Tag: universal coverage

Pembangunan RSUD Manado, GSVL: Tolong Perhatikan Kualitas Pekerjaan

Wali Kota GS Vicky Lumentut saat memantau pembangunan RSUD Manado (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Manado yang sedang dibangun saat ini mendapat perhatian serius Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut. Senin (25/9/2017), Wali Kota memantau secara langsung di lokasi pembangunan RSUD di Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, tepatnya didepan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado tersebut.

GSVL sebagaimana Wali Kota Manado dua periode ini akrab disapa mengingatkan agar pembangunan RSUD Manado harus dikerjakan secara berkualitas dan sesuai waktu yang ditetapkan.

“Tolong diperhatikan kualitas pekerjaan dan jangan lupa waktu pekerjaan yang disepakati dalam kontrak kerja,” pesan Wali Kota GSVL, kepada pengawas proyek.

Dirinya juga meminta Dinas PUPR untuk terus memantau pembangunan RSUD tersebut sesuai tahapan pekerjaan yang ada. Seperti diketahui, program pembangunan RSUD dilakukan Walikota GSVL, untuk membantu masyarakat Kota Manado mendapatkan layanan kesehatan yang cepat tanpa dipungut biaya. Apalagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah mengalihkan program Universal Coverage (UC) diintegrasikan kedalam Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.(*/TimST)

Terima Tim Akreditasi dari Kemenkes, GSVL Paparkan Program UC

Usai pertemuan foto bersama tim dan Wali Kota Manado (Foto Ist)

Usai pertemuan foto bersama tim dan Wali Kota Manado (Foto Ist)

MANADO – Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut, Kamis (29/9/2016) menerima Rombongan Tim akreditas Puskesmas Dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di ruang kerjanya, Wali Kota berharap Seluruh Puskesmas di Kota Manado Nantinya Bisa Melayani Pasien Rawat Nginap Agar Bisa Menjangkau dan Membantu Program Andalan Pemerintah Kota Manado yakni Kesehatan Gratis atau Universal Coverage (UC) Untuk Warga Masyarakat Kurang Mampu.

“Terima kasih atas kunjungan tim akreditasi Puskesmar, berdasarkan aturan dan ketentuan yang ada, semua Puskesmas di Indonesia hingga tahun 2019 mendatang sudah harus terakreditasi. Kalau tidak maka bisa saja Puskesmas itu tidak di izinkan untuk beroperasi. Dan yang paling penting lagi, jika sudah terakreditas maka setiap Puskesmas di Kota Manado nantinya akan memiliki fasilitas Rawat Nginap sesuai yang diharapkan semua pihak yakni membantu pelayanan kesehatan pasien. Untuk itu, kami sangat senang dan bangga atas kehadiran Tim Akreditas Puskesmas ini,” ujar Wali Kota GSVL sapaan akrab Lumentut.

Wali Kota Manado dua periode ini menambahkan bahwa kiranya program UC terus dijalankan di Kota Manado, bagi GSVL kesehatan merupakan bagian penting yang dibutuhkan masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian serius.

”Selamat datang di Kota Manado, dan selamat melanjutkan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Semoga program kesehatan gratis berupa Universal Coverage milik Pemerintah Kota Manado, bisa semakin baik lagi diterima warga masyarakat, karena sehat itu akan mendatangkan kecerdasan dan jiwa yang hebat,” papar Wali Kota GSVL penuh semangat.

Untuk diketahui Tim Akreditas Puskesmas ini dipimpin dr Yenny Yunita Rumengan dengan anggota dr Mariana Oktavia Nainggolan dan dr Ribut Pantjarochana serta turut didampingi Kadis Kesehatan Kota Manado dr Robby Mottoh.(*/Amas)

Soal Pelantikan GSVL-MOR, Warga Manado Ucapkan Terima Kasih Gubernur Olly

GSVL-Mor bersama istri tercinta saat pengukuhan Tim Rajawali tingkat Kecamatan (Foto Suluttoday.com)

GSVL-Mor bersama istri tercinta saat pengukuhan Tim Rajawali tingkat Kecamatan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Akhirnya kerinduan warga Manado terbayarkan, dimana tanggal pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Manado terpilih GS Vicky Lumentut-Mor D Bastian (GSVL-MOR) untuk periode (2016-2021), telah menjadi buah bibir atau perbincangan dikalangan masyarakat Kota Manado.

Pasalnya, dalam pemberitaan di media-media masa baik Cetak maupun Online, dipastikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) akan melantik GSVL-MOR pada tanggal 9 Mei 2016. Itu berarti secara resmi GSVL-MOR menakhodai Kota Manado, untuk masa jabatan selama 5 Tahun kedepannya.

Masyarakat pun mengungkapkan rasa terimakasih mereka kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandouw, karena telah menetapkan waktu pelantikan untuk pemimpin Kota Manado.

”Sebagai warga manado sepatutnya untuk berterimakasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, karena kepastian pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Manado telah ditetapkan,” ujar Ronny Sinaulan SE, warga Paal Dua, kepada wartawan, Kamis (28/04/16) sore tadi.

