Tag: TKB

Jelang Idul Fitri, SSK ‘’Bersihkan’’ Pusat Kota Manado

Bergerak di pertokoan, Tim SSK lakukan penyemprotan disinfektan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Tinggal berapa hari lagi pelaksanaan Idul Fitri bagi umat Islam di Kota Manado, suasana tersebut pun tak luput dari respon Ir. Sonya Selviana Kembuan, politisi perempuan yang satu ini menilai bahwa kegembiraan umat Islam dalam menyambut Hari Raya harus disupport dengan melahirkan iklim yang bersih.

Mewujudkan itu, SSK begitu bakal Calon Wali Kota Manado ini akrab disapa, Rabu (20/5/2020) langsung membersihkan pusat Kota Manado. Karena dalam suasana menyebarnya Corona Virus Disease (Covid-19), maka SSK menurunkan Tim untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Guna menghindarkan masyarakat dari penyebaran Covid-19). Saat diwawancarai, Fangky Sumakul, Tim SSK menuturkan bahwa apa yang mereka lakukan untuk menjaga masyarakat dari serangan Covid-19.

Tim SSK saat berada di TKB (Foto Istimewa)

‘’Kita mau mewujudkan kondisi lingkungan yang benar-benar aman dari Covid-19. Apalagi, ini sudah mau perayaan Idul Fitri bagi suadara-saudara kita yang beragama Islam. Tim SSK melakukan penyemprotan disinfektan untuk membunuh, atau mengurangi penyebaran Covid-19. Giat ini kami lakukan tanpa henti, ya, ini bentuk kepedulian Ibu SSK pada warga Manado,’’ kata Sumakul.

Tim SSK bergerak di Pusat Kota Manado(Foto Istimewa)

Untuk diketahui, Tim SSK melakukan penyemprotan disinfektan di Pusat Kota Manado, Taman Kesatuan Bangsa (TKB), Kampung Cina dan pusat pertokoan yang dipimpim Frangky Sumakul dan Sandy Woroh, selaku koordinator Reaksi Cepat SSK. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi meluasnya Covid-19 disaat banyaknya masyarakat yang berbelanja d kebutuhan Idul Fitri di Pusat Kota Manado (45).

(*/Bung Amas)

AWAS Jangan Buang Sampah Sembarangan di Manado

Kabag Hukum Pemkot Manado saat memimpin Apel tim (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Mengacu dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2006 tentang pengelolaan persampahan dan retribusi pelayanan kebersihan, maka pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah menurunkan tim penegakan Perda 7/2006 untuk menindak para pelanggar Buang Sampah. Bahkan sejak aturan ini ditegakkan, ada 38 pelanggar yang terjaring lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan telah divonis membayar denda bervariasi dari Rp50 ribu sampai Rp1 juta karena baru sebatas kasus Tipiring (Tindak Pidana Ringan).

Disamping itu, ada 16 pelanggar yang menunggu persidangan 6 Oktober nanti. Jumat (30/9/2017) pekan lalu, tim berhasil menangkap tiga pelanggar Perda yang kedapatan membuang sampah sembarang dan tidak pada waktu yang ditetapkan. Sebut saja, salah satu warga diseputaran Terminal Malalayang karena buang sampah bukan pada tempatnya serta bukan pada jam buang sampah yang diatur dalam Perda 7 tahun 2006.

OTT kedua ditindak dua warga dari Wen Win Kabupaten Minahasa yang datang ke Terminal Malalayang untuk membuang sampah bukan pada tempatnya serta bukan pada waktu jam buang sampah yang diatur dalam pasal 2 ayat 4 Perda 7 tahun 2006. Dan OTT ketiga, salah satu sopir bus di Terminal Malalayang yang dengan sembarang membuang puntung rokok tidak pada tempatnya.

“Adapun Berita Acara Pemeriksaan (BAP) para pelanggar oleh Tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), semuanya berjumlah 16 orang pelanggar beserta barang bukti dan akan di sidangkan pada Jumat 6 Oktober nanti,” ungkap Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Manado Budi Paskah Yanti Putri SH MH.

