Tag: tumundo

Tumundo Rangsang UKM TalUt Jualan Online

Peserta pelatihan rata-rata adalah ibu-ibu muda (FOTO Suluttoday.com)

KAWANGKOAN, Suluttoday.com – Jualan produk lewat media sosial atau secara online sudah semakin dilakoni oleh usaha mikro kecil dan menengah (UKM). Untuk itu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara turun langsung sampai ke pelosok desa guna memberikan pelatihan peningkatan produktifitas UKM. Salah satunya di Kelurahan Talikuran Utara (TalUt) Kecamatan Kawangkoan Utara Selasa (17/09/2019).

Kegiatan selama 3 hari ini, dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Erny Tumundo. Dengan didampingi Kepala Bidang Binapenta, Lucky Taju, Tumundo memotivasi serta merangsang para pelaku usaha rumahan untuk melakukan penjualan produk secara online.

Dan melalui pelatihan yang diikuti oleh pelaku usaha rumahan seperti dijelaskan Tumundo diharapkan menyerap sejumlah ilmu guna meningkatkan kualitas produk serta mempertahankan usaha demi peningkatan pendapatan. Dengan adanya peningkatan pendapatan, ditegaskan Tumundo bahwa upaya pemerintah daerah melalui program ODSK dapat terwujud.(cat)

Disnakertrans Pacu Peningkatan Produktifitas Sampai Kepelosok

Kepala Disnakertrans Sulut saat memberikan sambutan (FOTO Suluttoday.com)

LEILEM, Suluttoday.com – Target mensejahterakan masyarakat melalui program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Dan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), program ODSK diimplementasi pada peningkatan produktifitas sampai ke wilayah terpencil.

Hal ini terangkum pada Pelatihan Peningkatan Produktifitas di Desa Leilem Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa, Selasa (17/09/2019) dan dibuka secara resmi oleh Kepala Disnakertrans Sulut, Erny B Tumundo. Dalam sambutannya Tumundo menekankan bahwa melalui kegiatan yang dihelat selama beberapa hari adalah peningkatan kualitas dari produk-produk usaha mikro yang ada di wilayah Leilem.

Suasana foto bersama (FOTO Suluttoday.com)

“Selain upaya untuk tetap bertahan berproduksi tetapi juga peserta diberikan motivasi dari instruktur untuk inovasi baru guna meningkatkan kualitas produk, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Tumundo pun mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan inventarisir bahan dan alat yang dibutuhkan usaha mikro untuk perkembangannya.(cat)

Disnakertrans Gelar Aksi Donor Darah

Tumundo pantau aksi donor darah (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Utara, Rabu (04/09/2019) menggelar aksi kemanusiaan.

Sebanyak 28 kantong darah berhasil dikumpulkan dari aksi donor darah yang melibatkan aparatur sipil negara dan tenaga harian lepas diinstansi yang dipimpin oleh Erny Bhayangkarita Tumundo ini.

“Dari aksi donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia terkumpul 28 kantong darah. Yang terlibat tak hanya aparatur sipil negara dan tenaga harian lepas, tapi juga ada wartawan dan siswa yang tengah dididik di BLK Bitung,” ujarnya.

Disampaikan Tumundo bahwa pihaknya berharap apa yang telah diberikan dapat bermanfaat bagi sesama umat manusia.(cat)

4 Hari Pusat- Daerah Keroyokan Serap Pencaker di Sulut

Tumundo terus mengupdate data pencaker (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Selama 4 hari pelaksanaan pameran bursa kerja yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah di Kota Manado berhasil menyerap ribuan pencari kerja (Pencaker). Seperti dijelaskan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Utara, Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi saat meninjau data di hari terakhir pelaksanaan pameran bursa kerja Jumat (09/08/2019) sore bahwa pencaker yang terdaftar berjumlah 4.143 orang.

“Dalam mendukung Program ODSK, selama 4 hari dilaksanakan job fair, dimana pencaker yang terdaftar pada pameran bursa kerja baik di IT Center maupun di Hotel Sahid Kawanua berjumlah 4.143 orang dan mayoritas adalah wanita,” ujarnya.

Tumundo berharap ribuan pencaker tersebut bisa terserap dan mengisi lowongan pekerjaan yang disiapkan oleh puluhan perusahaan yang ikut dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga tujuan utama dari program Olly Dondokambey-Steven Kandouw mengurangi kemiskinan dengan pengurangan pengangguran dapat tercapai.

Lebih lanjut Tumundo yang didampingi oleh Kepala Bidang Binapenta, Lucky Taju menjelaskan bahwa untuk tingkat pendidikan pencari kerja di dominasi oleh Strata 1 dan SLTA.

“Untuk tingkat pendidikan ada yang mendaftar dengan ijasah Sekolah Dasar sampai Strata 2, tapi di dominasi SLTA dan Strata 1,” jelasnya.

Tumundo pun memberikan apresiasi kepada pencari kerja disabilitas yang ikut mendaftar untuk memperoleh pekerjaan.

“Kami memberikan apresiasi dan akan mengawal 2 pencaker disabilitas yang mendaftar,” tandas Tumundo sembari memberi sinyal bahwa kegiatan serupa siap dihelat saat pameran pembangunan memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Utara September nanti.(cat)

Dispar Dorong Peningkatan Standarisasi Pelayanan Pelaku Usaha Pariwisata

Mewengkang saat memberikan sambutan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tindak lanjut dari kunjungan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mendukung pengembangan dunia pariwisata di daerah Nyiur Melambai, instansi pemerintah terkait langsung mendorong peningkatan standarisasi pelayanan pelaku usaha pariwisata. Hal tersebut terangkum dalam kegiatan yang dihelat Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Utara di salah satu hotel di Kota Manado Kamis (11/07/2019).

Kadis Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang, saat membuka kegiatan menekankan bahwa ditangan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, daerah ini  semakin dikenal luas di dunia internasional, dimana kepariwisataan mempunyai peranan penting untuk itu diperlukan penetapan standardisasi pelayanan.

“Sektor pariwisata Sulut saat ini telah nyata memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional melalui penyerapan tenaga kerja, pemerataan kesempatan berusaha, meningkatkan penerimaan devisa negara serta berperan dalam mengentaskan kemiskinan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat seperti yang diharapkan program ODSK, untuk itu pembangunan kepariwisataan perlu didukung sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki standart sesuai dengan undang undang nomor 19 tahun 2009 tentang kepariwisataan,” jelasnya.

Sementara itu panitia pelaksana kegiatan Ferdy Tamarindang mengungkapkan standariasi pelayanan pelaku usaha pariwisata yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman akan penting standarisasi pelayanan pelaku usaha pariwisata serta makin mengembangkan wawasan dan ketrampilan para pelaku pariwisata.(cat)

iklan1