Tag: usulu

Upacara HARI KESAKTIAN PANCASILA, Plt Sekda Manado Ingatkan Identitas Negara Indonesia

Haji Rum Usulu saat menjadi Irup (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Senin (1/10/2017) pemerintah Kota Manado melaksakanan Upacara bertempat di Lapangan Sparta Tikala. Upcara kali ini dipimpin Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, Drs H. Rum Usulu yang juga dirangkaikan dengan Upara Hari Batik Nasional dan Apel Kerja perdana bulan Oktober.

Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut, melalui Sekda Usulu berharap, nilai-nilai luhur dalam semangat Hari Kesaktian Pancasila harus tertanam dalam kehidupan berbangsa di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

”Hari Kesaktian Pancasila berisi nilai-nilai luhur yang diwariskan pendahulu bangsa, bisa kuat tertanam dalam setiap kehidupan bangsa dan menjadi falsafah hidup bermasyarakat sebagai identitas Negara Indonesia,” ujar Wali Kota GSVL.

Terkait Hari Batik Nasional, orang nomor satu di Propinsi Sulawesi Utara itu menegaskan sebagai kekayaan intelektual bangsa, batik telah didaftarkan sebagai salah satu budaya warisan bangsa serta mendapat pengakuan United Nations Educational Scientific Cultural Organization (UNESCO).

”Pengukuhan Batik oleh UNESCO menjadi kebanggaan bagi kita, karena Batik boleh diakui sebagai kekayaan budaya Indonesia, dan telah diapresiasi sebagai kekayaan dunia, sehingga membentuk citra positif dan meningkatkan martabat bangsa Indonesia di forum Internasional, saya harap masyarakat dapat meningkatkan kecintaan terhadap penggunaan Batik dan pengembangannya,” kata Sekda Usulu.

Para ASN Pemkot Manado ketika mengikuti Upacara (Foto Ist)

Aparatur Pemerintah di jajaran Pemkot Manado, tambah Wali Kota Manado dua periode itu, diminta untuk meningkatkan etos kerja dalam menunjang pelaksanaan program pelayanan kepada masyarakat, harus terampil dan profesional, sehingga seluruh proses pemerintahan, pembangunan dan pelayanan jadi efisien dan efektif.

”Saya minta ASN di lingkungan Pemkot Manado agar meningkatkan etos kerja dalam melayani masyarakat. Seriusi penyerapan anggaran, capai target anggaran harus efisien dan efektif tetap optimalkan walaupun sumber dana terbatas, harus punya strategi perencanan yang matang jelas dan terukur,” tutur Wali Kota GSVL.(*/TimST)

Irup Upacara Hari Lahir Pancasila, Usulu Bacakan Sambutan Jokowi

Hening cipta dipimpin Inspektur Upacara (Foto Ist)

MANADO – Momentum 1 Juni yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila memang tidak dilewatkan begitu saja oleh pemerintah, di Kota Manado sendiri, pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar Upacara yang bertempat di Lapangan Sparta Tikala, Kamis (1/6/2017). Plt Sekretaris Daerah Kota Manado, Drs Rum Usulu membacakan sambutan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap agar Hari Lahir Pancasila menguatkan komitmen anak bangsa.

”Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada pagi hari ini kita dapat berkumpul menyelenggarakan upacara peringatan hari lahir Pancasila untuk pertama kalinya. Upacara ini meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” papar Presiden Republik Indonesia Jokowi.

GSVL-MOR saat menghadiri Sholat Idul Fitri (Foto Ist)

Presiden Jokowi menyampaikan, Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan lr Soekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.

”Adalah jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita. Harus diingat bahwa kodrat bangsa lndonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk lndonesia. ltulah kebhinneka tunggal ika-an kita,” tukasnya. Lanjut dikatakan, kehidupan berbangsa dan bernegara sedang mengalami tantangan termasuk kebhinekaan sedang diuji.

GSVL-Mor saat menyalakan lilin pra natal (Foto Ist)

”Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebinekaan dan keikaan kita. Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong,” tutur Presiden Joko Widodo, sebagaimana disampaikan Sekda Usulu.

Plt Sekda Kota Manado saat menjadi Irup (Foto Ist)

Lanjut, Presiden meminta seluruh rakyat Indonesia untuk waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang Anti-Pancasila, Anti-UUD 1945, Anti-NKRl, Anti-Bhrnneka Tunggal Ika.

”Pemerintah pasti bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas sudah dilarang di bumi lndonesia,” ujar Usulu

Gubernur OD serahkan SK kepada GSVL-MOR (Foto Ist)

1 Juni sebagai Peringatan Hari Lahir Pancasila ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Presiden RI Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila, serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 003.1/2256/SJ Tentang Peringatan Hari Lahir Pancasila Tanggal 1 Juni. Peringatan Hari Lahir Pancasila yang ditetapkan pemerintah sebagai hari libur Nasional, tahun 2017 ini mengangkat tema: Saya lndonesia, Saya Pancasila.

