Tag: teror

Klub Malam ‘Sarang’ Kaum Borjuis ini Menjadi Sasaran Aksis Teror

Ilustrasi Teroris (Foto Ist)

Ilustrasi Teroris (Foto Ist)

JAKARTA – Klub malam Reina terkenal, lantaran salah satu tempat paling bergengsi di Istanbul, Turki. Klub ini menjadi sasaran aksi teror yang menewaskan 39 orang dan melukai 69 lainnya, saat malam pergantian tahun.

Mengutip situs Yahoo News, Senin 2 Januari 2017, untuk masuk ke dalam klub, biayanya sangat mahal. Hanya mereka yang memiliki dompet tebal dan berparas indah yang dapat masuk ke klub eksklusif tersebut. Hal ini seperti dilansir Viva.co.id.

Artinya, klub yang dimiliki Mehmet Kocarslan ini, memang khusus kaum borjuis. Berpesta di Reina, biasanya baru dimulai menjelang tengah malam.

Para pengunjung tidak hanya dapat berdansa, tetapi juga bisa menikmati sajian lezat dari sejumlah restoran yang berada di dalam klub. Pesta baru akan berakhir menjelang pagi, saat para pengunjung berbondong-bondong menanti jemputan mobil mewah mereka di luar klub.

Berlokasi dekat Selat Bosphorus, yang terletak di wilayah Eropa Istanbul, Reina menjadi lokasi yang paling diincar wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, di Istanbul.

Pemandangan dari teras klub, dinilai spektakuler, karena berada di bawah jembatan yang menyambungkan wilayah Eropa dan Asia, yang terbelah oleh Selat Bosforus.

Istanbul sendiri sebenarnya masih belum pulih dari ‘hantu’ kudeta militer gagal pada 15 Juli tahun lalu. Di kota yang dahulu bernama Konstantinopel ini menjadi saksi bisu pertempuran sengit antara aparat keamanan Turki dan demonstran.

Sejumlah pemain sepak bola Turki dan artis papan atas kerap mengunjungi Reina. Di antaranya, penyerang klub Turki Galatasaray asal Jerman, Lukas Podolski dan Sefa Boydas, yang bermain di klub Beylerbeyi SK. (*/ST)

Perayaan Malam Tahun Baru 2016, Polres Bitung Perketat Keamanan

Polres Bitung saat melakukan Sidak (Foto Suluttoday.com)

Polres Bitung saat melakukan Sidak (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Kepolisian Resort Bitung, menggelar Operasi Lilin, di perbatasan dan pusat kota tersebut. Hal ini dilakukan sebagai upaya Cipta Kondisi Kamtibmas menjelang perayaan malam Tahun Baru 2016.

”Kami menggelar operasi di perbatasan Kelurahan Sagerat, Karondoran dan Tanjung Merah, serta di pusat kota. Operasi di perbatasan kami periksa identitas penumpang dan pengendara bermotor,” kata Kasat Intelkam, AKP Luther Tadung, Kamis (31/12/2015).

Hal ini dilakukan sebagai antisipasi, ancaman teror menjelang perayaan malam Tahun baru 2016. Sedangkan di pusat kota operasi cipta kondisi fokus pada peredaran Minuman Keras, petasan dan senjata tajam. (Robby).

Perayaan Natal Aman, Badrodin: Antisipasi Ancaman Teror Sudah Dilakukan

Badrodin Haiti (Foto Ist)

Badrodin Haiti (Foto Ist)

JAKARTA – Dalam rangka menjaga keamanan saat Natal tahun 2015, Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti menyatakan, tidak ada kejadian menonjol saat perayaan malam misa Natal di seluruh Indonesia. “Sampai saat ini berjalan aman, tidak ada kejadian menonjol dan berarti,” kata Kapolri di Jakarta, Kamis (24/12/2015) malam.

Badrodin menyatakan hal itu saat melihat keamanan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Badrodin didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kabaharkam Komjen Polisi Putut Eko Bayuseno, Kadiv Humas Polri Irjen Polisi Anton Charlian, Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Tito Karnavian, dan pejabat utama Polri lainnya.

Kapolri menyebutkan, proses pengamanan Natal dan Tahun Baru telah direncanakan secara matang sebelumnya sehingga kondisi keamanan berjalan baik.

“Ini karena perencanaannya yang bagus,” ujar jenderal polisi bintang empat itu.

Terkait ancaman teroris, Badrodin menyatakan, anggota Polri telah melakukan deteksi dini sejak bulan lalu terhadap keberadaan teroris yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Masalah antisipasi ancaman teror sudah dilakukan untuk menjamin perayaan Natal dan Tahun Baru agar tidak ada aksi yang mengganggu,” ucap Badrodin.

Saat ini, Badrodin menambahkan, petugas berkonsentrasi mengamankan gereja, selanjutnya mengawasi tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan lokasi konsentrasi massa.

Polri menerapkan Siaga I bagi anggota dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru dengan mengerahkan duapertiga kekuatan Polri dibantu TNI dan pemerintah daerah setempat hingga 150.000 personel. (Kompas.com/Adi)

iklan1