Tag: TNI

Saya Berjanji…

Idam Malewa (FOTO Suluttoday.com)

Oleh Idam Malewa

SEMUANYA perempuan. Jumlahnya berkisar belasan orang. Kamis sore dua hari lalu mereka duduk melantai beralas karpet hijau agak kusut. Duduk setengah melingkar menghadap dua wanita berjilbab mengenakan kemeja dipadu celana kain. Tidak ada yang mencolok dari kumpulan itu. Rumah berwarna cream yang dijadikan tempat mereka berkumpul agak sederhana.

Terletak di pojok gang sempit. Jalannya dipaving block. Hanya bisa dilewati motor dan pejalan kaki. Sayup dari rumah berlantai dua itu, kedengaran suara perempuan muda sedang memimpin rapat. Suaranya tidak formal, terkesan akrab. Namun, nadanya agak tegas meminta keseriusan belasan ibu-ibu yang rata-rata berusia 30 – 40 an tahun. Wanita berdarah Sulsel itu pun meminta satu per satu peserta rapat untuk berdiri. Sambil berdiri diminta ucapkan semacam ikrar.

“Saya berjanji. Akan mengembalikan pinjaman tepat waktu.” Seterusnya mereka mengucapkan idiom kata ‘Saya Berjanji’. Dua kata ini langsung menjadi meme di kalangan ibu-ibu. Ada yang mengucapkan dengan serius, sebagian mengubah menjadi kata humor (baterek). Hampir tiap lorong di setiap kelurahan dua kata ini tidak asing lagi.

Setiap berpapasan, tiba-tiba ada yang memancing dengan kata ‘Saya Berjanji’. Ibu yang lain pasti menyahut, ‘Akan melunasi…” Dua kata ini sebulan terakhir begitu popular. Menjadi topik hangat karena bermuara dari program ekonomi kerakyatan yang dikelola Permodalan Nasional Madani (PNM). Nama program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

BUMN yang berperan sebagai lembaga pembiayaan ekonomi mikro ini sudah dua tahun melakoni program murah meriah ini. Para debitor dari kalangan ekonomi pas-pasan hanya tahu namanya PNM Mekaar. Si mentor dari PNM ini, kelihatan pekerja keras. Mungkin sudah terlatih. Atau bisa saja, dia mantan aktivis mahasiswa dan matang di LSM.

Program PNM Mekaar ini berlaku khusus penghasilan USD 2 per kapita. Sangat khusus perempuan. Lebih khusus istri dari keluarga yang berpendapatan pas pasan. Karena misinya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui tangan istri, maka plafon kredit tidak banyak. Berkisar Rp2 juta- Rp5 juta per orang. Pengembaliannya 6 bulan. Bunga sangat sangat rendah.

Sudah pasti program ini jadi rebutan. Ibarat gula, pasti membuat semut ngiler. Yang berbeda dari program kredit murah lain, metodenya tidak seperti biasa. Peluang untuk dapatkan kredit ini tidak sulit. Syaratnya sudah nikah, alamat jelas, suami penghasilan di bawah UMP sebulan, bukan PNS, polisi, TNI dan satu lagi bukan wartawan. Setelah syarat administrasi lengkap, para ibu harus membentuk kelompok.

Minimal setiap kelompok 10 orang. Setelah pertemuan dua sampai tiga kali, dana segar meluncur ke tangan masing-masing. Sekilas kalau program ini akan mentok. Seperti program yang sebelumnya, dari salah satu BUMN. Duitnya cair, esoknya menguap ke mal, ke salon, dan ke online shop. Namun, PNM Mekaar ini agak berbeda. Setelah cair, para mentor akan mengawasi.

Setiap minggu mereka datang untuk membimbing, sekaligus menagih angsuran. Masing-masing anggota kelompok tidak bisa sesuka hati, setelah menerima dana segar, mereka wajib menyetor setiap minggu. Para mentor tidak akan pulang, kalau masih ada anggota belum menyetor. Pola seperti ini sangat baik. Tapi, butuh SDM yang jujur, rajin dan sabar.