Wali Kota GSVL saat bersalaman dengan Kepala BMKG (Foto Ist)

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin Sekda Usulu mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, dan dihadiri Dandim 1309 Manado Letkol ARM Toar Pioh serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Manado, dan para pejabat Perangkat Daerah Kota Manado.

Untuk diketahui, Sedangkan peserta upacara terdiri dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) seperti KNPI Manado, dan Karang Taruna Manado, para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta tamu undangan lainnya. (Amas/Lipsus)

PRIA 2017 di Bali Sukses, Pemkot Manado Terima Award

Prosesi berlangsungnya penyerahan award PRIA 2017 (Foto Suluttoday.com)

KUTA BALIPublic Relations Indonesia Awards (PRIA) 2017, yang dilaksanakan, Jumat (24/3/2017) di Harris hotel Bali berlangsung sukses. Pada kegiatan yang dihadiri seluruh PR dan Kabag Humas Provinsi, Kabubapaten/Kota itu juga dirangkaikan dengan Deklarasi Public Relation Indonesia Melawan Hoax, melalui penandatanganan bersama komunitas publik relation dan wartawan.

Sementara itu, mewakili Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut, Plt Sekretaris Daerah Kota (Sekda) Kota Manado, Drs H. Rum Usulu yang didampingi Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Setda Kota Manado setelah menerima penghargaan award dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa penganugerahan award merupakan hasil upaya cerdas dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado dalam berkomunikasi dengan publik.

”Kami berterima kasih memperoleh penghargaan ini, tentunya semua merupakan hasil dari karya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado. Begitu pun atas dukungan penuh masyarakat, serta semua komponen terkait, baik itu media massa maupun LSM, unsur akademisi dan seluruh masyarakat Kota Manado lainnya,” ujar Usulu.

Pemberian Penghargaan untuk katagori pemerintah kota ini diterima langsung Plt Sekot Manado Rum Usulu mewakili Wali Kota Manado. Kemudian, hal itu juga ditambahkan Steven Runtuwene, S.Sos selaku Kabag Pemerintahan dan Humas Kota Manado bahwa proses penandatanganan Melawan Hoax merupakan wujud dari komitmen pemerintah Kota Manado melawan hoax.

Plt Sekretaris Daerah Kota Manado, Rum Usulu saat menerima penghargaan (Foto Suluttoday.com)

”Penandatanganan Deklarasi melawan hoax. Ini menjadi komitmen kami, untuk menantang berita-berita bohong yang merusak kredibilitas yang diterbitkan oleh media apapun,” papar Steven.

Ditempat yang sama, Muhamad Sulkifly CEO PR Indonesia, penghargaan ini adalah hasil penilaian yang objektif dari pihak tim penilai berdasarkan pengolahan informasi dari berbagai latar belakang, termasuk menyimpulkan hasil laporan media intelegen yang turun ke setiap daerah. Bagi dia, PR adalah hal yang paling berperan dalam mengelola opini dan mengelola pencitraan, sehingga PR Indonesia melihat bahwa hal ini patut dan layak untuk dapatkan penghargaan.

Harapan dari kegiatan PRIA 2017 ini menurut Ketua Umum PR Indonesia, Tipuk akan terus dioptimalkan guna melahirkan organisasi yang didirikan tahun 1987 ini agar mengedepankan industri publik relation di Indonesia.

”Terima kasih atas dukungan semua berbagai pihak, terutama pemerintah daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota) yang hadir menyukseskan kegiatan ini. Kedepan kami akan membuat hajatan PR Of The Year 2018,” kata Tipuk.

Untuk diketahui, penyerahan penghargaan  kategori media relation kepada Pemerintah Kota diserahkan langsung oleh CEO dan Founder PR Indoneaia Asmono Wikan dan Kapuspen ABRI Mayor Jenderal  (TNI) Wuryanto mendapat aplaus sekira ribuan peserta Kepala daerah di Indonesia. (Amas)

Tes Calon Pala Dimulai, Usulu Langsung Pimpin Pansel Cerdas

Ketua Pansel saat memberikan arahan (Foto Ist)

Ketua Pansel saat memberikan arahan (Foto Ist)

MANADO – Senin (30/1/2017) tes tertulis dan tes lisan terhadap ribuan Calon Kepala Lingkungan (Pala) di Kota Manado dilaksanakan, dimana dari 11 Kecamatan yang lulus berkas kurang lebih 1.024 orang dan mereka di arahkan langsung Panitia Seleksi (Pansel). Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, Drs H. Rum Usulu yang ditunjuk sebagai Ketua Pansel membuka tahapan tes secara resmi.

