untuk itu para siswa harus paham tentang panas bumi atau geothermal,” ujar Sompotan.

Diakhir sambutannya, Sompotan mengharapkan para siswa dapat memahami dan berdiskusi dengan para narasumber yaitu kerjasama Fungsi Energi Dinas Tenaga Kerja Tomohon dengan PT Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong selaku pihak yang selama ini mengelola energy panas bumi.

Sompotan juga berharap agar diantara para siswa kelak menjadi seorang ahli geologi, geofisika dan geokimia yang mampu mengelola dan memanfaatkan sumber panas bumi di tempat para siswa tinggal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Hadir juga General Manager PGE Area Lahendong Salvius Patangke, selaku Narasumber Tondo Wicaksono, Kepala Dinas Tenaga Kerja Tomohon A Bolang Sh dan para guru serta para siswa SE Kota Tomohon.

Kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Regulasi Pemanfaatan Langsung Panas Bumi, Kadis Tenaga Kerja kota Tomohon Jeane Bolang, SH.MH dalam laporannya mengawali kegiatan ini mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi tentang Pemanfaatan Langsung Panas Bumi sesuai undang-undang nomor 21 tahun 2014 serta member arah pelaksanaan pengembangan Energi baru Terbarukan dan Pemanfaatan Langsung Panas Bumi dapat mendukung pembangunan yang ada di Kota Tomohon.

Hadir juga dalam sosialisasi ini Pejabat sementara General Manager PT. Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong Bpk. Ahmad Yani, para narasumber perwakilan PGE Bpk. Rahindradi P. Sambodo, dari Akademisi dr. Tommy Sumakul, SH.MH, Kabid Energi Dinas ESDM Prov. Sulut Ir. Brahma Putra Camat Tomohon Selatan Ronald Kalesaran, Lurah-Lurah se kota Tomohon dan para peserta sosialisasi. (Stevy)

iklan1