Karena kalau dibiarkan, peluang untuk default atau kredit macet terbuka lebar. Mau bukti? Silakan kita menunggu dua atau tiga bulan ke depan. Semoga program yang konon sumber dananya dari yayasan Presiden RI ke 3 BJ Habibie akan langgeng. Kita berharap, program yang sudah berjalan sejak 2016 akan menjadi back bone ekonomi warga kampung.(*)

ODSK Hadiri Rembuk Nasional Indonesia Bersatu

Mendagri Tjahjo Kumolo (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey beserta Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK) menghadiri Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Bersatu di Hotel Peninsula Manado, Sabtu (27/10/2018). Dalam acara yang merupakan rangkaian Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKN Revmen) 2018 ini, Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo menjadi keynote speaker dengan paparannya yang bertemakan “Revolusi Mental Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Untuk Indonesia Maju.”

Pada kesempatan itu pula, Mendagri memberikan penghargaan kategori ‘Tokoh Inspiratif’ Indonesia, diantaranya Pdt.Ivonne Awuy, Dr. Frederik Ndolu, M.Si, Prof. Dr. Hariyono M.Pd, Nazib Asca Ph.D, Dr. Ahmad Syafii Muchfid, Drs. Gun Gun Siswadi M.Si, dan Yustinus Prastowo.

Sebelumnya, Pekan Revolusi Mental Indonesia adalah wujud mempertemukan berbagai unsur pemangku kepentingan yang terdiri dari Pemerintah, Pemerintah Daerah, Polri, TNI, Lembaga kenian/ Tenaga Ahli, dunia usaha, Akademisi, Ormas, Mahasiswa/ Pemuda, dan masyarakat.

Dalam kegiatan Rembuk Nasional (dialog dan lokakarya) Revmen, peserta dibagi berdasarkan program Revmen yakni Gerakan  Indonesia Bersatu, Indonesia Tertib, Indonesia melayani, Indonesia Bersih dan Indonesia Mandiri.

Untuk agenda Rembuk Nasional Indonesia Bersatu ini pokok materi yang dibahas adalah : 1. Aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam konteks revolusi mental 2. Revolusi di bidang penanganan konflik 3. Merawat toleransi di tengah keberagaman 4. Pencegahan hoax dalam mensukseskan Pemilu tahun 2019.

5. Revolusi di bidang pelayanan pajak Acara tersebut juga turut dihadiri Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, Dirjen Polpum Kemendagri Sudarmo, Kapolda Sulut Bambang Waskito, Kepala Kesbangpol Prov Sulut Meky Onibala, unsur Forkopimda, para pejabat Kesbangpol Provinsi dan Kota/ Kabupaten seluruh Indonesia, serta undangan.(Cat)

Pemerintah Terus Lakukan Penanganan Darurat di Sulawesi Tengah

Pusat gempa di Sulawesi Tengah (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Gempabumi dengan kekuatan magnitude 7,7 yang kemudian dimutakhirkan oleh BMKG menjadi magnitudo 7,4 telah mengguncang wilayah Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pada 28/0/2018 pukul 17.02 WIB.  Pusat gempa pada 10 km pada 27 km Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah.

Gempabumi berpotensi tsunami. BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami dengan status Siaga (tinggi potensi tsunami 0,5 – 3 meter) di pantai Donggala bagian barat, dan status Waspada (tinggi potensi tsunami kurang dari 0,5 meter) di pantai Donggala bagian utara, Mamuju bagian utara dan Kota Palu bagian barat.

BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami sejak 28/09/2018 pukul 17.36 WIB. Berdasarkan konfirmasi kepada BMKG, tsunami  terjadi menerjang pantai. Sementara itu Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam keterangan pers mengatakan Posko BNPB juga telah mengkonfirmasi ke BPBD bahwa tsunami telah menerjang pantai Talise di Kota Palu dan pantai di Donggala.