Dikatakan, aksi penegakkan Perda ini merupakan sidang ke empat. Sebelumnya, telah digelar sidang di kawasan Taman Kesatuan Bangsa (TKB) dengan 16 orang pelanggar, kemudian di Kecamatan Mapanget 12 pelanggar, serta di Kecamatan Wanea 10 pelanggar.

“Itu semua diputus denda paling sedikit Rp 50 ribu, hingga Rp 1 juta. Kebersihan dan Larangan Buang Sampah tersebut, secara rutin akan digelar Tim Penegak Pemkot Manado kerjasama aparat terkait seperti Kepolisian dan Pengadilan Negeri,” tuturnya menutup.(*/TimST)

Tahun 2017, Manado Kebanjiran Kegiatan Pariwisata

Acara pisah Taong di TKB, Gubernur Sulut dan Wali Kota Manado perkuat kebersamaan (Foto Ist)

Acara pisah Taong di TKB, Gubernur Sulut dan Wali Kota Manado perkuat kebersamaan (Foto Ist)

MANADO – Menyambut Tahun Baru 2017 dirasakan Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut SH MSi DEA saat mengikuti ibadah akhir tahun 2016 di Jemaat GMIM Sentrum Manado, Sabtu (31/12/2016) malam. Bersama Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven O Kanduw dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut yang hadir dalam ibadah tersebut, Walikota GSVL tak hentinya menyatakan syukur atas kebaikan Tuhan dalam hidupnya sepanjang tahun 2016.

Tahun 2016 akan segera kita tinggalkan. Ada banyak hal yang telah diperbuat Tuhan yang harus kita syukuri. – Dr. GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado.

Menurutnya, ditahun 2017 Pemerintah Kota (Pemkot) Manado akan disibukan dengan berbagai kegiatan pariwisata , khususnya dalam mendukung program Gubernur OD dan Wagub SK yakni menjadikan Sulut dan Kota Manado sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia.

“Seperti yang telah kita launching beberapa waktu lalu, tahun 2017 setiap bulan ada kegiatan luntuk mendukung program Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O Kandouw, mendatangkan satu juta setengah wisatawan ke Sulut dan Manado,” ujar GSVL sapaan akrab Wali Kota Lumentut.

Suami Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA itu memaparkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan berupa ivent pariwisata budaya dan agama seperti tulude, figura, Ince pia, Ogoh-ogoh, Paskah, lebaran ketupat, dan sebagainya.

Khusus bulan September dilaksanakan Manado Fantastic Festival meliputi Food Festival, Fashion Festival, Fish and Coral Festival, Foto underwater Festival, Fun Music Festival, Flying Festival, Fair Festival dan Faith Festival.

“Puncak dari kegiatan festival yang kita laksanakan di bulan September yakni apa yang kita namakan Manado Thanksgiving pada tanggal 10 September. Diimana, para wisatawan akan djamu makan gratis disemua rumah di wilayah Kota Manado, karena semua agama akan melaksaakan kegiatan itu,” papar Walikota GSVL.

Gubernur Olly dan Wali Kota GSVL didampingi istri (Foto Ist)

Gubernur Olly dan Wali Kota GSVL didampingi istri (Foto Ist)

Selesai ibadah di gereja GMIM Sentrum, acara old and new berupa toast bersama dan pesta kembang api dilanjutkan di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado, meski diguyur hujan lebat. “Selamat memasuki tahun baru 2017 sebagai tahun rahmat Tuhan bagi seluruh masyarakat Kota Manado. Semoga di tahun penuh misteri ini, kita bisa terus diberi kesehatan dan kekuatan untuk menjalani kehidupan yang ada,” ucap Wali Kota dua periode ini.

Di Tahun Baru 2017 inipun Wali Kota GSVL dan keluarga Lumentut-Runtuwene menggelar open house di rumah kediaman Godbless Hill, Puncak Malalayang, Kecamatan Malalayang, Minggu (1/1/2017) siang hingga malam tadi. Sejumlah warga dan para pejabat Pemkot serta tokoh agama dan tokoh masyarakat tampak larut dengan kebahagiaan mantan Pimpinan Walikota se Indonesia tersebut .(*/ST)

Para Penjual Buah Diatas Trotoar Bakal Terancam

Kasat Pol PP Kota Manado, Xaverius Runtuwene (fot0: jk)

Kasat Pol PP Kota Manado, Xaverius Runtuwene (fot0: jk)

MANADO – Para pejalan kaki di Kota Manado mulai merasa resah, pasalnya Trotoar yang merupakan sarana bagi pejalan kaki, ”dirampas” para penjual ini menaruh jualannya. Menanggapi hal itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Manado yang memiliki kewenangan menertibkan masyarakat yang mengganggu estetika kota berjanji yang melakukan penindakan.