Menurutnya, kalau GSVL-MOR sudah resmi dilantik pada tanggal 9 Mei nanti, masyarakat pasti akan menikmati kembali program Pro Rakyat seperti pengobatan gratis atau yang lebih di kenal dengan Universal Coverage (UC). Dimana program UC tersebut, sangat membantu masyarakat kurang mampu di kota manado, untuk melakukan pengobatan gratis.

Karena sejak GSVL mengakhiri masa jabatannya pada 8 Desember 2015 lalu, dan kekosongan Pemkot Manado di isi oleh Penjabat Walikota Ir Royke O Roring hingga saat ini program UC tersebut tidak berjalan lagi.

”Ini yang ditunggu masyarakat Kota Manado, hari pelantikan GSVL-MOR untuk resmi pimpin Kota Manado, agar semua program Pro Rakyat yang telah dijalankan oleh pak Vicky Lumentut saat menjabat Walikota periode 2010-2015 lalu dilanjutkan kembali. Agar kesejahteraan masyarakat manado bisa terjamin, dan itu menjadi janji politik Pak GSVL-MOR untuk dilanjutkan pada periode 2016-2021 jika mereka terpilih. Dan bersyukur GSVL-MOR terpilih dalam helatan Pilwako Manado 17 February 2016, kami yakin semua program pro rakyat itu pasti akan direalisasikan,” pungkas Ronny. (Amas)

Pansus LKPJ Apresiasi Kinerja Wali Kota Manado

Wali Kota Manado, pimpinan DPRD Manado, Sekwan Kota Manado dan Ketua Pansus saat menandatangani diterimanya LKPJ (Foto Ist)

Wali Kota Manado, pimpinan DPRD Manado, Sekwan Kota Manado dan Ketua Pansus saat menandatangani diterimanya LKPJ (Foto Ist)

MANADO – Keseriusan menjalankan tugas yang luar biasa ditunjukkan Panitia Khusus (Pansus) pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Manado tahun 2014 yang dipimpin Viktor Polii. Secara terbuka Polii memberikan beberapa rekomendasi dan juga mengapresiasi kinerja Wali Kota Manado, terutama untuk hal capaian Pendapatan Asli Dareah (PAD).

“Kami memberikan apresiasi atas kinerja pemerintah Kota Manado, terutama PAD Manado melebihi target capaian. Selain itu, memang pemerintah Kota Manado harus memperhatikan pemerataan pelajar agar bisa melakukan kerja dengan baik. Perlu ditingkatkan lagi penerapan visi dan misi Kota Manado tahun 2010-2015,” ujar Viktor saat membacakan laporan dan rekomendasi Pansus LKPJ.

Tambahnya lagi bahwa belum kondusifnya keamanan di Kota Manado. perlu menjadi perhatian bersama pemerintah. Pansus juga merekomendasikan agar program Universal Coverage dapat disosialisasikan kepada masyarakat dengan baik, terutama dari Dinas Kesehatan, agar program UC tidak dijalankan dengan tidak berbelit-belit.

Sementara itu, Hengky Kawalo legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Manado selain memberikan apresiasi, tak lupa menyampaikan tentang perlunya bantaun bencana diperhatikan karena keluhan masyarakat. “Sehubungan dengan tugas dan tanggung jawab kami dalam hal menyampaikan soal bantuan bencana, karena masih ada masyarakat yang mengeluhkan hal ini. Saya akan berjuang mengawal ini. Iya, patut diakui dan saya memberikan apresiasi atas kinerja Wali Kota Manado yang cukup luar biasa,” tutur Hengky Kawalo

Layanan Kesehatan Gratis, GSVL: Cukup Bawa KTP dan KK

Dr GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado (Foto Ist)

Dr GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado (Foto Ist)

MANADO – Pelayanan pemerintah Kota Manado dibawa kepemimpinan DR GS Vicky Lumentut dan DR Harley AB Mangindaan selaku Wali Kota serta Wakil Wali Kota Manado dinilai tepat sasaran. Kali ini program pelayanan kesehatan gratis Universal Coverage (UC) bagi masyarakat Kota Manado begitu membantu.

Hingga memasuki tiga tahun, program pro rakyat tersebut berjalan lancar dan sukses, tanpa menggunakan Kartu Jaminan Kesehatan masyarakat Kota (Jamkesta), warga Manado yang berobat memakai layanan UC dapat dilayani di rumah sakit cukup dengan persayaratan KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Menurut Vicky Lumentut, pemerintah Kota Manado terus menjalankan program UC dengan menarik kembali kartu Jamkesda untuk mempermudah masyarakat memakai program UC dalam untuk berobat di beberapa rumah sakit yang bekerjasama dengan pemkot.

”Sejak 1 April 2015, Kartu Jamkesta sudah tidak diberlakukan lagi. Jadi warga Manado yang akan menggunakan Program UC cukup menunjkan KK dan KTP tercatat sebagai warga Kota Manado,” jelas GSVL. (Amas Mahmud)

iklan1