Beberapa video yang didokumentasikan masyarakat dan disebarkan di sosial media mengenai tsunami di Kota Palu dan Donggala adalah benar. Gempa tsunami menimbulkan korban jiwa. Laporan sementara, terdapat beberapa korban yang meninggal karena tertimpa bangunan roboh.

Tsunami juga menerjang beberapa permukiman dan bangunan yang ada di pantai. Jumlah korban dan dampaknya masih dalam pendataan. Petugas BPBD, TNI, Polri, Basarnas, SKPD, dan relawan melakukan evakuasi dan pertolongan pada korban.

Korban yang luka-luka ditangani oleh petugas kesehatan. Penanganan darurat terus dilakukan. Kondisi listrik padam menyebabkan jaringan komunikasi di Donggala dan sekitarnya tidak dapat beroperasi karena pasokan listrik PLN putus. Terdapat 276 base station yang tidak dapat dapat digunakan. Operator komunikasi terus berusaha memulihkan pasokan listrik secara darurat.

Kemkominfo telah melakukan langkah-langkah penanganan untuk memulihkan komunikasi yang putus tersebut. Lebih lanjut Sutopo menegaskan Kepala BNPB, Willem Rapangile bersama pejabat BNPB berangkat ke Palu pada Jumat malam melalui Makassar kemudian melanjutkan ke Kota Palu dan Donggala menggunakan helicopter. Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri Palu ditutup dari 28/09/2018 pukul 19.26 WITA hingga 29/09/2018 pukul 19.20 WITA. Sementara itu, Tim Reaksi Cepat BNPB juga telah bergerak menuju Donggala melalui Balikpapan.

Dari Balikpapan, Tim Reaksi Cepat BNPB terbang ke Donggala menggunakan helicopter water bombing yang ada di Balikpapan. Tim ini membawa peralatan komunikasi satelit dan peralatan lainnya. TNI termasuk Kodam XIII Merdeka juga telah mengerahkan pasukan untuk membantu penanganan dampak gempa dan tsunami di Kota Palu dan Doggala.

TNI menggerakan 7 SSK dari Yonkes, Yonzipur, Yonif, dan Yonzikon menggunakan 2 pesawat Hercules C-130. Basarnas akan menggerakan 30 personil bererta peralatan menggunakan pesawat Hercules. Polri juga akan menggerakkan personil dan peralatan untuk memberikan dukungan penanganan darurat. Komunikasi yang lumpuh saat ini menyebabkan kesulitan untuk koordinasi dan pelaporan dengan daerah. (Cat)

Mendagri Ingatkan Pemilih Pilkada Gunakan Hak Pilih

Tjahjo Kumolo (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Pada 27 Juni nanti, hari pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) di 171 daerah termasuk di Sulawesi Utara bakal dilaksanakan. Tingkat partisipasi pemilih menjadi salah satu kunci kesuksesan Pilkada.

Karena itu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melalui rilis resmi kementrian yang diterima media ini Selasa (19/06/2018) mengingatkan warga yang sudah punya hak pilih, agar menggunakan hak pilihnya. Ia pun berharap, pemilih yang tengah di luar daerah asalnya, saat pemungutan suara bisa kembali untuk menunaikan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing. 

“Saya berharap dan juga mengingat pemilih yang ada di luar daerah pemilihannya  dapat kembali ke daerah asal untuk menunaikan hak pilihnya di Pilkada yang akan berlangsung tanggal 27 Juni ini,” kata Tjahjo, di Jakarta, kemarin. 

Tidak lupa ia juga mengingatkan, para pemilih yang sudah merekam tapi belum mengantongi KTP el, agar meminta surat keterangan ke Dinas Kependudukan setempat. Begitu juga dengan para pemilih pemula yang nanti pada 27 Juni telah berusia 17 tahun, agar bisa merekam datanya, dan meminta surat keterangan.