“Hari ini, kami melakukan pantauan pelaksanaan tes tertulis dan wawancara di 11 kecamatan. Pelaksanaan penjaringan calon Pala tahun 2017 ini, dilakukan seobjektif mungkin. Ada 1024 yang kita seleksi, untuk menduduki 504 jabatan kepala lingkungan di Kota Manado,” ujar Usulu, kepada sejumlah wartawan.

Dikatakan Usulu bahwa jabatan Pala yang terbatas tidak sebanding dengan jumlah pendaftar, maka yang tidak lolos diharapkan tidak berkecil hati.

“Kalau ada yang tidak lolos dalam seleksi Pala tahun 2017 ini, masih ada kesempatan tahun depan. Karena jabatan kepala lingkungan setiap tahun ada. Jadi mari kita bersabar, dan jangan berkecil hati, mudah-mudahan tahun depan bisa terpilih, asalkan memenuhi syarat,” ujar Haji Rum.

Pansel saat membagikan soal ujian tertulis (Foto Ist)

Pansel saat membagikan soal ujian tertulis (Foto Ist)

Sesuai hasil pantauan di 11 Kecamatan hingga kini Pansel belum menemukan adanya kendala ataupun keluhan baik tim seleksi kecamatan maupun calon Pala terkait tes tertulis dan wawancara yang dilakukan. Dan untuk rencana pengumuman seleksi Pala, nanti akan diumumkan secepatnya setelah tim Pansel mengumpulkan semua berkas dan hasil seleksi tes tertulis dan wawancara.

“Yang pasti 504 Pala yang lolos dan terpilih nanti, memiliki integritas dan moral yang baik. Paling tidak bisa jadi panutan di tengah masyarakat, dan dapat menjaga kebersihan serta keamanan di lingkungannya masing-masing,” tutur Usulu menutup. (*/ST)

STOP Polemik Plt Sekkot Manado, Ini Komentar Pengamat

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut dan Plt Sekkot Manado, Rum Usulu (Foto Ist)

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut dan Plt Sekkot Manado, Rum Usulu (Foto Ist)

MANADO – Bergulirnya pemberitaan yang melahirkan simpang siur terkait posisi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kota (Sekkot) Manado, Drs. H. Rum Usulu bahwa hingga saat ini, keberadaan Rum Usulu masih terus ”digerogoti”, mendapat tanggapan dari pengamat pemerintahan Sulawesi Utara, Taufik Tumbelaka.

Menurut putra mantan Gubernur Broer Tumbelaka ini untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik dan berjalan lancar, maka polemik tentang Plt Sekkot Manado diakhiri. Lanjut Tumbelaka yang dikenal sebagai mantan aktivis mahasiswa UGM Yogyakarta itu polemik tersebut akan menyedot energi pada pekerjaan yang tidak menguntungkan masyarakat.

”Plt Sekkot Manado tidak perlu di polemikan atau “diributkan” karena dari sisi organisasi dan management pemerintahan akan kontra produktif serta akan banyak menyita waktu, pikiran dan tenaga. Sebaiknya fokus saja kepenentuan atau pemilihan Sekkot Manado yang definitif,” ujar Tumbelaka pada Suluttoday.com, Selasa (20/12/2016).

Ditambahkan Tumbelaka pentingnya Panitia Seleksi (Pansel) bekerja dengan baik dalam menyeleksi Sekkot defenitif. Dimana dalam data yang dibeberkannya sekiranya tiga kandidat Sekkot defenitif yang memiliki peluang dan kompetensi untuk menempati posisi ”kosong 3” Pemkot Manado itu.

”Diharapkan segera dibentuk Panitia Seleksi, atau yang telah dibentuk Pansel silahkan bekerja dengan baik. Agar Manado secepatnya memiliki Sekot definitif yang baru. Diperkirakan kan ada 3 birokrat yang terseleksi yaitu 1 dari Pemprov Sulut dan 2 dari Pemkot Manado, adapun calon Sekkot Manado dari Pemprov Sulut diharapkan seorang birokrat Senior dari Eselon II/a yang tentunya jika terpilih akan sangat membantu roda pemerintahan Pemkot Manado, walaupun mungkin hanya menjabat sekitar 2-3 tahun karena akan memasuki masa pensiun. Sedangkan calon Sekkot dari Pemkot Manado diharapkan birokrat yang selain dapat mencerna “mimpi” pimpinan dan dapat diterima dengan baik oleh para birokrat Pemkot Manado,” tutur Tumbelaka. (*/Amas)

iklan1