Hampir di sejumlah titik di pusat Kota Manado selalu saja didapati para pedagang selalu memanfaatkan Trotoar untuk berdagang, dan yang paling parah yakni diseputaran zero point. Disini banyak pedagang menjajakan buah dan asesoris lainnya. Bukan hanya itu, fungsi tempat bunga sebagai peneduh jalan berubah menjadi gantungan jualan seperti pakaian maupun tas.

Untuk kepentingan banyak pihak, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado, Xaverius Runtuwene berjanji akan menindak tegas para penjual buah dan masyarakat yang salah menggunakan Trotoar sebagaimana fungsinya.

”Iya, sering kami melakukan razia, tapi pedagang tidak kapok. Dalam waktu dekat ini kami akan turun lagi apalagi diseputaran TKB,” ujar kepala Satpol PP Kota Manado Xaverius Runtuwene.

Selain TKB, menurut Runtuwene juga akan di razia tempat penjualan pedagang lain seperti di Bahu Malalayang. ”Semua tempat akan kami tertibkan. Kan fungsi Trotoar untuk pejalan kaki. Bagaimana pendapat wisatawan asing kalau trotoar tidak pada fungsinya,” tandas Runtuwene. (Tim Redaksi)

HUT Kota Manado, KNPI Sukses Gelar Kegiatan Sosial

Ketua KNPI Manado, Jeverson Petonengan saat melakukan kegiatan (Foto Suluttoday.com)

Ketua KNPI Manado, Jeverson Petonengan saat melakukan kegiatan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Sebagai organisasi kepemudaan yang konsen memperjuangkan kepentingan pemuda dan kegiatan sosial, pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Manado yang dipimpin Jeverson Petonengan SH,MH selaku Ketua dan Harold Haydemans, sebagai Sekretaris, Rabu (15/7/2015) mengadakan kegiatan pengobatan gratis, konsultasi hukum, dan beberapa kegiatan lainnya yang dipusatkan di Taman Kesatuan Bangsa (TKB).

”Kegiatan ini tidak lain adalah wujud dari kepedulian pemuda Kota Manado untuk ikut serta dalam memberikan pelayanan dan memberi diri bagi masyarakat. Pengurus KNPI Kota Manado bekerja sama dengan sejumah organisasi dan Cipro Comunity melakukan kegiatan dengan melibatkan semua masyarakat Kota Manado, kami berharap masyarakat dapat terbantu dengan kegiatan semacam ini,” ujar Bung Jepeto sapaan akrab mantan pengurus GMKI Kota Manado tersebut.

Lanjut dikatakan mantan Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado itu menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak hingga kegiatan yang dilakukan itu berjalan dengan lancar. Untuk diketahui, kegiatan ini juga merupakan bagian dari respon KNPI dalam menyambut HUT Kota Manado.

Pengurus KNPI dan para mahasiswa saat selesai melakukan kegiatan di TKB (Foto Suluttoday.com)

Pengurus KNPI dan para mahasiswa saat selesai melakukan kegiatan di TKB (Foto Suluttoday.com)

”Sejumlah kegiatan seperti pengobatan gratis, make up gratis, gunting gratis dan konsultasi hukum gratis ini dilakukan di TKB, syukur atas dukungan semua pihak bisa berjalan sukses. Orang yamg terlayani 200-an orang. Kegiatan ini merupakan kerjasama KNPI Manado, Attackerz, Cipro Comunity, mahasiswa Kedokteran Unsrat dan mahasiswa Farmasi Unsrat. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka bulan ramadhan serta perayaan HUT Kota Manado. Jam 5 sore tadi juga dilayani buka gratis bagi masyarakat di seputaran TKB dgn menu nasi campur dan buah,” tutur Jepeto menutup. (Amas Mahmud)

iklan1