Pemerintah akan berupaya keras menjamin hak pilih warga. Dan ia sebagai Mendagri telah mengintruksikan jajaran Ditjen Dukcapil dan juga Dinas Dukcapil di daerah tetap membuka layanan di hari libur. 

“Partisipasi pemilih menjadi salah satu kunci kesuksesan Pilkada, saya berharap masyarakat pro aktif,” katanya. 

Tjahjo juga yakin, KPU dan jajarannya telah bekerja keras mensosialisasikan Pilkada. Pun Badan Pengawas Pemilu (Pemilu) beserta jajarannya di daerah. Ia juga optimistis, meski Pilkada kali ini aromanya sudah berbau pemilihan presiden, tapi dalam pelaksanaan bisa berlangsung aman dan damai. Aparat keamanan khususnya Polri dan TNI akan menjamin situasi keamanan di daerah yang menggelar Pilkada. 

“Mari kita ciptakan Pilkada yang damai dan bermartabat. Pilkada yang bebas dari praktek politik uang, karena itu adalah racun demokrasi. Pilkada yang benar – benar melahirkan pemimpin-pemimpin yang amanah, yang mampu menggerakkan dan memajukan daerahnya,” kata Tjahjo. 

Serta yang tak kalah penting hindari politik ujaran kebencian. Kampanye hitam dan fitnah. Jadikan Pilkada kali ini sebagai momentum menguatkan konsolidasi demokrasi. Sehingga kontestasi yang berlangsung benar-benar bermartabat.  “Hargai perbedaan pilihan politik. Jangan ada intimidasi. Tunaikan hak pilih berdasarkan hati nurani. Pilkada harus menghadirkan suasana yang riang gembira. Bukan kemudian malah kontestasi yang menakutkan,” kata Tjahjo.  Tidak lupa Tjahjo juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Ia pun sebagai pribadi dan juga  mewakili seluruh jajaran di Kementerian Dalam Negeri memohon maaf lahir dan batin. ” Selamat Idul Fitri bagi seluruh umat Islam dimana pun berada. Minal Aidzin Wal Faidzin, saya sebagai Mendagri mohon maaf lahir dan batin, semoga spirit Idul Fitri bisa terbawa dalam kehidupan kita masing-masing,” ujarnya.(*/Cat)

Babinsa Tuduaog Sambangi Masyarakat

Silaturahmi Babinsa dengan kepada masyarakat (FOTO Suluttoday.com)

BOLMONG, Suluttoday.com – Komunikasi Sosial yang juga merupakan salah satu Metode Pembinaan Teritorial (Binter) senantiasa dilaksanakan setiap Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai prajirit Teritorial TNI AD tak terkecuali yang dilakukan Serda Irawan Mokobela (Babinsa Desa Tuduaog Baru Kec Bilalang Kab Bolmong) hari ini Minggu 17 Juni 2018.

Komunikasi Sosial (Komsos) merupakan salah satu Metode Binter yang sampai saat ini selalu dilakukan oleh Babinsa Koramil 02/Pasi dalam mensosialisasikan kebijakan kebijakan Pimpinan TNI AD kepada masyarakat,” ungkap Kapten Inf Asrak Badarun, Danramil 1303-02/Pasi.

“Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Tuduaog Induk Kecamatan Bilalang Kabupaten Bolmong hari ini yang bersosialisasi dengan masyaakatnya,” lanjut Asrak.

Kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang dilakukan Babinsa merupakan kegiatan yang sangat efektif dalam menyampaikan setiap kebijakan pemerintah dan khususnya kebijakan pimpinan TNI AD dalam mendukung Tugas Pokok TNI AD dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Komsos ini sangat penting dalam menumbuh suburkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam mendukung Tupok TNI menjaga dan mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI,” pungkas Asrak.(YS)

iklan1